
Kemudian mbah Karto membuka kedua matanya, nampak peluh membasahi wajahnya, lalu pak Jarwo membaaca ayat-ayat suci, dengan sebelah tangan nya menyentuh kening Rania.
Sayu-sayu akhirnya Rania membuka kedua matanya perlahan, nampak dia bingung, melihat kedua orang yang sangat berjasa dihidupnya, tengah berada di dalam kamarnya.
"Apa yang terjadi mbah, kenapa kalian berpeluh seperti itu?." tanya Rania seraya bangkit dari tidurnya.
"Ini nduk diminum dulu, setelah itu kita berjamaah shalat subuh di rumah saja." jawab mbah Karto seraya memberikan segelas air yang sudah didoakan nya.
Lalu Rania meneguk habis air itu, terasa sangat menyengarkan, setiap kali dia meminum air yang sudah didoakan mbah Karto, kemudian mereka semua melakukan ibadah shalat subuh, dan setelah selesai melakukan ibadah, mereka semua duduk bersama di ruang keluarga, nampak bude Walimah bersama Lala dan Wati baru saja kembali dari mushola, mereka semua mengkerutkan keningnya, menatap tajam pada Rania.
"Kenapa kalian semua melihatku seperti itu." seru Rania dengan mwngkerutkan keningnya.
"Nduk tadi kau bermimpi apa, kenapa kau susah sekali dibangunkan." celetuk bude Walimah seraya duduk disamping Rania.
"Ta tadi aku bermimpi bertemu dengan seorang lelaki tampan, sepertinya dia sangat baik, dia bilang keturunan jin muslim, dan dia ingin menjadi penjagaku." jelas Rania.
"Apakah kau menerima tawaran nya nduk?." tanya mbah Karto dengan memejamkan kedua matanya.
Ternyata mbah Karto sedang berkomunikasi dengan sosok Malik, lelaki gaib itu mengatakan, jika ada ikatan diantara dia dan Rania, seperti ada magnet yang mengikatnya, lalu mbah Karto menjelaskan pada Malik, tentang masa lalu nya dulu, yang berhubungan dengan masa lalu Rania, lalu mbah Karto mengatakan, jika Malik ingin mengetahui segalanya, dia bisa menggunakan kesaktian nya, untuk mencari tau kebenaran ceritanya.
"Iya mbah, entah kenapa aku tidak ingin menolaknya, aku merasa akrab dan nyaman dengan nya." jawab Rania menyadarkan mbah Karto dari penglihatan batin nya.
"Sebenarnya kalian memang sudah saling mengenal di masa lalu, tapi aku tidak akan menceritakan semuanya padamu, yang terpenting saat ini kau harus menjalani hidupmu dengan bahagia nduk." ucap mbah Karto seraya mengusap lembut rambut Rania.
Aku tidak ingin menceritakan segalanya, supaya kau tidak larut dalam kesedihan di masa lalu, semoga lelaki gaib itu, tidak menceritakan segalanya padamu, batin mbah Karto seraya memandang ke segala arah, mencari dimana keberadaan Malik.
"Karena kau sudah menerimanya sebagai penjagamu, mungkin setelah ini dia akan menjagamu, dari gangguan makhluk gaib yang berniat jahat padamu, tapi satu pesanku nduk, ketika dia menceritakan masa lalunya padamu, kau harus siap mendengarkan nya, karena kau ada didalam cerita masa lalunya." jelas pak Jarwo seraya menyunggingkan senyumnya.
Karena hari itu ada acara di kampus nya, Wati mengingatkan Rania dan Lala untuk bergegas ke kampus, lalu Rania pun berpamitan pada mbah Karto dan juga pak Jarwo, karena dia harus berisiap-siap berangkat kuliah, nampak Wati dan Lala tergesa-gesa, sedangkan Rania masih terhanyut dalam lamunan nya.
Apa yang dimaksud pak Jarwo tadi ya, bagaimana mungkin aku adalah bagian dari masa lalu Malik, kami kan berbeda dunia, batin Rania penuh tanya.
"Ayo Ran kita berangkat." seru Wati mengagetkan nya.
Sementara Rania sedang menerka-nerka apa yang terjadi di masa lalu, Malik yang berada di alamnya, tengah bertapa di sebuah tempat khusus, dia ingin mencari tau lebih banyak lagi, tentang apa yang dikatakan mbah Karto, tentang dirinya dan juga Rania.
Aku harus mencari tau apa yang dimaksud manusia tua itu, kenapa gadis itu bisa membuatku merasa nyaman didekatnya, padahal sebelum ini, banyak gadis yang dijodohkan denganku, tapi aku tidak pernah merasa senyaman ini dengan gadis manusia itu, batin Malik bertanya-tanya didalam hati nya.
*
*
...Ini hanya bonus cerita untuk pembaca setia, aku tegaskan sekali lagi, jika aku tidak akan menggantung cerita ini, karena banyak misteri yang belum terungkap, author pasti akan menyelesaikan novel ini, tapi hanya dilanjutkan di season 2 saja, karena author mau merevisi naskah novel, ditunggu update season 2 dan versi cetaknya, selagi menunggu kalian bisa membaca Novel Dendam perempuan berjubah merah, insyaAllah akan terus update, makasi buat kalian semua yang mendukungku, buat yang tidak mendukung tidak apa-apa, mungkin kalian sudah tidak sabar membaca kelanjutan Desa Rawa Belatung 😊...
...Tamat bersambung di season 2 tunggu update di Noveltoon segera 😊👋👋👋...