Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Rencana Master Sekte Langit Terhadap Huan Caiyi


Bintang Brahma, Benua Kekacauan


Bukit Tengkorak


Jie Yan memasuki Kultivasi pintu tertutup. Karena sudah pernah mencerna Pil Konsentrasi Qi Raja sebelumnya, maka sudah pasti penyerapan khasiat pil kali ini akan jauh lebih cepat dari pada terakhir kali ia mengkonsumsinya.


Aura Jie Yan terus bertambah besar dari waktu ke waktu. Hanya dalam satu hari, auranya sudah melebihi batas kultivasinya saat ini. Dan ketika memasuki hari kedua, ledakan qi terjadi dan disaat itu juga, Jie Yan telah mencapai tingkat kultivasi Raja Abadi tahap akhir.


Jie Yan terus menerus mencerna khasiat pil yang tersisa. Ini akan membuat kultivasinya lebih solid walaupun itu tidak akan mencapai puncak tingkat Raja Abadi tahap akhir.


Setelah beberapa jam kemudian, Jie Yan membuka matanya dan menghembuskan udara berisikan qi dari mulutnya.


“Tingkat Raja Abadi tahap akhir! Tidak jauh ke tingkat Kaisar Abadi! Hanya di level itu aku memiliki sedikit pijakan di Benua Kekacauan ini.” Batin Jie Yan. Ia langsung memeriksa tubuhnya apakah ada kelainan atau tidak.


Beberapa saat memeriksa dan tidak ada efek negatif karena terobosannya yang cukup singkat, Jie Yan mengangguk puas. Ia langsung berdiri dan keluar dari ruang kultivasi.


Di ruang tamu, Xiao Chen dan yang lainnya sudah menunggu. Sudah dipastikan bahwa mereka telah merasakan terobosan Jie Yan dan mereka hanya menunggu itu selesai.


“Waktu warisan dibuka adalah empat hari lagi. Jarak perjalanan dari tempat ini ke pusat Pegunungan Para Raja memakan waktu tiga hari dengan alat transportasi tercepat yang aku miliki. Apakah kita akan berangkat sekarang? Semua eselon atas Organisasi Kegelapan dan Mercenaries yang kuat telah pergi sehari yang lalu agar tiba lebih cepat di sana.” ucap Xiao Zun saat menatap Jie Yan yang keluar dari ruang kultivasi.


“Jika seperti itu, baik. Ayo pergi, kita tidak bisa membuang waktu lagi di sini.” Jie Yan mengangguk setuju.


Xiao Zun mengangguk kecil lalu keluar dari bangunan sederhana itu. Ketika diluar, ia langsung mengeluarkan alat transportasi udara khusus, kecepatannya cukup tinggi karena itu selevel dengan kecepatan Kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap menengah - akhir.


Alat Transportasi udara itu dapat menampung sekitar sepuluh kultivator, dengan lima kabin kecil yang menampung dua orang.


Xiao Zun memimpin menaiki alat transportasi udara dan langsung mengendalikan alat transportasi tersebut.


Jie Yan menatap ke arah binatang roh yang ia tinggalkan, hanya dengan perintah melalui telepati, binatang roh itu langsung terbang ke arah acak karena Jie Yan telah melepaskannya.


Tatapan Jie Yan tertuju ke tempat yang sangat jauh. Ia hanya bisa berharap jika di tempat warisan itu nantinya, ia akan menemukan peluang yang sangat bagus sehingga kekuatannya dapat meningkat cukup besar.


“Warisan Pegunungan Para Raja, semoga warisan ini tidak mengecewakanku!” Batin Jie Yan sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.


**


Sekte Langit


Sementara itu, di Sekte Langit yang terletak tidak jauh dari pusat Pegunungan Para Raja, sangat banyak kultivator yang sibuk karena berita tentang pembukaan warisan di Pegunungan Para Raja.


Di lokasi Sekte Langit berada, Master Sekte Langit terlihat sedang berdiskusi dengan semua eselon atas Sekte Langit.


Tepat disebelah Master Sekte Langit, terlihat pemuda tampan dengan raut wajah sedikit jahat menatap diskusi yang sedang berlangsung.


“Baik! Diskusi akan diakhiri sampai di sini! Besok kita akan berangkat ke tempat Warisan berada!” Master Sekte Langit berbicara dan membiarkan semua yang ada di sana pergi kecuali untuk putranya.


“Bagaimana keadaan Huan Caiyi?” Tanya Master Sekte Langit kepada putranya yang bernama Cang Yuedi.


Cang Yuedi tersenyum sedikit lalu berkata, “Bakat Huan Caiyi memang luar biasa. Dia tidak akan lama lagi mencapai tingkat Kaisar Abadi. Ayah, apakah kita harus membawanya ke dalam tempat warisan itu?”


“Ya, ini adalah kesempatan bagus. Walaupun dia keras kepala, dengan bantuannya, kita mungkin akan bisa melawan semua musuh. Walaupun dia belum mau menikah, itu tidak masalah sama sekali. Kita hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk menanam segel khusus setelah semua bahan terkumpul.” ujar Master Sekte Langit.


Cang Yuedi mengangguk kecil karena ia tau apa segel yang dikatakan oleh ayahnya. Itu akan membuat Huan Caiyi setia kepada mereka tanpa syarat. Tetapi untuk membuat segel itu, dibutuhkan banyak benda berharga, dan beberapa bahan sangat sulit untuk ditemukan.


“Pergilah, katakan kepadanya bahwa dia harus bersiap-siap untuk ikut dengan kita ke tempat Warisan di Pegunungan Para Raja.” Perintah Master Sekte Langit.


“Baik ayah!” Cang Yuedi menghilang seketika dari ruangan tersebut.


Master Sekte Langit hanya menatap kepergian putranya dan ia pun tersenyum sedikit ketika membayangkan saat Huan Caiyi tunduk kepada mereka. Dengan kemampuan Bayangan yang aneh, itu bisa dipastikan untuk menjadi penguasa di jajaran kekuatan tingkat kedua.


“Manusia Ular apa, Samurai apa, Iblis? Ketika kami bisa mengendalikan Huan Caiyi, Sekte Langit akan bangkit menjadi kekuatan tingkat kedua puncak!” Kilatan dingin terlihat di mata Master Sekte Langit. Ia pun langsung pergi untuk mempersiapkan keberangkatan.


Sementara itu, Cang Yuedi tiba di sebuah halaman kediaman sederhana namun sangat elegan.


Di depan halaman itu, terlihat wanita berpakaian hitam sedang bermeditasi. Jika diperhatikan dengan seksama, wanita itu terlihat sangat cantik.


Hanya saja, aura kekerasan seperti uap hitam menutupi kecantikannya.


“Caiyi, besok kita akan berangkat ke tempat Warisan di Pegunungan Para Raja!” ucap Cang Yuedi dengan senyum diwajahnya.


Huan Caiyi membuka matanya dan mengangguk. Ekspresinya selalu dingin karena tentu saja ia sangat membenci Sekte Langit. Sekarang ia hanya berfikir untuk memanfaatkan semua sumber daya yang diberikan oleh Sekte Langit kepadanya sehingga ia terlihat seperti sedikit penurut.


Melihat respon Huan Caiyi, Cang Yuedi tidak marah sama sekali karena cepat atau lambat, wanita dingin itu akan menjadi miliknya.


“Bersiap-siaplah, bawa semua keperluan yang kau butuhkan. Kami menunggumu di depan gerbang Sekte besok.” ucap Cang Yuedi dan ia langsung pergi setelah menyampaikan pesan.


Ketika Cang Yuedi pergi, Huan Caiyi menggertakkan giginya dengan kuat.


“Sekte Langit, cepat atau lambat aku akan menjadikan kalian semua bayangan tanpa akal sehat!” Batin Huan Caiyi saat niat membunuhnya sedikit merembes.


Huan Caiyi menghela nafas kemudian karena ia ingat tentang Xiao Chen yang di buru karena dirinya.


“Bagaimana keadaan kakek buyut? Semoga saja kakek tidak di tangkap oleh Sekte Langit.” Huan Caiyi berkata dalam hati. Nadanya tampak sangat pahit karena menyeret Xiao Chen ke dalam masalah.


“Aku harus secepat mungkin meningkatkan kekuatan! Mungkin pembukaan warisan itu menjadi kesempatan bagiku untuk kabur!” Batin Huan Caiyi saat ia menutup kembali matanya.