
Bintang Brahma, Dimensi Kecil
“Anggota Klan Wang memang cukup kuat! Mereka pasti hanya anggota tingkat menengah, tetapi sudah cukup kuat. Tampaknya akan sulit di masa depan melawan Klan Wang.” Gumam Jie Yan tetapi ia tentu tidak akan berhenti sama sekali. Suatu hari ia akan menagih hutang ke Klan Wang.
Jie Yan pun duduk bersila, memulihkan kekuatannya sambil menunggu pertempuran lainnya selesai.
Tidak sampai beberapa menit kemudian, Yu Mei, Huan Caiyi, Lin Ming dan Xiao Chen pun menyelesaikan musuh mereka masing-masing. Mereka juga langsung duduk bersila memulihkan kekuatan masing-masing.
Di tempat lainnya, perang terus terjadi. Korban jiwa di kedua belah pihak semakin banyak, terutama untuk binatang roh.
“Tidak lama lagi kita akan memasuki Medan perang, target pertama kita adalah Kelelawar Iblis Kegelapan. Jika ada yang menghalangi, habisi mereka!” ucap Xue Lingyi saat ia melihat pesan dari Xun Hai.
Trio Xiao Zun, semua anggota Klan Rubah Salju dan Klan Minotaur mengangguk serius atas pengaturan dari Xue Lingyi.
Di medan perang yang sangat kacau, tiga Naga Bencana dan Tiga Kelelawar Iblis Kegelapan Malapetaka pun telah bergerak. Mereka semua dapat melawan 6-7 kultivator seorang diri.
Tetapi, di kubu aliansi kultivator, beberapa dari mereka juga mampu melakukan hal yang sama. Bisa dikatakan, mereka adalah beberapa pemimpin dari kekuatan terkuat di Pegunungan Para Raja yang khusus di kirim oleh pemimpin kekuatan kelas ketiga agar dapat membantu rekan-rekan mereka semua.
“Bunuh semua!” Teriak salah satu Naga Bencana di saat dia meraung keras di langit lalu memadatkan qi dan konsep di rahangnya.
“Raungan Naga!”
Blar!
Sinar cahaya berwarna putih melesat ke arah permukaan tanah. Serangan itu sudah bisa dipastikan akan memusnahkan sangat banyak kultivator manusia.
Wusssh!
Satu sosok melesa ke arah serangan Naga Bencana yang belum mencapai permukaan tanah.
“Tinju Badai!”
Sosok yang tidak lain adalah Wang Zi yang lengannya diselimuti oleh angin yang sangat aneh, menyerang ke arah serangan dari salah satu Naga Bencana.
Blar!
Serangan itu langsung dikembalikan ke arah Naga Bencana yang membuat naga tersebut terkejut.
“Sial!” Naga Bencana pun menyilangkan kedua lengannya dan menahan serangannya sendiri yang dibalikkan.
Bussssh!
Cahaya menyilaukan meledak di langit. Dan beberapa saat kemudian, terlihat Naga Bencana tersebut mengalami banyak luka oleh serangannya sendiri.
“Manusia sialan!” ucap Naga Bencana tersebut dengan wajah yang sangat marah.
Wang Zi hanya menaikkan sudut bibirnya ketika mendengar raungan marah naga tersebut. Ia pun mengeluarkan dua pedang berwarna hijau dari cincin ruang miliknya.
“Kalian semua binatang biadap tidak mungkin dapat melawan ras manusia! Matilah!” Teriak Wang Zi sekuat tenaga dan mengayunkan kedua pedangnya ke arah Naga Bencana.
“Badai Bilah Angin Kekacauan!”
Sraing!
Jrezzh!
Bilah angin tak terhitung jumlahnya yang sangat besar menyapu semua yang dilewatinya, bahkan di permukaan tanah banyak bekas sayatan meskipun serangan itu diarahkan ke arah langit tempat Naga Bencana berada.
Darah yang sangat banyak menyemprot dari tubuh Naga Bencana. Meksipun dia mencoba bertahan menggunakan qi dan konsep miliknya, level keduanya masih berbeda, kekuatan Wang Zi satu tingkat lebih tinggi darinya, tetapi itu pasti sedih lebih rendah dari pada Shen Long dan Li Xiaogang.
“Tampaknya ada manusia yang cukup kuat di sana!” Shen Long yang masih dalam posisi berbaring, menatap ke arah medan perang. Ia sama sekali tidak menganggap Wang Zi sebagai ancaman.
Meskipun Wang Zi mungkin dapat melawan dua Naga Bencana bersamaan, Shen Long memiliki kemampuan untuk mengalahkan tiga sampai empat Naga Bencana bersamaan. Itulah perbedaan kekuatan mereka.
“Apa yang akan kau lakukan Li Xiaogang.. apakah kau akan menyerah lalu memberikan komando kepadaku?” Shen Long menyeringai. Ia tampak tidak peduli dengan kekalahan Naga Bencana karena kekuatan seperti itu masih bisa di pupuk dengan bantuan Mata Air Api dan Es. Ia hanya perlu memilih naga muda yang sangat berbakat dan mengolahnya. Dalam waktu kurang dari 20 tahun, Naga Bencana lainnya akan muncul.
Li Xiaogang yang tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Shen Long, merasa bahwa seseorang membicarakannya di balik punggungnya.
“Walaupun aku tidak peduli dengan kematian mereka semua, ini menyangkut harga diriku!” ucap Li Xiaogang. Ia pun langsung menghilang seketika dan muncul di Medan perang.
“Hm?” Wang Zi menyipitkan matanya saat menatap kedatangan Li Xiaogang. Instingnya mengatakan bahwa Li Xiaogang sangatlah kuat. Tetapi sebagai anggota Klan Wang kelas satu, ia tentu tidak akan takut.
“Apakah makhluk jelek sepertimu mencoba menantangku?” Tanya Wang Zi sedikit jijik karena bentuk Li Xiaogang jauh lebih seram dari pada Kelelawar Iblis Kegelapan manapun.
Li Xiaogang memasang wajah muram karena seseorang seperti Wang Zi berani menghinanya. Bahkan Shen Long pun harus berpikir dua kali jika ingin menghinanya.
“Bagus! Sangat bagus! Aku akan memberikan kematian paling mengerikan kepadamu!” ucap Li Xiaogang saat kekuatannya meledak. Hal itu membuat langit menjadi gelap, tekanan mengerikan bersamaan dengan qi Raja meledak dahysat.
“Qi Raja? Apakah kau pikir cuma kau yang memilikinya?” Dengus Wang Zi saat melepaskan qi Raja miliknya bersamaan dengan kekuatannya.
Daerah radius yang cukup luas kini terbagi menjadi warna hijau muda dan hitam disaat kedua qi Raja saling menekan.
Wusssh!
Keduanya pun menghilang dan langsung bentrok di udara.
Blar!
Pertarungan keduanya pun langsung menarik perhatian semua yang ada di sana. Terutama untuk Kelelawar Iblis Kegelapan, mereka semua menjadi lebih bersemangat karena Li Xiaogang bisa dikatakan adalah orang tua mereka karena Li Xiaogang yang mencipta mereka.
Sementara itu, di tempat yang cukup jauh, Xue Lingyi menatap ke arah darah yang ada di dekatnya mulai membentuk tulisan baru lainnya.
“Li Xiaogang telah bergerak. Tampaknya pertempuran akan semakin intens dan aliansi kultivator akan menderita. Ayo pergi, sudah waktunya memasuki pertempuran. Kita akan tiba dalam waktu 10 menit di medan perang, di saat itu juga, salah satu pemimpin akan jatuh!” Perintah Xue Lingyi.
Xue Lingyi langsung terbang diikuti oleh trio Xiao Zun, Klan Rubah Salju dan Minotaur.
Di tempat lainnya, Xun Hai yang sedang menonton, menyipitkan matanya. Kekuatannya terus-menerus meningkat ketika adanya korban jiwa yang jatuh. Tetapi ketika Li Xiaogang memasuki medan perang, esensi darah yang ia serap terbagi-bagi, itu bahkan tidak mencapai seperempat dari semula.
“Jika aku memaksakan penyerapan, binatang roh itu pasti akan menemukanku! Tampaknya aku harus menunggu pasukan yang akan melawan Li Xiaogang baru aku akan bergerak.” Gumam Xun Hai. Jika itu Naga Bencana atau Kelelawar Iblis Kegelapan Malapetaka, ia tidak akan takut. Tetapi Li Xiaogang berbeda, ia tidak mungkin kabur darinya jika ia dikejar.
**
Di tempat Jie Yan berada, ia pun telah selesai memulihkan kekuatannya. Ia menunggu beberapa saat lalu Huan Caiyi, Yu Mei, Xiao Chen dan Lin Ming pun selesai memulihkan kekuatannya masing-masing.
“Hanya tiga dari mereka yang dapat dibuat menjadi Pasukan Bayangan.” Huan Caiyi sedikit menyesal karena keterbatasan kekuatannya.
“Tidak masalah, di medan perang nanti, kau bisa mengumpulkan pasukan sebanyak mungkin.” ucap Jie Yan saat menatap ke arah medan perang. Ia pun mengarahkan telapak tangannya lalu mengumpulkan konsep Ruang dalam jumlah yang cukup besar.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Setelah pusaran Ruang tercipta, Jie Yan pun berjalan ke arah dalam diikuti oleh Huan Caiyi, Yu Mei, Xiao Chen dan Lin Ming.
“Sudah waktunya memasuki medan perang.” ucap Jie Yan, dan targetnya saat ini adalah sang Dewa Naga, Shen Long.