
Pada saat ini, tentara bayaran yang bertugas mengepung tiba-tiba berteriak histeris. Ekspresi Micky langsung berubah, “Lagi-lagi jebakan menyingkirkan musuh, lalu membunuh musuh yang menjaga di tempat.”
Micky sudah terjebak dua kali dengan trik yang sama dan setiap kali itu terjadi, ia merasa kagum dengan jebakan yang sangat luar biasa itu.
Dari mana Alex bisa masuk ke dalam?
Pintu ada di tempat ini, sedangkan jendela untuk masuk ke lantai pertama ada di koridor, jadi dia tidak mungkin bisa secara diam-diam membunuh rekannya dari belakang.
Dia bergegas kembali ke aula, tapi saat ini dia tidak menemukan sosok Alex, bahkan dia tidak tahu musuh itu berada di mana.
Kemampuan muncul dan menghilang seketika ini membuatnya sangat takut, bahkan merasa lawan bukan manusia, melainkan iblis!
Micky berteriak, “Formasi lingkaran, aku nggak percaya dia bisa membunuh kita dengan cara seperti ini!”
Semua tentara bayaran saling membelakangi, lalu melihat sekitar dengan waspada, karena takut Alex tiba-tiba menyerang.
Saat ini, Alex sedang bersembunyi di sebuah ruangan dan ada banyak pasien dan dokter yang bersembunyi di ruangan ini. Ketika Alex masuk, semua pasien dan dokter membelalak mata dan menunjukkan ekspresi takut.
Karena mereka melihat pistol di tangan Alex.
Itu adalah pistol sungguhan.
Ketika melihat mereka sangat gugup, Alex pun tersenyum. “Kalian jangan takut, aku adalah polisi, aku datang untuk menolong kalian. Tapi, sekarang kalian belum boleh keluar, karena penjahatnya masih ada di luar. Tunggu aku membunuh mereka, aku akan memberi tahu kalian.”
Setelah Alex selesai bicara, dia mengambil beberapa pisau bedah di sampingnya, kemudian menunggu waktu untuk turun tangan.
“Masih ada 8 orang. Sekarang mereka pasti sudah mencari cara untuk melindungi punggung mereka, jadi mereka nggak akan begitu mudah memberiku kesempatan untuk menyerang.”
Alex tahu tentara bayaran berpengalaman ini sangat hebat, bahkan mereka lebih pandai bekerja sama dibandingkan pembunuh biasa.
Bagaimanapun juga, tentara bayaran dan pembunuh itu berbeda. Pembunuh selalu bertindak sendiri, target pembunuh juga hanya satu orang. Namun, tentara bayaran berbeda, tentara bayaran umumnya aktif di medan perang, jadi mereka harus belajar kerja sama.
Sebelumnya Alex pernah bertemu dengan beberapa tentara bayaran yang kuat, juga tahu kalau individu tentara bayaran tidak kuat, tetapi setelah mereka bekerja sama, kekuatan mereka pasti akan meningkat pesat.
Wajah Micky menjadi masam sambil menuju ke tempat yang ditunjuk. Saat ini, mereka sudah melepaskan dua orang yang bersembunyi di balik kereta itu.
Tujuan mereka adalah membunuh Alex, sedangkan Amel dan Argo bukan tujuan mereka.
Alex tahu kalau lawan sudah menuju ke arahnya, lalu dia menoleh melihat pasien dan dokter yang ketakutan itu. Alex tahu kalau dia tidak bisa terus berada di tempat ini.
Alex segera membuka pintu, kemudian berguling keluar.
Dua hingga tiga tentara bayaran langsung menembak ke arah Alex, tapi peluru itu tidak mengenai Alex, melainkan menembak ke tubuh tentara bayaran itu.
Alex menggertakkan gigi dan terus mundur ke belakang.
Sedangkan dua tentara bayaran yang menembak Alex pun pelan-pelan jatuh. Tentara bayaran yang lainnya hanya berekspresi terkejut.
“Apa tadi sudah berhasil menembak Alex?” tanya Micky dengan cepat.
Tentara bayaran juga tidak mengerti. Karena tadi mereka memang melihat Alex kena tembak, tapi kenapa Alex masih terlihat sehat walafiat ketika dia mundur ke dalam ruangan?
Micky lekas berkata, “Cepat pastikan dia kena tembak atau gak! Meskipun dia sangat hebat. Orang yang terkena tembak, juga akan mati. Kalau dia terluka, kita pasti bisa menang.”
Tentara bayaran lainnya langsung maju ke depan. Mereka juga memperkecil lingkaran mereka dan dengan waspada berjalan ke arah Alex.
Saat ini, setelah Micky melihat darah di lantai, dia pun menyipitkan mata.
“Dia seharusnya sudah tertembak, darah di lantai adalah bukti pasti. Jangan memberi dia waktu istirahat, cepat bunuh dia!” kata Micky dengan yakin.
Hanya saja, setelah mereka datang ke ruang tempat Alex bersembunyi. Mereka tidak menemukan Alex, juga tidak tahu ke mana Alex.
“Cari!!!” Micky berbalik badan untuk melihat ruangan di depan, lalu segera bersembunyi ke samping. Begitu pintu itu terbuka, sosok Alex pun muncul. Pada saat ini, tentara bayaran itu hanya melihat ruang obat yang dimasuki Alex tadi.
Dor dor dor!
Alex terus menembak, sedangkan para tentara bayaran itu tidak sempat menghindar.
Satu per satu tentara bayaran itu pun tergeletak di lantai. Yang bisa menghindar tembakan Alex hanya dua tentara bayaran serta Micky yang sejak awal sudah merasakan bahaya.
Saat ini, Micky hanya menunjukkan ekspresi kaget, “Cara seperti ini!”
Dia sudah ingat, sepertinya dia pernah melihat cara pertempuran ini di tempat lain.
Namun, ketika berperang dengan Alex, Micky tidak sempat berpikir begitu banyak. Sekarang ketika situasi sudah bahaya, Micky baru terpikir hal itu.
Bahkan juga teringat cara berperang Alex.
Tiba-tiba, Micky melihat ke tempat Alex berada, lalu menunjuk Alex sambil berkata, “Apa kamu adalah Bos Gang Beruang Hitam?!”
Alex hanya tertawa. “Meskipun kamu keliru, tapi aku ingin tahu, bagaimana kamu bisa mengetahuinya?”
Micky menelan ludahnya. Setelah tahu Alex adalah Bos Gang Beruang Hitam, dia tidak berani terus bertarung dengan Alex lagi. Karena dia tahu dulu ada banyak tentara bayaran yang ingin menyerang Alex, tapi setiap organisasi yang ingin membunuh Alex, mereka pasti akan mati di Gang Beruang Hitam.
Meskipun itu organisasi terkenal di dunia tentara bayaran, juga tidak ada pengecualian. Bahkan Pioson yang di peringkat 10 juga mati di Gang Beruang Hitam setelah bertempur dengan Alex.
Mereka tidak tahu bagaimana pertempuran waktu itu, tapi hasilnya Alex dengan selamat muncul di depan semua orang, sedangkan Organisasi Pioson hilang.
Kalau mereka tidak dibunuh oleh Alex, maka mereka bisa ke mana?
Jadi, Alex itu sangat terkenal di dunia tentara bayaran, selain itu mereka tahu kemampuan Alex tidak bisa ditandingi oleh mereka.
Sedangkan cara berperang muncul dan menghilang mendadak ini adalah salah satu cara pertarungan Alex. Ini adalah kesimpulan dari orang yang pernah bertarung dengan Alex.
Juga kesimpulan karena sudah mengalami kerugian besar.
Ada banyak orang yang meniru cara ini, tapi tidak ada banyak orang yang berhasil. Karena serangan mendadak serta cara menebak cara peperangan orang bukanlah hal yang bisa dilakukan orang biasa.
Selain itu, cara Alex berperang selalu memiliki jiwa petualangan. Cara berperang seperti berjudi itu, seperti bertaruh bahwa musuh tidak bisa menebak keberadaan sendiri. Kalau salah bertaruh, Alex akan dalam bahaya. Namun, Alex tetap berani melakukan taruhan seperti itu.
Cara ini juga dipuji oleh orang luar, bahkan dipuji sebagai berani melakukan peperangan dalam situasi bahaya.