Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Bentrokan Dua Jenius Generasi Muda


Istana Bawah Laut, Kerajaan Atlantis


“Ayo.” Jie Yan yang telah memilih jalan yang harus diambil pun bergerak ke arah tertentu, dan itu adalah sebuah ruangan yang terdapat di aula istana raksasa tersebut diikuti oleh Gu Yin.


Ketika mendekat ke pintu, Jie Yan semakin yakin bahwa semua ruangan yang ada di dalam aula tersebut adalah sebuah Dimensi, dan pintu itu adalah tempat yang menghubungkan ke dimensi tersebut.


Jie Yan sebenarnya sangat terkejut bahwa seseorang akan mampu menciptakan banyak dimensi seperti itu. Namun, memikirkan kembali tentang Dewi Laut Xinxin, ia tidak merasa heran sama sekali.


Tanpa menunda-nunda, Jie Yan pun masuk ke dalam pintu tersebut bersama dengan Gu Yin.


Ketika melebar pintu, keduanya dapat merasakan bahwa tubuh mereka seperti ditarik ke suatu tempat dengan kecepatan yang sangat tinggi. Hal ini sama seperti ketika mereka memasuki gerbang teleportasi.


Wusssh!


Dalam sekejap mata, Jie Yan dan Gu Yin pun memasuki tempat aneh, tempat tersebut cukup gelap, dan posisi mereka saat ini berada di dalam air.


“Tempat apa ini?” Tanya Gu Yin sedikit penasaran saat ia melapisi tubuhnya dengan qi agar dapat bernafas dengan bebas di dalam air.


“Aku tidak tau. Tetapi...” Mata Jie Yan sedikit menyipit ketika ia menghentikan kata-katanya. Ia pun langsung berenang ke arah atas, tempat ia melihat sesuatu dengan matanya diikuti oleh Gu Yin.


Bussssh!


Ketika Jie Yan keluar dari dalam air, ia pun terkejut dengan apa yang ia lihat di tempat tersebut, itu memang masih sebuah ruangan, ruangan yang memiliki luas layaknya pulau kecil karena dengan Mata Dewa miliknya, ia dapat melihat semua tempat yang ada.


Selain dari itu, Jie Yan juga menemukan jalan keluar lainnya, yaitu sebuah pintu di tempat yang cukup jauh. Ia langsung tua bahwa pintu itu menghubungkan tempat tersebut ke tempat lainnya.


Bom! Bom!


Ledakan terjadi di tempat tertentu dan Jie Yan pun menatap ke arah sumber ledakan. Ia tentu mendeteksi sedari awal siapa yang bertarung di tempat tersebut.


“Ada yang sedang bertarung. Kekuatan ini sangat kuat.” Gu Yin menyipitkan matanya saat menatap ke arah cahaya menyilaukan yang tiba-tiba menerangi tempat gelap tersebut saat ledakan terjadi.


“Ya, dua kultivator sedang bentrok, keduanya memiliki kekuatan tingkat Alam Sage tahap ketujuh.” Jie Yan mengangguk kecil. Dari aura yang terpancar, siapapun tau bahwa kedua kultivator tersebut berada di jajaran teratas di tingkat Alam Sage tahap ketujuh.


“Apakah kita akan menunggu keduanya selesai? Kemungkinan mereka sedang memperebutkan sesuatu. Atau apakah kita akan pergi dari tempat ini?” Tanya Gu Yin.


“Ayo kita lihat. Aku cukup penasaran apa yang mereka perebutkan. Jika kultivator setingkat itu bertarung, pasti apapun yang mereka temukan pastilah sesuatu yang cukup berharga.” ucap Jie Yan saat terbang ke arah tempat pertarungan.


Gu Yin hanya mengikuti Jie Yan. Walaupun kedua kultivator yang sedang bertarung kuat, ia tidak takut sama sekali karena ia juga memiliki kemampuan tempur yang mencapai tingkat Alam Sage tahap ketujuh. Selain dari itu, Jie Yan bahkan lebih kuat lagi sehingga ia tidak merasa khawatir. Juga, Xia Yue'er juga saat ini bersama mereka.


Tidak perlu dipertanyakan lagi, walaupun Xia Yue'er sangatlah mungil, saat ini kekuatannya telah mencapai tingkat Alam Sage tahap kelima. Kemampuan Formasi milik Xia Yue'er dapat melukai kultivator yang bahkan telah mencapai tingkat Alam Sage tahap kedelapan, tiga tahap kultivasi diatasnya.


Dengan kata lain, jika Roh seperti Xia Yue'er berhasil menyerang kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan secara telak menggunakan kekuatan penuhnya, ia kemungkinan besar berhasil membunuh musuh. Tetapi, untuk bisa menyerang kultivator sekuat itu, dibutuhkan persiapan agar serangan formasi mengenai target. Inilah yang membuat seorang Spiritualis Dunia sangat langka, karena kerja sama antara kultivator dan Roh akan memecahkan perbedaan kultivasi.


Ketika mendekat ke tempat pertarungan, terlihat dua kultivator yang saling menyerang sekuat tenaga seperti tidak ada hari esok sama sekali.


Bom! Bom! Bom!


Ledakan berupa serangan elemen cahaya pun terlihat jelas. Itu langsung menghancurkan banyak tempat di tempat tersebut.


“Zhu Shi, menyerahlah! Kau tidak mungkin bisa mengalahkanku!” Teriak seorang pria muda dengan wajah sedikit garang, saat ini tubuhnya tampak bersinar terang karena dikelilingi oleh qi Cahaya yang terasa sangat kuat.


Bom!


Ledakan besar terjadi saat seorang pria tampan dengan banyak luka di sekujur tubuhnya muncul di udara. Ia tidak lain adalah Zhu Shi, calon Patriak generasi berikutnya Klan Kuno Zhu.


“Su Xiao, jangan menganggap remeh kekuatan Klan Zhu!” Teriak Zhu Shi saat qi membentuk petir emas meledak di semua tempat. Ini adalah kekuatan garis darah Klan Kuno Zhu, pengguna elemen petir emas.


“Kekuatan garis darah Klan Zhu? Ini hanyalah petir kecil! Petir tidak akan pernah melampaui kecepatan cahaya!” Su Xiao pun menyeringai saat tubuhnya bergerak seperti sebuah cahaya dan tiba di samping Zhu Shi. Ia pun langsung mengayunkan tendangan berkecepatan cahaya ke arah kepala Zhu Shi.


“Tendangan Ringan Kecepatan Cahaya!”


Zhu Shi memasang wajah muram ketika ia tidak cukup cepat bereaksi. Walaupun ia telah mencoba bertahan dengan cara mengangkat kedua lengannya untuk menahan tendangan, serangan Su Xiao terlalu cepat untuk diatasi.


Bam!


Ketika tendangan terjadi, ledakan cahaya juga meledak tiba-tiba. Disaat itu juga, Zhu Shi yang bertahan tetap di tendang oleh Su Xiao lalu melesat ke arah tempat yang cukup jauh.


Bom!


Ketika tubuh Zhu Shi membentur permukaan tanah, ledakan cahaya dan petir terjadi seketika.


Su Xiao menatap adegan tersebut dengan seringai lebar diwajahnya. Ia tidak pernah takut menghadapi para penerus Klan Kuno lainnya, ia hanya waspada terhadap Han Chen yang memiliki garis darah Kerajaan dengan dua elemen yang sangat unik.


“Hm?” Su Xiao menatap ke arah tertentu karena merasakan dua kekuatan yang cukup besar mendekat. Ketika ia melihat Jie Yan dan Gu Yin, matanya sedikit menyipit.


“Dia.., bukankah dia adalah pemuda bernama Jie Yan yang membuat masalah di Sekte Cahaya Suci sebelumnya? Diluar aku ingin membereskannya sebelumnya. Tetapi dia bersama wanita es itu dan anggota Sekte Istana Salju juga berada di sana. Tampaknya kesempatan telah datang.” Su Xiao menyeringai kejam karena sedari awal ia memang ingin menargetkan Jie Yan. Sebab, ia ingat dengan jelas instruksi dari Master Sekte Cahaya Suci bahwa Jie Yan membawa Yue-Yue dan Tang Yueha bersamanya.


Sebagai jenius terbaik di Sekte Cahaya Suci dan sebagai calon Master Sekte berikutnya, ia sangat mendambakan Yue-Yue yang ia anggap jenius yang setara dengannya akan menjadi miliknya. Tetapi Wakil Master Sekte Cahaya Suci, Su Mei, mengirim Yue-Yue ke Istana Bawah Laut bersama dengan Jie Yan yang membuatnya sangat tidak senang.


“Aku tidak tau apa hubunganmu dengan wanita es itu! Terapi dia memang Dewi Es yang diakui di Benua Saint. Aku akan mengambil wanita es itu untuk membuatmu putus asa!” Batin Su Xiao dengan wajah yang sangat jahat. Ia saat ini telah menargetkan Jie Yan dan Gu Yin.