
Di Kediaman Lin.
Beberap hari telah berlalu. Namun, Amuya tetap berada di Kediaman Lin.
Hal itu membuat Kaisar Lin merasa ada yang tidak beres.
Akhirnya Kaisar Lin meminta Amuya untuk menjelaskan semua terhadap dirinya.
Di Dalam Ruangan Kaisar.
Amuya tengah berdiri Di hadapan ayah dan ibu nya.
"Amuya, Katakan yang sebenarnya apa yang sudah terjadi? Mengapa kau tidak segera kembali ke Istana Yu? Apakah kau telah melakukan kesalahan? Hingga kau takut untuk kembali? Cepat katakan!." Ucap Kaisar.
Amuya terkejut, Dia sangat lah bingung bapak yang harus di katakan oleh nya kepada Kaisar, Dia tidak lah mungkin untuk berkata jujur. Kaisar adalah Seorang Raja yang tegas. Jika dia berkata yang sebenarnya, maka sudah di pastikan dia akan mendapatkan masalah yang lebih parah lagi.
Melihat Puteri nya yang hanya terdiam saja karena sangat ketakutan, membuat Permaisuri Ayunian tidak bisa tinggal diam, dia berusaha untuk membantu Anak nya agar tidak mengatakan hal yang sebenarnya telah terjadi.
"Kaisar...Bukan kah saya sudah mengatakan nya Amuya sangat rindu terhadap kita, tidak seperti Hanna yang tidak pernah menjenguk kita di sini, mungkin saja... Dia telah melupakan ke dua orang tua yang telah Merawat nya ini." Ucap Permaisuri Ayunian.
Saat Kaisar Lin mendengar ucapan dari Isteri nya dia langsung mengerutkan dahi, dan menatap Permaisuri Ayunian dengan tatapan Marah.
"Bukan itu yang aku pikir kan tentang diri nya, sekarang ini dia sudah memiliki Keluarga sendiri, wajar saja jika Hanna tidak pernah kemari. Waktu itu dia kemari hanya karena memenuhi permintaan ku. Mungkin saja dia tidak datang kemari karena Hanna takut jika dia akan di siksa lagi!." Ucap Kaisar Lin.
Permaisuri Ayunian dan Amuya sangat terkejut ketika Kaisar berbicara hal yang menyinggung diri mereka.
"Apa maksud dari perkataan anda ini Kaisar?." Ucap Permaisuri ayunian.
"Saya..."
Dengan panik Permaisuri Ayunian memandang Kaisar Lin.
"Gawat, Apakah Kaisar sudah mengetahui semua nya? Tetapi siapa yang berani berkata begitu terhadap dirinya?! Jika aku mengetahui siapa orang nya aku tidak akan mengampuni nya!." Dalam Benak Permaisuri Ayunian.
Amuya semakin merasa terancam, kini Kaisar sudah mengetahui kejahatan nya terhadap Hanna, bibir nya bergetar dengan perlahan dan tak lama Kaisar Lin memandang Amuya dengan tajam, Dari raut wajah nya dia terlihat sangat lah marah.
"Apa?! Cepat katakan Permaisuri?!." Bentak Kaisar Lin.
"Saya tidak pernah berbuat hal yang rendah seperti itu terhadap Hanna, Saya juga tidak pernah membeda-bedakan antara Amuya, Zofan dan Hanna. Saya sangat menyayangi mereka semua." Ucap Permaisuri Ayunian dengan panik, Namun dia tetap berusaha untuk tenang.
Kaisar Lin memandang Isteri nya yang terlihat sedang menyembunyikan sesuatu hal terhadap dirinya.
"Hmm... Hari ini aku akan berkunjung ke Istana Yu ada urusan yang harus ku kerjakan, Dan juga aku ingin menanyakan apa yang sudah di lakukan Anak mu ini hingga dia harus kembali kesini." Ucap Kaisar Lin Dengan Tegas.
Tak lama Seorang Prajurit memasuki Ruangan Kaisar Lin.
"Kaisar, Di luar Raja Satoru telah Menunggu anda." Ucap Prajurit.
Kaisar Lin memandang Prajurit nya, kemudian dia melirik Amuya yang masih berdiri saja di hadapan nya.
"Biarkan dia masuk, Dan kau cepat pergi Aku tidak ingin Orang luar sampai mengetahui Masalah Keluarga Kita." Ucap Kaisar Lin.