Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Xue Lingyi


Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Klan Rubah Salju


Jie Yan dan Yu Mei memasuki istana aneh yang terbuat dari es. Saat masuk ke dalam, tempat itu tidak seperti yang dipikirkan oleh keduanya karena di dalam tampak seperti rumah yang digunakan oleh manusia pada umumnya, walaupun kebanyakan benda-benda yang ada di dalam terbuat dari es.


Di kejauhan, tepat di ujung aula besar, terlihat satu sosok yang duduk di kursi yang terbuat dari es. Dan sosok itu membuat Jie Yan dan Yu Mei sedikit terkejut karena itu adalah wujud manusia.


“Selamat datang di Klan Rubah Salju. Apa yang kalian inginkan datang ke tempat ini?” Sosok wanita yang pakaian berwarna biru muda, dengan paras yang sangat cantik, temperamen sangat lembut pun berbicara ketika Jie Yan dan Yu Mei mendekat di jarak hampir 10 meter darinya.


“Apakah kau pemimpin Klan Rubah Salju?” Tanya Jie Yan untuk mengkonfirmasi. Apa yang ingin ia ketahui, bagaimana bisa wanita itu mengambil wujud manusia sama seperti Yu Mei.


Yang diketahui oleh Jie Yan, di Dimensi Kecil yang ia masuki, ada batasan level Kultivasi yang membuat binatang roh tidak akan dapat mengambil wujud manusia kecuali mereka sama seperti Yu Mei, sudah dihitung sebagai makhluk yang telah hidup selama jutaan tahun.


“Ya, aku adalah pemimpin Klan Rubah Salju, Xue Lingyi.” Xue Lingyi mengangguk kecil mengkonfirmasi pertanyaan Jie Yan. Ia juga menatap Jie Yan dengan seksama karena aura yang berasal dari Jie Yan mengingatkannya tentang sesuatu.


“Perkenalkan, aku Jie Yan, manusia yang berasal dari luar. Karena kau adalah pemimpin Klan Rubah Salju, aku ingin bekerja sama denganmu. Dewa Naga saat ini tampaknya memulai perang semenjak manusia memasuki Dimensi ini. Selain dari itu, ras Kelelawar Iblis Kegelapan telah mulai memusnahkan Klan binatang roh lainnya.” Jie Yan tidak bertele-tele dan langsung berbicara apa yang ia inginkan setelah memperkenalkan dirinya.


Xue Lingyi hanya diam untuk beberapa saat lalu ia berdiri perlahan, menatap ke arah tertentu dan berkata, “Aku tidak terlalu peduli dengan apa yang keduanya lakukan. Aku kenal Dewa Naga sebelumnya, bahkan untuk dia pun, dia tidak akan berani menyerang Klan Rubah Salju.”


Setelah mengatakan itu, Xue Lingyi berbalik dan menatap ke arah Jie Yan lalu melanjutkan dengan pertanyaan, “Kenapa aku harus berkerja sama denganmu dan membuat anggota Klan Rubah Salju dalam bahaya?”


Jie Yan terdiam karena apa yang dikatakan oleh Xue Lingyi memang benar. Dari aura yang ia rasakan secara samar dari Xue Lingyi, ia tau bahwa kekuatan Xue Lingyi setara dengan Dewa Naga yang pernah ia lihat di pulau yang ia singgahi tempat Mata Air Api dan Es berada.


Dari hal inipun, Jie Yan paham bahwa dengan kekuatannya saat ini, ia tidak akan bisa menundukkan Xue Lingyi, untuk melawannya, ia lebih tidak yakin karena Klan Rubah Salju diisi oleh banyak elit luar biasa.


“Apakah kau tidak ingin keluar dari Dimensi Kecil ini?” Yu Mei yang sedari awal diam, membuka suara.


Xue Lingyi menatap ke arah Yu Mei dan ia langsung tau bahwa Yu Mei adalah sejenis tumbuhan yang telah hidup selama jutaan tahun, mungkin lebih lama dari jangka waktu dirinya hidup.


“Kau adalah herbal berkualitas tinggi, mungkin keberadaanmu satu-satunya yang ada di 33 Surga. Tetapi, kenapa kau mengikuti manusia berdarah campuran ini? Apakah kau tidak takut dia menusukmu dari belakang dan kemudian menyerapmu?” Xue Lingyi tidak menjawab, malah bertanya dengan nada penasaran.


Wajah Jie Yan sedikit dingin ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xue Lingyi, tetapi ia tetap menahannya karena ia dapat merasakan Yu Mei tetap tenang.


“Itu tidak akan terjadi. Kami sudah bersama dalam waktu yang lama bahkan sebelum aku mengembangkan kecerdasanku.” ucap Yu Mei percaya diri.


Mata Xue Lingyi menyempit sedikit karena dengan itupun, ia tau bahwa Jie Yan juga telah ada sejak zaman dulu. Ia menatap Jie Yan dengan seksama untuk beberapa saat. Jika seseorang berhasil menenangkan hati herbal yang berevolusi, itu tandanya bahwa siapapun dia, dia memiliki sesuatu yang baik padanya.


“Baik, itu adalah pilihanmu. Namun, untuk pertanyaanmu sebelumnya, para binatang roh tidak akan bisa keluar dari tempat ini, sama halnya untuk kalian semua manusia. Kecuali...” Xue Lingyi menghentikan kata-katanya lalu menggelengkan kepalanya karena merasa bahwa walaupun ia mengatakannya, itu tidak akan ada.


“Kecuali apa?” Tanya Jie Yan dengan mata menyipit karena tampaknya untuk keluar dari Dimensi Kecil, itu pasti sangat sulit.


“Karena kau ingin tau, aku akan memberitahumu. Di pusat Dimensi Kecil ini, terdapat sebuah Reruntuhan, tempat para manusia tinggal sebelumnya. Di sana terdapat istana yang ditutupi oleh segel yang diciptakan oleh Dewi Naga Kehancuran. Disanalah kunci untuk keluar dari Dimensi Kecil ini. Tetapi, walaupun ribuan eksistensi tingkat Kaisar Abadi tahap puncak menyerangnya bersama-sama, itu tidak dapat menggores segel itu.” ucap Xue Lingyi.


“Dewi Naga Kehancuran...” Gumam Jie Yan.


“Lalu, jika seseorang memiliki kekuatan yang sama dengan Dewa Naga Kehancuran di zaman kuno, apakah mungkin memasuki tempat itu?” Tanya Jie Yan.


Xue Lingyi yang awalnya tenang, menaikkan sedikit alisnya. Ia menatap Jie Yan dengan seksama. “Apakah kau tau siapa Dewa Naga Kehancuran itu?”


“Tentu saja aku mengetahuinya.” Jie Yan mengangguk kecil.


Xue Lingyi hampir tidak tenang lagi tetapi ia tetap memasang postur seperti biasa.


“Dewa Naga Kehancuran dikatakan sebagai eksistensi yang setara dengan Dewi Naga Kehancuran. Tentu saja keduanya memiliki kekuatan yang mirip. Lalu, apakah kau mengatakan bahwa kau juga bisa menggunakan energi yang mereka gunakan? Jika ya, maka aku akan bekerja sama denganmu. Tetapi, jika kau gagal memasuki tempat itu, aku akan menarik pasukanku.” ucap Xue Lingyi.


Jie Yan mengangguk kecil. Karena ia tidak bisa mengendalikan Xue Lingyi dengan teknik Supremasi Dewa Binatang Buas, maka lebih baik untuk berkerja sama.


Jie Yan pun mengangkat telapak tangannya dan konsep Kehancuran tingkat kedua puncak meledak. Itu memberikan tekanan luar biasa karena konsep Kehancuran miliknya bisa dikatakan satu tingkat lebih tinggi dari pada konsep Kehancuran biasa yang beredar di 33 Surga.


Mata Xue Lingyi berbinar ketika menatap konsep Kehancuran tingkat kedua puncak yang ditampilkan oleh Jie Yan. Ia saat ini sangat yakin bahwa Jie Yan mungkin kenal dengan Dewa Naga Kehancuran legendaris.


“Apakah ini cukup?” Tanya Jie Yan saat menyingkirkan konsep Kehancuran dari tangannya.


“Tentu, aku Xue Lingyi bersumpah demi martabat Dewi Salju generasi saat ini akan membantumu menyingkirkan Klan Naga dan Klan Kelelawar Iblis Kegelapan jika kau bisa membuka segel itu!” ucap Xue Lingyi tanpa ragu sedikitpun.


Namun, untuk Jie Yan itu membuatnya sedikit terkejut karena ia tentu pernah mendengar tentang Dewi Salju, dan itu adalah Dewi yang menjadi leluhur dari Klan Gu di Bintang Saint.