
Istana Bawah Laut
“Ayo pergi. Tidak lama lagi Istana Bawah Laut akan di tutup. Kita harus bergegas menuju gerbang teleportasi yang akan membawa kita keluar.” Jie Yan pun berbicara dan langsung terbang ke arah tertentu.
Gu Yin, Xiao Yuu, Lan Qinzhu dan Dai Mubai pun langsung terbang mengikuti Jie Yan ke arah jalan keluar Istana Kerajaan Atlantis.
Ketika kelompok Jie Yan melewati jalan keluar, mereka langsung tiba di depan istana tersebut. Pintu keluar terlihat seperti sebuah gerbang teleportasi pendek.
Setelah itu, Jie Yan yang memiliki peta semua letak gerbang teleportasi jalan keluar dari Istana Bawah Laut pun langsung memimpin jalan ke gerbang teleportasi terdekat.
Empat gerbang teleportasi yang ada di Istana Bawah Laut akan membawa para kultivator ke suatu tempat, itu tidak terlalu jauh dari gerbang raksasa yang merupakan gerbang masuk ke Istana Bawah Laut.
Tetapi gerbang raksasa tersebut telah ditutup dari luar dan para kultivator tidak bisa kembali dari tempat itu. Inilah fungsi dari gerbang teleportasi yang ada di dalam Istana Bawah Laut meskipun para kultivator merasa tidak puas karena gerbang tersebut akan melempar seseorang secara acak ke suatu tempat walaupun itu masih berada di wilayah dekat dengan gerbang Raksasa jalan masuk Istana Bawah Laut.
Dalam waktu kurang dari satu Minggu, Jie Yan yang memimpin kelompoknya pun tiba di dekat gerbang teleportasi.
“Kakak, dari informasi yang beredar, gerbang teleportasi yang ada di istana Bawah Laut akan melemparkan seseorang secara acak begitu melewatinya. Aku menyarankan untuk saling bersentuhan agar kita keluar di tempat yang sama.” ujar Xiao Yuu saat ia terus mengikuti Jie Yan dari samping.
Jie Yan mengangguk kecil karena ia telah mendengar informasi itu juga. Ketika ia dan kelompoknya mendekat, gerbang teleportasi yang terlihat lumayan besar. Itu memiliki bentuk bundar, dengan tinggi hampir delapan meter. Gerbang tersebut juga memiliki aura seperti riak air berwarna biru laut.
“Oh? Tampaknya sangat banyak kultivator yang telah menunggu di sana. Aku yakin mereka pasti ingin menjarah para kultivator yang lebih lemah untuk mengambil hasil panen mereka.” ucap Dai Mubai ketika menatap sekitar dua belas kultivator yang tampak berjaga-jaga tidak jauh dari gerbang teleportasi.
“Hm.. jika mereka berani memprovokasiku, aku akan membuat mereka menyesal telah dilahirkan ke dunia ini!” Xia Yue'er yang duduk di kursi VIP-nya mendengus ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Dai Mubai.
Dai Mubai hanya bisa diam ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xia Yue'er. Tentu saja ia tidak ingin membantah kata-kata Xia Yue'er karena itu akan membuatnya sangat kerepotan. Dan hal yang membuatnya pusing nantinya adalah Xie Shuyan, Roh Kontraknya sendiri.
Beberapa kali Xie Shuyan hampir menyerangnya karena ia berdebat dengan Xia Yue'er. Tentu untuk Xie Shuyan yang merupakan anggota Roh Dunia Roh Peri akan lebih mendukung Xia Yue'er yang merupakan anggota kerajaan di Dunia Roh Peri.
Di tempat yang tidak terlalu jauh dari gerbang teleportasi, kultivator yang menilang anggota kelompok tersebut pun menatap kedatangan kelompok Jie Yan.
“Oh? Tampaknya ada mangsa baru.” Salah satu dari kultivator tersebut berbicara dengan seringai lebar diwajahnya.
Kultivator lainnya pun tersenyum cerah karena kelompok Jie Yan diisi oleh lima orang. Bisa dipastikan bahwa panen mereka akan lumayan banyak kali ini.
“Hm? Tunggu dulu, jangan bergerak!” Salah satu dari mereka yang tidak lain adalah pemimpin kelompok itupun memperingati semua rekannya dengan wajah serius.
“Ada apa?”
“Jika kita tidak bergerak, mereka akan pergi lebih dulu ke gerbang teleportasi!”
“Ayo pergi, ada juga tiga wanita cantik yang siap untuk dipanen!”
Sebelas kultivator yang berjaga-jaga di sekitar gerbang teleportasi pun langsung bergerak meninggalkan satu kultivator yang merupakan terkuat diantara mereka semua. Karena kekuatannya, itulah mengapa dia menjadi pemimpin walaupun sebenarnya dia tidak terlalu dihormati oleh semua bawahannya. Ini juga dikarenakan kelompok mereka terbentuk hanya karena ingin bekerja sama untuk merampok kultivator lainnya demi sumber daya.
Pemimpin kelompok tersebut pun memasang wajah muram. Dirinya dan semua kelompoknya tidak terlalu memperhatikan tentang kelompok besar karena target mereka hanya kelompok kecil.
Alasan mereka berani melakukannya tentu karena kekuatan mereka semua mencapai tingkat Alam Sage tahap keenam. Dengan jumlah, mereka yakin bisa membunuh siapapun generasi muda yang datang ke Istana Bawah Laut.
Hanya satu diantara mereka yang memperhatikan berita tentang kultivator muda, yaitu pemimpin kelompok dengan tingkat kultivasi Alam Sage Tahap Ketujuh.
“Dasar bodoh!” Pemimpin kelompok tersebut mengutuk semua bawahannya yang tidak pernah menghormatinya. Walaupun ia yang terkuat, jika ia memerintahkan sesuatu yang tidak disukai oleh sebelas kultivator tersebut, mereka akan bekerja sama menyingkirkannya.
Tatapan kultivator tersebut tertuju pada Lan Qinzhu dan Xiao Yuu karena ia mengetahui dari mana keduanya berasal. Dan juga, sebagai kultivator tingkat yang sama, ia merasakan ancaman besar dari Lan Qinzhu dan Xiao Yuu. Lalu Jie Yan, aura yang ia lacak tampak lebih berbahaya lagi. Kelompok Jie Yan bukanlah kelompok yang bisa dijatuhkan hanya dengan jumlah. Pemimpin kelompok tersebut sangat menyadari hal itu sehingga dari awal ia ingin menghentikan rekannya yang sombong.
“Karena kalian ingin mati, maka lakukan sendiri!” Pemimpin Kelompok itupun menjauh sedikit dan menonton dari jauh. Tanpa menunggu hasilnya, ia sadar bahwa kesebelas kultivator tersebut pasti akan tewas di tangan kelompok Jie Yan.
Sementara itu, Jie Yan dan kelompoknya yang telah sangat dekat dengan gerbang teleportasi pun sedikit berkerut ketika menatap sebelas kultivator yang muncul di depan gerbang sambil menatap mereka dengan seringai jahat.
Jie Yan yang mendarat bersama kelompoknya di jarak hampir sepuluh meter dari kelompok kultivator tersebut pun menaikkan sedikit alisnya.
Sebelum Jie Yan berbicara, salah satu dari mereka pun membuka suara, “Serahkan cincin ruang kalian jika ingin lewat. Dan juga, tinggalkan ketiga wanita itu di sini! Mereka akan pergi setelah kami membahas sesuatu dengan ketiganya. Jika kau kalian menolak, kalian akan tau akibatnya!”
Kata-kata yang keluar dari mulut kultivator tersebut membuat Jie Yan terdiam. Apakah kau bercanda? Kau ingin aku meninggalkan istri dan adikku di bawah perawatanmu?
“Jie Yan, tampaknya mereka sangat ingin mati.” Xia Yue'er berkata dengan nada kesal karena sekelompok badut mencoba menghentikan mereka. Ia tentu tau bahwa mereka semua cukup kuat karena mencapai tingkat kultivasi Alam Sage tahap keenam. Namun, dengan Jie Yan, Xia Yuu dan Lan Qinzhu yang mencapai tingkat Alam Sage tahap ketujuh, hanya butuh waktu kurang dari satu menit membereskan mereka semua.
Jie Yan tidak membalas kata-kata Xia Yue'er. Ia hanya menatap ke arah Kesebelas kultivator dan merasa bahwa ia sedang melihat para badut yang mencoba mencari.
Untuk Xiao Yuu dan Lan Qinzhu, keduanya tetap tenang walaupun sudah memutuskan membunuh mereka semua. Sama halnya seperti Gu Yin dan Dai Mubai.
“Aku memberi kalian kesempatan satu kali. Menyingkirlah atau kalian akan mati mengenaskan.” ucap Jie Yan datar.
Kata-kata Jie Yan membuat kesebelas kultivator tersebut tercengang lalu tertawa terbahak-bahak.
“Apa kau dengar apa yang dikatakannya?”
“Sungguh lucu! Walaupun dua diantara kalian mencapai tingkat Alam Sage tahap ketujuh, jadi apa? Kalian tidak mungkin bisa menang!”
“Ha-ha-ha! Ayo bunuh bocah ini terlebih dahulu! Dia hanya memiliki kultivasi tingkat Alam Sage tahap kelima yang merupakan terlemah!”
Kesebelasan kultivator tersebut berbicara bergantian mengejek ke arah Jie Yan yang mereka lacak hanya memiliki tingkat kultivasi Alam Sage tahap kelima. Mereka sama sekali tidak tau bahwa Jie Yan menyembunyikan kekuatannya.
Mereka semua cukup percaya diri membereskan Jie Yan. Walaupun mereka melacak Lan Qinzhu dan Xiao Yuu kuat, itu tidak akan membuat mereka takut karena mereka semua pernah membereskan tiga kultivator tingkat Alam Sage tahap ketujuh dengan bekerja sama.
Melihat bahwa tidak ada yang berniat pergi, Jie Yan pun tidak punya pilihan lain padahal ia telah mencoba mengampuni nyawa mereka.
“Karena kalian ingin mati, maka aku akan mengabulkannya. Bunuh mereka!” Perintah Jie Yan dengan nada dingin.