Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Melawan Su Xiao (2)


Istana Bawah Laut, Kerajaan Atlantis


Pertarungan antara Jie Yan dan Xia Yue'er melawan Su Xiao baru saja dimulai. Di sisi lain, Gu Yin saat ini terlihat sedang berdiri di dekat Phoenix Es yang menatap ke arah pertarungan yang sedang terjadi.


“Kenapa kau berada di sini? Aku tau bahwa kau mengerti bahasa manusia.” ucap Gu Yin saat menatap ke arah Phoenix Es.


Phoenix Es menatap ke arah Gu Yin dengan tatapan seksama lalu membalas dengan telepati ke dalam pikiran Gu Yin. “Ya, kau benar. Aku memang mengerti apa yang dikatakan oleh manusia. Alasan aku berada di sini, aku disegel oleh seseorang dahulu di tempat ini agar spesies Phoenix Es tidak punah.”


Untuk beberapa hal, Phoenix Es tampak sedikit sedih lalu ia pun melanjutkan, “Ketika aku baru saja terbangun, beberapa kultivator manusia mencoba menjinakkan ku.”


Gu Yin terkejut alasan kenapa Phoenix Es berada di tempat itu. Tetapi, mendengar suara Phoenix Es di dalam pikirannya, ia tau bahwa Phoenix Es tersebut adalah betina.


Apa yang membuatnya heran, bahkan jika Phoenix Es tersebut adalah betina, bagaimana cara melanjutkan keturunan Phoenix Es jika tidak ada Phoenix Es lainnya?


“Lalu, apa yang akan kau lakukan? Kau tidak terlihat memusuhi manusia sama sekali. Namun, kenapa kau tidak bisa menghadapi manusia sebelumnya? Kekuatanmu lebih tinggi dua tahap dari pada kultivator yang kau basmi sebelumnya.” ucap Gu Yin penasaran.


“Aku tidak tau apa yang akan aku lakukan saat ini. Kau benar, alasan aku tidak memusuhi manusia, ini dikarenakan di zaman aku hidup, semua ras memiliki hubungan yang baik. Aku tidak mungkin menyerang mereka secara sembarangan. Tetapi tampaknya waktu telah merubah semuanya begitu juga dengan manusia.”


“Dan kenapa aku tidak mampu melawan, ini juga dikarenakan aku baru saja terbangun, aku tidak bisa mengendalikan kekuatanku dengan baik. Mungkin butuh waktu agar terbiasa.” Phoenix Es mejelaskan semuanya.


Mendengar hal itu, Gu Yin semakin yakin bahwa Phoenix Es adalah binatang roh yang bersahabat dan tidak tau bahwa manusia adalah mahluk yang sangat serakah dan pasti akan melakukan apa saja demi keuntungan.


Dari perkataan Phoenix Es, Gu Yin sedikit bingung karena burung tersebut mengatakan bahwa zaman dulu, semua makhluk hidup harmonis dan tidak ada perselisihan sama sekali. Jika seperti itu, kenapa ras Phoenix Es hampir punah?


Sebelum Gu Yin bertanya lebih jauh, ledakan kekuatan yang cukup besar mengalihkan perhatiannya. Ia pun menatap ke arah tempat suaminya dan Xia Yue'er berada.


“Fusi? Tampaknya Su Xiao sangat tangguh sehingga memaksa suami dan Xia Yue'er untuk melakukan Fusi.” Gumam Gu Yin.


Sementara untuk Phoenix Es, tatapannya juga tertuju pada Jie Yan dan Xia Yue'er. Ia tau bahwa kedua manusia dan roh peri tersebut tidak mencoba untuk melakukan sesuatu yang buruk padanya. Ini juga adalah kelemahan Phoenix Es tersebut, dia terlalu baik untuk menilai sesuatu dan mencoba untuk berpikir positif setiap saat.


Ini juga dikarenakan masa lalunya sehingga dia mempercayai makhluk lainnya tanpa syarat yang akhirnya kali ini membawanya kemalangan dan para kultivator mencoba menaklukannya.


“Roh Dunia Peri! Aku tidak menyangka bahwa akan melihatnya secara pribadi. Apakah mereka sudah kembali untuk mencoba melakukan hubungan dengan para manusia? Dan juga, kenapa aura yang terasa dari pemuda itu sangat akrab?” Batin Phoenix Es. Ia merasa bahwa aura Jie Yan sangat familiar, ini seperti ia melihat kerabatnya sendiri.


Ledakan Cahaya yang terjadi membuat Su Xiao yang awalnya ingin menyerang pun melebarkan matanya karena merasakan kekuatan yang sangat besar tiba-tiba muncul.


Ketika cahaya yang menyilaukan menghilang, wajah Su Xiao sangat muram karena kali ini seseorang yang ada dihadapannya tidak lagi Jie Yan walaupun itu memiliki rupa yang sedikit mirip.


Tanpa bertanya pun, Su Xiao sangat paham bahwa Jie Yan pasti melakukan Fusi Legendaris dengan Roh Kontraknya. Ia telah membaca catatan itu, ketika kultivator melakukan fusi dengan roh, kekuatan tempurnya akan meningkat satu tingkat.


“Bajingan! Aku tidak menyangka bahwa orang sialan ini bisa melakukan fusi seperti yang tercatat di legenda!” Batin Su Xiao. Bibirnya semakin bengkok saat ini karena merasa ancaman Jie Yan semakin tinggi.


Su Xiao juga berencana untuk melarikan diri. Dengan kecepatan penuhnya saat ini ketika dalam mode elementalis, ia yakin bisa melarikan diri. Bahkan ia yakin dengan kecepatan, ia bisa kabur dari para kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan.


Jie Yan yang telah menyatu dengan Xia Yue'er pun menatap ke arah Su Xiao yang tampak sedikit ragu untuk bertarung.


“Kali ini, kau akan menerima akibatnya karena mencoba melawanku!” ucap Jie Yan dengan suara acuh tak acuh. Ia pun langsung menghilang seketika dan muncul tepat di depan Su Xiao sambil mengayunkan tangan kanannya. Telapak tangannya tampak di kepalkan setengah. Lingkaran formasi juga tampak menyelimuti tangan kanannya.


Wajah Su Xiao muram seketika karena kecepatan Jie Yan kali ini sangat dekat dengannya.


“Perpindahan Cahaya!”


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Su Xiao langsung berpindah tempat ke samping di jarak hampir sepuluh meter.


Tetapi, untuk Jie Yan yang memiliki Mata Dewa, ia hanya menyeringai lalu langsung mengubah lintasan serangannya.


“Formasi Cahaya, Teleportasi Pukulan Cahaya!”


Bam!


Blar!


Su Xiao yang tidak siap pun langsung terkena pukulan telak tepat di wajahnya yang membuat bibirnya semakin bengkok. Serangan itu cukup kuat yang membuat wajahnya hampir saja dilumuri oleh darahnya sendiri. Jika saja itu tidak diuapkan, mungkin wajahnya telah merah saat ini dengan darahnya sendiri.


“Bajingan!” Teriak Su Xiao saat ia langsung menerjang ke arah Jie Yan dengan kecepatan tertingginya lalu mengayunkan pedang cahaya di tangannya sekuat tenaga.


Jie Yan tersenyum lalu mengeluarkan pedangnya juga dan mengayunkannya ke arah Su Xiao.


Trang! Tring! Tring!


Pertarungan menggunakan pedang pun terjadi dalam sekejap. Kemampuan berpedang Su Xiao sangat unik karena dia pengguna elemen cahaya. Dia bisa menyerang seperti biasa walaupun jaraknya cukup jauh. Ini seperti pedang miliknya memanjang sendiri, inilah kemampuan unik elemen cahaya milik Su Xiao.


Jika saja Su Xiao menunjukkan kemampuannya kepada Organisasi Saint Langit, kemungkinan dirinya akan masuk jajaran Master Bela Diri peringkat 45 paling tidak, sedikit lebih rendah dari pada Han Chen.


Ketika pertarungan terjadi, Jie Yan sangat sadar bahwa kecepatannya ketika melakukan fusi masih sedikit lebih buruk dari pada Su Xiao. Tetapi, ia belum menggunakan kemampuan teleportasi sama sekali yang artinya, Su Xiao tidak memiliki kesempatan sama sekali melawan Jie Yan yang telah melakukan fusi dengan Xia Yue'er.


Su Xiao saat ini terlihat mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah menggunakan dua tangan.


“Bilah Cahaya Suci!”


Sraing!


Qi Cahaya tampak memanjang dari pedang cahaya milik Su Xiao. Bilah yang sangat panjang langsung menerjang ke arah Jie Yan.


“Teleportasi!”


Zhep!


Jie Yan pun berpindah dalam sekejap ke kanan sejauh empat meter dan itu tampak seperti dirinya menggunakan kecepatannya tanpa teknik.


Jrezh!


Pulau tersebut tampak terbelah menjadi dua bagian ketika Su Xiao melepaskan salah satu teknik terkuat yang ia miliki. Tetapi, ketika melihat Jie Yan mampu menghindari serangannya, wajahnya semakin muram.


“Bajingan sialan ini, apakah dia bermain-main denganku?” Su Xiao menggertakkan giginya dengan kuat saat menatap Jie Yan dengan tatapan membunuh.


“Apakah cuma ini yang kau punya?” Tanya Jie Yan acuh tak acuh.


Wajah Su Xiao semakin tenggelam karena sangat terlihat bahwa Jie Yan sangat merendahkannya. Amarahnya tidak lagi terbendung dan ia pun mengerahkan semua kekuatannya saat ini tanpa tersisa sedikitpun untuk menghabisi Jie Yan.


“Kau akan menyesalinya Jie Yan!” Teriak Su Xiao sekuat tenaga saat semua tempat tampak bersinar dalam sekejap.


Kekuatan yang terpancar dari tubuh Su Xiao saat ini bahkan bisa membunuh para kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan.


Menatap pancaran kekuatan Su Xiao, Jie Yan sedikit kagum karena tidak menyangka bahwa Su Xiao akan bisa mengeluarkan aura seperti itu.


“Heeee... Harus aku akui bahwa kau memang memiliki kekuatan! Kekuatanmu saat ini tidak lebih rendah dari pada Han Chen yang aku habisi sebelumnya!” ucap Jie Yan saat tubuhnya diselimuti oleh cahaya serta aura berwana ungu pucat.


Su Xiao membeku ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Jie Yan. Tetapi ia tidak percaya sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh Jie Yan.


“Kau terlalu banyak membual Jie Yan! Matilah!”


Tanpa membuang waktu, Su Xiao pun langsung menyerang sekuat tenaga yang ia bisa menggunakan pedang cahaya yang ada di tangannya.


“Cahaya Penghancur Surga!”