
Di perjalanan
para pangeran , kaisar beserta semua prajurit menunggangi kuda dengan sangat cepat untuk menuju istana qin.
beberapa saat kemudian mereka melihat istana qin yang sudah di serang oleh istana kilen."
pangeran kichiro menghentikan kuda
pangeran kichiro "tidak di sangka di waktu seperti ini istana kilen sangat tidak membuang waktu untuk menyerang istana qin."
pangeran rendra "kau benar ,kita harus membantu nya juga bukan?."
pangeran kichiro melirik pangeran rendra yang berada di samping nya."
pangeran kichiro "hm ku lihat memang mereka sangat membutuhkan bantuan kita."
Kaisar yu "tunggu apa lagi , kita harus cepat kesana untuk membantu mereka."
pangeran kichiro "baiklah."
mereka semua segera menarik kuda dan bergegas menuju istana qin yang di serang oleh istana kilen."
kaisar dikkan menatap dari istana nya."
Kaisar dikkan "akhir nya kalian datang untuk membantu ku."
pangeran kichiro menuruni kuda."
pangeran kichiro "ya , bukan kah anda sangat membutuhkan bantuan dari kami ?."
Kaisar dikkan "iya."
pangeran kichiro berjalan mendekat ke arah seluruh pasukan dari istana kilen."
Pangeran zian bing menatap kichiro dengan pandangan rendah."
pangeran kichiro menatap "oh benar kah , jika begitu bukan kah ini hal mudah bagi mu untuk melenyapkan ku?."
pangeran zian "haha tentu saja , kau hanya seperti semut bagiku."
pangeran kichiro "ohh begitu kah , tapi jangan membuat dirimu merasa malu jika nanti kenyataan tidak seperti apa yang akan kau harapkan."
pangeran zian "kau hanya lah seorang pangeran yang tidak berguna di istana yu."
pangeran kichiro "ku rasa , kau lah yang tidak berguna bagi istana mu!."
pangeran zian "tutup mulut mu!."
pangeran kichiro "siapa kau , berani nya menyuruh ku untuk menutup mulut! , setidak nya aku dapat membuktikan kepada semua orang bahwa aku bisa jadi seorang pangeran yang dapat di andalkan , tidak seperti dirimu yang berlaku seenak nya terhadap semua orang, kau berkata semau mu tapi tidak berfikir apakah dirimu lebih baik dari pada orang lain? , aku sungguh terkesan padamu ternyata kau seorang yang pintar menilai orang lain tapi begitu bodoh menilai diri sendiri."
Pangeran rendra "sungguh sangat menjijik kan , kau tidak lah pantas jika di bandingkan dengan adikku."
Pangeran zian "haha , ada apa ini ? wah sungguh sangat manis seorang kaka begitu membela adik nya , aku sangat iri!!." (mengejek)
Kaisar yu "sebaik nya kau urungkan saja niat mu itu untuk menyerang istana ini ,karna kau yang akan kalah disini."
pangeran zian "haha mana mungkin aku akan kalah dari kalian semua ,aku sudah dapat melihat bahwa kalian akan kalah hari ini juga di tangan ku."
Pangeran kichiro "hm iya tentu saja kau tidak akan pernah mundur , bicara mu saja sudah besar jika kau kalah pasti lah reputasi mu di hadapan semua orang yang melihat akan hancur."
pangeran zian "hey kichiro orang pertama yang ingin ku habisi adalah dirimu , merobek tubuh mu adalah keinginan ku."
pangeran kichiro "jika kau sanggup lakukan saja." (menantang)
Kaisar dikkan "kau yang akan di lenyapkan oleh kami disini."
pangeran zian "hahaha aku tau kau tidak lah sanggup untuk menghadapiku sehingga kau meminta bantuan pada mereka , apa menurut mu aku akan bisa di kalahkan oleh mu dengan mudah karna kau sudah mendapatkan bala bantuan , maju lah kalian aku sungguh tidak sabar untuk menguliti tubuh kalian semua."