Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Perang Berakhir


Sekte Cahaya Suci


Perang antara kubu Klan Naga melawan Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit telah mendekati ******* setelah para eselon atas Organisasi Saint Langit dan Sekte Cahaya Suci satu per satu jatuh di tangan Tetua Klan Naga.


Setelah kejauhan Tetua Agung Sekte Cahaya Suci, semua Tetua lainnya juga langsung jatuh di bawah pengepungan anggota Klan Naga. Selain dari itu, karena segel yang dibuat oleh Yao Shen dan Zhu Feng, tidak ada satupun yang dapat melarikan diri.


Jleb!


Di tempat tertentu di udara, terlihat seseorang pria paruh baya yang matanya melebar karena tidak percaya dirinya akan di tikam. Pria paruh baya tersebut tidak lain adalah Zhu Hong, Tetua Langit terkuat di Organisasi Saint Langit. Ia saat ini menatap ke arah depan dengan tatapan marah, dihadapannya terlihat sosok wanita tua.


“Kau..!”


“Uhuk..!”


Zhu Hong memuntahkan seteguk darah merah saat harinya di tikam. Ia mencoba untuk menyerang balik selagi daya hidupnya masih ada. Tetapi ia sama sekali tidak dapat menggerakkan tubuhnya karena adanya sesuatu yang aneh menyebar ke seluruh jaringan tubuhnya.


“Kau terlalu ceroboh karena melihat rekanmu satu per satu terjatuh. Hanya untuk mencoba menghindari luka fatal sebelumnya, kau tidak memperhatikan bahwa seranganku sebelumnya hanyalah tipuan. Lagi pula, jangan lupa bahwa aku adalah peramu obat-obatan yang bahkan dapat melumpuhkan seseorang sepertimu dengan mudah.” Wanita tua yang tidak lain adalah Lin Xi, berbicara dengan nada acuh tak acuh ketika ia menikam Zhu Hong.


“Lin Xi! Kau akan menyesal karena membantu Klan Naga berurusan dengan Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit!” ucap Zhu Hong dengan susah payah.


“Menyesal? Tentu saja tidak. Semenjak kau mencampuri urusanku dahulu dan kali ini mencoba menyingkirkan cucuku, kau sudah menjadi target untuk aku habisi!” Balas Lin Xi saat mencabut pedangnya lalu menusuknya kembali sekali lagi karena Zhu Hong tidak bisa bergerak akibat racun pelumpuhan saraf dan akar spiritual yang ia gunakan.


Kali ini, Lin Xi menikam jantung Zhu Hong yang membuatnya langsung menutup matanya perlahan dengan begitu banyak penyesalan. Jika ia tau bahwa Lin Xi akan muncul, ia tidak akan mau berurusan dengan Klan Naga. Ia juga sangat membenci Yao Shen dan Zhu Feng saat ini karena menyegel tempat tersebut agar siapapun tidak bisa lolos.


Setelah kematian Zhu Hong, Lin Xi pun langsung melempar mayat Zhu Hong ke tempat tertentu, tepat di depan seorang wanita muda yang memasang wajah senyum diwajahnya setiap saat jika menatap ke arah neneknya ataupun adiknya. Ia tidak lain adalah Huan Caiyi.


“Reinkarnasi Dunia Najis!”


Ketika Huan Caiyi mengangkat sedikit telapak tangannya, aura hitam merembes dari mayat Zhu Hong lalu sosok pria hitam dengan armor aneh serta kabut hitam terlihat dalam sekejap. Ini juga alasan mengapa kedua kelompok sangat cepat dibinasakan.


Di semua tempat di dalam segel, terlihat sosok hitam yang terus-menerus membantai satu per satu anggota Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit yang. Mereka semua adalah ciptaan dari Huan Caiyi menggunakan kemampuan uniknya. Semenjak ia mencapai tingkat Alam Sage tahap kedelapan dan telah menguasai konsep Bayangan, ketika ia membuat pasukan, bayangan yang ia ciptakan akan memiliki kekuatan utuh dari musuhnya. Tetapi ia hanya dapat membangkitkan seseorang dengan kekuatan satu tahap diatasnya.


Jika itu versi lemah, maka ia bisa membangkitkan pasukan dari mayat seseorang dengan tingkat kultivasi dua atau tiga tahap lebih tinggi darinya. Tetapi itu percuma saja karena sesuatu seperti itu sangat lemah. Jadi, Huan Caiyi hanya menggunakan metode kebangkitan yang kuat saat ini. Selain dari itu, perbedaan kedua teknik juga sangat lebar karena Kebangkitan versi diperkuat juga dapat membuat bayangan semakin kuat setiap waktunya, tidak seperti versi lemah yang tidak memiliki ruang untuk berkembang.


Untuk Yao Shen dan Zhu Feng, keduanya menatap ke arah Huan Caiyi dengan tatapan sedikit rumit. Keduanya telah memiliki informasi tentang kekuatan milik Huan Caiyi.


“Aku tidak menyangka bahwa Klan Huan akan masih ada di dunia ini.” Yao Shen berbicara menggunakan telepati kepada Zhu Feng.


Selain dari Huan Caiyi, tatapan Yao Shen dan Zhu Feng juga tertuju pada Dai Mubai. Keduanya juga tau apa kekuatan garis darah milik Dai Mubai karena bisa dikatakan, keduanya telah menyaksikan secara pribadi kehancuran Klan Dai di tangan Kekaisaran Han.


“Kami menyerah!”


“Tolong lepaskan kami!”


Banyak anggota dari Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit yang berteriak menyerah karena kedua pemimpin mereka telah tewas. Tidak ada artinya untuk melanjutkan perang lagi.


Jie Yan yang saat ini baru selesai membunuh salah satu anggota Organisasi Saint Langit, melirik ke arah kerumunan lalu bergumam pelan, “Bereskan mereka semua! Jangan biarkan ada yang tersisa!”


Perintah yang diucapkan oleh Jie Yan kepada semua anggota Klan Naga terdengar di tempat itu walaupun sangat samar.


Wajah semua kultivator yang ada di sana sangat muram ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Jie Yan. Mereka tidak menyangka bahwa Jie Yan akan menjadi individu yang sangat kejam karena tidak membiarkan siapapun menyerah.


Untuk semua yang berhubungan dengan Jie Yan, mereka sama sekali tidak peduli dengan para kultivator yang tersisa. Bahkan untuk Yao Shen dan Zhu Feng tidak terkejut ketika mendengar hal itu.


Sebab, ketika Yao Shen dan Zhu Feng mengambil keputusan untuk melakukan Pembersihan, maka tidak akan ada yang diizinkan untuk pergi jika mereka telah ditargetkan.


Para anggota Klan Naga yang telah menerima perintah, langsung menyerang ke arah semua kultivator yang tersisa tanpa memberi ampun sama sekali.


Saat musuh terakhir telah jatuh, para anggota Klan Naga meraung keras ke arah langit. Ini adalah raungan tanda bahwa mereka telah memenangkan perang.


Untuk Yao Shen dan Zhu Feng, keduanya pun melepaskan teknik formasi yang mereka buat.


“Bocah Yao, bocah Zhu! Segeralah datang ke Klan Lin! Ada sesuatu yang mendesak harus di diskusikan! Ini terkait dengan Gerbang Dunia Lain!” Lin Xi mengirim telepati kepada Yao Shen dan Zhu Feng.


Ketika Yao Shen dan Zhu Feng mendengarnya, wajah keduanya berubah drastis karena jika seorang Patriak diundang, maka bisa dipastikan bahwa Klan Lin telah gagal. Keduanya langsung pergi dengan tergesa-gesa karena tau bahwa tidak mungkin membuang waktu lagi di tempat tersebut walaupun keduanya sangat penasaran dengan Jie Yan dan bagaimana dia bisa menjadi Raja Naga.


“Nenek, apa yang terjadi?” Jie Yan muncul di samping Lin Xi dan bertanya. Ia tentu dapat melihat bahwa raut wajah Yao Shen dan Zhu Feng berubah drastis sebelumnya ketika melihat ke arah neneknya.


“Yan’er, bersiap-siaplah! Mungkin Klan Naga akan dibutuhkan untuk melawan musuh yang akan datang tidak lama lagi! Dan ini adalah alasan mengapa nenek dan kakekmu pergi dari Daratan Utara sebelumnya!” Jawab Lin Xi.


Ketika Jie Yan mendengar hal itu, pupil matanya menyusut tajam. Ia sangat tau bagaimana sikap neneknya ketika sangat serius dan baru kali ini ia melihat neneknya memasang raut wajah seperti itu yang artinya, bahaya yang dikatakan oleh neneknya, mungkin akan membuat Benua Saint jatuh ke dalam kekacauan.