
Bintang Tianyu, Klan Rong
Jie Yan menatap ke arah gadis kecil bernama Xiao Xiao dengan tatapan kosong. Ia melihat kembali ke arah Kaisar Shi dan tau bahwa ini telah direncakan oleh rubah tua tersebut.
Namun, sebelum Jie Yan ingin menolak gadis kecil itu memanggilnya Guru, Kaisar Shi mengirim telepati kepadanya.
“Murid Sekte Jie Yan, bawalah Xiao Xiao, dia berada di bawah asuhanmu saat ini. Dan tentang putriku, dia terlahir dengan kekuatan Ruang yang sangat luar biasa. Selain kau, tidak ada orang lain yang aku temukan mampu mengembangkan kekuatan Ruang sedemikian rupa. Selain dari itu, dia juga terlahir dengan atribut Petir emas dan merah, aku tidak mengetahui apa sebenarnya itu. Aku mohon padamu, aku merasakan firasat buruk bahwa sesuatu yang mengerikan akan segera terjadi.”
Ketika Jie Yan mendengar hal itu, ia sedikit ragu. Walaupun Xiao Xiao kecil tampak istimewa, ia tidak ingin mengambil seorang murid apa lagi saat ini ia bisa dikatakan sangat lemah.
Sebelumnya, Jie Yan hanya berpikir untuk mengurusnya dalam jangka waktu yang cukup pendek, namun kata-kata Kaisar Shi tentang sesuatu yang buruk akan segera terjadi, Jantungnya sedikit berdetak kencang karena ia juga merasakan hal yang sama.
“Tampaknya firasat buruk yang aku rasakan dalam beberapa hari ini memang benar. Pasti ada sesuatu yang buruk akan terjadi.” Batin Jie Yan dan langsung menebak apa sebenarnya hal itu.
“Baik, aku akan membawanya, tetapi untuk menjadi Gurunya, aku tidak bisa menjamin karena aku juga butuh waktu untuk berkultivasi, mungkin aku kekurangan waktu mengajar Putri anda. Inilah mengapa aku tidak bisa menjaminnya, namun untuk keselamatan Putri anda, aku bisa menjamin hal itu.” Balas Jie Yan melalui telepati.
Kaisar Shi sedikit lega ketika mendengar hal itu. Walaupun mungkin Putrinya tidak akan menjadi murid Jie Yan, keselamatannya adalah yang terpenting saat ini.
“Jika seperti ini, aku akan pergi. Aku akan membawa Xiao Xiao.” Jie Yan pun bangkit dari tempatnya duduk lalu menggendong Xiao Xiao kecil.
Kaisar Shi mengangguk kecil lalu perlahan berdiri. Ia juga langsung mengantar Jie Yan keluar dari Klan Rong.
Sebelum berpisah, Kaisar Shi langsung mengirim telepati kepada Jie Yan sekali lagi, “Murid Sekte Jie Yan, di dalam cincin ruang terdapat sumber daya untuk Xiao Xiao hingga dia mencapai tingkat Penguasa Abadi. Selain dari itu, ada pedang pendek ganda, itu adalah warisan kuno Klan Shi, pedang ganda itu bernama Attila dan Asura. Kedua pedang itu telah memilih Xiao Xiao sebagai tuannya.”
Jie Yan yang perlahan melayang, berhenti sebentar karena tidak menyangka bahwa akan ada peninggalan kuno di Klan Shi, selain dari itu, Kaisar Shi bahkan langsung memberikannya kepadanya yang artinya Kaisar Shi tampaknya sangat percaya padanya.
“Baik, aku akan memberikan Attila dan Asura ketika Xiao Xiao tumbuh.” Balas Jie Yan dengan telepati dan langsung terbang menjauh dari Klan Rong.
Kaisar Shi yang melihat kepergian Jie Yan, menghela nafas dalam-dalam. Banyak hal yang ia pikirkan saat ini, yang pertama adalah Putrinya dan yang kedua tentu tentang kedua pedang kuno yang di tinggalkan di Klan Shi, bahkan dirinya tidak tau kekuatan pedang itu. Namun, jika Klan Shi mengetahui bahwa Putrinya telah terpilih, mungkin Klan Shi akan mencoba mengendalikan Putrinya, dan jika tidak bisa, mereka pasti akan berencana membunuh Xiao Xiao.
Inilah mengapa Kaisar Shi mengasingkan Xiao Xiao ke Klan Rong agar tidak ada yang tau bahwa pedang kuno Attila dan Asura telah memilih tuannya sendiri.
Setelah menatap kepergian Jie Yan dan putrinya selama lima menit, Kaisar Shi menatap ke arah tertentu dan bergumam, “Dia muncul kembali, tampaknya memang benar bahwa targetnya adalah Putriku, dan menurutku, siapapun itu pasti dia mengincar garis darah murni di Bintang Tianyu!”
Kaisar Shi langsung menghilang dan mencoba menangkap sosok buram yang tampak bergerak ke arah Jie Yan tetapi ketika ia mendekat, ia langsung kehilangan jejak musuh.
“Ternyata benar, musuh kali ini yang menginvasi Bintang Tianyu tidak sederhana kelihatannya. Jie Yan, pergilah sejauh mungkin!” Batin Kaisar Shi. Ia ingin membantu tetapi pertemuan antara para penguasa di Bintang Tianyu telah mencapai batas waktu. Jika ia tidak muncul di sana, kemungkinan ia akan dicurigai sebagai pengendali monster yang memburu semua anggota Klan dengan garis darah tertentu di Bintang Tianyu.
**
Sementara itu, Jie Yan yang terus terbang ke arah luar Kekaisaran Shi, sedikit menyerit karena merasakan sepasang mata menatapnya sepanjang waktu.
“Perasaan ini... Itu memang benar monster yang muncul di Klan Rong sebelumnya! Tampaknya dia memang mengincar Xiao Xiao kecil! Kaisar Shi sialan, kau memberikanku masalah besar!” Batin Jie Yan dengan kerutan diwajahnya.
Suara Xiao Ziya terdengar di kepala Jie Yan.
“Aku tau Ziya! Tampaknya pertempuran tidak dapat dihindarkan lagi! Aku ingin melihat apakah prediksiku benar bahwa semua monster itu memang seperti yang aku duga!” Balas Jie Yan.
Jie Yan terus terbang keluar dari Kekaisaran Shi. Setelah bergerak selama hampir setengah jam, ia dapat merasakan bahwa musuh semakin dekat.
Jie Yan langsung mendarat di permukaan tanah lalu menatap ke arah kejauhan.
“Guru.. ada apa?” Xiao Xiao yang berada di pelukan Jie Yan, bertanya dengan nada gugup. Ia takut jika Jie Yan meninggalnya di tempat sepi.
“Ada yang datang.” jawab Jie Yan yang membuat jantung Xiao Xiao berdetak sangat cepat.
Xiao Xiao telah mengetahui dari ayahnya bahwa ada seseorang yang mengincarnya yang membuatnya takut setiap saat.
“Ziya, jaga Xiao Xiao. Aku akan melawan musuh.” ucap Jie Yan.
Xiao Xiao sedikit bingung. Tetapi ia terkejut ketika melihat wanita cantik muncul tiba-tiba dan di bahu Jie Yan, makhluk mungil juga muncul yang membuatnya semakin takut.
“Gadis kecil, apa yang kau lihat? Putri ini akan melindungimu jika kau memanggilku Tuan Putri!” ucap Xia Yue'er saat memegang pinggangnya dan menatap Xiao Xiao dengan angkuh.
Xiao Xiao yang memiliki kepribadian pemalu dan penakut, matanya langsung berkaca-kaca ketika diancam oleh Xia Yue'er. Bahkan ketika Xiao Ziya mengambilnya ia hendak menangis karena takut berpisah dengan Jie Yan.
Jie Yan terdiam karena tidak menyangka bahwa Xiao Xiao memiliki sifat seperti itu tetapi ia tidak mencoba menghiburnya saat ini karena musuh susah sangat dekat.
Karena musuh mendekat, Xiao Ziya yang membawa Xiao Xiao langsung mundur. Ia juga menangkap Xia Yue'er karena tau bahwa mereka berdua tidak akan dapat membantu Jie Yan saat ini.
Xia Yue'er yang telah melacak aura musuh, langsung berhenti memberontak karena tau betapa kuatnya musuh. Ia langsung mengerti mengapa Xiao Ziya membawanya.
Karena tingkat kultivasinya yang rendah, walaupun melakukan fusi, itu hanya menambah sedikit kekuatan Jie Yan. Dan ketika melakukan fusi, kekuatan Jie Yan akan sangat cepat terkuras sehingga bukan keputusan bijak melakukan fusi.
Wusssh!
Sosok berjubah setinggi hampir lima meter muncul di jarak sepuluh meter dari Jie Yan.
“Siapa kau?” Tanya Jie Yan saat mengaktifkan Mata Dewa.
Sosok tersebut hanya diam, tubuhnya perlahan menyusut dan tubuhnya sedikit gemetaran.
“Kau...” Jie Yan terkejut ketika melihat sosok tersebut dan wajahnya sedikit gelap karena dugaannya memang benar.
“Patriak Klan Rong!” ucap Jie Yan dingin ketika melihat wajah sosok berjubah tersebut.