Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Teknik Terlarang Naga Kayu


Duar!


Ledakan besar meledak dari rahang Jie Yan yang saat ini berada dalam bentuk Naga Hitam Kehancuran.


Serangan yang dilancarkan tampak melebar seperti sebuah gelombang kejut yang bercampur dengan petir hitam.


Para Tetua Naga yang menatap itu juga langsung memasuki wujud sejati mereka masing-masing dan mengumpulkan kekuatan yang cukup untuk melancarkan serangan secara instan.


“Raungan Naga!”


Duar!


Kesebelas Tetua Naga juga langsung melancarkan serangan mereka mengikuti serangan Jie Yan.


Tetua Keempat, kelima dan keenam yang berada di atas tiang gerbang utama Sekte Cahaya Suci pun berkeringat ketika menatap serangan yang melesat dari tempat yang sangat jauh ke arah gerbang.


“Salurkan qi kalian dalam jumlah yang besar ke formasi agar formasi lebih cepat terbentuk!” Teriak Tetua keempat dan merasa bahwa dirinya terlalu ceroboh karena tidak menyangka bahwa akan ada naga yang dapat melihat bahwa mereka baru saja mengaktifkan formasi untuk melindungi seluruh tembok.


Para murid dan semua anggota Sekte Cahaya Suci yang berada di sekitar gerbang langsung menyalurkan qi dalam jumlah yang sangat besar ke dalam formasi yang membuat formasi lebih cepat tercipta.


Untuk Tetua Keempat, kelima dan Keenam, ketiganya pun mengeluarkan senjata masing-masing lalu langsung mengayunkan senjata mereka sekuat tenaga ke arah serangan yang telah tiba.


Sraing! Sraing! Sraing!


Tiga bilah yang sangat kuat bercampur dengan konsep yang dikuasai oleh Tetua keempat, kelima dan keenam langsung bentrok dengan serangan yang dilancarkan oleh Jie Yan dan Tetua Klan Naga.


Duar!


Ledakan besar terjadi dalam sekejap. Tetapi untuk ketiganya Tetua Sekte Cahaya Suci, wajah mereka berubah drastis karena serangan merekalah yang hancur.


Serangan dari kelompok Jie Yan terus bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah gerbang utama Sekte Cahaya Suci.


“Semuanya bertahan! Ledakan besar akan terjadi!” Teriak Tetua keempat sekuat tenaga saat ia melapisi seluruh tubuhnya menggunakan qi dan konsep sama halnya untuk Tetua kelima dan keenam.


Duar!


Formasi yang telah tercipta sepenuhnya pun bergetar keras. Retakan terjadi di mana-mana ketika serangan yang dilancarkan oleh Jie Yan dan Tetua Klan Naga menabrak formasi.


Walaupun itu mengalami retakan, dengan pasokan banyak qi dari anggota Sekte Cahaya Suci, itu langsung diperbaiki dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Uhuk...”


Banyak dari anggota Sekte Cahaya Suci yang memuntahkan seteguk darah merah ketika tidak tahan untuk mempertahankan formasi.


Meksipun banyak yang terluka, formasi tetap aman yang membuat Tetua keempat, kelima dan keenam yang telah bertahan dari ledakan menghela nafas lega.


Di pusat Sekte Cahaya Suci, Master dan Tetua Agung Sekte Cahaya Suci pun memasang wajah gelap ketika menatap ledakan besar yang terjadi. Jika saja para anggota Klan Naga menyerang dengan cara yang sama sebanyak dua atau tiga kali lagi, bisa dipastikan bahwa formasi tidak akan bisa lagi bertahan.


“Pimpin semua pasukan! Bantuan dari Organisasi Saint Langit akan tiba dalam waktu beberapa menit! Kita harus mengulur waktu! Jika kita langsung bentrok dengan Klan Naga, kerugian yang kita terima pasti tidak akan kecil!” ucap Master Sekte Cahaya Suci menatap ke arah Tetua Agung.


“Ya.” Tetua Agung Sekte Cahaya Suci pun langsung menghilang lalu muncul di tempat tertentu memimpin semua pasukan elit Sekte Cahaya Suci.


Untuk Su Mei, dia juga melakukan hal yang sama walaupun ia sudah membuat rencananya sendiri untuk membelot. Sedari awal, ia memang tidak peduli terhadap Sekte Cahaya Suci ataupun Klan Su. Ini juga dikarenakan masa lalu yang tidak diketahui oleh siapapun bahkan untuk Master Sekte Cahaya Suci.


Master Sekte Cahaya Suci memasang wajah yang sangat gelap saat ini. Ia pun langsung terbang dengan kecepatan penuhnya mendahului semua pasukan. Dalam waktu singkat, ia tiba di dekat gerbang dan mendarat tepat di tembok.


Menatap ke arah kejauhan tempat para anggota Klan Naga mendekat, Master Sekte Cahaya Suci pun langsung memberi perintah, “Siapkan Panah Qi!”


Para anggota Sekte Cahaya Suci yang berada di tembok pun langsung menyiapkan panah qi. Ini adalah senjata yang dirancang oleh Organisasi Saint Langit untuk melawan naga dalam wujud sejati mereka.


Jie Yan yang sedang mendekat pun, menyipitkan matanya ketika ia melihat dengan Mata Dewa bahwa Panah Qi tersebut bisa dengan mudah melukai para naga yang memiliki kekuatan tingkat Alam Sage tahap kelima.


“Semuanya! Kembali ke wujud manusia! Bersiaplah terhadap serangan yang akan datang!” Teriak Jie Yan saat tubuhnya kembali ke bentuk manusia.


Para Tetua Naga dan naga lainnya tidak meragukan apa yang dikatakan oleh Jie Yan. Semua naga langsung kembali ke wujud manusia dan di saat itu juga, Master Sekte Cahaya Suci memberi perintah untuk menyerang.


Saat perintah jatuh, ribuan anak panah yang cukup besar pun ditembakkan dari dinding pelindung Sekte Cahaya Suci.


“Tetua Naga Kayu! Giliranmu!” Teriak Jie Yan sekuat tenaga.


Tetua Naga Kayu yang telah mengetahui nasibnya pun langsung memancarkan aura berwana hijau. Naga Kayu adalah naga yang cukup istimewa diantara para naga, ketika ia menggunakan kekuatannya, qi dan konsep tersebut langsung meresap ke dalam tanah lalu menyerap semua kekuatan dalam bumi. Ini adalah kekuatan alam dan para Naga Kayu, menggunakannya untuk meningkatkan pertahanan ataupun serangan.


Tetua Naga Kayu yang telah mengumpulkan kekuatan dengan sangat cepat, langsung membesar kembali. Saat ini, ia telah menyerap sangat banyak kekuatan dari alam, jika ia tidak memasuki wujud naga, ia mungkin akan meledak.


Tubuh kolosal yang sangat mengerikan mendadak muncul dibarengi oleh raungan yang memekikkan telinga.


Bahkan untuk para Tetua Naga masih kagum ketika melihat Tetua Naga Kayu dalam wujud kolosal yang hampir tidak bisa dikendalikan. Inilah kelemahan para naga kayu. Pengendalian mereka terhadap qi alam sangatlah rendah, selain dari itu, tubuh mereka hampir tidak mampu mempertahankan pemikiran rasional.


Tetua Naga Kayu terbang ke depan dan langsung menghalau semua anak panah menggunakan tubuhnya sendiri yang bisa dipastikan memiliki tinggi sekitar 200 meter dengan panjang sekitar 1 km.


Bom! Bom! Bom! Bom!


“Apa itu?” Master Sekte Cahaya Suci yang bahkan sudah melawan banyak naga, terkejut ketika melihat sosok kolosal yang menghalau semua panah qi dengan tubuh.


“Khaaaa...” Tetua Naga Kayu meraung sekali lagi ketika merasakan sakit ditubuhnya. Ketika dalam wujud tersebut, pergerakannya juga sangatlah lambat. Ia bahkan tidak bisa mempertahankan wujud sebesar itu dalam waktu satu menit, oleh karena itu, ia pun menggunakan cara terakhir karena ini juga bisa dikatakan menyerang sekaligus menyelamatkan hidupnya yang tidak mampu menahan kelebihan qi dan konsep.


“Hutan Duri!”


Jrezh!


Qi dan konsep yang sangat besar pun dilepaskan dari tubuh Tetua Naga Kayu yang membuat tubuhnya menyusut dengan kecepatan yang tinggi.


Kayu-kayu yang memiliki duri berjumlah ribuan pun langsung meledak di sekitar penghalang lalu mencoba menerobos masuk ke dalam pengalang sekaligus menahan panah qi yang terus di tembakkan.


Master Sekte Cahaya Suci yang menatap itu membelak kaget karena dapat merasakan jumlah qi dan konsep yang digunakan hanya dalam satu serangan.


“Mundur!” Teriak Master Sekte Cahaya Suci saat ia terbang menjauh dari dinding tersebut.


Bom! Bom! Bom!


Semua akar-akar tersebut langsung menyusup ke dalam formasi lalu menghancurkan semua alat yang digunakan untuk menembak anak panah.


“Arrrrgggh!” Banyak dari anggota Sekte Cahaya Suci yang tidak sempat untuk kabur langsung terbunuh di tempat.


Dong! Dong! Dong!


Kayu-kayu tersebut juga mencoba menerobos gerbang dan tembok tetapi tidak bisa sama sekali karena itu terbuat dari bahan yang sangat kuat walaupun memiliki kelemahan elemen tertentu.


Beberapa dinding hampir di tembus oleh akar-akar duri dan gerbang utama memahami penyok dari serangan ruang lingkup luas tersebut.


Tetua Naga Kayu yang sudah kembali ke wujud iblis pun terengah-engah. Apa yang ia lakukan adalah menggunakan teknik terlarang Naga Kayu. Merupakan keberuntungan bahwa ia hanya kehabisan qi, jika dia bukan Tetua Klan Naga yang berpengalaman, bisa dipastikan bahwa tubuhnya akan rusak parah.


Jie Yan yang telah mendekat, menatap ke arah formasi yang kembali utuh walaupun pertahanannya tidak sekuat sebelumnya karena tidak lagi di topang oleh para anggota Sekte Cahaya Suci.


Di tangan kanan Jie Yan, Tombak Pembunuh Naga pun muncul dan ia langsung menghilang dalam sekejap.


“Teleportasi!”


Zhep!


Jie Yan muncul tepat di depan formasi dengan posisi mengagunkan Tombak Pembunuh Naga. Tombak itu juga telah dilapisi oleh tiga lingkaran formasi seperti cincin disertai oleh petir yang terus memercik setiap saat.


“Tombak Petir Neraka...!”


“Gaya Pertama, Tusukan Neraka Keputusasaan!”


Duar!