
Putri Yuri dibuat kesal oleh Haruka, dia menatap wajah Haruka sambil menggertakkan giginya.
"Cuih! Dasar wanita sombong, kalau begitu bertarunglah denganku. Temui aku tiga hari lagi di bukit Zhandou. Jika kau tidak menghadirinya, akan aku pastikan kau tidak akan penah bisa pergi kemanapun! Seluruh pasukanku akan mencari dirimu, dan membawamu datang kepadaku, hidup ataupun mati!" ucap Putri Yuri dengan kesal.
Haruka terdiam sejenak, dia nampak tengah termenung.
"Bukit Zhandou?! Dimana itu? Aku baru pertama kali mendengarnya" Dalam benak Haruka.
Kemudian Haruka segera tersadar sambil melirik wajah Putri Yuri.
"Hm, kau tenang saja aku tidak mungkin lari. Aku menyetujui tantanganmu. Sudah tidak ada lagi yang ingin kau katakan? Jika iya, aku harus undur diri dari tempat ini, atau kau masih ingin berbicara hal yang sangatlah tidak penting lagi?!" ucap Haruka dengan pandangan dinginnya.
Putri Yuri nampak kesal dengan tingkah Haruka yang sangat angkuh, Haruka yang sedari tadi memperhatikan sikap Putri Yuri kemudian segera memalingkan wajahnya dan menatap kearah Norr. Norr yang tengah berada disamping Kirana melirik Haruka, kemudian dia segera berpamitan kepada Pangeran Kichiro.
"Kalau begitu, kami mohon undur diri Pangeran." Ucap Norr.
Dengan segera mereka bertiga saling membalikkan tubuh dan berjalan untuk menjauhi tempat itu, Pangeran Kichiro terus memperhatikan Haruka. Sedari tadi pandangannya tidak lepas dari wanita itu. Kini Pangeran menatap tubuh Haruka dari belakang yang sudah semakin jauh dari pandangannya.
"Haruka? Nama itu terdengar sangat asing bagiku. Namun mengapa rasanya aku begitu dekat dengan wanita itu, ini sangatlah aneh, saat aku melihatnya entah mengapa dia mengingatkanku dengan sosok Hanna. Aku harus mencari tau kebenarannya, mereka semua terlihat sangat aneh dan mencurigakan." Dalam benak Pangeran Kichiro dengan perasaan curiga.
Haruka menatap jalanan dihadapannya, dengan perlahan dia melangkahkan kakinya diatas jalan yang rata itu. Entah mengapa dia sangat ingin sekali menoleh kearah belakang, entah apa yang membuatnya begitu. Namun dengan perlahan dia memalingkan wajahnya dan melirik kebelakang, dilihatnya bayangan Pangeran Kichiro yang sudah tidak begitu jelas lagi. Sambil terus berjalan Haruka memutarkan pandangannya lagi kedepan.
Haruka sempat terdiam, kemudian Putri Kirana mulai bertanya kepada dirinya.
"Haruka, kau yakin dengan ucapanmu itu?" tanya Putri Kirana dengan penasaran.
Haruka segera melirik kearah sampingnya dan segera menatap Putri Kirana yang tengah berada disamping Norr.
"Tentu saja, aku tidak pernah bermain-main dengan ucapanku, tetapi masalahnya sekarang aku tidak tau dimana letak bukit itu. Hmm Norr, apa kau mengetahuinya?" ucap Haruka yang segera menatap Norr yang berada disampingnya itu.
"Hmm, iya aku tau dimana tempat itu berada." Ucap Norr yang menatap wajah Haruka.
"Hmm, dimana keberadaan Bukit itu?" tanya Haruka dengan raut wajah penasaran.
Norr menatap wajah Haruka yang memandangnya dengan kedua bola mata biru itu, terlihat Haruka nampaklah penasaran dan ingin segera Norr menjawab pertanyaannya.
"Letaknya tidak terlalu jauh. Namun jika ditempuh dengan berjalan kaki kau memerlukan waktu kurang lebih dua hari tanpa istirahat." Jawab Norr yang tengah memperhatikan wajah Haruka.
"Hm. Tetapi kau harus berhati-hati dalam menghadapinya, dia adalah seorang Putri yang memiliki sebuah tingkatan ilmu yang cukup tinggi dalam seni bela diri, dia terkenal dengan kekuatan tornado dan faiyarufu. Ucap Putri Kirana yang segera menyambung perbincangan antara Norr dan Haruka.
"Faiyarufu?" ucap Haruka yang terlihat bingung, sambil menatap wajah Putri Kirana.
Tak terasa kini mereka telah semakin jauh berjalan, kini suasana desa semakin sunyi dam gelap setelah berjalan semakin dalam.
Putri Kirana yang memperhatikan sekeliling kemudian segera menoleh kearah Haruka. Saat dia ingin menjawabnya dengan segera Norr manyambung perbicangan mereka.
"Iya, faiyarufu adalah salah satu kekuatan yang dimiliki oleh seorang pendekar yang berasal dari anggota Duzi Yiren. kelompok Duzi Yiren sendiri sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Seiring berjalannya waktu kekuatan itu sudah hilang termakan usia, namun sungguh tidak disangka Kerajaan Yimo yang berada di negeri seberang, mewarisi kekuatan itu yang dibawa langsung oleh pemimpinnya Raja Age."
******^°^°^°^°^°^°^°*****
Menurut pandangan dari Norr, Leo, dan Kirana. Haruka adalah sosok misterius yang sangat melegenda itu, setelah sekian lama bersemayam didalam raga Hanna kini Haruka berhasil kembali ketubuh aslinya.
Dalam pemikiran Haruka semua sudah berakhir, setelah dendam Hanna terbalaskan. Namun, siapa sangka kini masalah baru mulai bermunculan, bahkan jauh lebih rumit dari yang ia pikirkan.
Lalu bagaimanakah perjalanan Haruka selanjutnya? Ada rahasia apa lagi yang akan ia dapatkan? Siapakah Haruka dimasa lalu??
Selamat Datang Di Novel "PSP" Perjalanan Sang Phoenix.