
Bintang Tianyu, Sekte Pedang
Jie Yan tidak tau bahwa selain dari Organisasi Gerhana Matahari, Qing Mu yang telah meningkatkan kekuatannya menunggu dirinya untuk mengambil misi jauh dari Sekte Pedang.
Sekarang sudah ada dua musuh yang mengincarnya ketika Jie Yan keluar dari Sekte Pedang.
Tetua Kelima juga sangat kejam memperlakukan muridnya sendiri seperti itu. Dia akan melakukan segala cara untuk menghabisi Jie Yan.
Tetua Kelima sangat ingin pergi membunuh Jie Yan seorang diri tetapi dia tidak bisa melakukannya saat ini karena semua eselon atas Sekte Pedang mengetahui konflik antara dirinya dan Jie Yan.
Siapa yang tidak akan curiga ketika Tetua Kelima pergi setelah Jie Yan mengambil misi? Siapapun pasti akan tau apa tujuan sebenarnya Tetua Kelima.
Waktu terus berlalu, tanpa sadar satu minggu berlalu setelah kompetisi selesai.
Jie Yan saat ini masih mempelajari konsep Ruang tingkat kedua dengan serius. Tidak lama kemudian, satu sosok perlahan keluar dari tubuhnya seorang menembusnya.
Sosok yang diselimuti oleh kekuatan spiritual tersebut tampak memasang wajah bangga, wajahnya yang imut tampak sangat Sombong.
“Akhirnya putri ini telah mencapai tingkat Jiwa Abadi tahap akhir!” sosok yang tidak lain adalah Xia Yue'er berkata dengan nada bangga. Ia melihat sekelilingnya dan menemukan Jie Yan yang sedang berkultivasi.
Hal itu membuat Xia Yue'er sedikit tidak puas karena ketika ia menembus kultivasinya, Jie Yan tidak memperhatikan dan mencoba memujinya.
Merasakan sepasang mata menatapnya dengan panas, Jie Yan langsung mengakhiri kultivasinya dan membuka matanya.
“Ada apa Yue'er?” Tanya Jie Yan heran saat melihat Xia Yue'er yang memasang pose membanggakan dirinya sendiri.
Karena Jie Yan tidak langsung memujinya, Xia Yue'er merasa kesal. Ia membuang muka dengan wajah cemberut sambil berkata, “Aku tidak akan berbicara denganmu lagi!”
Mendengar itu, Jie Yan terdiam. Ia benar-benar tidak tau mengapa Roh Peri mungil tersebut tiba-tiba merajuk. Namun, saat memeriksa Kultivasi Xia Yue'er, ia langsung paham bahwa dia ingin di puji.
“Selamat atas terobosanmu Yue'er. Tampaknya kau lebih dulu menerobos dari Ziya. Aku tau kalau Yue'er yang terbaik.” ucap Jie Yan dengan tulus bercampur senyum diwajahnya.
Mendengar itu, Xia Yue'er menggeliat karena senang lalu memasang pose membanggakan diri sekali lagi sambil bergumam, “Putri ini memang yang terbaik!”
Jie Yan hanya menggelengkan kepalanya dan bertanya-tanya kapan Xia Yue'er akan tumbuh dan tidak kekanak-kanakan.
Xia Yue'er langsung duduk di bahu Jie Yan dan bertanya dengan antusias, “Jie Yan, aku sudah meningkatkan kekuatanku! Kapan kita akan pergi mengambil misi seperti yang kau katakan sebelumnya?”
“Apakah kultivasimu sudah stabil? Jika ya, maka kita akan langsung pergi.” ucap Jie Yan.
“Tenang saja, kultivasi putri ini telah sangat stabil, tidak seperti wanita itu yang bahkan belum menerobos.” Xia Yue'er berkata dengan memuji dirinya sendiri lalu mengejek Xiao Ziya.
Xiao Ziya yang sedang bermeditasi di Ruang Jiwa membuka sebelah matanya lalu menutupnya kembali. Ia lebih dulu menerobos tetapi terus bermeditasi untuk memahami sesuatu serta mencoba mengingat banyak hal.
Jika Xia Yue'er tau bahwa Xiao Ziya lebih dulu menerobos, ia pasti akan mengamuk lalu merajuk dalam waktu yang sangat lama.
Mendengar itu, Jie Yan hanya tersenyum lalu perlahan berdiri, “Ayo pergi. Kita akan mengambil misi.”
Xia Yue'er tentu langsung bersemangat ketika mendengar bahwa Jie Yan akan langsung membawanya pergi.
Jie Yan keluar dari tempat ia tinggal. Seperti biasa, ketika ia berjalan ke arah Aula Misi, banyak pasang mata yang menatapnya dengan kagum.
“Tampaknya mereka melihat ke arahmu, apa yang terjadi?” Xia Yue'er sedikit waspada ketika melihat banyak pasang mata melihat Jie Yan terutama untuk para murid wanita, entah mengapa itu membuatnya merasa bahwa Jie Yan-nya akan di rampok.
Mendengar itu, Xia Yue'er sedikit rileks.
Tidak lama kemudian, Jie Yan pun tiba di Aula Misi. Ia langsung bergerak ke arah tempat pengambilan misi untuk mendaftar menjadi murid inti.
“Kau akhirnya datang. Ikuti aku.” Tetua yang tidak dikenal namanya tau bahwa ketika Jie Yan datang, ia akan langsung memandu Jie Yan ke ruangan tertentu tempat misi khusus berada.
Jie Yan hanya mengangguk lalu mengikuti Tetua tersebut ke ruangan tertentu di Aula Misi.
Sesampainya di ruangan tersebut, Jie Yan melihat banyak brangkas di semua tempat. Di dalam ruangan, hanya ada beberapa Tetua lainnya, bisa dipastikan bahwa ruangan tersebut yang memiliki segel padanya adalah tempat banyak informasi penting yang dimilki oleh Sekte Pedang.
“Silahkan duduk.” Tetua itupun langsung mempersilahkan Jie Yan duduk di ruang tamu yang sederhana.
“Kau pasti datang ke sini untuk mengambil misi khusus agar menjadi murid inti resmi bukan?” Tanya Tetua tersebut.
“Ya.” Jie Yan mengangguk kecil.
“Sebelum itu, aku akan memberitahumu tentang sesuatu. Murid inti kali ini hanya tersisa enam. Hal ini dikarenakan murid inti Huoyun Ying'er dan Jian Xu telah pergi ke Sekte Pedang Utama dua hari yang lalu. Serta, keduanya membawa Yun Che dan Qing Lan Yu untuk memasuki Sekte Pedang Utama.” ucap Tetua tersebut yang membuat Jie Yan terkejut.
Jie Yan tidak menyangka bahwa Yun Che dan Qing Lan Yu akan pergi ke Sekte Pedang Utama.
“Jangan berkecil hati.” Tetua itu mencoba menghibur Jie Yan karena melihat Jie Yan terkejut lalu melanjutkan, “Master Sekte ingin merekomendasikanmu juga memasuki Sekte Pedang Utama, tetapi kau belum mencapai tingkat Penguasa Abadi. Alasan kenapa Yun Che dan Qing Lan Yu mendapatkan rekomendasi, itu dikarenakan keduanya adalah ahli pedang murni.”
Jie Yan terdiam karena Tetua tersebut mencoba menghiburnya padahal ia tidak terlalu peduli akan hal itu.
“Ini adalah misi yang akan kau lakukan jika ingin menjadi murid inti. Dan aku akan mengatakannya, ketika kau menyelesaikan misi menjadi murid inti, kau akan bisa langsung pergi ke Sekte Pedang Utama agar menjadi murid lingkaran luar di sana.” ujar Tetua tersebut sambil mengeluarkan empat kertas misi untuk di pilih oleh Jie Yan.
Jie Yan hanya mengangguk mendengar itu. Ia tau bahwa misi itu pastilah misi jangka panjang, paling tidak akan memakan waktu satu tahun. Semua itu pasti telah berada dalam prediksi Master Sekte Pedang, ketika ia menyelesaikan misi, ia pasti akan mencapai tingkat Penguasa Abadi.
Jie Yan pun mengambil kertas pertama dan melihat detail misi.
Misi pertama adalah menghapus Kerajaan tertentu di wilayah Kekaisaran Shi. Itu disebabkan oleh Kerajaan yang melakukan praktek yang sangat tidak manusiawi, memperbudak semua warga Kerajaan sehingga Kekaisaran Shi ingin memberantasnya.
Misi kedua, itu untuk memberikan daerah tertentu yang diserang oleh kelompok yang menyerupai bandit.
Kedua misi tersebut cukup sulit karena pemimpin mereka adalah kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah.
Untuk Misi ketiga, misi juga terletak di Kekaisaran Shi. Misinya adalah menghapus Klan kuat yang memberontak atas permintaan salah satu Petinggi Kekaisaran Shi.
Dan yang terakhir adalah misi membunuh eksistensi aneh yang wujudnya hampir tidak pernah terlihat di dekat Kekaisaran Shi. Misi itu memiliki detail sangat kabur. Dikatakan bahwa banyak kultivator yang hilang, bahkan untuk kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah tidak terkecuali.
Mereka semua hilang secara mendadak, dikatakan bahwa itu adalah sejenis binatang roh. Ada rumor yang menyebutkan bahwa sosok misterius tersebut mampu berubah wujud, tetapi ketika dia bergerak mencari mangsa, hanya satu jejak yang ditinggalkan. Yaitu, setiap kali seseorang yang di mangsa akan selalu terkena ilusi aneh, sifat mereka berubah sedikit tidak masuk akal dan keesokan harinya mereka menghilang.
Dan satu poin kunci lainnya, setiap kultivator yang menghilang adalah wanita.
“Sebelum aku mengambil misi, aku ingin bertanya tentang sesuatu. Kenapa kejadian seperti ini tidak langsung dibereskan oleh Kekaisaran Shi? Mereka pasti memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukannya.” ucap Jie Yan.
“Jie Yan, aku akan memberitahumu. Masalah di sebuah Kekaisaran yang sangat genting tidak hanya keempat ini. Keempat misi ini adalah yang termudah dari semua masalah yang ada. Inilah sebabnya Sekte Pedang menawarkan diri menyelesaikan masalah dengan imbalan tertentu untuk para murid. Jika masalah yang lebih besar terjadi, Kekaisaran Shi akan lebih dulu menanganinya.” ujar Tetua tersebut.
Mendengar itu, Jie Yan langsung paham. Tampaknya Kekaisaran Shi lebih kompleks dari pada yang ia duga. “Baik, aku akan mengambil misi memburu eksistensi misterius!”