CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Ayu sayang Guna


Selama ini mungkin Kakek tidak tahu siapa Guna yang sebenarnya. Ayunda adalah istri pilihan Guna dan tidak ada paksaan dari Mami agar Guna menikahi Ayunda!" ucap Guna. "Kakek nikahi saja Vivian bukanya dia bukan cucu kakek dan jadikan dia pewaris kakek. kalau bisa lahirkan anak lagi agar Kakek ada pewaris!" ucap Guna membuat Farhan Candrama menatap cucunya itu dengan tajam dan penuh amarah.


"Kau beraninya mengatakan kata-kata seperti pada kakekmu Gunadarma" teriak Farhan Candrama.


"Ayu adalah pilihan Guna suka tidak suka Kakek harus menerima istri Guna!" pinta Guna.


"Kakek akan menerima Ayunda asalkan kau juga menikahi Vivian. biar Vivian menjadi istri keduamu!" pinta Farhan Candrama.


Ayunda menghembuskab napasanya "Maaf saya tidak akan menyetujui suami saya menikah lagi, saya tidak sanggup dimandu. jika Mas Guna ingin menikahi Vivian, lebih baik Mas Guna menceraikan Ayu!" ucap Ayunda.


Guna menarik Ayunda kedalam pelukannya "Kamu satu-satunya bagi Mas, Ayu. apa Mas harus berulang kali mengatakanya!" ucap Gunadarma.


"Ayu nggak mau dimadu Mas hiks... " ucap Ayunda kembali terisak membuat Guna menghela napasnya.


"Maaf Kek, selama ini Guna selalu mengikuti keinginan Kakek tapi kali ini Guna tidak bisa. Guna mundur dari posisi Ceo. silahkan angkat Vivian jadi Ceo atau Kakek bisa meminta Gemal untuk menjadi pewaris Kakek!" ucap Gunadarama.


"Kau sama seperti Papamu yang selalu membantah perintahku karena Elin. kalian begitu bodoh dikendalikan perempuan!" ucap Farhan Candrama.


"Saya buka laki-laki bodoh yang tidak memiliki prinsip. saya mencintai istri saya. saya menghormatinya dan saya sama sekali tidak dikenadalikan siapapun sama seperti Papi dia memiliki prisip lebih memilih menjadi dokter dengan jerih payahnya sendiri dari pada menjadi pewaris Candrama!" ucap Gunadarma membuat Farhan terdiam.


"Harta, tahta bukanlah yang Guna inginkan Kek. alasan Guna menjadi Ceo dan mengembangkan perusahaan keluarga karena Papi dan Gemal menolak menjadi pewaris. Guna menyerah dengan cita-cita Guna dan berusaha menjadi pemimpin perushaan karena hanya Guna yang tersisa. tapi sepertinya menjadi cucu kandung Kakek dan kemampuan Guna tak cukup untuk menjadi Ceo di perusahaan ini. Bahkan Guna harus mengorbankan kebahagian Guna sendiri untuk mewujudkan keinginan Kakek" jelas Guna dingin.


"Apa yang kau lihat dari wanita ini?" tanya Farhan Candrama.


"Ayu berbeda dari wanita manapun bahkan dia jauh lebih baik dari Vivian bahkan wanita manapun didunia ini karena dia istri Guna. Kelebihan dan kekurangannya adalah sesuatu yang istimewa bagi Guna" ucap Guna membuat Ayunda terharu. "Mulai hari ini Guna memilih untuk mundur dari perusaahaan!" ucap Guna.


"Iya, karena kakek tak cukup percaya padaku untuk mengelolah perusahaan" ucap Guna. "Ayo kita pulang!" ajak Guna memegang tangan Ayunda dengan lembut dan segera menuntun Ayunda keluar dari ruangannya.


Ayunda masih terisak karena ia tidak menyangka jika Guna lebih memilih meninggalkan perusahaan dari pada meninggalkan dirinya. keduanya masuk kedalam lift dan Guna mencoba menenangkan Ayunda.


"Maaf hiks...hiks... " tangis Ayunda pecah.


"Maaf untuk apa?" tanya Guna.


"Untuk semuanya Mas, Mas tidak jadi pengangguran karena Ayunda Mas" ucap Auyunda.


Guna menghembuskan napasnya "Rumah tangga kita lebih berharga dari pada harta Ayu. Mas bisa mencari pekerjaan lain. Semenjak menikah denganmu Mas memiliki visi dan misi dalam hidup Mas. membahagiakan kamu dan mencukupi kebutuhan kamu. kalau kamu berpisah dari Mas bagaimana Mas bisa membahagiakan kamu? lalu untuk apa uang yang Mas dapatkan Ayu? Mas bahkan akan hancur jika kehilangan kamu!" ucap Guna membuat Ayunda memeluk Guna dengan erat.


"Terimakasih Mas!" ucap Ayunda. "Ayu sayang sama Mas Guna".


"Mas juga sayang sama kamu!" jujur Guna.


tbc...


**kalau kakek Candrama sama orangnya dengan kakek Farhan Candrama. karena panjang banget makanya kemarin di part sebelah aku tulis Candrama aja.


disini ada yang suka novel Mr dingin vs Mr ceriwis? novelnya mau dilanjutin disini apa nggak? kalau nggak, mau kutarik novelnya 😆😆😆**