
permaisuri kirana menatap hanna
permaisuri kirana "hanna aku tidak tau ternyata kau memiliki ilmu se besar itu , sungguh luar biasa."
Hanna "jika ada orang lain di istana yang mengetahui hal ini ,kau adalah orang pertama yang harus berhadapan dengan ku."
permaisuri kirana "untuk apa aku membocorkan identitas mu , kau sudah membantu ku dan begitu pun juga dengan ku."
Hanna "bagus lah , akan ku ingat ucapan mu itu."
tak lama mereka mendarat di atap istana yu."
hanna dan kirana memasuki kamar hanna lewat jendela."
kirana menatap burung elang nya
kirana "pergi lah"
burung itu segera pergi."
Hanna berjalan menuju kasur nya."
Hanna "permaisuri sebaik nya kau cepat tinggalkan kamar ku , dan kembali ke istana mu."
Permaisuri kirana menatap hanna."
permaisuri kirana "baik , hanna terimakasih kau sudah membantu ku."
Hanna "bukan masalah untuk ku , aku membantu mu bukan hanya cuma-cuma tapi karna kau juga sudah berjanji padaku untuk membantu ku juga."
Permaisuri kirana "ah , kau benar aku tidak akan melupakan ucapan ku itu pada mu." (berjalan keluar dari kamar hanna)
Hanna menatap dalam batin nya
Hanna "aku membantu mu tidak lain karna kita memiliki tujuan yang sama."
Pagi hari di istana yu.
Hanna masih tertidur pulas tiba-tiba di kejutkan oleh suara langkah kaki yang tergesa dan suara teriakan kaisar yu."
Hanna terbangun "ada apa ini?."
Hanna berjalan keluar kamar dia menatap kaisar yu dan ke tiga pangeran beserta beberapa prajurit di depan istana."
Hanna berjalan mendekat i yuan yang tengah berdiri di teras istana."
Hanna "yuan ada apa ini?."
Yuan menatap hanna "tuan putri sudah bangun rupanya ,kaisar dan pangeran ingin membantu istana Qin yang hari ini akan bertarung dengan pasukan iblis."
Hanna "pasukan iblis ? maksud mu di sini ada juga pasukan iblis?."
Yuan "benar putri , pasukan iblis yang di pimpin oleh seorang pangeran iblis , sebenarnya dulu dia hanya seorang pangeran biasa , namun karna dia sangat serakah dan menginginkan kekuasan yang besar akhir nya dia bersekutu dengan iblis."
Hanna "siapa nama pangeran itu?."
Hanna "dimana letak istana nya?."
Yuan "istana nya tidak dapat di lihat oleh siapapun , karna istana itu bersifat gaib."
Hanna "lalu bagaimana cara menemukan istana itu?."
Yuan "dengan ilmu tingkat tinggi ,maka istana gaib itu akan terlihat, dan hanya pangeran kichiro yang memiliki ilmu itu."
Batin hanna "ternyata dia sungguh luar biasa."
Hanna "ohh , aku ingin tau seperti apa ilmu tingkat tinggi itu."
Yuan "ilmu itu sungguh berbahaya tidak sembarang orang dapat memiliki nya."
Hanna "aku tau , tapi tentu nya suami ku tidak akan pelit pada ku."
Hanna menatap kichiro yang berjalan menghampiri hanna."
Kichiro "apakah tidur mu nyenyak?."
Hanna menatap kichiro "iya , ku dengar kau akan bertarung."
Kichiro "hmm, iya."
Hanna "bisa kah aku ikut dengan mu?."
Kichiro terkejut "tidak , disana sangat berbahaya , aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padamu."
Hanna "aku hanya ingin membantu mu."
Kichiro "tidak perlu , kau harus tetap disini."
Hanna "aku tidak mau."
Kichiro menggenggam tangan hanna
kichiro "ayo lah , sekali ini saja kau patuh padaku."
Hanna memeluk kichiro
Hanna "baik lah aku tidak akan memaksa mu lagi."
Kichiro membelai rambut hanna
kichiro "itu baru istri ku."
melepaskan pelukan."
amuya dari kejauhan menatap hanna dan kichiro dalam batin nya seperti terbakar api yang besar."
amuya "hanna kau sungguh tidak tau malu!!."