Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Ikut Terbang


Meski Stevanus marah dan menyuruh semuanya untuk mengejar musuh, Alex dan Roselline sudah lebih dulu pergi dari lokasi sehingga Stevanus pun tidak mungkin bisa sempat mengejar.


Andaikan Stevanus bisa mengejar mereka, hasilnya mungkin saja akan menjadi lebih buruk.


Stevanus berhenti untuk menenangkan diri setelah mengejar tidak sampai 100 meter, lalu setelahnya kembali bersama dengan orang-orang yang Stevanus bawa.


Stevanus mengunci dirinya. Dia harus pelan-pelan mencerna hal mengejutkan yang dia bawa untuk dirinya sendiri hari ini.


Master wanita misterius dan tak terduga itu sangatlah kuat! Wanita itu bukan hanya bisa lolos dari pengawasan, tapi juga bisa melarikan diri dengan mudah. Hal itu juga menunjukkan kalau garis pertahanan yang dibentuk oleh Stevanus memiliki banyak celah.  


Selain itu, terbunuhnya empat orang termasuk Marko benar-benar membuat Stevanus merasa terpukul.


Stevanus mengetahui dengan jelas kehebatan Marko, tetapi bagaimana bisa kaki Marko dipotong dengan mudahnya oleh wanita itu!


Tiga orang penembak di samping Marko yang membentuk jaringan api, Stevanus juga pernah melihat secara langsung aksi mereka dan menurut Stevanus, tidak mungkin bisa diterobos. Tapi, kemampuan master malam ini, benar-benar di luar prediksi Stevanus.


Stevanus merasakan hawa dingin di hatinya, sebenarnya siapa wanita ini?


Roselline memperlambat jalannya, sedangkan Alex mengikutinya sambil berkata, “Kenapa kamu berjalan begitu lambat? Apakah kamu tidak takut dikejar oleh Stevanus?”


Roselline tidak mempercepat langkah kakinya, hanya berkata dengan perlahan, “Kalau kamu adalah Stevanus, apakah kamu akan mengejar sampai sini?”


Alex tersenyum, “Iya, kita juga sudah meninggalkan dia kartu untuk menakuti-nakutinya, hahaha.”


Roselline menganggukkan kepalanya, “Formasi Keluarga Japari sangat hebat, pantas saja mereka bisa merajalela di Provinsi Sulawesi Utara selama beberapa dekade.”


Alex berkata, “Stevanus baru kembali baru-baru ini. Jadi Richard bisa berbuat seenaknya di Provinsi Sulawesi Utara, karena adanya Dodo si Raja Kaki Utara yang melindungi dirinya dan ini juga merupakan simbol kekuatan tertinggi.”


Roselline kembali menganggukkan kepalanya, “Meskipun kita berdua bersatu, kita juga tidak akan bisa menghabisi Stevanus karena mengkhawatirkan keberadaan Raja Kaki Utara.”


Alex tersenyum menganggukkan kepala, “Hal itu juga yang merupakan alasanmu ingin menghabisi Raja Kaki Utara, kan?”


“Benar. Selain itu sepertinya sangat susah untuk bisa menemukan Dakson, tapi Dakson pasti akan mencari Stevanus untuk membalas dendam, maka dari  itu...” Roselline menyipitkan matanya.


Alex tertawa dan berkata, “Menunggu hingga mereka berdua kalah dan terluka, lalu kita bisa pergi untuk mendapatkan keuntungan.”


Roselline mempercepat langkah kakinya, “Berbicara dengan Bos Alex benar-benar menghemat tenaga.”


Alex mengikuti Roselline, mempercepat langkah kakinya, “Bekerja sama dengan Jenderal Roselline juga sangat menyenangkan.”


Langkah kaki Roselline terhenti untuk beberapa saat sebelum melanjutkan kembali  perjalanannya, lalu berpikir di dalam hatinya: Bisa-bisanya bajingan ini mengatakan kata ‘menyenangkan’. Kata ini tampaknya tidak begitu serius, jadi seharusnya mengatakan kompak!


Seharusnya Alex menggunakan kata bisa bekerja sama dengan baik, tetapi sepertinya kata ini juga sedikit aneh.


“Aduh, helm dan baju pengemudi sudah membeku,” ujar Alex sembari menggoyangkan dengan keras baju pengemudinya.


“Pakailah,” ujar Alex sembari memberikan baju pengemudinya kepada Roselline.


“Kamu…” Selama di medan perang, tidak ada yang pernah menganggap Roselline sebagai perempuan. Kebanyakan prajurit menganggap Roselline sebagai teman sesama prajurit ataupun sebagai atasan.


Hari ini, Roselline sudah dibuat Alex merasakan menjadi seorang perempuan berkali-kali.


Roselline bisa menolak Alex secara naluriah, tetapi Roselline juga mengetahui kalau tidak ada gunanya dia menolak, karena baju pengemudi itu hanya ada satu dan tidak mungkin mereka berdua memakai satu baju yang sama.


Roselline menerima dan memakai baju pengemudi itu sembari menghibur dirinya sendiri dengan memikirkan kalau Alex tidak perlu diragukan lagi sebagai seorang pria yang kuat.


Begitu motor Honda Fireblade itu melaju, hati Roselline juga ikut terbang dan Roselline tidak bisa menjelaskan dengan jelas perasaannya saat ini.


Hutan Mount Shell terlihat sangat kecil, tapi sebenarnya hutan ini sangatlah besar, setidaknya memiliki luas sebesar 100 hektar. Hutan ini dibuat negara untuk tujuan pertanian dan sudah memiliki jalan aspal yang melintasi seluruh hutan.


Mount Shell berada di dalam hutan, tetapi tempat yang dipilih oleh Alex sebagai tempat bertarung setidaknya memiliki jarak lima kilometer jauhnya dari Mount Shell dan tempat itu adalah tanah kosong tanpa adanya rerumputan apapun. Tanah kosong itu memiliki lebar sebesar lima puluh hingga enam puluh meter.


Alex datang sendirian ke tanah kosong tersebut dan diam-diam melatih jurus berdiri di kayu,  sembari menunggu kedatangan Dodo si Raja Kaki Utara.


Alex tahu kalau Dodo sang raja kaki utara sudah sangat berpengalaman bepergian ke luar selama beberapa tahun dan Dodo pasti akan bisa menemukan tanah kosong ini. Karena setelah sampai di hutan, Dodo pasti akan memeriksa terlebih dahulu keadaan sekitar.


Kalau Alex membawa orang, Dodo juga pasti akan menyadari dan langsung menghabisi mereka.


Di dalam hutan ini, pasukan khusus biasa sama sekali tidak bisa dijadikan lawan dari seorang ahli seperti Dodo.


Wush … Angin dingin bertiup dan membuat daun pinus menyatu menjadi gelombang.


Malam hari di dalam hutan ini sangatlah menakutkan, karena kapanpun kamu bisa saja menemukan berbagai macam makhluk buas. Meskipun saat ini adalah musim dingin, tetapi tetap akan ada kemungkinan untuk menemukan harimau kapan saja.


Orang biasa juga tidak akan memilih untuk datang ke hutan ini pada malam hari, tetapi tentu saja Alex bukanlah orang biasa.


Setelah latihan, Alex merasa kalau energi dalamnya telah menyatu dengan energi pepohonan, gunung dan batu di sekitar. Alex telah bertukar semacam energi misterius dengan lingkungan di sekitarnya. Perasaan itu membuat Alex menjadi sangat baik, membuat Alex merasakan seperti telah terjadi harmoni antara langit dan manusia.


Wush, tidak terdengar suara apa-apa lagi selain suara pohon yang bergoyang.


“Hehe! Ternyata kamu adalah orang yang perkataannya bisa dipercaya, Alex.” Muncul Dodo sang Raja Kaki Utara yang awet muda sembari membawa tongkat tepat pada jam 11 malam.


Alex menyelesaikan jurus berdiri di kayunya, tertawa dengan datar, “Kamu juga merupakan orang yang tepat waktu, Dodo sang Raja Kaki Utara.”


Dodo tertawa dan berkata, “Alex, tidak ada orang di sini malam ini. Mari kita tentukan siapa pemenangnya!”


Alex menyiapkan kuda-kudanya dan berkata, “Baik! Raja Kaki Utara, kalau kamu kalah, kamu harus mundur dari Keluarga Japari dan tidak membantu orang jahat untuk berbuat kejahatan lagi, bagaimana?”


Dodo mengangkat alisnya, mencibir dan berkata, “Ternyata kamu masih memiliki tujuan seperti itu! Lalu bagaimana kalau kamu kalah? Apakah kamu akan membawa Atish untuk mundur dari Tomohon?”


Mendengar itu, Alex menjawab dengan nada menyindir, “Kamu menyuruh Atish untuk mundur? Sedangkan hanya kamu sendiri yang mundur dari Keluarga Japari? Raja Kaki utara kamu benar-benar sangat pandai bernegosiasi.”


Dodo tertawa dan membalas, “Sejujurnya aku bisa mengendalikan diriku sendiri, tetapi tidak dengan Richard Japari. Maka dari itu aku hanya bisa berjanji, kalau aku kalah aku akan keluar dari Keluarga Japari dan tidak akan kembali ke Tomohon selamanya.”


Alex menganggukan kepalanya setuju. “Baik, kalau aku kalah, aku juga akan pergi dari Tomohon dan tidak akan pernah kembali lagi.”


Langkah kaki dodo seperti angin, “Baik, mari kita tos untuk bersumpah!”


Plak! Segera setelah telapak tangan mereka menyatu, Dodo dan Alex dengan cepat memisahkan diri mereka.


Meskipun Alex masih menggunakan gaya awal taiji, tapi sebenarnya seni bela dirinya sangatlah rumit dan pada saat pertempuran berlangsung, Alex akan menggunakan seni bela diri sesuai dengan apa yang dia inginkan.


Meskipun Dodo sang Raja Kaki Utara terkenal dengan jurus kakinya, tetapi sebenarnya Dodo juga mengunjungi guru terkenal untuk mempelajari berbagai teknik tinju. Terlebih lagi Dodo memiliki bakat yang luar biasa, dia bisa mempelajari apapun dengan cepat dan pemahamannya terhadap seni bela diri juga jauh dari orang biasa. 


Selain itu, Dodo memiliki banyak pengalaman dalam berkultivasi di pegunungan dan hutan, maka dari itu Dodo datang terlambat, tapi dia bisa dengan cepat menggabungkan napasnya dengan pepohonan dan pegunungan sekitarnya hanya dengan melakukan sedikit perpindahan energi. Pergerakan Dodo ini membawa aura ingin membunuh dari sekitar.


Alex belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dia alami, jadi  tenaga yang Alex miliki sekarang paling banyak hanya di atas 90%, oleh karena itu, pada saat pertarungan dimulai, terlihat jelas kalau Dodo yang lebih mendominasi.