
Kichiro menatap hanna yang melamun kembali."
Kichiro "hey , kau melamun kan apa sebenarnya?."
Hanna menatap kichiro "hm tidak ,aku sebenarnya ingin mengajak mu bekerjasama dengan ku."
Kichiro "bekerja sama ?."
Hanna "iya."
Kichiro "aku masih tidak mengerti maksud mu."
Hanna "ya ampun , maksud ku adalah kau bilang tidak akan membuat ku terluka oleh siapapun."
Kichiro "iya , lantas apa hubungan nya dengan bekerja sama?."
Hanna "tentu nya ada , aku memiliki ke untungan memiliki seorang penjaga , dan aku akan membantu mu untuk memecahkan masalah mu , kita bisa menjadi patner yang baik bagaimana?."
dalam batin kichiro kesal "hm jadi intinya kau mengira aku adalah patner mu?!."
Kichiro menarik hidung hanna
hanna terkejut dan merasa sakit "aduh aduh aduh , sakit."
kichiro "hmh sayang ku , aku ini suami mu ,jadi jangan berfikir kita itu patner."
Hanna "baik lah , tapi lepaskan tangan mu ini , aku tidak bisa bernafas."
kichiro melepaskan tangan nya."
kichiro "oh baik lah."
Hanna memegangi hidung nya."
Kichiro "sudah , sebaik nya kau segera ber isirahat , karna kau harus menyiapkan fisik yang baik untuk pertemuan mu ke istana lin."
Hanna "baik."
Hanna membaring kan tubuh nya dan menarik selimut."
Hanna "selamat malam kichiro."
Kichiro "malam"
hanna segera menutup mata dan tertidur , kichiro masih duduk di samping sambil memperhatikan nya."
Kichiro "ah , aku hampir lupa masih banyak tugas yang belum ku selesaikan."
kichiro meninggalkan kamar hanna."
Pagi hari
hanna berjalan keluar istana dengan di temani yuan."
Hanna "yuan , mari sekarang kita menghadap kaisar yu dahulu."
Yuan "baik putri"
sebelum hanna melanjutkan jalan , amuya datang , dia tepat di depan hanna."
dengan tampang puas dan licik "aduh duh malang nya si pembunuh ini , mungkin hari ini adalah terakhir kali nya kau melihat ku , aku ingin mengucapkan selamat jalan." (sambil tertawa)
yuan sangat geram "cih berani nya kau!."
Hanna menatap yuan "jangan hiraukan dia , dia hanya lah selir yang tidak beguna di istana ini."
amuya marah "heh sudah mau mati saja , masih berani melawan ku!."
Hanna "hem semoga saja nanti aku tidak melihatmu menangis setelah tertawa begitu keras."
amuya "aku tidak akan menangisi kematian mu hanna!."
amuya terkejut "hah"
hanna "yuan kita lanjutkan perjalanan."
yuan "baik putri"
hanna dan yuan meninggalkan amuya
dalam batin amuya "kurang ajar mengapa begitu sangat menakutkan ekspresi nya barusan." (ketakutan)
istana kaisar yu
hanna "hormat pada kaisar"
Kaisar "hanna ,ini sudah menjadi resiko mu kau harus menghadapi nya."
Hanna "tentu saja , saya siap menghadapi resiko yang akan saya terima nanti nya , hmm saya juga Sangat menantikan hukuman untuk permaisuri anda kaisar yu."
Kaisar yu "aku sudah pernah berkata padamu , aku akan berlaku adil pada siapapun."
Hanna "bagus"
Kichiro menatap ayah nya yang sedang duduk di samping nya "ayah aku akan menemani hanna untuk pergi ke istana lin."
Permaisuri jian menatap kichiro "tidak perlu."
Kichiro "saya akan tetap pergi."
berdiri dan berjalan mendekat i hanna."
kichiro dan hanna memberi hormat kaisar yu , dan berjalan keluar."
batin permaisuri jian "gadis itu sungguh berbahaya!."
Di luar istana
kichiro menatap hanna
hanna "hmh ada apa suami ku?!."
Kichiro "tidak ada."
di depan tandu
hanna ,dan yuan memasuki tandu sedang kan pangeran kichiro berkuda."
Yuan "putri hamba sangat takut."
hanna "takut apa?."
yuan "jika nanti kaisar murka pada anda.'
hanna "kita saja belum tau apa yang akan terjadi , mengapa harus takut?."
Yuan "hm benar." (dalam batin yuan putri hanna sangat terlihat tenang , apakah dia memiliki sebuah rencana?) ."
*Orang yang lemah adalah mereka
yang merasa sok hebat , tetapi
menggunakan cara licik untuk
Menjatuhkan seseorang*."