Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Kematian Tetua Agung Sekte Cahaya Suci


Sekte Cahaya Suci


Tebasan yang dilancarkan oleh Tetua Agung Sekte Cahaya Suci dapat membunuh hampir semua kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan jika mereka hanya menggunakan pertahanan biasa untuk menahannya. Untuk seseorang sekaliber Patriak Klan Kuno pun, mereka tidak akan mau menerima serangan Tetua Agung Sekte Cahaya Suci saat ini secara langsung.


Untuk Jie Yan yang melihat serangan itu dengan Mata Dewa, ia juga paham jika ia menggunakan pertahanan biasa, ia akan tewas juga dalam serangan tersebut.


Oleh karena itu, Jie Yan langsung menebas kembali ke arah serangan tersebut menggunakan sangat banyak qi dan konsep Ruang dan Waktu.


“Seni Rahasia Tertinggi, Tebasan Kaisar Surgawi!”


Sraing!


Jrezh!


Tebasan maha dahysat pun meledak dari pedang Jie Yan. Walaupun serangan itu tidak sekuat sebelumnya ketika menghabisi Master Sekte Cahaya Suci, tetap saja serangan itu masih sangat kuat.


Ketika kedua bilah bertemu, ledakan besar terjadi. Tetapi bukan kedua serangan yang hancur, hanya serangan milik Tetua Agung Sekte Cahaya Suci lah yang dihancurkan secara paksa oleh teknik Jie Yan.


Mata Tetua Agung Sekte Cahaya Suci melebar ketika menatap itu. Ia hanya bisa membatu di tempat karena tau bahwa tidak bisa bereaksi atas serangan dahysat dari Jie Yan. Otak dan matanya memang mampu melihat serangan itu karena ia pengguna konsep cahaya, tetapi tubuhnya tidak mampu merespon sama sekali.


Srak!


Jrezh!


Tebasan Jie Yan langsung melewati Tetua Agung Sekte Cahaya Suci. Di belakangnya, terlihat jurang yang cukup dalam tercipta dalam sekejap ke tempat yang sangat jauh. Namun, tebasan ini kali ini tidak sama seperti sebelumnya yang bahkan membelah langit dan bumi menjadi dua.


Jie Yan yang menatap itu, sudah mengharapkan hasilnya. Ia sangat yakin teknik Seni Rahasia Tertinggi, Tebasan Kaisar Surgawi yang ia gunakan untuk membunuh Master Sekte Cahaya Suci, kemungkinan mengandung hampir 1% kekuatan asli serangan atau bahkan tidak mencapainya.


Dan saat ini, Jie Yan yang menggunakan teknik itu, kemungkinan hanya menampilkan sekitar 0,2% kekuatan asli teknik tersebut. Jika itu lemah, namanya tidak akan menjadi Seni Rahasia Tertinggi yang diwariskan oleh ibunya.


Blar!


Dikejauhan, formasi yang diciptakan oleh Yao Shen dan Zhu Feng langsung dibobol begitu saja yang membuat keduanya sedikit pucat. Untung bagi keduanya formasi yang mereka ciptakan tidak hancur secara langsung. Jika itu hancur secara langsung, keduanya mungkin akan menerima serangan balasan.


“Serangan itu mampu untuk membunuh kami juga!” Batin Yao Shen dan Zhu Feng bersamaan.


Sementara untuk para anggota Sekte Cahaya Suci serta para Tetuanya, mereka semua kini telah jatuh ke dalam keputusasaan ketika melihat Tetua Agung yang telah tergeletak di permukaan tanah dengan tubuh dibelah dua secara langsung.


Bahkan Zhu Hong yang saat ini yang sedang melawan Lin Xi memasang wajah muram. Ia sangat tidak menyangka bahwa Tetua Agung Sekte Cahaya Suci akan tewas dalam waktu yang sangat singkat. Harus diketahui bahwa pertarungan antara kultivator puncak akan menghabiskan waktu paling cepat satu harian untuk menentukan pemenang kecuali sedari awal perbedaan kekuatan terlalu besar.


“Jangan kehilangan fokusmu, Zhu Hong!” ucap Lin Xi saat ia mengayunkan pedangnya yang diselimuti oleh aura hitam.


“Tebasan Kegelapan!”


Sraing!


Zhu Hong buru-buru menghindar ke samping. Tetapi kecepatan serangan Lin Xi terlalu tinggi sehingga ia masih menderita sedikit luka.


Srak!


Bahu sebelah kanan Zhu Hong tertebas oleh pedang Lin Xi. Walaupun itu luka kecil, sebagai seseorang yang telah hidup cukup lama, ia sangat menyadari apa artinya jika terkena serangan seseorang seperti Lin Xi.


“Bajingan! Kau menggunakan racun!” ucap Zhu Hong saat ia menggunakan konsep di dalam tubuhnya untuk mengusir racun dari dalam tubuhnya.


“Itu bukan racun, tetapi obat-obatan.” Lin Xi langsung menyangkalnya karena ia memang seseorang yang mampu meramu obat apapun bahkan menjadi sesuatu yang tidak wajar mirip dengan racun.


Zhu Hong semakin marah. Ia pun langsung menggunakan garis darah Klan Zhu untuk mengalahkan Lin Xi secara langsung. Petir emas yang sangat liar meledak di tubuhnya. Ia pun mengganti pedangnya dengan saber karena anggota Klan Zhu pasti akan merasa sangat kuat ketika memegang saber. Ini seperti sudah mendarah daging.


Kekuatan yang tersegel tersebut adalah kekuatan yang terlahir bersama dengan dirinya, bukan faktor garis keturunan. Itu lebih mudah disebut sebagai mutasi pada gen makhluk hidup.


Pertarungan keduanya pun tidak dapat terhindarkan lagi. Jika kedua sosok sekuat bertarung, area dengan cakupan sangat luas akan berubah totol dalam sekejap.


**


Sementara itu, diluar saat ini terlihat pertarungan yang cukup aneh. Ini adalah pertarungan antara Han Wang Zhan, Mu Xuanyin dan Xiao Long. Ketiganya saling menyerang satu sama lainnya.


“Xiao Long bajingan! Pergilah dari sini! Urus urusanmu sendiri!” Teriak Mu Xuanyin saat ia mengayunkan pedangnya ke arah Xiao Long.


Sraing!


Bilah biru laut yang membuat semua beku area yang dilewati pun melesat ke arah Xiao Long.


Sementara itu, Xiao Long yang saat ini berada dalam wujud setengah naga, membuka mulutnya lebar-lebar lalu meledakkan ciaran panas yang tidak lain adalah lava.


Duar!


Embun bercampur dengan bebatuan menyebar ke segala arah ketika kedua serangan bertemu.


Untuk Han Wang Zhan, ia tidak membuang waktu dan mengambil kesempatan lalu menyerang ke arah Xiao Long dan Mu Fengying.


“Ledakan Api!”


Duar!


Dua pilar api yang diselimuti oleh petir melesat ke arah tempat Xiao Long dan Mu Xuanyin masing-masing.


Xiao Long dan Mu Xuanyin tidak membuang waktu dan langsung menggunakan teknik masing-masing untuk menghalau serangan Han Wang Zhan.


“Gunung Meteor!”


“Gunung Es!”


Blar! Blar!


Ketika selesai menghancurkan teknik milik Han Wang Zhan, Xiao Long dan Mu Xuanyin pun bergerak bersamaan menyerang ke arah Han Wang Zhan.


“Ledakan Erupsi!”


“Badai Salju!”


Ledakan bola-bola lava pun melesat ke arah Han Wang Zhan dibarengi oleh butiran-butiran salju yang berputar-putar di sekitar Han Wang Zhan yang memiliki efek mencabik-cabik.


Bom! Bom! Bom!


Pertarungan ketiganya terus berlangsung tanpa henti. Ketika seseorang menatap pertarungan itu, mereka akan bingung kenapa bisa tiga sosok kuat bertarung melawan satu sama lainnya dan beberapa kali mereka akan bekerja sama untuk menekan salah satunya.


Guan Yu yang sudah sedikit pulih pun perlahan melayang dan menatap pertarungan tersebut. Ia terdiam ketika melihat saudarinya yang melawan dua musuh kuat walaupun sesekali salah satu dari mereka akan bekerja sama.


Tetapi, Guan Yu sangat paham bahwa Mu Xuanyin memang memusuhi Han Wang Zhan dan Xiao Long, sama seperti Han Wang Zhan yang memusuhi Xiao Long dan Mu Xuanyin.


Tetapi, untuk Xiao Long, dia tidak membenci siapapun. Ia hanya merasa terhibur ketika melawan seseorang sekuat Han Wang Zhan dan Mu Xuanyin.