Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Terobosan


Bintang Tianyu


Waktu terus berlalu, tanpa sadar sudah hampir satu tahun Jie Yan di lempar ke dalam Makam Pedang Kematian.


Keberadaan Jie Yan saat ini hampir dilupakan oleh para anggota Sekte Pedang, terutama para Tetua. Mungkin hanya Tetua pemimpin Aula Penegak Hukum, Tetua Pertama dan Tetua Kelima serta Qing Tao yang masih ingat dengan Jie Yan.


Terutama untuk Tetua Kelima. Dia sangat ingin mengambil sesuatu dari Jie Yan, ini juga berkaitan dengan misi yang diberikan olehnya kepada tiga muridnya untuk menyelediki tentang Lembah Bulan.


Tetua Kelima sangat yakin bahwa benda yang ada di catatan dalam legenda pasti ada di sana serta yakin bahwa Jie Yan pasti telah mengambilnya.


Itulah sebabnya sedari awal Tetua Kelima menjebak Jie Yan agar tewas lalu ia bisa mengambil cincin ruang Jie Yan karena ia yakin bahwa Jimat Bulan yang tercatat di dalam legenda pasti disimpan oleh Jie Yan.


Tetua Kelima terus menunggu waktu tenggang hukuman Jie Yan. Ketika waktunya tiba, ia berencana untuk pergi menjemput Jie Yan ke Makam Pedang Kematian. Apa yang dipikirkan olehnya tentu saja bukan menjemput Jie Yan, tetapi mayatnya. Ia sangat yakin bahwa Jie Yan tidak mungkin bertahan hidup di dalam sana.


Sementara itu, Qing Tao yang sedikit kecewa dengan Sekte Pedang, telah pergi dari Sekte Pedang untuk mengembara. Kekuatannya telah stagnan dalam waktu yang lama di peringkat Tetua terlemah sehingga ia memutuskan untuk pergi ke Sekte Pedang Utama.


Qing Tao juga tidak yakin bahwa Jie Yan bisa selamat di Makam Pedang Kematian karena dalam sejarah yang ada, tidak ada yang berhasil keluar bahkan ketika mereka hanya dihukum selama dua bulan. Inilah sebabnya Qing Tao pergi karena rasa bersalah membawa Jie Yan ke Sekte Pedang dan tidak ingin tinggal di Sekte Pedang cabang.


Makam Pedang Kematian


Di formasi khusus yang dibuat oleh Xiao Ziya tempat mereka berkultivasi, terlihat bahwa formasi tersebut perlahan memudar karena Xiao Ziya memang membuat formasi tersebut pudar di waktu tertentu.


Namun, jika Roh lain melihatnya bahwa Xiao Ziya mampu mempertahankan formasi selama itu, semua dari mereka akan terkejut. Tetapi inilah bukti bahwa Xiao Ziya memang pernah menjadi eksistensi tertinggi diantara para Roh.


Di dalam formasi tersebut, terlihat batu roh dalam jumlah yang sangat besar. Tentu saja jumlah batu roh sebanyak itu tidak akan mampu di konsumsi oleh Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya dalam waktu kurang dari delapan bulan.


Untuk tingkat Emas Abadi tahap awal, mereka hanya membutuhkan sekitar 10.000 batu roh kelas bawah untuk menembus tahap selanjutnya, dan untuk Jie Yan membutuhkan setidaknya 30.000 batu roh kelas bawah.


Hanya saja, jika ingin menerobos di tingkat Emas Abadi ke tahap selanjutnya, dibutuhkan waktu yang cukup banyak. Itulah kendala yang dihampiri oleh Jie Yan saat ini.


Bahkan untuk Xiao Ziya yang tidak memiliki masalah terobosan tentu membutuhkan waktu juga untuk naik ke tahap selanjutnya.


Saat ini, Jie Yan sedang duduk bersila. Selama lebih dari tujuh bulan, kekuatannya telah meningkat dengan pesat. Hari ini adalah momen terobosan lainnya untuk Jie Yan. Dihadapannya, terdapat sangat banyak batu roh kelas menengah.


Sedangkan untuk Xia Yue'er dan Xiao Ziya, keduanya sudah selesai berkultivasi. Yang pertama selesai tentu saja adalah Xiao Ziya, diikuti oleh Xia Yue'er.


Hal ini membuat Xia Yue'er tidak puas sama sekali dan terus melototi Xiao Ziya sepanjang waktu.


“Tampaknya teknik Metode Pemurnian Jiwa khusus bagi manusia sangat cocok digunakan oleh Jie Yan.” gumam Xiao Ziya saat menatap ke arah Jie Yan yang berada diambang terobosan.


Namun, ini juga dikarenakan anugerah tubuh khusus Roh sehingga mereka tidak memiliki masalah ketika hendak menerobos tingkat Jiwa Abadi.


Benar, saat ini Xiao Ziya dan Xia Yue'er telah mencapai tingkat Jiwa Abadi tahap awal, lebih cepat hampir satu bulan dari pada Jie Yan.


Tetapi Xiao Ziya tidak mengijinkan Xia Yue'er terus menerobos karena itu akan menjadi masalah untuk Xia Yue'er dikemudian hari. Banyak kasus pada Roh yang serakah karena terlalu buru-buru menerobos di tingkat Jiwa Abadi mencapai puncak Jiwa Abadi. Akibatnya, fondasi serta jiwa mereka terguncang yang akhirnya menjadi setengah lumpuh.


Walaupun awalannya tidak terlihat, ketika mencapai tingkat selanjutnya, ketika mereka berkultivasi, waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan kekuatan lebih lambat hampir sepuluh kali lipat. Inilah kerugian dari anugerah pada tubuh para Roh.


Jie Yan yang sedang dalam posisi bermeditasi sedang melakukan Pemurnian Jiwa. Kata Pemurnian Jiwa itu tertuju pada jiwanya sendiri.


Untuk mencapai tingkat Jiwa Abadi, seorang kultivator dikhususkan untuk meningkatkan kekuatan spiritual ke level yang baru. Memurnikan Jiwa mereka sendiri bertujuan untuk membuat jiwa lebih murni, dengan begitu kekuatan spiritual akan meningkat drastis.


Saat kekuatan jiwa dan spiritual mencapai titik tertentu, itu akan mempengaruhi Akar Spiritual dan memulai evolusi baru pada Akar Spiritual.


Ketika Akar Spiritual diperkuat dan mencapai level baru, itu akan mempengaruhi semua Meridian di dalam tubuh manusia.


Ketika qi di dalam tubuh dan Akar Spiritual mencukupi untuk terobosan, itu akan dibantu oleh Akar Spiritual dan Jiwa. Hal ini membuat tubuh menerima rangsangan tertentu lalu memaksa tubuh naik ke level yang lebih tinggi.


Inilah kasus utama bagi kultivator yang menerobos ke tingkat Jiwa Abadi. Namun, jika jiwa seorang kultivator tidak terlalu murni yang mengakibatkan kurangnya kekuatan spiritual, itu akan gagal menerobos ke tingkat Jiwa Abadi.


Nyatanya, terobosan ke tingkat Jiwa Abadi cukup berbahaya karena melibatkan jiwa. Dan kegagalan akan mengakibatkan fondasi pada jiwa terpengaruh dan serangan balik akan diterima oleh para kultivator.


Dalam kasus ini, jika jiwa terluka, maka kesempatan untuk mencapai tingkat Jiwa Abadi akan turun ke persentase 30%. Inilah betapa berbahaya terobosan ke tingkat Jiwa Abadi.


Kekuatan spiritual yang sangat besar melonjak di tubuh Jie Yan. Ia telah memurnikan jiwanya dalam waktu lebih dari sebulan, bisa dikatakan ia melakukan pemurnian sebanyak ratusan kali yang membuat kelautan spiritualnya sangat dekat dengan milik Xia Yue'er.


Saat kondisi jiwanya telah terpenuhi, Jie Yan langsung merangsang potensi meridian di dalam tubuhnya menggunakan Akar Spiritual dan Jiwanya yang telah semakin kuat.


Sel-sel di dalam tubuhnya tampak marah, Jie Yan paham bahwa terobosan telah sangat dekat. Dalam rangsangan tersebut, tubuhnya diperkuat dalam jumlah yang sangat besar. Qi di dalam tubuhnya terus bertambah besar. Batu roh yang ada di depannya diserap dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Penyerapan terus berlanjut dan ketika batu roh kelas menengah telah diserap hampir 10.000, ledakan qi terjadi di dalam tubuh Jie Yan.


Bom!


Di saat itu juga, Jie Yan seperti mendengar pecahan kaca di dalam kepalanya. Belenggu tertentu langsung diterobos dan disaat itulah ia akhirnya menembus tingkat Jiwa Abadi tahap awal.