CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Trio Candrama


Raka datang ke kantor utama Candrama group. Kedatangannya kali ini bukan hanya hadir dalam rapat, tapi juga ingin berdiskusi bersama Guna dan Gemal mengenai Hartono grup dan juga salah satu bank swasta tempat dimana Indra bekerja. Gemal, Raka dan Guna duduk di dalam ruang kerja Guna. Gemal dan Guna bisa melihat raut wajah kesal saat menatap Om mereka yang tidak seperti biasanya.


"Tumben datang lebih awal dari jadwal rapat. Om ada masalah apa?" tanya Gemal penasaran dengan apa yang ingin disampaikan Raka saat ini. "Jangan bilang tentang masalah ranjang ya Om, siang gini bikin ke pengen om," goda Gemal membuat Guna terkekeh.


"Hehehe.. Gem jangan membuat Om Raka emosi," ucap Guna.


Raka menghembuskan napasnya ia menatap kedua keponakannya itu dengan dingin. "Kalau kalian jadi Om, apa yang akan kalian lakukan jika Felisa putri yang kalian sayangi di bully dan terus selalu diingatkan jika dia hanya anak panti, anak pungut saat dia berada di Sekolahnya?" tanya Raka membuat Gemal dan Guna saling bertatapan. Gemal terlihat begitu emosi mendengarnya.


"Siapa kak? kok bisa?" tanya Gemal.


"Ulah putrinya Hartono grup. Adinda juga berkelahi dengan Elysa Hartono hingga pipinya bengkak dan biru akibat dipukul," jelas Raka membuat Guna menatap dingin Raka.


"Kalau saya jadi Om, saya akan membalas perbuatan mereka dengan cara lain Om. Cabut semua investasi dan bantuan yang telah kita berikan. Hutang mereka begitu besar dan artinya jika kita mencabut investasi kita, perusahaan mereka akan tumbang," jelas Guna.


"Om ingin kamu mengivestigasi mereka Gun, Om tidak ingin mengorbankan karyawan perusahaan mereka. Cari cara agar kita mengambil setengah saham mereka dan Om yang akan masuk dalam jajar petinggi perusahaan mereka," ucap Raka membuat Gemal bertepuk tangan.


"Waw ini kemenangan telak namanya Om. Udah dapat dipastika itu bisa menyiksa mereka secara tidak langsung tapi tidak mengorbankan karyawan mereka," ucap Gemal.


"Om Raka masih punya hati kalau itu terjadi pada Gemal mungkin Gemal akan menghancurkannya segera, walau harus mengorbankan karyawannya" ucap Guna.


"Jadi Om, sepakat dengan apa yang kita rencanakan?" tanya Guna.


"Sepakat karena Brian juga sudah Om hubungi untuk tidak memberikan bantuan investasi ataupun membeli saham mereka. Satu-satunya yang akan mereka lakukan adalah meminta bantuan Candrama grup. Berikan bantuan dengan meminta mereka menjual sahamnya dan meminta Elysa dan Indra meminta maaf kepada istriku dan anakku! jika tidak tarik investasi kita dan jangan berharap mereka bisa mendapatkan bantuan!" ucap Raka membuat Guna dan Gemal tersenyum.


"Om, kok Dinda bisa kalah ya Om? setahu Gemal Dinda itu lebih kuat dari Ayu. Kalau ada yang nyakitin dia, pasti dia balas!" ucap Gemal.


"Satu lawan dua, ada Indra suaminya Elysa," jelas Raka.


"Indra itu ngebelain istrinya yang **** itu Om?" tanya Gemal.


"Iya Gem, Om tidak terima dan Om sudah memerintahkan semua gaji karyawan dihotel kita mulai saat ini tidak boleh menggunakan bank mereka dan juga saham serta uang perusahaan akan Om tarik dan dipindahkan ke bank lain jika Indra tidak dimutasi ke luar pulau jawa," ucap Raka.


"Hahaha ini sadis namanya Om," ucap Gemal.


"Pelajaran buat mereka jika harta itu tidak patut dibanggakan. Apalagi jika bersikap sombong dan suka menghina orang lain!" ucap Raka.