Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Sangat Mementingkan Kejujuran


Borez mencibir, “Uang 500.000 dolar AS itu nggak banyak bagiku. Tapi, jika kamu bisa mengalahkan mereka berenam, maka aku akan menambahkan 500.000 dolar AS untukmu!”


Plak! Alex menjentikkan jarinya, “Borez, ini kamu yang bilang sendiri ya! Setelah aku menang, kamu nggak boleh mengingkari janji!”


Borez mengangguk, “Iya! Mulailah!”


Saat ini, sembilan pengawal Borez yang di kejauhan sana diam-diam mendekat dan bersiap datang untuk membantu mereka.


Borez tahu jelas kalau enam pengawal ini secara khusus disewa olehnya dari India. Mereka berenam memiliki ilmu bela diri yang aneh, selain itu keahlian mereka adalah menyerang bersama dari berbagai arah. Lalu, mereka juga telah melakukan pelatihan militer dan pernah mengalami ujian hidup atau mati. Jadi, kemampuan mereka berenam telah mencapai tingkat terhebat.


Jika jurus bela diri dari berbagai arah digabung menjadi satu, maka jurus itu akan terlihat membingungkan, tetapi gerakannya sangat sederhana.


Tapi, gerakan itu tidak dapat dilakukan oleh orang biasa.


Jika Dean berhadapan dengan enam orang India ini, dia pun hanya bisa melawan tiga orang dari mereka. Jika empat orang melawannya, maka Dean pasti akan kalah.


Alex memperhatikan beberapa gerakan mereka ketika mereka berenam mendekatinya, lalu dia merasakan ada yang aneh dari gerakan itu sehingga ia pun mengerutkan kening: Memang ada beberapa jurus yang sulit dipahami di India kuno. Apakah orang-orang ini semua keturunan dari yoga?


Dua dari mereka datang dengan jungkir balik, sedangkan yang dua juga ikut mereka jungkir balik sambil memegang kepala sendiri.


Dua lagi menggunakan postur yang aneh. Mereka terlihat seperti sedang menganyam sehingga membuat orang bingung ketika mereka mendekat dengan gerakan begitu.


Alex tahu kalau persendian orang yang berlatih jurus yoga itu berbeda dengan orang biasa.


Mereka bisa menekuk bagian yang tidak bisa dilakukan orang biasa. Mereka memiliki banyak jurus di depan musuh sehingga membuat musuh kewalahan dan terjebak dalam perangkap mereka.


Alex pertama kali menghadapi gerakan aneh dari enam orang ini sehingga merasa kebingungan. Dia bahkan terkena belasan pukulan dari lawan.


Untungnya, kemampuan Alex untuk menahan serangan sangat kuat, kalau tidak dia pasti akan kalah setelah menerima beberapa pukulan itu.


Alex tiba-tiba melompat keluar dari kepungan mereka, lalu di benaknya terus muncul gerakan yang digunakan lawan tadi.


Seharusnya, kemampuan seni bela diri enam orang ini tidak begitu hebat dan bisa ditebak kalau mereka hanya berada di tingkat puncak master. Selain itu, gerakan mereka tidak cepat, tapi efek yang diberi sangat luar biasa setelah mereka berenam bekerja sama.


Misalnya, dua orang menyerang dari depan Alex, lalu dua orang tiba-tiba keluar dari selangka ketika Alex ingin melakukan pertahanan.


Sedangkan dua orang lainnya berputar dari kiri dan kanan untuk menyerang Alex, sehingga Alex akan selalu dipukul oleh mereka karena Alex tidak mungkin seperti mereka mempunyai pergabungan enam tinju dan enam kaki, meskipun Alex amat hebat.


Enam orang itu terus mengepung Alex dan menggunakan berbagai jurus mereka yang tak terduga untuk menyerang Alex.


Alex terus melangkah mundur dan dia melihat dirinya hampir sampai di sudut dinding.


Borez diam-diam tersenyum dingin, “Alex, meskipun kungfu Indonesia-mu amat hebat, tapi apa yang bisa kau lakukan? Bukankah pada akhirnya kamu juga menjadi karung pasir yang dipukul oleh pengawalku?”


Dean sudah pelan-pelan pulih dan bisa berdiri tegak.


Sedangkan sembilan pengawal lainnya melihat pihak mereka lebih unggul, jadi mereka pun menyaksikan pertarungan mereka dengan ekspresi santai dan tangan terlipat.


Borez berkata, “Alex, jika kamu kalah dalam pertarungan ini, maka uang 500.000 dolar AS sebelumnya nggak akan kuberi! Haha, tapi, aku nggak akan peduli jika kamu terluka.”


Alex terus-menerus terpukul karena jurus tak terduga dari enam master yoga ini.


Setelah dipukul belasan kali, Alex pun merasa seluruh tubuhnya sangat sakit.


Dia pun mundur sampai sudut dinding, sementara enam orang itu terus menyerangnya dengan kaki dan tangan. Alex nggak pernah mengalami kesulitan seperti ini.


Lalu, tubuh Alex menjadi sejajar di udara dan sepasang kakinya menendang kuat ke dinding!


Suara mendesing terdengar! Alex terbang keluar sejauh 9 meter baru berguling ke tanah. Lalu, dia berdiri untuk melihat enam master yoga ini membalik arah untuk menyerang dirinya.


Alex selalu meremehkan orang India, tapi kali ini mereka memberinya pelajaran yang dalam.


Dia harus akui kalau jurus gabungan dari India kuno memang sangat misterius, patut diselidiki. Jika bisa membiarkan para prajurit tentara mempelajari jurus gabungan ini, maka akan mengurangi korban dalam pertarungan tanpa senjata.


Salah satu alasan Alex bertarung amat lama karena ingin memahami misteri jurus gabungan ini dalam peperangan, lalu mempelajari jurus ini dalam waktu singkat.


Tetapi jurus gabungan semacam ini harus didasari oleh yoga, baru bisa terlihat efektivitasnya. Jika membiarkan prajurit yang tidak pandai yoga mempelajari ini, mungkin akan mengalami kesulitan.


Tentu saja, meskipun Alex dipukul banyak kali, tapi dia akan melemaskan tubuhnya ketika lawan memukulnya. Oleh karena itu, rasa pukulan itu tidak begitu sakit.


Meski begitu, Alex yang telah dipukul ratusan kali juga merasa sekujur tubuhnya sakit dan tidak nyaman.


Dia menggunakan kekuatan dalamnya untuk memulihkan cedera itu. Lalu, Alex menatap lawan.


Lawan tetap dengan gerakan yang saling menganyam menyerang ke arahnya.


Borez tersenyum karena dia merasa kemenangan sudah di depan mata!


Tepat ketiga tinju dan tendangan lawan mendekat, tubuh Alex tiba-tiba berubah menjadi bentuk aneh!


Ih? Apakah bocah ini telah mempelajari ilmu ini? Borez pun kaget.


Plak plak plak! Suara dari tinjuan dan tendangan kedua belah pihak.


Buk! Seorang India terbang sejauh tiga meter karena serangan Alex. Lalu, orang itu jatuh ke tanah dan memuntahkan seteguk darah!


Hanya tersisa lima orang. Alex pun semakin santai dan melawannya dengan mudah.


Bang! Seorang India terbang sejauh dua meter karena tendangan Alex. Orang itu pun nggak bisa bergerak setelah jatuh, tampaknya lukanya amat parah.


Mendesis! Borez menarik napas dingin: Bisa-bisanya bertemu dengan master yang begitu hebat di kota kecil seperti kota Tomohon ini? Alex ini sungguh hebat!


“Ha!” Alex mendekat, lalu menendang seorang India sampai memuntahkan darah.


Hanya tersisa tiga orang! Tiga orang India ini pun terkejut!


Bang bang bang! Alex menunjukkan kehebatannya. Dia sekaligus mengeluarkan tiga jurus untuk mengalahkan sisa tiga orang itu!


Alex pun berdiri tegak sambil menghela napas, lalu mengulur tangan kanannya pada Borez, “1.000.000 dolar AS.”


Borez segera mengambil langkah mundur. Saat ini, enam orang India itu berusaha untuk berdiri dan mengepung Alex lagi.


“Aku akan memberikannya padamu, tapi tidak hari ini.” Mata Borez berkedip.


Alex berkata, “Orang-orang yang keluar melakukan bisnis harus mengandalkan kejujuran. Borez, jika kamu berani tidak membayarnya, maka aku pasti akan mengejarmu sampai kota Taranesa.”


Begitu dia mengatakan ini, Alex tiba-tiba merasa ada sebuah aura bahaya yang menyelimutinya!


Bisa-bisanya lawan mengarahkan pistol ke dirinya dan menarik pelatuknya?!