Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Pohon Kehidupan


Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Jie Yan dan Yu Mei terus bergerak ke arah pulau yang dikatakan cukup istimewa di dalam Dimensi Kecil.


Dalam waktu kurang dari seminggu, Jie Yan dan Yu Mei pun akhirnya tiba pinggiran daratan utama.


“Di sana adalah tempat yang aku katakan sebelumnya.” ucap Yu Mei menunjuk ke arah lautan.


Jie Yan mengaktifkan Mata Dewa dan melihat di tempat yang sangat jauh bahwa memang ada titik kecil di laut, dan itu adalah pulau istimewa. Selain dari itu, ia dapat melacak sangat banyak aura kuat di sana.


“Ayo pergi.” ucap Jie Yan dan langsung melayang ke udara diikuti oleh Yu Mei lalu terbang ke arah pulau.


Tidak sampai 15 menit kemudian, keduanya pun mendekat ke pulau.


“Ada pertempuran di mana-mana. Pulau ini memang sangat besar.” ucap Jie Yan saat ia berhenti di udara, menatap ke arah pulau yang sangat indah, terdiri dari dua musim yang membuat pulau itu cukup aneh.


Di tengah pulau, terdapat gunung raksasa, dengan kawah besar. Mata Dewa Jie Yan dapat melacak bahwa ada sebuah danau unik.


“Hm?” Jie Yan memerhatikan dengan seksama tetapi tidak dapat melihat dengan jelas karena terlalu jauh.


“Yu Mei, ayo pergi. Kita akan menjelajahi tempat ini.” ucap Jie Yan mengalihkan pandangannya ke arah bawah dan langsung turun perlahan.


Yu Mei yang turun ke bawah juga sedikit tertarik ketika melihat gunung raksasa di tengah pulau. Ia merasa ada sesuatu yang istimewa di sana tetapi ketika ia mencoba berkomunikasi dengan tumbuhan yang ada di sana, ada sesuatu yang menghalangi kekuatan spiritualnya.


“Qi di tempat ini snagat padat. Bisa dipastikan bahwa tempat ini memang tempat yang paling bagus untuk berkultivasi.” ucap Jie Yan dengan nada sedikit bersemangat. Ia yakin bahwa jika ia berlatih dalam waktu cukup lama di tempat ini, ia akan mencapai peningkatan kultivasi setidaknya dua tahap, yaitu mencapai tingkat Kaisar Abadi tahap akhir.


“Jie Yan, aku dapat merasakan sangat banyak herbal bermutu tinggi di pulau ini! Walaupun mereka tidak mau berkomunikasi, aku yakin apa yang aku rasakan tidak salah.” ucap Yu Mei. Ia juga sedikit bersemangat karena sebagai herbal tingkat tinggi, ia akan bisa dengan cepat meningkatkan kekuatannya.


Mendengar itu, Jie Yan tentu saja bersemangat.


“Yu Mei, pimpin jalan ke salah satu herbal terbaik di tempat ini. Kita akan mengumpulkan semuanya!” ucap Jie Yan.


Yu Mei menyeringai sedikit lalu langsung menciptakan akar menjalar seperti biasa dan melompat ke atasnya diikuti oleh Jie Yan lalu mengendalikan akar itu ke tempat tertentu, tempat herbal yang dilacak olehnya.


Saat Jie Yan dan Yu Mei sedang bergerak, keduanya tiba-tiba memasang ekspresi serius saat merasakan kekuatan dahsyat meledak dibarengi oleh raungan seekor binatang roh di tempat yang sangat jauh.


“Naga!” Batin Jie Yan dengan kilatan tertentu di matanya. Hanya dari raungan itu saja, ia langsung tau level apa yang dimiliki oleh naga itu, yaitu tingkat Kaisar Abadi tahap puncak, sama seperti Yu Mei.


“Tunggu dulu, jika itu adalah spesies Naga, bisa dipastikan bahwa dia akan mampu mencapai puncak jalan kultivasi! Tetapi kekuatannya hanya terbatas pada tingkat Kaisar Abadi tahap puncak yang artinya, Dimensi Kecil ini menghalangi siapapun menembus batasan tingkat Kaisar Abadi ke tingkat selanjutnya!” batin Jie Yan. Ia juga melirik ke arah Yu Mei dan merasa bahwa kekuatan Yu Mei seharusnya tidak terbatas pada tingkat Kaisar Abadi tahap puncak.


Mungkin, ketika Yu Mei keluar dari Dimensi Kecil, kekuatannya akan melompat secara langsung ke tingkat yang tidak terbayangkan.


Yu Mei mengabaikan raungan naga itu dan meningkatkan kecepatannya ke arah herbal yang ia lacak.


“Di sana!” ucap Yu Mei setelah ia bergerak mengendalikan akar selama hampir 10 menit.


Bom! Bom! Bom!


Saat Jie Yan melihat ke tempat yang di tunjuk oleh Yu Mei, wajahnya langsung serius saat melihat pertempuran di sana.


Dikejauhan, pertempuran antara para kultivator terjadi. Ada puluhan dari mereka karena itu terdiri dari dua kelompok.


“Kebanyakan dari mereka adalah kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap menengah dan beberapa berada di tingkat Kaisar Abadi tahap akhir! Yu Mei, tampaknya mereka bertempur untuk memperebutkan herbal yang kau lacak!” ucap Jie Yan.


“Biarkan saja mereka! Kita harus merebut herbal itu. Jika mereka mencoba menghentikan kita, maka kita akan membereskan mereka semua.” ucap Jie Yan dengan senyum kecil diwajahnya. Ia tidak takut walaupun ada lebih dari empat Kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap akhir, dengan Yu Mei sebagai puncak di tingkat Kaisar Abadi, tidak ada yang perlu di takutkan.


Yu Mei mengangguk setuju. Ia pun langsung mengendalikan akar bergerak ke arah tempat pertempuran walaupun bukan pusat tempat pertempuran.


“Anggota Sekte Langit sialan! Aku akan membunuh kalian semua di sini!” Teriak kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap akhir saat kekuatannya meledak dahsyat, ia mengarahkan telapak tangannya ke udara dan bola putih berukuran raksasa muncul.


“Hmp! Hanya anggota Kerajaan Bulan berani sangat arogan di hadapan kami? Kaulah yang akan mati!” Teriak anggota Sekte Langit yang memilki kultivasi tingkat Kaisar Abadi tahap akhir juga. Ia mengayunkan pedangnya sekuat tenaga dan bilah yang sangat besar melesat ke udara.


Bola raksasa berwarna putih dan bilah pedang pun langsung bertabrakan dalam sekejap.


Duar!


Ledakan yang dihasilkan oleh kedua teknik itupun langsung menghasilkan gelombang kejut yang menghempaskan segalanya.


Kultivator yang berada di sekitar pertempuran itu, langsung berlindung dari ledakan besar menggunakan kekuatan mereka masing-masing.


Saat debu perlahan lenyap, tempat dalam radius beberapa km hancur berantakan.


Wajah semua kultivator yang ada di sana sangat jelek karena ledakan itu mungkin menghancurkan apa yang mereka perebutkan sedari awal.


Tetapi, ketika mereka melihat ke arah benda yang mereka perebutkan yang tidak lain adalah sebuah herbal, wajah semua kultivator yang ada di sana tercengang karena tidak menyangka bahwa akan ada dua sosok yang menembus ledakan, mendekat ke arah tempat herbal berada.


Tap!


Jie Yan dan Yu Mei melompat dari atas akar, mendatar tepat di depan herbal yang tampak seperti sebuah pohon, tetapi dengan tinggi 1 meter, serta aura luar biasa memancar darinya.


“Ini..” Jie Yan menyipitkan matanya saat menatap herbal itu.


“Jie Yan, ini adalah.. ini adalah...” Tubuh Yu Mei bergetar keras karena sangat jelas ingat tentang aura herbal itu.


“Pohon Kehidupan!” ucap Jie Yan dengan nada yang sangat dalam karena ia juga merasakan aura yang familiar.


“Yu Mei, jika kau menyerapnya..” ucap Jie Yan dengan wajah serius saat menghentikan kata-katanya.


“Tidak, aku akan menyimpannya bersamaku. Pohon Kehidupan ini masih berusia kurang dari 10.000 tahun, inilah mengapa tingginya hanya mencapai 1 meter. Jika ingin menumbuhkan Pohon Kehidupan seperti yang aku kenal, mungkin dibutuhkan waktu berjuta-juta tahun!” ucap Yu Mei dan langsung menghentakkan kakinya lalu tanga di sekitar Pohon Kehidupan kecil itu diselimuti oleh aura unik.


“Lepaskan tanganmu atau kami akan bersikap kasar! Herbal itu Kamilah yang pertama menemukannya!” ucap salah satu kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap puncak dengan nada dingin.


Mata Yu Mei sedikit ganas saat ia mendengar apa yang dikatakan oleh kultivator itu. Ia melihat ke semua kultivator yang ada di sana yang akhirnya mengelilinginya dan Jie Yan.


“Kalian yang pertama menemukannya? Jika tidak salah, 10.000 tahun yang lalu aku juga datang ke sini dan aku melihat herbal ini. Jadi ini pasti menjadi milikku.” ucap Jie Yan dengan nada acuh tak acuh saat ia berbalik dan menatap ke arah kultivator yang berbicara sebelumnya.


Semua kultivator yang ada di sana tercengang karena tidak tau bagaimana harus membelah kata-kata Jie Yan.


“Bajingan! Jangan bercanda sialan! Bunuh dia!” Teriak kultivator tersebut dan semua kultivator yang mengelilingi Jie Yan dan Yu Mei pun bergerak.


Untuk Yu Mei, ini pertama kalinya niat membunuhnya keluar dan ia pun berkata dengan nada dingin, “Kalian semua akan mati di sini!”


Jrezzh!