Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Menghabisi Semua Musuh


Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Sraing!


Ketika Jie Yan mengayunkan pedangnya, keempat kultivator itupun merubah wajah mereka masing-masing karena mereka tau betapa mengerikannya serangan yang dilancarkan oleh Jie Yan.


Keempatnya langsung membuat teknik pertahanan masing-masing untuk bertahan tetapi itu cukup terlambat.


Blar! Blar! Blar! Blar!


Ledakan beruntun terus-menerus terjadi. Ini adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh keempat kultivator tersebut sehingga mereka semua terhempas bersamaan karena teknik pertahanan mereka dihancurkan begitu saja walaupun kerusakan yang diterima berkurang sangat banyak.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Zhep!


Jie Yan menghilang seketika dan ia pun muncul di belakang salah satu dari anggota Kerajaan Bulan yang terlemah diantara keempat kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap awal itu.


Di saat anggota Kerajaan Bulan itu menyetabilkan tubuhnya, ia membeku di tempat saat merasakan dingin berlebihan di dada kirinya.


“Pertama!” ucap Jie Yan dengan saat ia mengayunkan lengan kirinya dari kiri ke kanan.


Blar!


Jie Yan langsung menghancurkan kepala kultivator itu dengan tamparan setelah melapisi tangan kirinya dengan kekuatan Kehancuran.


“Bajingan!” Ketiga kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap awal yang menatap itu, memasang wajah muram karena kecepatan Jie Yan tidak lebih lemah dari mereka masing-masing.


Ketiganya saling memandang karena mereka telah sepakat untuk menghabisi Jie Yan bersama-sama. Ketiganya langsung melesat ke arah Jie Yan menggunakan kekuatan penuh karena tau bahwa Jie Yan bukan kultivator tingkat Raja Abadi tahap puncak biasa.


Jie Yan yang menatap Ketiganya bekerja sama, hanya mendengus lalu menyerang juga karena ia tidak takut melawan tiga kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap awal sekaligus.


Sementara itu, Yu Mei saat ini mendekat perlahan ke arah Bambu Waktu. Ia memasang senyum diwajahnya ketika menatap herbal yang memiliki kecerdasan tersebut. Sebagai sesama herbal, ia tentu akan merasa senang tetapi itu hanya kesenangan sesaat ketika melihat jenis yang mirip dengannya.


Bambu Waktu tampak perlahan mundur karena ia tau bahwa tidak ada kesempatan untuk menang melawan Yu Mei. Ia pun mengirim kata-kata melalui cara herbal yang memiliki kecerdasan untuk berkomunikasi kepada Yu Mei.


“Kau ingin aku melepaskanmu? Apa alasan hingga aku harus menurutimu? Kau harus tau bahwa kita sesama herbal tingkat tinggi juga saling melahap untuk meningkatkan Evolusi masing-masing.” ucap Yu Mei dengan nada tenang.


Bambu Waktu paham dengan apa yang dikatakan oleh Yu Mei dan ia tidak memiliki sesuatu yang dapat dijelaskan agar Yu Mei tidak bergerak karena ia sebelumnya juga bertemu dengan beberapa herbal seperti dirinya yang telah memiliki kecerdasan tertentu dan ia juga melahap mereka semua mencapai evolusinya saat ini.


Karena terlalu malas untuk berbicara lagi, Yu Mei pun langsung menghentakkan kaki kanannya lalu tumbuhan merambat yaitu mawar berduri langsung muncul dari dalam tanah, mengelilingi Bambu Waktu.


Bambu Waktu pun ketakutan dan mencoba melarikan diri. Tetapi, sebanyak apapun usahanya untuk melarikan diri, ia tidak bisa lolos dari cengkraman tangan Yu Mei.


Tumbuhan Mawar Berduri bersama dengan batang-batang seperti akar menjalar itupun dan meliliti Bambu Waktu tanpa bisa melawan sama sekali. Kemampuan penghentian gerakan yang dilakukan olehnya pun langsung dipatahkan dalam sekejap oleh kekuatan Yu Mei.


Yu Mei yang menyangka Bambu Waktu dengan mudah, menatap ke arah pertempuran Jie Yan yang cukup intens. Ia tidak membantu sama sekali karena ia tau bahwa Jie Yan juga mencoba melawan musuh yang lebih kuat darinya.


“Seni Rahasia, Penghancuran Ilahi!”


Jie Yan muncul tepat di belakang dua anggota Organisasi Raja Ular lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga yang ia bisa.


Blar!


Semburan petir tidak beraturan langsung menyerang kedua kultivator itu dan membuat keduanya memuntahkan darah lalu terhempas sangat jauh.


“Mati!” Anggota Kerajaan Bulan mengambil kesempatan dan menyerang Jie Yan sekuat tenaga.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Zhep!


Sraing!


Untuk Jie Yan yang menghilang, ia muncul di depan kedua kultivator yang ia pukul sebelumnya.


“Seni Rahasia, Tebasan Dimensi!”


Sraing!


Jrezh!


Kedua anggota Organisasi Raja Ular mencoba bertahan tetapi tetap percuma saja karena kecepatan Jie Yan melampaui apa yang mereka bisa ikuti.


Srak!


Kedua anggota Organisasi Raja Ular pun langsung dibelah oleh Jie Yan tanpa ampun. Lalu tatapannya tertuju pada satu anggota Kerajaan Bulan terakhir yang tampak gemetaran di udara.


“Hanya tersisa kau!” ucap Jie Yan dingin dan ia langsung menghilang seketika.


“Teleportasi!”


Jie Yan muncul tepat di depan musuh lalu mengayunkan pedangnya.


Kultivator itu buru-buru mengangkat pedangnya untuk menahan serangan.


Trang!


Kultivator itupun berhasil menahan tebasan Kecepatan tinggi Jie Yan tetapi wajahnya muram ketika melihat bola aneh di depan wajah Jie Yan.


“Bola Awal Kehancuran!”


Blar!


Ledakan qi dan konsep Kehancuran pun langsung menelan kultivator tersebut tanpa bisa menghindar sama sekali karena sedari awal, ketika Jie Yan menyerang, ia sudah mempersiapkan teknik itu.


“Arrrrgggh!”


Teriakan kuat terdengar dan itu hanya berlangsung selama hampir dua detik sebelum lenyap sepenuhnya.


“Ini tidak terlalu sulit walaupun aku harus menggunakan banyak qi dan konsep.” Gumam Jie Yan lalu ia menatap ke arah Yu Mei yang telah menangkap Bambu Waktu.


Jie Yan langsung menghilang dan muncul di sebelah Yu Mei, menatap ke arah Bambu Waktu yang diikat oleh tanaman merambat berduri.


“Berapa usia herbal ini?” Tanya Jie Yan penasaran.


“Sebelum kecerdasannya tumbuh, dia telah hidup selama lebih dari 100.000 tahun. Tetapi untuk herbal Bambu Waktu, dia membutuhkan level Kultivasi Kaisar Abadi untuk mampu berubah menjadi manusia walaupun kekuatannya akan menurun ketika melakukan evolusi kedua.” ujar Yu Mei.


“Lalu, apakah kau sebelumnya juga memahami hal yang sama?” Tanya Jie Yan.


“Ya, ketika aku masih dalam bentuk awalku ketika menumbuhkan kecerdasan, kultivasiku mencapai level melampaui kekuatan yang kalian sebut sebagai Kaisar Abadi. Setelah itu, ketika aku mengolah sesuatu yang kalian sebut sebagai konsep, tubuhku perlahan berubah dan akhirnya mencapai bentuk manusia dan Kekuatanku turun ke tingkat Raja Abadi kembali.” ujar Yu Mei.


“Lalu, apa level kekuatanmu saat ini?” Tanya Jie Yan penasaran karena ia tidak bisa melacak kekuatan herbal, sama seperti herbal Bambu Waktu.


“Jika dibandingkan dengan binatang roh, aku dapat dikategorikan sebagai herbal tingkat 6 puncak, dan jika dikaitkan dengan level Kultivasi kultivator, itu adalah tingkat Kaisar Abadi puncak.” ujar Yu Mei setelah berpikir lalu mengingat tentang semua pengetahuan yang diberikan oleh Jie Yan sebelumnya.


“Kaisar Abadi puncak?” Wajah Jie Yan sedikit berkedut karena ia sebelumnya mencoba menyerang Yu Mei Ketika berada di kawah gunung berapi. Jika ia mengingatnya kembali, ia merasa bahwa ia sebenarnya telah lolos dari kematian karena Yu Mei pasti akan menyerang balik jika ia mencoba membunuh Yu Mei saat itu.