Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Kota Mimpi


Bintang Brahma


Tiga Minggu kemudian


Karena Jie Yan, Yan Ming, Yan Xian dan Xiao Xiao bepergian dengan Mo Lin, tidak ada kecelakaan terjadi.


Sosok yang merupakan Iblis yang mengintai dari kegelapan tidak berani mendekat ataupun menyerang karena keberadaan Mo Lin.


Jika para Iblis ingin membunuh Yan Ming dan Yan Xian, mereka harus membawa banyak iblis di tingkat di atas Kaisar Abadi karena kekuatan Mo Lin memang sangat kuat.


Saat ini, binatang roh yang menarik gerbong kereta telah mencapai kota yang merupakan kota tempat Istana Surgawi Mimpi Ilahi berada.


Di kota tersebut terdapat sangat banyak Klan, Organisasi besar dan juga ada sebuah Kerajaan. Tetapi mereka semua tunduk pada Istana Surgawi Mimpi Ilahi.


“Kita telah tiba. Karena kita sedikit lambat dalam perjalanan, pendaftaran untuk murid baru akan berlangsung dalam waktu lebih dari satu minggu. Di mana kalian berencana menetap? Apakah itu di daerah sekitar Istana Surgawi Mimpi Ilahi?” Tanya Mo Lin saat menatap ke arah kelompok Jie Yan.


“Ya, agar tidak terlambat mendaftar, kami akan tinggal di sekitar Istana Surgawi Mimpi Ilahi.” Yan Xian langsung menjawab.


Untuk Jie Yan dan Yan Ming, keduanya tidak berkomentar sama sekali.


Mo Lin mengangguk kecil dan terus mengendalikan binatang roh untuk membawa mereka ke daerah yang sangat dekat dengan Istana Surgawi Mimpi Ilahi.


Karena adanya Mo Lin, para penjaga gerbang masuk kota raksasa itu tidak menghentikannya sama sekali.


Tentu saja reputasi Mo Lin sangat tinggi di kota raksasa yang bernama kota Mimpi.


Alasan kenapa kota itu disebut sebagai Kota Mimpi, itu dikarenakan pemimpin Istana Surgawi Mimpi Ilahi membuat kota tersebut ketika semua kultivator sedang tertidur. Kota itu tercipta hanya dalam waktu satu malam.


Bahkan para kultivator kuat pun tidak mengetahui bagaimana proses kota serta bangunan tak terhitung jumlahnya tercipta dalam waktu satu malam. Dahulu, hanya ada beberapa Klan dan satu Kerajaan kecil di tempat tersebut.


Tetapi seseorang yang menjadi Pemimpin Istana Surgawi Mimpi Ilahi tiba-tiba datang menciptakan semua yang ada di sana dan lahirlah Kota Mimpi.


Ketika waktu terus berlalu, semakin banyak Klan kuat yang ikut menetap di kota tersebut karena tempat itu bisa melindungi mereka semua dari pengejaran para iblis.


Dan tepat di tengah kota raksasa tersebut, terdapat daerah kosong yang sangat luas. Jika dilihat dari luar, itu hanya sebidang tanah mencakup area ribuan km persegi. Tetapi jika memasuki wilayah tanah kosong tersebut menggunakan metode tertentu, akan terlihat beberapa istana raksasa di balik kabut yang sangat tebal. Lokasi itulah tempat Istana Surgawi Mimpi Ilahi berada.


Selain dari itu, hanya ada satu istana yang terdapat di bawah, selebihnya, semua istana tersebut melayang di atas awan.


Ketika Mo Lin mengendalikan binatang roh yang menarik gerbong mendekat, Jie Yan menatap ke arah kejauhan dengan tatapan heran. Jika ia menggunakan mata biasa, ia tidak dapat melihat apa-apa. Ketika ia menggunakan Mata Dewa, ia dapat melihat dengan jelas sebuah istana Raksasa di dalam wilayah tanah kosong tersebut.


Selain dari itu, Jie Yan juga dapat melacak secara samar bahwa ada istana lainnya di atas langit walaupun Mata Dewa miliknya tidak dapat melihat dengan jelas. Ini membuatnya sedikit terkejut karena tidak menyangka bahwa pesona kuat yang terdapat di sekeliling istana di atas awan bahkan mampu menghalangi Mata Dewa miliknya.


“Tempat ini sungguh tidak terduga. Apakah istana itu adalah Istana Surgawi Mimpi Ilahi?” Tanya Jie Yan saat mengapa ke arah hamparan tanah kosong dikejauhan.


“Berapa banyak murid luar Istana Surgawi Mimpi Ilahi?” Tanya Jie Yan tanpa sadar karena daerah itu sangat luas. Selain dari itu, istana di sana juga sangat besar, bisa dikatakan itu mampu menampung jutaan manusia untuk tinggal.


“Murid lingkaran luar Istana Surgawi Mimpi Ilahi saat ini diperkirakan mencapai angka 100.000 jiwa. Selain dari itu, aku akan memberitahu kalian tentang beberapa hal. Ada syarat tertentu untuk menjadi murid Istana Surgawi Mimpi Ilahi.”


“Yang pertama adalah mencapai tingkat Penguasa Abadi tahap awal sebelum usia 100 tahun. Dan jika mencapai umur 300 tahun dan murid lingkaran luar tidak mencapai tingkat kultivasi Kaisar Abadi, mereka akan dikeluarkan. Dan tentu saja Istana Surgawi Mimpi Ilahi mudah mengetahui umur seseorang karena Pemimpin Istana Surgawi Mimpi Ilahi menciptakan sesuatu yang dapat melacak umur seseorang dengan sangat akurat melingkupi umur tahun, bulan, hari dan bahkan jam dan menit.” ujar Mo Lin.


Mendengar itu, Jie Yan terdiam karena sedikit heran bahwa ada benda seperti itu.


“Jie Yan, jangan bingung. Aku mengetahui benda itu, itu diciptakan oleh seseorang yang aku kenal menggunakan formasi khusus dengan elemen tersembunyi yang disebut sebagai konsep Mimpi.”


Mendengar suara Xiao Ziya, Jie Yan bahkan lebih heran karena ada konsep Mimpi. Tanpa bertanya pun, Jie Yan menyadari bahwa konsep Mimpi adalah salah satu dari konsep Kuno.


Seseorang yang menguasai konsep Kuno bukan eksistensi biasa. Bisa dikatakan, di Alam Abadi ada beberapa kategori kultivator puncak. Yang pertama adalah ahli pedang tertinggi yang menguasai Jantung Pedang. Setelah itu adalah Penguasa yang ahli dalam konsep Kuno, konsep Tertinggi dan konsep Penciptaan yang mungkin hanya ada beberapa eksistensi yang mampu menguasainya. Dan yang terakhir adalah, penguasa yang ahli dalam menggunakan qi Raja.


Mungkin ada beberapa ahli tersembunyi lainnya yang memiliki keahlian uniknya sendiri seperti Zhou Tian Cheng.


“Tampaknya Istana Surgawi Mimpi Ilahi memiliki peraturan yang sangat ketat.” ucap Yan Ming dengan wajah serius. Ia telah mencapai usia sekitar 30 tahun saat ini dan memenuhi syarat masuk ke Istana Surgawi Mimpi Ilahi. Tetapi mencapai tingkat Kaisar Abadi di usia 300 tahun memang hanya sedikit yang bisa melakukannya.


“Jika tidak seperti itu, bagaimana bisa Istana Surgawi Mimpi Ilahi dikatakan dapat menyaingi Kuil Buddha?” Mo Lin terkekeh sedikit.


“Ya, anda benar senior. Bahkan para Tetua Klan Yan kami dan Leluhur mengatakan bahwa Istana Surgawi Mimpi Ilahi memang memenuhi syarat bersaing untuk hegemoni di Wilayah Barat Alam Abadi.” Yan Xian berkata dengan nada serius.


Mo Lin hanya tersenyum dan tidak membantah. Ia memiliki pemikirannya sendiri tentang hal itu.


Jie Yan memperhatikan senyum diwajah Mo Lin dan merasa bahwa Istana Surgawi Mimpi Ilahi semakin misterius. Menurutnya, kemungkinan bahwa Istana Surgawi Mimpi Ilahi kini telah sebanding dengan Kuil Buddha, mungkin hanya masalah eselon atas ada terlihat beberapa perbedaan.


“Baik, aku hanya akan mengangkat kalian sampai di sini. Dalam satu minggu kemudian, tepat di gerbang menuju Istana Surgawi Mimpi Ilahi, akan diadakan perekrutan murid baru.” Saat gerbong kereta berhenti, Mo Lin menunjuk ke arah gerbang Rakasa.


Gerbang itu tampak aneh karena itu jalan masuk ke tanah kosong yang sangat luas. Itulah pemikiran siapapun jika tidak bisa melihat istana raksasa di dalam sana.


Yan Ming dan Yan Xian turun dari gerbong kereta dan menggenggam kedua tangan mereka ke arah Mo Lin. “Senior, terimakasih karena telah membawa kami ke Kota Mimpi.”


Jie Yan juga melakukan hal yang sama. Walaupun ia tidak berniat bergantung dengan Istana Surgawi Mimpi Ilahi, ia memiliki tujuannya sendiri dan ini dikarenakan permintaan Xiao Ziya.


“Tidak masalah sama sekali. Tidak lama lagi kalian akan masuk ke Sekte. Dengan bakat kalian, tidak akan sulit memasuki Istana Surgawi Mimpi Ilahi.” Mo Lin melambaikan tangannya dengan senyum diwajahnya.


Setelah itu, Mo Lin langsung pergi mengendalikan binatang roh ke arah gerbang Istana Surgawi Mimpi Ilahi disaksikan oleh Jie Yan, Yan Ming dan Yan Xian.


“Yan Ming, Yan Xian, aku akan pergi lebih dulu. Cepat atau lambat kita akan bertemu kembali.” ucap Jie Yan saat pergi ke arah tertentu.


Yan Xian ingin berbicara tetapi Yan Ming menghentikannya dan ia berkata, “Cepat atau lambat kita akan bertemu lagi dengannya.”