Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Perang Akhir (5)


Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Jie Yan dan Yu Mei pun tiba di depan istana yang di tutupi oleh kabut. Keduanya menatap dengan seksama apa sebenarnya kabut tersebut.


“Xue Lingyi mengatakan bahwa tempat ini tidak bisa di tembus. Biarkan aku mencobanya terlebih dahulu.” ucap Yu Mei saat ia mengendalikan bunga mawar yang cukup besar diselimuti oleh api.


“Sinar Mawar Api!”


Blar!


Serangan berbasis api di tembakkan oleh tumbuhan mawar tersebut ke arah penghalang aneh berkabut. Tetapi ketika serangan itu mencapai penghalang, itu langsung diserap, serangan Yu Mei menghilang seketika.


“Penghalang yang sangat aneh. Segala serangan tampak diserap, tetapi aku yakin bahwa itu dihancurkan.” ucap Yu Mei lalu menatap ke arah Jie Yan.


“Ya, serangan milikmu dihancurkan oleh konsep Kehancuran yang telah mencapai kesempurnaan sehingga tidak terlihat fluktuasi apapun.” ucap Jie Yan karena ia sudah melihatnya menggunakan Mata Dewa.


Sebelum Yu Mei berbicara lagi, Jie Yan pun menggunakan konsep Kehancuran di seluruh tubuhnya lalu ia perlahan berjalan ke arah penghalang.


Yu Mei sama sekali tidak menghentikannya karena ia yakin bahwa Jie Yan pasti memiliki cara untuk memasuki istana tersebut.


Ketika Jie Yan menyentuh sedikit penghalang, ia dapat merasakan bahwa tubuhnya sama sekali tidak dirusak, seperti serangan Yu Mei sebelumnya.


“Ternyata menggunakan konsep Kehancuran, penghalang akan membiarkan seseorang yang diselimuti oleh konsep Kehancuran lewat.” Gumam Jie Yan dan ia pun langsung masuk ke dalam.


Di pertempuran yang terjadi di udara yaitu pertempuran antara Xue Lingyi melawan Shen Long dan Li Xiaogang, Shen Long menatap ke arah istana tersebut. Dan kebetulan ia melihat bahwa Jie Yan memasuki penghalang yang membuatnya terkejut.


Ketika Li Xiaogang menyerang Xue Lingyi dan keduanya terjerat satu sama lainnya, Shen Long langsung terbang ke arah istana tersebut.


“Shen Long bajingan! Apa yang kau lakukan?” Li Xiaogang berteriak sangat marah melihat Shen Long melarikan diri.


“Jangan alihkan pandanganmu!” Xue Lingyi muncul di depan Li Xiaogang dan langsung menyerang menggunakan telapak tangannya yang telah diselimuti oleh aura biru muda yang membuat udara bahkan hendak membeku.


Bam!


Li Xiaogang merasakan sakit di perutnya. Ia mengutuk Shen Long dalam hatinya karena melarikan diri dari pertempuran. Ia pun melesat ke tempat yang jauh dengan perut sedikit membeku.


Cairan aneh menetes di bagian tubuhnya yang membeku dan itu langsung menetralisir qi dan konsep dingin yang melekat pada tubuhnya.


Tetapi Li Xiaogang memasang wajah semakin muram ketika Xue Lingyi muncul di sebelahnya lalu mencoba menyerang dirinya menggunakan cakar.


“Sialan!” Li Xiaogang berteriak marah dan menyerang kembali menggunakan cakarnya ke arah Xue Lingyi.


Bom! Bom! Bom!


Keduanya kembali terjerat di udara tetapi sangat terlihat bahwa Li Xiaogang di tekan sedikit oleh Xue Lingyi. Ini membuktikan bahwa Xue Lingyi memang lebih tangguh.


Hal itu tidak mengherankan sama sekali karena Xue Lingyi adalah binatang roh yang telah hidup selama jutaan tahun, sudah pasti kelasnya lebih tinggi dari pada Li Xiaogang yang hanya hidup beberapa ratus ribu tahun dan mengandalkan garis darah utuk mencapai prestasinya saat ini.


Sementara itu, di samping istana yang di masuki oleh Jie Yan, Yu Mei melihat bahwa Shen Long datang mendekat. Tetapi ia sama sekali tidak takut dengan Shen Long meskipun dirinya adalah jenis tumbuhan.


“Tubuh Sejati Mawar Api Surgawi!”


Bussssh!


Yu Mei langsung memasuki bentuk sejatinya, ukurannya tidak kalah dengan Shen Long yang memiliki tinggi melebihi 30 meter.


“Minggir!” Teriak Shen Long marah. Walaupun ia sangat tertarik dengan Yu Mei yang merupakan tumbuhan, ia lebih memilih apa yang ada di dalam istana tersebut. Ia merasa bahwa apapun yang ada di dalam istana itu akan membuat kekuatannya semakin kuat, jauh melampaui kekuatan yang akan ia capai jika menyerap herbal seperti Yu Mei.


“Hmp! Kadal tidak tau diri!” Dengus Yu Mei dan mengendalikan banyak Mawar Api Surgawi yang muncul disekitarnya untuk menyerang ke arah Shen Long.


Bola berwarna hitam dan putih pun terbentuk seketika. Ini adalah tanda bahwa Shen Long telah menguasai perpaduan antara Yin dan Yang.


“Raungan Naga!”


Duar!


Pilar energi yang sangat kuat di tembakkan dari rahang Shen Long dan langsung bentrok dengan serangan Yu Mei.


Duar!


Ledakan besar terjadi seketika, angin kencang berhembus ke segala arah.


Shen Long dihempaskan mundur ke belakang. Hal ini membuat wajahnya sangat muram karena ia langsung tau bahwa Yu Mei adalah eksistensi yang setara dengannya. Ia hanya bisa mengandalkan kekuatan tubuh tirani miliknya untuk melawan Yu Mei.


Wusssh!


Keduanya bergerak kembali lalu bentrok terus-menerus tanpa henti. Semua tempat di sekitar keduanya pun hancur berantakan.


Sementara itu, Jie Yan terus masuk ke dalam penghalang, dalam waktu kurang dari setengah menit, ia pun masuk ke dalam. Ketika keluar dari pengalang, ia menatap istana yang tidak terlalu besar tetapi istana itu mengingatkannya terhadap istana tempat ia bertemu dengan Xiao Bai meskipun Istana tersebut memiliki warna yang berbeda.


“Konsep Kehancuran di tempat ini sungguh luar biasa!” Jie Yan tersentak saat merasakan konsep Kehancuran yang berada di udara.


Tanpa membuang waktu, Jie Yan mengeluarkan batu konsep kosong yang pernah ia jarah sebelumnya. Ketika ia mengeluarkan batu konsep kosong tersebut, itu secara naluriah menyerap konsep Kehancuran di udara.


Batu konsep di tangan Jie Yan langsung berubah warna menjadi hitam bercampur ungu.


“Batu konsep Kehancuran tingkat ketiga!” Seru Jie Yan. Hanya dalam waktu beberapa menit, itu langsung menyerap banyak konsep Kehancuran lalu merubah batu konsep kosong.


“Hm? Konsep Kehancuran di tempat ini tampaknya berkurang seperempat. Hanya bisa membuat tiga batu konsep tingkat ketiga lagi.” Gumam Jie Yan. Tetapi ia tidak akan melakukan hal itu.


Jie Yan mengeluarkan banyak batu konsep dan membiarkan semua batu konsep itu menyerap konsep Kehancuran. Ia langsung menyimpan batu konsep Kehancuran ketika itu telah berubah menjadi batu pemahaman konsep Kehancuran tingkat pertama.


Jumlah batu konsep yang disimpan oleh Jie Yan untuk batu konsep Kehancuran tingkat pertama mencapai angka 10, tingkat kedua ada lima dan hanya ada satu batu konsep Kehancuran tingkat ketiga.


Senyum terlihat jelas diwajah Jie Yan karena ia tidak lagi khawatir tentang batu konsep Kehancuran. Meskipun itu hanya konsep Kehancuran tingkat ketiga dasar, setidaknya ia bisa menembus pemahaman konsep Kehancuran tingkat ketiga ketika ia melampaui tingkat Kaisar Abadi.


Setelah menyerap semua konsep Kehancuran di tempat itu, tatapan Jie Yan tertuju pada istana.


“Ada dua aura makhluk hidup di dalam sana.” Gumam Jie Yan dan ia pun perlahan berjalan ke arah istana setelah menyimpan batu konsep Kehancuran.


Ketika Jie Yan telah mencapai pintu istana, Jie Yan pun mendengar ledakan keras di dalam istana, tetapi suara ledakan dahsyat itu hampir saja teredam. Ini membuktikan bahwa istana itu sangat kuat, tidak akan bisa dihancurkan oleh kekuatan dengan tingkat Kaisar Abadi ataupun di atasnya.


“Istana ini kemungkinan adalah sebuah Artefak luar biasa!” Gumam Jie Yan. Tetapi apa yang membuatnya waspada adalah, pertempuran yang terjadi di dalam istana.


Kekuatan yang terpancar tidak dapat Jie Yan lacak apakah itu level kekuatan atau jenis kekuatan karena Kekuatannya hampir di tekan di dalam penggalang tersebut.


Bahkan kekuatan spiritual yang bisa digunakan oleh Jie Yan sangat terbatas. Sedangkan untuk Mata Dewa, itu tidak bisa menembus ke dalam istana.


Jie Yan perlahan masuk ke dalam karena tentu saja ia penasaran siapa yang bisa masuk ke dalam sana sementara Shen Long dan Li Xiaogang tidak bisa masuk sama sekali, bahkan Xue Lingyi mengalami kasus yang sama.


Ketika Jie Yan melangkah masuk ke dalam, ia pun langsung sampai di aula yang sangat luas. Dan di dalam sana, terlihat dua sosok yang sedang bentrok di udara, tetapi keduanya berada dalam wujud naga.


Menatap kedua naga itu, mata Jie Yan sedikit lembab karena ia akhirnya menemukan anggota keluarganya yang lain, dan kedua naga itu adalah anggota keluarga yang memiliki darah yang sama dengannya.


“Xiao Yuu, Qinzhu...”