
Bintang Tianyu, Makam Pedang Kematian
“Jika kita ingin menang melawannya secara individu, kita harus mencapai tingkat kultivasi Jiwa Abadi.” ucap Xiao Ziya.
“Jiwa Abadi...” Jie Yan bergumam kecil. Ia baru saja mencapai tingkat Emas Abadi tahap awal, akan sangat sulit mencapai tingkat Emas Abadi tahap puncak, apa lagi tingkat Jiwa Abadi.
“Namun, tenang saja. Kau seharusnya sudah memperhatikan bahwa makhluk kuat itu sedang dalam posisi berkultivasi. Dia tidak akan menyadari keberadaan kita untuk saat ini. Selain dari itu, apa kau lupa ada dua tempat lainnya yang sering di datangi oleh Tetua Agung Sekte Pedang?” ucap Xiao Ziya dengan senyum karena ia merasa bahwa kedua tempat itu juga tidak sederhana.
“Ya, kau benar.” Jie Yan mengangguk kecil dan merasa bahwa tempat lainnya pastilah berisi sumber daya tertentu. Mayat Raja Titan Kuno telah dikubur di tempat aneh itu selama 100.000 tahun lamanya, pasti banyak hal yang muncul di tempat itu.
“Ayo pergi, dari tempat ini juga ada jejak Tetua Agung Sekte Pedang bergerak ke arah lainnya. Menurutku, tempat ini bukanlah makam sebenarnya dari Raja Titan Kuno.” ujar Xiao Ziya.
Jie Yan tidak membantah apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya karena menurutnya, makam Raja Titan Kuno pasti tidak sesederhana kota usang dan Oasis kecil yang dikelola oleh satu makhluk tingkat Jiwa Abadi.
“Ayo pergi!” Xiao Ziya langsung terbang dengan kecepatan penuhnya ke arah lainnya tempat yang pernah di jelajahi oleh Tetua Agung Sekte Pedang diikuti oleh Jie Yan dan Xia Yue'er.
Sementara itu, ketika kelompok Jie Yan pergi dari tempat itu, di Oasis yang sebelumnya dilihat oleh kelompok Jie Yan, makhluk setinggi enam meter yang menjadi pemimpin dari tempat itupun membuka matanya.
“Grrr...”
Sosok tersebut menggeram sedikit, giginya yang tajam terlihat, aura berwarna hijau sangat keras pun merembes dari tubuhnya.
“Siapa itu? Aku merasakan bahwa ada yang mengawasi beberapa waktu lalu! Apakah itu manusia yang menyebut dirinya sebagai Tetua Agung Sekte Pedang?” Gumam sosok tersebut lalu langsung melacak semua daerah di dekat kota dan Oasis menggunakan kekuatan spiritualnya di saat ia perlahan berdiri dari posisi meditasi.
Setelah melacak dalam waktu yang cukup lama, sosok tersebut tidak menemukan keanehan apapun tetapi ia yakin dengan instingnya bahwa ada yang mengawasinya sebelumnya.
Sosok tersebut perlahan menutup matanya lalu bergumam kecil, “Kalian berdua, berhati-hatilah karena aku merasakan ada yang mengawasi sebelumnya. Jika terjadi kecelakaan, rencana yang telah kita susun selama puluhan ribu tahun akan gagal.”
Setelah bergumam kecil, sosok itupun membuka kembali matanya. Tidak tau dengan siapa dia berbicara saat ini.
Namun, jika Roh Artefak ataupun Tetua Agung Sekte Pedang berada di tempat itu, mereka akan langsung menyadari apa sebenarnya yang dimaksud oleh sosok tersebut.
**
Kelompok Jie Yan terus bergerak dan beberapa hari kemudian, mereka tiba di tempat lainnya yang cukup aneh. Itu bukanlah sebuah kota ataupun Oasis, melainkan sebuah danau raksasa yang ditumbuhi oleh pohon dengan akar lebat, hal itu menjadikan tempat itu seperti sebuah rawa.
“Tempat ini..” Xiao Ziya yang menatap ke arah hutan rawa itu, cukup terkejut untuk beberapa saat karena tidak menyangka bahwa tempat seperti itu akan ada di wilayah gurun pasir yang sangat luas.
Jie Yan langsung mengaktifkan Mata Dewa memperhatikan situasi di semua tempat. Namun, ketika ia melihat dengan seksama, ia juga cukup terkejut karena qi di tempat itu sangat padat. Selain dari itu, ada aura lainnya yang mirip dengan milik Tetua Agung Sekte Pedang yang beredar di udara, dan ia memastikan bahwa itu adalah sebuah konsep.
“Jie Yan, berhati-hatilah. Tempat ini diisi oleh konsep yang sangat kuat. Ini adalah konsep yang digunakan oleh Titan Kuno, yaitu konsep yang berhubungan dengan konsep Kehidupan.” ujar Xiao Ziya sambil melirik ke arah Xia Yue'er.
“Apa? Konsep Kehidupan?” Xia Yue'er terkejut dan buru-buru melacak segala sesuatu yang ada di sekitar hutan rawa tersebut.
Mata Xia Yue'er membesar secara langsung. “Ini benar, ada konsep yang mirip dengan konsep Kehidupan yang sangat kuat di dalam sana, dan semuanya ada di segala tempat!”
Di saat Jie Yan memimpin jalan masuk ke dalam diikuti oleh Xiao Ziya, keduanya memperhatikan dengan seksama semua tempat.
Ketika kelompok Jie Yan masuk ke dalam dalam waktu beberapa menit, wajah mereka segera berubah dalam sekejap.
Wusssh!
Banyak sosok muncul dari tempat yang tidak terduga. Mereka semua adalah binatang roh aneh dengan ciri khusus Titan Kuno.
“Mencoba menyerang diam-diam! Sungguh tidak tau malu!” ucap Xia Yue'er saat merentangkan kedua telapak tangannya di saat ia terbang ke udara lalu lingkaran formasi langsung tercipta.
”Formasi Alam, Kelahiran Alam!”
Duar!
Qi dan konsep yang sangat dahsyat meledak saat lingkaran formasi raksasa tercipta di permukaan air. Tumbuhan dalam jumlah yang sangat besar pun keluar lalu menyerang ke arah semua binatang roh aneh tersebut.
Mata semua binatang roh tersebut menyusut tajam lalu segera menyerang menggunakan serangan terkuat mereka.
Semua jenis Binatang roh aneh tersebut mengayunkan tinju ataupun cakar mereka masing-masing ke arah semua tumbuhan menjalar.
Blar! Sraing! Bom!
Ledakan besar terjadi di dua arah yang berbeda. Untuk Jie Yan dan Xiao Ziya, keduanya memperhatikan dengan cermat semua sisi, ini agar mereka dapat bertahan ataupun langsung menyerang jika ada kesempatan.
“Jumlah mereka cukup banyak.” ucap Jie Yan yang menatap semua tempat yang masih tampak tertutup qi dan konsep. Hanya sedikit dari mereka yang jatuh karena kekuatan serangan mereka langsung menangkal serangan Xia Yue'er.
“Tampaknya ini seperti yang dikatakan oleh Zhou Qin!” Suara sosok tertentu terdengar di arah kanan kelompok Jie Yan.
Saat qi dan konsep menyebar ke segala arah, sosok setinggi enam meter terlihat. Dia memiliki bentuk Titan Kuno yang sedikit lebih maju, menggunakan armor dari ujung kaki sampai leher. Di pundaknya, terlihat sebuah palu besar berwarna hitam legam.
“Jie Yan, wujudnya mirip dengan siapapun yang ada di Oasis sebelumnya walaupun kekuatannya lebih rendah!” Xiao Ziya mengirim telepati.
Jie Yan mengangguk kecil lalu melihat ke kiri dan ke kanan. Hanya sosok yang berbicara itu memiliki bentuk tersebut sementara yang lainnya seperti seekor binatang roh dengan ciri khusus Titan Kuno.
“Siapa kalian? Dan apa hubungan kalian dengan Tetua Agung Sekte Pedang?” Tanya sosok tersebut.
Untuk Jie Yan dan Xia Yue'er, pandangan keduanya tertuju pada sosok yang kemungkinan besar pemimpin kelompok yang menyerang mereka.
Di sisi lain, Xiao Ziya tidak terlalu memikirkan musuh saat ini. Apa yang memenuhi pikirannya adalah apa yang dikatakan sosok tersebut, yaitu seseorang bernama Zhou Qin.
Alasan kenapa hal itu memenuhi pikiran Xiao Ziya saat ini, itu dikarenakan siapapun yang ada di Oasis pasti melacak mereka. Dan yang lainnya adalah, nama depan Zhou. Ini adalah nama yang sangat familiar untuknya.
“Zhou? Mungkinkah...!” Batin Xiao Ziya dengan mata menyusut tajam karena memikirkan tentang Titan Kuno yang mendominasi di masa lalu dan mereka berasal dari Klan Zhou.