DESA RAWA BELATUNG

DESA RAWA BELATUNG
Petualangan gaib Rania ep6 (Penjelasan kakek bungkuk)


Anggi bergegas ke rumah mbah Karto begitu bude Walimah memintanya kesana, menurut nya kejadian yang dulu terulang kembali, sehingga Anggi harus ikut turun tangan untuk menemukan Rania.


Sesampainya di rumah sesepuh desa itu, Anggi bertanya pada mbah Karto, tentang apa yang sebenarnya terjadi, lalu mbah Karto menjelaskan semua nya, tentang kemungkinan Rania tersesat di dimensi alam lain.


"Sebenarnya ada yang tidak kau tau Nggi, dan akupun baru mengetahui nya, ada sosok gaib yang memiliki ikatan kehidupan dimasa lampau dengan Rania, mereka tidak sengaja bertemu di alam gaib, kali ini Rania meninggalkan raganya tanpa disadari nya, karena itulah akan sulit untuknya menemukan keberadaan raganya kembali, harus ada yang menuntun nya untuk pulang, sebelum semua terlambat dan Rania mengetahui kisah dibalik masa lalunya, kau ingatkan dulu pernah membimbing Rania kembali dari alam gaib, berdoalah pada Allah mintalah supaya anakmu bisa mendengarkan suaramu, hanya kau yang dapat membimbing nya, aku hanya bisa mencarinya semampuku".


"Tolong lakukan apapun untuk Rania mbah, dia satu-satunya buah hatiku, tanpanya aku tidak dapat menjalani hidupku mbah huhuhu".


"Selain berdoa kau juga harus tirakat nduk, puasa mutih lah supaya doa mu dijabah yang maha Kuasa".


Kemudian Anggi kembali ke rumahnya sementara mbah Karto dan pak Jarwo bersiap melakukan ritualnya, untuk memasuki dimensi gaib dengan lebih leluasa, mereka membutuhkan ijin dari penguasa alam gaib itu sendiri, dan Senopati lah yang melakukan mediasi itu, dengan bantuan romo nya, Senopati berhasil mendapatkan ijin untuk melakukan perjalanan ke alam tanpa batas itu, alam gaib yang ditujunya berbeda dari wilayah tempatnya tinggal, penduduk gaib di alam itu memiliki rupa layaknya manusia pada umumnya, sehingga Senopati akan lebih susah menemukan keberadaan Rania disana, mbah Karto dan pak Jarwo membantunya dari kejauhan.


"Permisi Raja aku ingin meminta ijin untuk melakukan pencarian di wilayahmu, kerabat ibunda ku yang seorang manusia menghilang di wilayah kekuasaan mu", ucap Senopati.


Nampak Penguasa itu mempersilahkan Senopati untuk menjelajahi wilayahnya, bahkan raja itu menawarkan bantuan untuknya, tapi Senopati menolak nya dengan alasan tidak ingin merepotkan, lalu dia pergi dari satu desa ke desa lainnya, desa di alam gaib itu memiliki penduduk yang beraneka ragam, ada yang satu desa nya berisi makhluk kerdil, dan ada yang berbentuk seperti raksasa, tapi ada juga yang berbentuk seperti manusia.


Sampailah Senopati di satu daerah yang penduduknya setengah manusia, setengah raksasa, kedua makhluk itu hidup berdampingan ndi alam yang sama, dan ada yang menarik perhatiannya, di sebuah pendopo ramai penduduk gaib yang berkerumun melihat ke satu titik di dekat sana, Senopati melesat menghampiri kerumunan itu, nampak sesosok lelaki tampan gagah dan berwibawa sedang tergeletak tidak berdaya dengan menyebut nama Rania, sontak saja Senopati terkejut dan merasa perlu berbicara dengan sosok lelaki itu, tapi kondisinya tidak memungkinkan karena dia dalam keadaan tidak sadar, lalu Senopati bertanya pada sosok tinggi besar yang berbentuk seperti raksasa memakai jubah hitam dengan mata hitam pekat, sosok itu menjelaskan jika lelaki itu telah dicelakai oleh klan buto dari wilayah timur.


"Aku dari klan utara, mungkin saja aku dapat membantu mencari tau siapa buto yang telah menyerang nya, karena aku mendengar lelaki ini menyebut sebuah nama yang aku kenal", jelas Senopati mencari informasi.


"Aku mencari seorang gadis anak manusia, yang terbawa ke dimensi gaib ini".


"Ya aku melihat siapa yang kau cari, gadis itu yang menyebabkan lelaki ini sekarat, karena ingin menolong gadis itu, buto dari timur mencelakai nya".


Apakah ini sang penjaga yang dibicarakan mbah Karto, rupanya dia memiliki sepenggal kisah di masa lalu dengan Rania, karena dia telah mengingat semuanya, dia berusaha menjaga Rania dari buto yang berusaha mencelakai nya, batin Senopati.


"Apakah kau tau kemana perginya jiwa gadis itu, aku datang kesini untuk membawanya kembali, raganya yang berada di alam manusia bisa rusak tanpa alat-alat yang menempel ditubuh nya".


"Aku tidak tau kemana perginya, waktu aku datang ke alam manusia, tidak sengaja bertemu dengan Malik, dia adalah anak dari sosok yang sangat disegani disini, karena itulah aku membawanya kembali sebelum dia diserang lebih parah lagi", jelas sang bayangan hitam.


Kemudian datanglah sesosok lelaki tua bungkuk, yang memegang tongkat naga ditangannya, dia mengatakan jika takdir Malik dengan gadis itu belum usai, dan keduanya dipertemukan kembali di alam yang berbeda, karena itulah jiwa Rania keluar begitu saja dari dalam raganya, ketika dia melihat sosok Malik dilukai, tanpa sadar jiwa gadis itu keluar dari dalam raganya, dan mengembara mencari sosok penjaga yang telah berusaha menyelamatkan dirinya, bahkan dia tidak tau arah kemana dia harus pergi, hanya takdir yang dapat mempertemukan mu dengan gadis itu lagi, karena gadis itu memiliki nasib yang berbeda dari anak manusia lainnya, dia ditakdirkan untuk memiliki hubungan kembali dengan Malik, entah seperti apa nanti kelanjutan nya, hanya Malik yang mampu menemukan gadis itu, karena ikatan batin keduanya sudah terjalin sejak dulu kalau, dan menurut sosok lelaki tua itu, bisa saja cerita kelam dimasa lampau terulang kembali, karena Rania bisa bertemu kembali dengan sosok romonya, yang masih memiliki dendam pada Malik, karena di anggap sebagai penyebab kematian anaknya dulu.


Dan di tempat lain ada seorang perempuan yang tergeletak di tengah hutan belantara, dia ditemukan oleh beberapa anak-anak kecil yang sedang mencari air di sungai, perempuan itu tergeletak tidak sadarkan diri.


"Kakak kakak, bangunlah, apa yang kau lakukan sendirian disini", seru anak kecil itu dengan menggoncang-goncangkan tubuh perempuan itu.


...Bersambung. ...