
Bintang Tianyu, Hutan Purba
Alam Surgawi
“Sumber daya ini memang sungguh luar biasa!” Menatapnya secara langsung membuat Jie Yan tau betapa berharganya Mutiara Tulang Emas.
“Berapa lama untukmu mengkonsumsi benda ini?” Tanya Xia Yue'er penasaran.
Xiao Ziya hanya diam. Ia merasa bahwa itu tidak akan terlalu lama karena itu adalah sumber daya khusus untuk tubuh. Bagi Jie Yan yang memiliki tubuh tingkat tinggi serta manual hebat, sudah pasti waktu untuk mencerna Mutiara Tulang Emas tidak akan lama.
“Tidak sampai seminggu.” jawab Jie Yan karena ia tau bahwa mencerna sumber daya yang berhubungan dengan qi dan untuk meningkatkan kekuatan tubuh sangat berbeda. Jika mengkonsumsi sumber daya berkaitan dengan qi untuk menerobos, ia mungkin membutuhkan waktu dua Minggu ataupun lebih jika fondasinya sangat kokoh saat itu.
“Cukup lama.” Xia Yue'er bergumam kecil.
“Jie Yan, jangan lupa bahwa kompetisi hanya berlangsung kurang dari dua minggu. Percepatlah mengkonsumsi Mutiara Tulang Emas. Aku dan Yue'er akan berpergian di Alam Surga ini mencari sumber daya sebanyak mungkin.” ucap Xiao Ziya.
“Baiklah, aku akan menunggu di jalan keluar tempat ini.” Jie Yan mengangguk setuju.
Jie Yan paham bahwa keamanannya akan terjamin ketika sedang berkultivasi karena banyak binatang roh yang telah diperbudak. Selain dari itu, akan percuma untuk Xia Yue'er dan Xiao Ziya hanya menunggunya selesai berkultivasi.
Jika Xia Yue'er dan Xiao Ziya ingin menerobos, mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama kecuali adanya sumber daya yang seusai untuk menerobos secara langsung. Itulah mengapa Xiao Ziya mengambil keputusan mengelilingi pinggiran Alam Surga yang mereka masuki.
“Baik.” ucap Xiao Ziya dan langsung menangkap Xia Yue'er lalu menghilang dalam sekejap. Ia tidak akan menunggu Xia Yue'er protes karena itu hanya akan menghabiskan waktu.
Melihat kepergian Xiao Ziya dan Xia Yue'er, Jie Yan langsung bergerak ke arah jalan masuk ke Alam Surga.
Sesampainya di jalan masuk tersebut, Jie Yan memberi perintah kepada semua binatang roh untuk berjaga-jaga sementara dirinya langsung mencari tempat yang cukup tersembunyi di ruang bawah tanah.
Di tempat persembunyiannya, Jie Yan menatap ke arah Mutiara Tulang Emas dengan senyum kecil diwajahnya.
“Dengan sumber daya ini akan lebih mudah bagiku melawan murid lainnya.” ucap Jie Yan. Tanpa membuang waktu, ia meletakkan telapak tangan kanannya di Mutiara Tulang Emas lalu pusaran hutan muncul.
Zhung!
Pusaran hitam tersebut tampak mengikis Mutiara Tulang Emas perlahan-lahan dan Jie Yan juga memasuki kondisi Kultivasi karena ia tau bahwa menyerap sumber daya seperti itu menggunakan kemampuan melahap garis darah Naga Hitam Kehancuran membutuhkan konsentrasi tinggi.
Apa lagi menyatukan sumber daya tersebut ke sel-sel tubuhnya. Ketika penyerapan berlangsung, Jie Yan dapat merasakan bahwa sel-sel dalam tubuhnya menggeliat. Tulang-tulang di tubuhnya tampak perlahan-lahan retak. Tetapi retakan itu langsung ditutupi kembali oleh khasiat yang berasal dari Mutiara Tulang Emas.
Jie Yan dapat merasakan bahwa tubuhnya diperkuat dari waktu ke waktu. Di saat penyerapan berlangsung, ia juga langsung mengolah manual Kitab Seni Surgawi: Tubuh Dewa Naga. Manual itu juga mempercepat penyerapan khasiat Mutiara Tulang Emas.
Waktu terus berlalu, tanpa sadar, sudah empat hari Jie Yan mulai berkultivasi.
Di pinggiran Alam Surga, terlihat Xia Yue'er dan Xiao Ziya yang terus-terus kabur dari kejaran banyak binatang roh tingkat tinggi. Keduanya paham bahwa saat ini percuma untuk melawan para binatang roh itu sehingga mereka hanya melakukan pencurian lalu lari ke tempat jauh.
Setelah kabur dari salah satu binatang roh tingkat Penguasa Abadi tahap awal, Xia Yue'er duduk di batang pohon terengah-engah dan mengelus dadanya yang rata.
“Aku hampir saja tertangkap! Wanita, kenapa kau menjadikan aku sebagai umpan?” Xia Yue'er menatap ke arah Xiao Ziya dengan tatapan marah.
“Tenanglah Yue'er, kali ini kita telah mengumpulkan dua sumber daya penting yang akan membuat kita menerobos dalam waktu singkat. Ini adalah herbal khusus yang digunakan oleh Roh agar menembus batasan tanpa efek samping hanya dengan melahapnya.” ujar Xiao Ziya.
“Oh? Apakah ada sesuatu seperti itu?” Mata Xia Yue'er berbintang karena ia tau bahwa Jie Yan tidak lama lagi akan menerobos kultivasinya. Ia sangat iri karena tidak rela tertinggal dalam hal tingkat kultivasi. Tentu saja sumber daya yang dikatakan oleh Xiao Ziya membuatnya bersemangat dan langsung melupakan tentang Xiao Ziya yang membuatnya jadi umpan sebelumnya.
“Ayo kita kembali. Kita telah pergi cukup jauh dari jalan keluar. Ketika kita kembali, dalam satu hari kita akan langsung menembus kultivasi kita hanya dengan mencerna sumber daya yang kita rebut sebelumnya.” ucap Xiao Ziya dan ia pun langsung terbang tiga meter di atas tanah ke arah tempat jalan masuk berada.
Xia Yue'er hanya terbang mengikuti. Ia juga sedikit tidak puas karena ia hanya bisa terbang setinggi lima meter dengan sayapnya. Dengan tekanan di Alam Surga, tubuhnya tidak mampu menanggung tekanan besar tersebut dengan tingkat kekuatannya saat ini.
Lebih dari setengah hari kemudian, Xiao Ziya dan Xia Yue'er pun kembali ke jalan masuk tanpa hambatan. Sesampainya di sana, keduanya pergi ke tempat Jie Yan karena mereka tau di mana posisi Jie Yan berada hanya dengan koneksi spiritual.
Para bintang roh yang menjaga Jie Yan tidak menghentikan keduanya karena tentu Jie Yan telah memberi perintah ketika Xiao Ziya dan Xia Yue'er datang, mereka tidak perlu menghentikannya.
Sesampainya di ruang bawah tanah yang cukup tersembunyi, Xiao Ziya dan Xia Yue'er melihat Jie Yan yang masih berkultivasi. Aura Jie Yan membuat keduanya terkejut karena ternyata Jie Yan telah menembus tingkat Jiwa Abadi tahap menengah.
“Berikan padaku sumber daya itu!” Xia Yue'er yang tidak mau ketinggalan, langsung ingin berkultivasi.
Xiao Ziya memutar bola matanya ke arah Xia Yue'er tetapi ia tidak berkata apa-apa dan memberikan sumber daya yang cocok untuk Xia Yue'er agar langsung menerobos dalam waktu satu hari.
Alam Surga memang surga tempat berkultivasi karena sumber daya tak terhitung jumlahnya ada di sana. Selain dari itu, kecepatan berkultivasi di tempat itu juga berlipat ganda hampir sepuluh kali lipat. Inilah mengapa Alam Surga menjadi tempat paling istimewa di 33 Surga yang diperebutkan oleh semua para penguasa.
Setelah menerima sumber daya, Xia Yue'er langsung menggigitnya seperti permen. Dalam lima gigitan, sumber daya yang memiliki ukuran sama seperti dirinya langsung ditelan lalu ia pun langsung bermeditasi.
“Jika saja kau tidak memiliki garis darah Roh Dewi Kehidupan, kau pasti akan meledak melakukan itu. Walaupun ada anugrah tidak adanya hambatan bagi para Roh, fondasi itu tetap penting.” Xiao Ziya menggelengkan kepalanya melihat sikap Xia Yue'er.
Sumber daya yang dicari oleh Xiao Ziya tentu saja sumber daya yang membuat mereka menghilangkan efek samping pada terobosan langsung. Tanpa itupun, para roh dapat dengan mudah di tingkat Jiwa Abadi. Tetapi masalah Fondasi adalah sesuatu yang lain. Dengan sumber daya yang mereka ambil sebelumnya, terobosan satu tahap tidak akan ada efek samping sama sekali.
Bahkan untuk menerobos tahap selanjutnya, mereka hanya membutuhkan jangka tenggang terobosan lebih singkat. Yang artinya, dalam waktu satu bulan paling lama, Xiao Ziya dan Xia Yue'er dapat menembus ke tahap selanjutnya lagi.
Ketika Xiao Ziya dan Xia Yue'er sedang berkultivasi tidak jauh dari Jie Yan, waktu juga terus berlalu.
Tanpa sadar, hampir satu hari kemudian, Jie Yan dapat merasakan bahwa ada hambatan kecil dalam Kultivasinya.
Tubuh Jie Yan saat ini telah diperkuat menjadi dua kali lipat karena terobosan Kitab Seni Surgawi Tubuh Dewa Naga yang telah mencapai lapisan kedua tingkat atas. Untuk mencapai lapisan selanjutnya yaitu lapisan terakhir, Jie Yan dapat merasakan mungkin itu akan sangat lama.
“Huftt...” Jie Yan menghembuskan nafas qi dari mulutnya saat ia perlahan membuka matanya.
“Aku telah mencapai tingkat Jiwa Abadi tahap menengah. Hanya satu garis tipis sebelum aku menembus ke tahap Jiwa Abadi tahap akhir. Tetapi tampaknya aku harus menahannya karena menerobos secara langsung akan membuat fondasi yang terbentuk ulang akan hancur.” Gumam Jie Yan. Ia tau ketika ia mencerna Mutiara Tulang Emas, tubuhnya seperti dibentuk ulang sehingga dengan terobosan manual, tubuhnya telah diperkuat, itu lebih tangguh dua kali lipat dari sebelumnya.
Tetapi, tubuh yang baru saja dibentuk kembali pasti akan tidak jika tiba-tiba qi dalam jumlah yang begitu besar bertambah banyak dalam sekejap. Inilah alasan mengapa Jie Yan tidak menembus ke tingkat Jiwa Abadi tahap akhir.
“Tidak masalah.. fondasi ini pasti akan sangat solid ketika aku bertarung terus-menerus.” ucap Jie Yan mengepalkan tangannya. Ia tau dengan jelas bahwa potensi tubuh garis darah Naga Hitam Kehancuran selalu di rangsang dalam pertarungan intens sehingga levelnya akan terus naik.
Dan Jie Yan juga merasa bahwa ketika manual Kitab Seni Surgawi Tubuh Dewa Naga mencapai lapisan ketiga, ia akan menerima manfaat luar biasa yang tidak akan pernah ia duga.