Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Bab 600 Melihat Pertunjukan Menarik


Alex terkekeh, "Menurut perkiraanku, mereka akan sampai dalam waktu 30 detik. Jadi, kalian masih punya 30 detik untuk memikirkan cara menyelamatkan diri."


Saat ini, Morgan sudah berkeringat deras. Dia tentu saja panik saat melihat orang keluarga Bazel. Bagaimanapun juga, hubungan mereka dengan keluarga Bazel sudah retak. Meskipun itu bukan keinginan mereka, mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa.


Sekarang, setelah masuk ke dalam jebakan Alex, mereka sudah tidak mungkin memperbaiki hubungan PT. Zrank dengan keluarga Bazel. Kalau mereka masih terus berdiam di sini, mereka akhirnya pasti akan mati di tangan keluarga Bazel.


Kemunculan bawahan keluarga Bazel membuat Morgan dan Trevor curiga bahwa orang-orang ini datang untuk mencari mereka.


Lagi pula, jika dilihat dari penampilan mereka yang garang, mereka sepertinya memang datang untuk menangkap orang.


Meskipun Alex sudah ingkar janji, Morgan dan Trevor tahu bahwa ini bukan saatnya mereka mengkritik Alex. Saat ini, mereka harus mempertimbangkan cara untuk melarikan diri dari orang-orang yang dikirim keluarga Bazel.


Namun, berhubung Figo dan Chris sudah tiba di tempat ini, itu tandanya seluruh stasiun kereta api ini sudah dikepung oleh keluarga Bazel.


Untuk bisa melarikan diri, mereka hanya bisa pergi dengan naik kereta api atau mengikuti Alex dan yang lainnya.


Akan tetapi, kereta api masih belum sampai. Sementara Alex dan yang lainnya juga tidak punya alasan untuk membawa mereka pergi.


Alex hanya tersenyum sambil menatap Morgan dan Trevor. Saat ini, Figo dan Chris sedang mendekati kelompok Alex dengan cepat.


Morgan dan Trevor ingin melarikan diri ke luar, tetapi mereka juga tahu bahwa tindakan itu sangat tidak masuk akal. Berhubung orang keluarga Bazel sudah sampai ke stasiun kereta api, mereka tidak mungkin memberi kesempatan pada Morgan dan Trevor untuk melarikan diri.


Oleh sebab itu, Morgan dan Trevor merasa sangat putus asa. Alex sudah mendorong mereka ke situasi yang sangat pelik. Lagi pula, mereka tahu apa yang diinginkan Alex.


Akan tetapi, mereka pada akhirnya juga sulit terhindar dari kematian apabila mereka mengakui semuanya.


Alex berkata sambil tersenyum, "Kalian masih punya 10 detik untuk mempertimbangkannya. Tapi, pertimbangkan baik-baik. Kalau masuk penjara, hukuman kalian mungkin masih bisa diringankan. Tapi bagi keluarga Bazel, nggak ada yang namanya keringanan hukuman. Kalau sudah jatuh ke tangan mereka, kalian juga tahu sendiri akhirnya akan bagaimana."


Morgan tentu saja tahu jelas. Oleh karena itu, mereka akhirnya memilih untuk tunduk pada Alex. Meskipun tidak ingin menuruti kata-kata Alex, mereka sudah tidak punya pilihan lain.


Alex sudah memberi jalan keluar untuk mereka, terserah apakah mereka mau menerimanya atau tidak. Jika tidak menerimanya, mereka hanya bisa mati. Sementara jika menerimanya, setidaknya mereka masih punya kesempatan untuk hidup.


Setelah berpikir begitu, Morgan dan Trevor akhirnya memutuskan untuk tunduk pada Alex. "Oke, kami akan ngaku. Memang kami yang membocorkan rahasia waktu itu."


Mata Amel langsung memerah. Setelah menyelidiki sekian lama, dia akhirnya mendapatkan hasil yang diinginkannya. Alex berkata sambil tersenyum, "Bawa mereka pergi dari sini. Serahkan orang-orang keluarga Bazel ini padaku, aku akan menghalangi mereka."


Amel tahu apa maksud Alex. Dia pun segera membawa Morgan dan Trevor meninggalkan tempat itu, sedangkan Alex berjalan ke arah Figo. Figo dan Chris sudah melihat satu sama lain. Namun, berhubung dihalangi oleh kelompok Alex tadi, mereka pun tidak mengatakan apa-apa.


Saat ini, Morgan dan Trevor sudah dibawa pergi oleh Amel dan kelompoknya. Dengan begitu, halangan di antara mereka juga sudah hilang. Chris pun menunjuk Figo dan berkata dengan marah, "Figo, apa maksudmu menyuruh orang datang mengacau? Apa kamu mau berebut wilayah denganku?"


Setelah mendengar hal itu, Figo langsung tertawa mengejek, "Dasar bajingan! Berani sekali kamu memutarbalikkan fakta! Jelas-jelas kamu yang mengirim orang untuk datang mengacau!"


Sekelompok anak buah yang ada di belakang Figo berangsur-angsur menyebar. Anak buah Chris juga melakukan hal yang sama. Dalam sekejap, Alex berdiri di tengah-tengah kedua kelompok itu dan menatap mereka sambil tersenyum.


Nyatanya, Alex memang sudah menggunakan trik agar Figo dan Chris datang ke tempat ini. Alex sebenarnya tidak perlu berhubungan dengan dua kelompok ini. Sebab, ini hanyalah pertunjukkan yang ingin Alex tunjukkan kepada Morgan dan Trevor.


Jika mereka semua langsung pergi, Morgan tentu saja akan curiga. Bagaimanapun juga, orang-orang ini datang untuk membunuh Morgan dan Trevor, tidak mungkin mereka tidak mengejar Morgan dan Trevor yang sudah pergi.


Itu sebabnya Alex harus tinggal di sini.


Saat melihat Alex yang berdiri di tengah, Figo dan Chris langsung keheranan. Mereka sama-sama mengira Alex adalah orang pihak lain, jadi mereka pun sangat waspada.


Namun, Alex hanya melirik mereka semua. Kemudian, dia berjalan ke arah ruang tunggu, lalu membeli sebungkus kuaci dan duduk di bangku untuk menonton situasi di atas platform.


Saat ini, Figo dan Chris sedang berhadapan. Preman-preman di kedua sisi sangat arogan. Mereka tidak berhenti mengangkat senjata dan melambaikannya di udara.


Figo menatap Chris sambil berkata, "Chris, jangan kira kamu bisa mengalahkanku mentang-mentang posisimu lebih baik dariku. Asal kamu tahu, aku nggak pernah takut untuk bertanding denganmu!"


Chris berkata dengan sangat meremehkan, "Kamu kira aku takut padamu? Lagian, kalau bukan karena anak buahmu datang untuk mengacau, aku juga nggak akan semarah ini!"


Figo langsung tertawa keras, "Anak buahku pergi mengacau? Aku benar-benar nggak nyangka kamu malah memfitnahku. Jelas-jelas anak buahmu yang datang mengacau!"


Mereka berdua terlihat sangat arogan, tetapi tak lama kemudian, keduanya pun tertegun. Dalam sekejap, mereka tiba-tiba terpikirkan sebuah kemungkinan. Figo bertanya dengan kebingungan, "Kamu bilang anak buahku pergi mengacau. Coba katakan siapa?"


Chris mendengus, "Frendy. Kamu pasti kenal dengan orang ini, 'kan? Dia selalu mengikutimu ke mana-mana."


Ekspresi Figo langsung menjadi muram. Dia menoleh ke arah anak buahnya, "Di mana Frendy sekarang?"


Anak buahnya buru-buru menjawab, "Bos, Frendy bilang dia nggak enak badan hari ini, jadi mau pergi ke rumah sakit."


Figo mana mungkin masih belum tersadar. Mereka sudah dipermainkan orang, sedangkan Frendy sudah mengkhianatinya. Namun, dia masih tidak mengerti. Sekarang, dia dan Chris sudah menyelesaikan salah paham di antara mereka. Dengan begitu, tidak ada gunanya mereka berkelahi.


Apabila mereka berdua tidak berselisih, itu berarti orang yang mempermainkan mereka sudah gagal mencapai tujuan.


Jika begitu, apa sebenarnya tujuan orang yang merencanakan semua ini?


Dalam sekejap, Figo dan Chris pun kebingungan. Akan tetapi, mereka tersadar bahwa mereka sudah dipermainkan orang.


Kedua orang itu perlahan-lahan menoleh ke arah Alex yang duduk di bangku sambil makan kuaci. Ekspresi mereka tentu saja langsung menjadi muram.