Perjalanan Sang Phoenix

Perjalanan Sang Phoenix
95


"Berarti dia memang seorang pengecut." Ucap norr.


"Norr , pergi dari sini." Ucap hanna sambil berjalan meninggalkan tempat itu.


Norr menganggukkan kepala nya ,dan segera mengikuti hanna.


Akhir nya mereka keluar dari desa itu.


Hanna terdiam diri dia memikirkan sesuatu , dia tertegun cairan itu hampir sama dengan kekuatan yang di miliki kina.


"Ah , apakah dia yang melakukan ini." Ucap hanna dengan serius.


"Ada apa hanna?." Tanya norr sambil menatap hanna.


"Tidak ada apa apa , aku hanya merasa cairan hitam itu hampir mirip dengan kekuatan yang di miliki kina." Ucap hanna.


"Jadi kau curiga dia lah yang melakukan ini?." Ucap norr sambil menatap hanna.


"Hm, itu baru dugaan ku saja , jika memang dia pelaku nya untuk apa membunuh penduduk desa? meskipun begitu kita harus tetap berhati hati." Ucap hanna.


"Benar juga , tetapi itu tidak menutup kemungkinan bahwa kina lah yang melakukan ini." Ucap norr.


"Entah lah , lebih cepat sedikit jalan mu itu." Ucap hanna sambil membentak norr.


"Iya." Ucap norr sambil menatap hanna sedikit takut.


Hanna terus berjalan sambil mengingat keadaan desa yang sangat memprihatinkan , banyak anak kecil yang mati dengan mengenaskan.


Dalam batin hanna "Dasar biadab , jika dia ingin membunuh ku mengapa tidak langsung saja berhadapan dengan ku , tidak perlu menggunakan cara rendah seperti ini."


Sambil mengepalkan ke dua tangan nya.


Norr menatap hanna yang termenung "Hey , kau tidak mendengarkan ku ya." Ucap norr sambil mengayunkan tangan nya di depan wajah hanna.


Hanna yang tersadar segera menatap norr "Jika dia sangat ingin aku yang menemui nya , baik lah aku pasti akan menemukan nya." Ucap hanna sambil melanjutkan langkah.


Norr menatap hanna yang berjalan terus tanpa menghiraukan norr " Hey , tunggu aku." Teriak norr.


Segera dia berjalan sangat cepat untuk menyusul hanna.


Hanna terkejut menatap sebuah desa yang bernasib sama seperti desa sebelumnya.


Hanna berjalan mendekat i tempat itu , norr menatap hanna dia sangat terkejut melihat desa itu hancur.


"Keterlaluan , sudah sangat keterlaluan." Ucap hanna sambil menatap keadaan desa yang kacau.


Tanpa pikir panjang hanna memanggil harimau nya , dengan cepat hewan itu datang menemui hanna.


Leo menatap norr yang menjadi seorang manusia "Aku berhasil , wujud asli mu sudah kembali." Ucap nya.


Norr hanya menganggukkan kepala nya.


Hanna menatap leo "Antar aku menemui pelaku pembunuhan ini." Ucap hanna.


"Apa kau tau siapa pelaku nya?." Ucap leo.


"Tidak , tapi aku yakin pelaku nya masih berada di sekitar sini , dia menginginkan nyawa ku." Ucap hanna.


Leo terkejut mendengar ucapan hanna "Baik lah , cepat naik ke punggung ku ,tapi hanna Aku memiliki firasat buruk sepertinya kali ini lawan mu cukup berbahaya." Ucap leo.


"Ya aku tau." Ucap hanna.


Dengan cepat hanna menaiki punggung leo.


"Aku akan mengekuti kalian dari belakang ." Ucap norr sambil merubah wujud nya menjadi seekor burung.


"Ayo leo." Ucap hanna.


Dengan segera mereka pergi meninggalkan tempat itu.


Dari atas langit norr melihat seseorang sedang melakukan sesuatu pada penduduk desa.


"Hanna aku menemukan pelakunya dia berada di desa sebelah sana.


Hanna menatap norr yang berada di atas langit , dengan segera hanna memperintahkan leo untuk segera mengikuti norr.