
Robert berkata, “Coba pergi tanya apakah Aston punya musuh dan sekalian tanyakan situasinya.”
Gordon buru-buru berlari keluar.
Meskipun Robert bisa menebak secara kasar siapa yang melakukan hal ini, dia tetap harus melakukan semuanya sesuai prosedur.
Lagi pula, keluarga Bazel pasti sudah menemukan kambing hitam setelah membunuh Aston. Bahkan jika keluarga Bazel ketahuan melakukannya, keluarga Bazel juga pasti akan menyuruh kambing hitam itu untuk menanggung semuanya.
Jadi, keluarga Bazel juga tetap tidak akan terpengaruh oleh masalah ini karena semuanya sudah direncanakan dengan baik oleh mereka.
Saat Alex muncul di hadapan Geya, Geya tiba-tiba bagaikan sudah gila dan langsung menyerbu Alex. Kemudian, dia menarik napas dalam-dalam dan berkata dengan marah, “Ini semua gara-gara kamu! Kalau nggak, ayahku nggak akan mati!!!”
Geya tahu bahwa alasan Aston mati adalah karena aliansi bisnis yang dibentuk oleh Alex. Hanya saja, Geya tidak menyangka keluarga Bazel akan menargeti Aston. Dia mengira bahwa keluarga Bazel pada akhirnya juga hanya akan menyerang Alex setelah mengetahui bahwa Alex membentuk sebuah aliansi bisnis.
Namun, siapa sangka keluarga Bazel malah menyerang mereka yang tidak memiliki ancaman apa-apa?
Mereka sekeluarga sudah sangat tidak mencolok setelah insiden Hotel Gana. Mereka juga tidak berencana untuk bermusuhan dengan keluarga Bazel dan hanya akan berbisnis sesuai aturan. Lagi pula, Alex juga masih belum mulai menjalankan bisnis apa pun.
Geya tidak berhenti memukul badan Alex sambil menangis. Hal ini membuat suasana di seluruh halaman menjadi sangat tegang.
Saat ini, Friska juga sudah tiba. Saat melihat kejadian ini, Friska buru-buru memeluk Geya. Friska juga tahu kematian Aston memang berhubungan dengan aliansi bisnis yang didirikan Alex.
Hanya saja, Friska juga tahu bahwa semua ini hanyalah kecelakaan. Tujuan Alex mendirikan aliansi bisnis ini sama sekali bukan untuk melawan keluarga Bazel.
Hanya saja, aliansi bisnis ini memang bisa mengakuisisi sebagian aset keluarga Bazel setelah Alex memusnahkan keluarga Bazel kelak. Namun, keluarga Bazel malah menargeti aliansi bisnis ini.
Alex menarik napas dalam-dalam, lalu menatap Geya dengan serius. “Jangan khawatir. Aku akan membuat keluarga Bazel membayar semua utang mereka kepadamu dan aku.”
Selesai berbicara, Alex berbalik dan berjalan ke luar. Geya tidak peduli Alex mau ke mana, dia hanya ingin meninggalkan tempat penuh masalah ini bersama ibunya.
Saat ini, Davin yang bertanggung jawab atas pengembangan pasar menelepon Alex. Alex pun langsung mengubah tempat tujuannya.
“Pak Alex, kami sudah mendapatkan izin masuk pelelangan tanah. Saat ini, aku sedang berada di Gedung Brama. Kalau kamu punya waktu, datanglah kemari. Dengar-dengar, orang keluarga Bazel sangat menginginkan tanah ini.”
Kata-kata Davin membuat Alex sedikit terkejut. Alex pun bertanya, “Maksudmu, orang keluarga Bazel sedang ada di Gedung Brama?”
Davin mengangguk. “Benar. Orang yang datang kali ini sepertinya adalah Harry. Hal ini menunjukkan seberapa penting tanah ini bagi mereka.”
Alex tersenyum. “Kebetulan sekali! Aku baru berpikir untuk menerobos masuk ke kediaman Bazel, tapi sepertinya sudah tidak perlu.”
Selesai berbicara, Alex langsung berjalan keluar. Dia tahu apa yang harus dia lakukan sekarang. Alex ingin Harry mengetahui bahwa dirinya akan mengambil langkah serius kali ini.
Saat ini, lobi lantai tengah Gedung Brama sudah ditutup karena semua orang yang masuk adalah tamu yang terhormat. Jadi, keselamatan mereka harus terjamin. Jika tidak, preman-preman akan bisa keluar masuk seenaknya dan membunuh tamu-tamu ini sehingga menyebabkan kekacauan di dunia ekonomi.
Davin sedang menunggu di depan Gedung Brama. Saat melihat Alex yang perlahan-lahan berjalan mendekat, Davin buru-buru berlari ke arahnya dengan gugup.
“Pak Alex, akhirnya kamu sampai juga.”
Alex sedikit keheranan. “Kenapa kamu begitu gugup? Bukankah ini hanyalah lelang biasa?”
Davin menarik napas dalam-dalam. “Tadi aku sempat berinteraksi dengan Harry. Dia sepertinya tahu kalau kami adalah orang PT. Atish, jadi tadi ....”
Alex tersenyum. “Hal ini sangat gampang untuk diselidiki. Lagian, keluarga Bazel begitu berkuasa dan bahkan pihak resmi juga harus menghormati mereka. Bukankah wajar saja kalau mereka bisa menyelidiki identitas kalian?”
Davin hanya mengatupkan gigi. “Aku juga tahu, tapi kata-katanya tadi penuh ancaman. Maksudnya adalah dia mau membunuh kami kalau terus tinggal di sini.”
Senyum Alex perlahan-lahan menjadi dingin. “Benarkah? Kalau begitu, kita juga masih perlu melihat siapa yang akan mati. Dulu saat di Manado, semua orang juga berpikir kalau PT. Atish akan mati di tangan Randy. Tapi bagaimana akhirnya?”
Davin mengangguk, dia tahu bahwa PT. Atish sangatlah kuat. Selanjutnya, dia buru-buru mengeluarkan tiket masuk dan membawa Alex ke atas.
Kali ini, hanya Davin sendiri yang datang karena orang lainnya sedang sibuk menguatkan fondasi PT. Atish di pasar bisnis.
Alasannya agar PT. Atish bisa langsung menduduki dan menguasai pasar dalam jangka waktu pendek saat sudah benar-benar sampai di tempat ini nanti.
Setelah masuk ke dalam lokasi pelelangan, Alex langsung melihat Harry yang duduk di paling depan. Ada dua pengawal yang ada di samping Harry, yang satu adalah Steven dan yang satunya lagi adalah petarung yang belum pernah Alex temui sebelumnya.
Alex tahu bahwa Steven berada di Alam Dewa Perang. Namun, dari aura di permukaan, orang yang satunya lagi belum mencapai Alam Dewa Perang.
“Menurut kata Andi, hidup dan mati Zaen masih belum diketahui. Tapi meskipun masih hidup, Zaen juga tidak akan bisa pulih ke alam sebelumnya lagi karena ada sihir penghalang yang ada di hatinya setelah bertarung dengan Andi. Sihir penghalang bisa membuat kemampuan Zaen semakin mundur dan bahkan kembali ke Alam Grandmaster.”
Alex menopang dagu dan perlahan-lahan bangkit dari tempat duduknya, lalu berjalan ke depan.
Saat ini, pelelangan sudah akan dimulai dan semua orang sudah duduk. Jadi, tindakan Alex itu tentu saja menarik perhatian beberapa orang.
Saat ini, Anwar yang duduk di sisi lain pun langsung menjadi muram setelah melihat Alex. Dia tidak menyangka bahwa Alex akan datang ke tempat ini.
Anwar tahu bahwa Alex sudah menyinggung keluarga Bazel. Namun, dia tidak mengetahui situasi keluarga Bazel saat ini, termasuk hal mengenai peperangan antara Alex dan keluarga Bazel.
Bagaimanapun juga, hal seperti ini tidak akan diketahui orang lain selain pihak yang terlibat langsung.
Keluarga Bazel juga tidak mungkin memberi tahu kegagalan mereka kepada Anwar yang merupakan bawahan mereka. Alex tentu saja lebih tidak mungkin lagi melakukan hal itu.