
“Aku ngak kenal dia!” Darren tercengang, Hans yang ada di dalam video berlumuran darah, anggota tubuhnya terpelintir dengan aneh, pakaiannya juga robek, wajah membengkak, rambut sangat berantakan, penampilannya benar-benar tragis.
Selain itu, Hans bahkan kelihatan tidak bernafas dalam video yang diputar selama sepuluh detik itu!
Alex berkata, “Ucapanmu benar, kamu memang ngak mengenalnya, dia juga ngak mengenalmu. Tapi, kalian adalah anggota organisasi yang sama, yaitu organisasi tikus! Sedangkan Hans menerima perintahmu untuk meracuni CEO Friska dari PT. Atish. Jadi PT. Atish dengan organisasi tikus punya dendam yang besar! Darren, kamu selaku raja tikus ngak boleh mati, karena aku ingin kamu hidup sengsara daripada mati.”
Saat ini, Hengky dan Keano masuk ke dalam dengan membawa beberapa pisau kecil, tang dan tali rami. Lalu meletakkannya di depan Darren, kemudian Keano tertawa sombong, “Darren, barang ini disiapkan untukmu, kuharap kamu suka dengan hidangan istimewa ini! Haha.”
Darren takut sampai merinding, dia bahkan tidak berani melihat benda-benda itu, dia tahu bahwa ini adalah alat penyiksaan! Itu digunakan untuk melawannya!
Seluruh tubuhnya gemetar, dia menatap alat-alat penyiksaan itu dengan sangat ketakutan.
Hengky menepuk bahunya, “Darren, katakanlah. Kalau ngak, rasa sakit fisik bukanlah sesuatu yang dapat ditanggung oleh orang hidup. Aku melakukan ini demi kebaikanmu.”
“Ngak, aku benar-benar bukan raja tikus! Sungguh bukan!” Darren berusaha menjauhkan tubuhnya, dia memberontak dengan kuat dan berusaha menjauh dari alat-alat penyiksaan itu.
“Bagaimana aku bisa percaya padamu?” Alex menunjukkan senyuman iblis.
Keano mengambil tang, lalu satu tangannya menekan tangan kanan Darren dan mulai melirik jari tangannya.
Darren berteriak, “Hal yang aku katakan itu benar! Aku bukan raja tikus, tapi aku bisa memberi tahu kalian cara dia menghubungiku.”
Alex tersenyum, “Oke, ini baru pintar.”
Dari jendela lantai atas tempat tinggal Darren, sama sekali tidak bisa melihat bangku batu itu. Oleh karena itu, jika ingin memantau berapa banyak orang yang duduk di bangku batu setiap hari dan apa yang mereka lakukan, maka perlu memantaunya dari ruangan lain.
Hengky sudah melakukan persiapan, dia memerintah dua anak buah untuk merekam semua kondisi bangku batu itu dalam waktu seharian ini.
Dua karyawan yang secara khusus diutuskan oleh PT. Atish untuk bertanggung jawab atas pemantauan mulai menyaring dan memilih materi video itu, berharap bisa menemukan petunjuk. Bagaimanapun, jika terus menggunakan mata untuk mengamati orang yang duduk di bangku batu itu, maka mereka sama sekali tidak bisa menyadari perilaku tidak normal orang itu.
“Tuan Alex, kami sudah melihatnya tiga kali, tapi belum menemukan ada orang yang mencurigakan,” ucap dua karyawan dengan tak berdaya dan bersalah.
Alex menatap layar dan berkata dengan sabar, “Kalian semua jangan buru-buru, lihat lebih teliti, pasti bisa menemukan si tikus.”
Kedua karyawan yang bertanggung jawab atas pemantauan tertawa ketika mendengar Alex menyebut orang itu tikus, tapi mereka tidak menyangka bahwa ini sebenarnya adalah nama organisasi mereka.
“Pengemis itu!” Alex tiba-tiba berkata, “Mundur sedikit! Mundur sedikit lagi, iya! Cepat lihat gerakannya!”
Hengky membelalakan mata, “Oh Tuhan! Bisa-bisanya kita ngak menyadari bahwa pengemis lusuh ini adalah tikus! Cepat suruh beberapa orang untuk mencari tikus itu di sekitar!”
Pemantau lain juga memujinya, “Pak Alex, matamu benar-benar jeli! Kami yang sudah melihatnya sangat lama saja tidak menyadarinya, tapi Anda bisa mengetahuinya dalam sekilas. Sungguh hebat.”
“Apakah pengemis itu bukan raja tikus? Tuan Alex, bagaimana kamu mengetahuinya?” Keano membelalakan mata karena tidak mengerti maksudnya.
Alex berkata, “Hampir semua orang di organisasi tikus yang rahasia ini berhubungan secara individu, ini menyatakan bahwa organisasi ini sangat ketat. Jika pengemis ini masih muncul di sekitarnya, maka itu berarti dia mungkin bukan anggota organisasi tikus.”
“Apa?” Keano merasa otaknya tidak cukup untuk dipakai.
Alex berkata, “Aku rasa dia memanglah pengemis, bukan palsu. Jadi, pengemis itu mungkin menerima uang dari seseorang, kemudian meletakkan perintah yang diatur ke sini.”
Keano mengedipkan mata, “Ya ampun, jika lawan berbuat begitu, dia pasti perlu berpikir banyak, kan? Apa ngak lelah?”
Hengky berkata, “Berbuat begitu tentunya bermanfaat karena bisa melindungi organisasi mereka dari bahaya.”
Setengah jam kemudian, anak buah yang Hengky utus menemukan pengemis itu di sekitar dan menyadari bahwa dia memang seorang pengemis asli yang sering muncul di sekitar sini. Selain itu IQ-nya juga tidak begitu tinggi, jadi dia tidak ingat siapa yang menyuruhnya melakukan hal tersebut.
Hengky merasa sangat bingung ketika mendengar laporan anak buahnya, “Tuan Alex, jika itu kamu, apa kamu akan menggunakan orang yang ngak begitu waras untuk membantumu mengirim pesan?”
Alex menyeringai, “Mungkin iya, demi ngak mengekspos diri.”
“Huh, kali ini petunjuk putus lagi.” Hengky merasa putus asa, “Kita sudah melakukan begitu banyak hal, tapi ngak ada hasil apa-apa.”
Alex pun merenung dan tiba-tiba berkata, “Meskipun organisasi tikus sangat ketat, tapi apakah menurutmu tikus ngak akan merasakan keanehan jika Darren hilang?”
Hengky menggelengkan kepala dengan canggung, “Aku bukan raja tikus, bagaimana mungkin bisa mengetahui pemikiran raja tikus.”
Alex menghela napas, “Karena Darren ngak tahu terlalu banyak, jadi keberadaannya sama sekali ngak penting bagi raja tikus.”
Hengky berkata dengan bingung, “Sedangkan Darren adalah anak yatim, ngak ada yang perlu dikhawatirkan olehnya, jadi kita ngak bisa mengancamnya.”
Alex berkata, “Bagaimanapun juga, kita sudah mengalami banyak hal, dan setidaknya kita mengetahui satu hal yaitu organisasi tikus sedang melawan kita dan mereka menggunakan cara yang kotor. Jadi, kita harus melakukan penyelidikan internal.”
Hengky menggosok tangannya, “Benar! Mungkin saja salah satu dari pegawai di dalam perusahaan adalah tikus! Tapi kalau berbuat begitu maka akan menyebabkan kekacauan.”
Alex berkata, “Kalau begitu jangan terlalu dibesar-besarkan. Sekarang belum ada kepanikan di dalam perusahaan. Setelah aku kembali, bukalah rapat khusus antara satpam dan dewan eksekutif untuk menjalankan kegiatan pembersihan kali ini.”
“Baik! Boleh ngak aku menyuruh beberapa saudara di departemen keamanan yang bisa aku percayai, seperti, Rega dan Martin?” kata Hengky dengan serius.
“Iya, segera kembali untuk rapat! Tapi, pengawasan di sini ngak boleh berhenti,” perintah Alex.
Keano, Hengky, Rega serta Martin telah tiba di kantor Erika, Friska dan Jasmin. Alex berkata, “Kalian juga sudah tahu situasi saat ini, tapi kita hanya bisa melakukan penyelidikan internal secara rahasia dan hal ini hanya boleh diketahui oleh kita-kita saja. Selain itu, Friska masih dalam kondisi ‘mati keracunan’, jadi ngak bagus baginya untuk menampakkan diri.”