Perjalanan Sang Phoenix

Perjalanan Sang Phoenix
66


Malam hari di istana yu


permaisuri kirana memasuki kamar hanna."


Hanna menatap kirana "tidak ada yang melihat mu?."


Permaisuri kirana "semua aman terkendali."


Hanna menatap yuan "ingat pesan ku baik-baik , dan jaga dirimu sendiri."


Yuan "baik putri."


Hanna menatap kirana "kita lewat jendela."


Permaisuri kirana "baik lah."


permaisuri kirana melewati jendela bersama hanna mereka bergerak cepat namun tetap hati-hati."


Hanna bersembunyi di atap istana "hati -hati ada penjaga."


tak lama hanna mengayunkan tangannya sebagai kode kondisi aman."


Di perjalanan."


Hanna "kita kesana dengan berjalan kaki?."


Permaisuri kirana menatap hanna "tentu saja tidak."


permaisuri kirana bersiul dan tak lama burung elang milik nya datang."


Hanna "kau juga memiliki hewan seperti ini?."


Permaisuri kirana "ini milik mendiang ayah ku."


Hanna "oh."


Permaisuri kirana "cepat kita tidak memikili banyak waktu."


segera menaiki tubuh burung elang raksasa itu."


Permaisuri kirana "hanna , apa kau memiliki ilmu?."


Hanna "iya."


permaisuri kirana "bagus lah ,dengan begitu kau akan sangat Membantu ku."


Hanna "apakah masih jauh?."


Permaisuri kirana "tidak , sebentar lagi kita akan sampai."


tak lama burung elang itu mendaratkan mereka di sebuah hutan."


Hanna melihat sekeliling "ini hutan ,kau bilang sebentar lagi sampai ? tapi burung mu mendaratkan kita di hutan."


Permaisuri kirana "aku sengaja , kita kesana dengan berjalan kaki."


Permaisuri kirana "tidak ,kita hanya perlu keluar dari hutan ini."


Hanna "ini nama nya membuang-buang waktu saja ,mengapa kita tidak langsung kesana saja dan menyerang istana mereka."


permaisuri kirana "kita hanya berdua hanna , sedangkan mereka pasti memiliki ratusan penjaga."


Hanna "lantas , apa masalah nya jika mereka menyerang kita hadapi , toh tujuan kita sama merebut kembali pedang milik mu , dan kita pasti akan bertarung juga."


Permaisuri kirana "setidak nya dengan begini kita memiliki persiapan."


Hanna "itu seharus nya sudah di persiapkan sebelum kita berangkat ,sekarang biar aku yang memimpin , cepat naik lagi ke punggung burung mu"


dalam batjn hanna "apa apa an ini dia saja tidak memiliki persiapan sedikitpun."


permaisuri kirana "tapi itu akan mengundang kericuhan yang pasti nya besar."


Hanna "memang itu yang ku inginkan , cepat naik."


Dari atas langit terlihat istana kinta


permaisuri kirana "itu istana mereka" (menunjuk istana)


Hanna menatap "oke , burung manis Tunjukakan pendaratan tercantik mu."


Semua pengawal menatap mereka."


Pengawal "penyusup."


Hanna menatap dingin "aku tidak ada urusan dengan kalian , dimana pangeran miskin kalian itu."


pengawal "lancang berani nya berkata seperti itu , sudah bosan hidup ya?!."


Pengawal "serang"


Hanna menatap dingin."


Pertarungan di mulai , para pengawal istana menyerang hanna menggunakan pedang , sedangkan hanna hanya menggunakan tangan kosong."


Hanna memutar tangan seorang pengawal sampai menyentuh punggung pengawal itu , dan menendang pengawal lainnya , dia di kepung beberapa pengawal yang membawa senjata."


dari samping kanan ada seorang pengawal yang mengarahkan pedang ke arah hanna dengan sigap dia melemparkan tubuh seorang pengawal yang sedari tadi bersama nya , pengawal itu tertusuk pedang satu sama lain."


Hanna menatap beberapa pengawal yang tersisa di hadapi oleh kirana."


tak lama seorang pangeran bersama orang kepercayaan nya keluar istana karna mendengar ke gaduhan."


Pangeran toma kin "kurang ajar berani nya menyerang istana ku , kairu hadapi mereka."


Kairu "ck , seorang wanita berani nya mengusik ketenangan istana kinta."


Hanna menatap "hm ,maju lah dan hadapi kami!."