Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Busur Waktu


Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Jie Yan hanya bisa menghela nafas karena merasa bahwa ia selamat dari kematian ketika berada di kawah gunung berapi. Tatapannya pun kini tertuju pada Bambu Waktu.


“Herbal ini cukup aneh. Apakah ini bisa digunakan?” Tanya Jie Yan penasaran.


“Tentu saja. Tetapi untuk kalian manusia, aku tidak tau bagaimana agar kalian dapat menyerapnya. Untuk kami sesama herbal, kami hanya perlu menarik semua esensi penting di dalam tubuh herbal lainnya dengan metode tertentu.” ucap Yu Mei.


Untuk Bambu Waktu yang sedikit paham dengan perkataan keduanya, langsung gemetaran di tempat. Ia tau bahwa riwayatnya akan tamat tidak lama lagi. Ia mencoba membebaskan diri sebisanya tetapi ia tidak bisa sama sekali karena perbedaan kekuatan yang sangat besar dengan Yu Mei.


Selain dari tingkat kultivasi umum, umur budidaya keduanya juga sangat jauh, itu membuat Bambu Waktu tidak mampu menolak Yu Mei.


“Lalu, jika aku membunuhnya, apakah khasiat dalam tubuhnya akan menghilang?” Tanya Jie Yan penasaran.


“Ya. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, itu akan terjadi. Walaupun kau menyimpannya di cincin ruang tempat dimana dibekukannya waktu, itu percuma saja.” ujar Yu Mei.


Jie Yan tampak merenung untuk beberapa saat lalu mencoba menghitung apakah ia bisa melahap Bambu Waktu atau tidak. Ia merasa bahwa ia akan mendapatkan sesuatu yang istimewa jika berhasil menyerap Bambu Waktu.


Yu Mei juga menatap Jie Yan yang tampak berpikir. Ia merasa bahwa Jie Yan terlalu banyak berpikir karena intuisinya mengatakan bahwa Jie Yan akan mudah menyerapnya.


“Aku akan mencoba menyerapnya. Ayo pergi ke tempat lain untuk membuat tempat persembunyian.” ucap Jie Yan dan langsung perlahan terbang dan menatap semua tempat lalu bergerak ke arah tertentu.


Yu Mei tidak keberatan dan langsung mengikuti Jie Yan membawa Bambu Waktu bersamanya.


Tidak lama kemudian, mereka pun tiba di suatu tempat yang cukup tersembunyi.


“Bagaimana cara membunuhnya agar khasiat di dalam tubuhnya tidak memudar?” Tanya Jie Yan menatap ke arah Bambu Waktu.


Mata Yu Mei berkedip beberapa kali lalu ia mengendalikan akar-akar yang melilit Bambu Waktu lalu meremasnya.


Krak!


Bambu Waktu langsung patah beberapa bagian dan cairan aneh perlahan keluar. Yu Mei mengangkat Bambu Waktu lalu memberikan tiga potongan Bambu Waktu lalu berkata, “Kau hanya perlu mencerna semua cairan ini.”


Wajah Jie Yan berkedut karena Yu Mei sangat menentukan dan langsung menghiasi Bambu Waktu di tempat.


Karena Yu Mei telah berbicara, Jie Yan pun langsung mengambil bambu dan meminum semua ciaran yang dihasilkan oleh rongga yang ada di dalam Bambu Waktu.


Saat Jie Yan meminum semua cairan, ia merasakan tubuhnya sangat panas. Jumlah qi yang terkandung di dalamnya luar biasa mengerikan.


Namun, saat Jie Yan mencoba mencernanya menggunakan manual itu, itu sama sekali tidak berfungsi. Wajahnya dipenuhi oleh keringat karena merasa bahwa ia melakukan kesalahan. Tetapi, ia tiba-tiba merasakan arus aneh di dalam tubuhnya.


Dan itu berasal dari garis darah Kaisar Surgawi. Garis darahnya tampak melahap cairan yang Jie Yan telan dengan sangat rakus.


Arus hangat itu mengalir ke seluruh tubuhnya, menerobos di semua meridian di dalam nadinya, bahkan kotoran yang tersumbat walaupun itu hanya sedikit, langsung di bawa keluar secara paksa melalui pori-pori tubuhnya.


Akar Spiritual dari garis darah Kaisar Surgawi tampak berdenyut sepanjang waktu. Hal ini membuat Jie Yan merasakan kesemutan di sekujur tubuhnya seperti di gerogoti oleh ribuan semut.


“Ini.. bagaimana bisa?” Batin Jie Yan sedikit tidak percaya. Apa yang membuatnya terkejut, Akar Spiritual miliknya tampak sedikit berubah, menambahkan sedikit pola warna-warni.


Saat ini Akar Spiritual Jie Yan yang berasal dari garis darah Kaisar Surgawi menumbuhkan benih konsep itu sendiri. Ini dikatakan sebagai berkah karena jika itu bisa menyimpan konsep Ruang dan Waktu. Selain dari tubuhnya sendiri dan mencoba mengendalikan konsep dari Alam, kali ini Jie Yan dapat menggunakan konsep dari Akar Spiritual miliknya.


Biasanya, para kultivator akan menggunakan konsep dari alam. Tetapi ada batasan, ini adalah aturan dari alam. Ketika kultivator menggunakan konsep dari alam, itu akan diserap terlebih dahulu lalu disalurkan ke Meridian, dan ada batasan pengaliran pada Meridian konsep dialirkan secara berkala.


Ketika meridian tidak mampu mengalirkan konsep lagi, itu akan menutup dan ada waktu untuk terbuka kembali. Inilah yang disebut oleh para kultivator sebagai kehabisan konsep.


Tetapi untuk Jie Yan, karena adanya benih konsep di Akar Spiritual miliknya, ia mampu menggunakan konsep dua kali lebih banyak dari pada sebelumnya.


Lalu berkah lainnya, Jie Yan dapat merasakan aliran informasi di dalam otaknya. Ia sangat terkejut karena merasa bahwa mengkonsumsi herbal yang telah menumbuhkan kebijaksanaan akan memberinya hadiah lainnya.


Yaitu, sebuah kemampuan yang berhubungan dengan kemampuan Waktu. Walaupun sebenarnya itu adalah kemampuan penghentian aliran qi, kemampuan itu menyesuaikan diri dengan Akar Spiritual miliknya.


“Busur Waktu, Masa Lalu dan Masa Depan!” Batin Jie Yan.


Kemampuan Busur Waktu - Masa Lalu, itu mampu mengembalikan objek apa saja yang telah tiada, tetapi terbatas pada benda mati. Semisal jika pedang Jie Yan hancur, menggunakan kemampuan itu akan mengambilkannya ke keadaan semula.


Kemampuan Busur Waktu - Masa Depan, ini mirip dengan Waktu Kilat milik Jie Yan. Perbedaannya, untuk Waktu Kilat, itu membuat tubuh Jie Yan menembus Waktu, dan kemampuan Busur Waktu - Masa Depan, mempercepat aliran waktu pada sebuah objek mati. Semisal, jika Jie Yan menyerang menggunakan teknik tertentu, serangan itu bisa dipercepat beberapa kali mencapai lawan.


Dan kombinasi antara Busur Waktu -Masa Depan dan teknik Waktu Kilat bisa dikatakan sangat menakutkan.


Tetapi itu tetap saja memiliki aturannya sendiri. Serangan Busur Waktu - Masa Depan, masih dapat dilihat dengan jelas oleh kultivator yang memiliki reaksi tinggi serta pelacakan luar biasa.


Namun untuk melawan kultivator biasa, maka itu akan sangat efektif.


Tetapi Jie Yan telah memikirkan cara menggunakan kemampuan Busur Waktu - Masa Lalu, jika seseorang menyerangnya, ia hanya perlu menghancurkan serangan itu lalu menggunakan kemampuan Busur Waktu - Masa Lalu, memadatkan kembali kemampuan musuh lalu melemparnya ke arah musuh. Bisa dikatakan bahwa ini akan sangat menghemat energi, apa lagi jika serangan musuh sangat kuat, itu bisa digunakan sebagai pengalihan serangan.


“Luar biasa! Aku tidak menyangka bahwa aku akan menerima sangat banyak manfaat. Dan manfaat terakhir tentu saja qi dalam jumlah besar ini! Sudah waktunya untuk menerobos ke Tingkat Kaisar Abadi tahap awal!” Batin Jie Yan.