
Sekte Cahaya Suci
Kata-kata yang keluar dari mulut Lin Xi membuat Tetua Agung Sekte Cahaya Suci memasang wajah yang sangat muram. Ia bukanlah tandingan Lin Xi karena mereka tentu pernah bertarung sebelumnya. Jika itu Master Sekte Cahaya Suci, dia pasti akan bisa bertarung melawan Lin Xi yang tidak membuka segel dan mengeluarkan kekuatan jahat tersebut.
“Biarkan aku yang membereskannya, nenek.” ucap Jie Yan saat mengeluarkan pedang dari cincin ruang miliknya. Ia tentu tidak takut menghadapi Tetua Agung Sekte Cahaya Suci saat ini.
Lin Xi yang mendengar itu, tidak menolak sama sekali. Ia hanya menatap ke arah Zhu Hong karena ia akan membereskannya seorang diri.
Sementara untuk Huan Caiyi, ia menatap ke arah salah satu Tetua Langit dari Organisasi Saint Langit yang memiliki tingkat kultivasi Alam Sage tahap kesembilan. Ia tentu akan membantu nenek dan adiknya membereskan musuh.
“Hidup Raja Naga! Bunuh semua musuh!” Teriak Tetua Naga Api dengan nada sangat bersemangat.
“Woaaaa!” Teriakan semua anggota Klan Naga terdengar di saat mereka langsung menyerang kembali musuh yang ada di sana.
Semua anggota Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit yang tersisa memandang wajah jelek. Mereka tidak punya pilihan lain selain melawan karena tau bahwa Klan Naga tidak akan membiarkan mereka pergi. Selain dari itu, beberapa dari mereka mencoba untuk membuat rencana kabur dari tempat tersebut.
Xiao Long, Yao Shen dan Zhu Feng saling memandang satu sama lainnya lalu menatap perang dimulai kembali.
“Tampaknya Organisasi Saint Langit memang tidak perlu ada. Aku tidak mengerti mengapa para Patriak pendahulu kita setuju ketika Organisasi Saint Langit diciptakan!” ucap Yao Shen.
“Aku setuju denganmu. Xiao Long, kau pasti melacak seseorang yang kuat di sana bukan? Apakah kau tidak ingin melawannya lagi?” Tanya Zhu Feng.
“Han Wang Zhan? Menarik. Namun, apakah kalian sudah memutuskan juga? Senior Lin Xi pasti bisa mewakili Klan Lin.” ucap Xiao Long. Meksipun ia otak otot, ia tau dengan jelas apa yang akan terjadi sebelumnya. Ini sama seperti di masa lalu, di zaman yang sangat kuno yang bahkan Kekaisaran Han masihlah kekuatan yang sangat kecil yang tidak mengerti apa-apa tentang Benua Saint, yaitu Klan Kuno akan bergandengan tangan untuk melakukan sesuatu yang disebut sebagai, Pembersihan.
“Ya, Kami akan melakukannya!” ucap Yao Shen acuh tak acuh.
Xiao Long menyeringai kejam lalu langsung menghilang karena ia juga sepakat untuk melakukan pembersihan. Klan Lin kali ini tidak akan berdiam diri lagi, ini juga terjadi di masa lalu. Jika ada suatu kekuatan besar yang terus-menerus memprovokasi satu Klan Kuno sampai-sampai mereka tidak tahan lagi, maka keempat Klan Kuno akan bergerak secara langsung untuk membersihkannya. Inilah kesepakatan yang ada diantara keempat Klan Kuno.
Saat Xiao Long telah pergi, Yao Shen dan Zhu Feng saling memandang lalu mengangguk.
Keduanya menghilang seketika lalu membuat gerakan tertentu di dua tempat yang berbeda di jarak yang cukup jauh.
“Formasi Empat Simbol, Dua Simbol Segel Pengekang Ruang!”
Tap!
Yao Shen dan Zhu Feng menyentuh permukaan tanah lalu kubah aneh yang sangat luas berwarna transparan pun tercipta. Ini adalah formasi yang sering digunakan oleh Klan Kuno untuk melakukan pembersihan. Walaupun hanya ada dua Patriak Klan Kuno yang melakukannya, itu tetap akan sangat kuat dan dibutuhkan setidaknya sepuluh kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan untuk menghancurkannya.
Dari dalam formasi, semua yang ada diluar terlihat dengan jelas. Tetapi jika dari luar, siapapun tidak akan bisa melihat apapun yang ada di dalam formasi.
Lin Xi menatap hal itu, menaikkan sedikit alisnya. Ia tidak menyangka bahwa mereka bertiga akan langsung sepakat melakukan Pembersihan. Tetapi, itu juga membuatnya tersenyum karena semua musuh yang ada di dalam akan binasa.
“Yan’er, berhati-hatilah saat melawan pria tua itu!” ucap Lin Xi memperingati Jie Yan.
“Ya nenek, aku tidak akan ceroboh.” ucap Jie Yan saat melihat ke arah Xia Yue'er lalu berbicara kembali, “Yue’er, bermainlah di tempat lain. Namun, berhati-hatilah.”
“Tenang saja. Tidak akan ada yang bisa mengalahkan putri ini!” Xia Yue'er menepuk dadanya dengan bangga lalu langsung terbang mencari target sebagai teman bermain. Dan yang dimaksud dengan teman bermain adalah, sebuah penindasan.
Xiao Yuu, Lan Qinzhu, Gu Yin, Dai Mubai dan Canglan juga langsung bergerak untuk ikut membereskan semua musuh yang ada.
Sementara itu, Lin Xi langsung bergerak juga dan muncul tepat di depan Zhu Hong. Ia melirik sekilas ke arah para Tetua Naga dan mereka semua langsung tau bahwa mereka tidak bisa ikut campur. Oleh karena itu, mereka semua pun langsung pergi untuk membereskan musuh lainnya.
“Yao Shen, Zhu Feng keparat! Kenapa mereka membuat formasi untuk mengunci tempat ini? Apakah mereka bekerja sama untuk membereskan Organisasi Saint Langit?” Wajah Zhu Hong muram ketika ia membatin. Ia pun menatap ke arah Lin Xi yang ada di depannya.
“Kau telah melupakan asalmu. Tetapi, karena kau tidak lagi terkait dengan Klan Zhu, maka tidak masalah untuk menghabisimu di sini!” ucap Lin Xi acuh tak acuh.
Zhu Hong menyipitkan matanya untuk beberapa saat lalu ia pun mendengus karena merasa bahwa apa yang dikatakan oleh Lin Xi adalah lelucon yang tidak lucu. Tetapi, jika ia tau bahwa semua anggota Klan Kuno tidak bisa saling membunuh, ia pasti akan terkejut dan tidak percaya karena ia selalu melihat bahwa Klan Kuno saling menakan satu sama lainnya setiap saat.
Tanpa berbicara lagi, keduanya pun langsung menyerang ke arah musuh masing-masing.
Sementara itu, Jie Yan hanya menatap sekilas ke arah pertarungan yang terjadi diantara neneknya dan Zhu Hong lalu ia melihat ke arah Tetua Agung Sekte Cahaya Suci.
“Teleportasi!”
Jie Yan muncul di dekat Tetua Agung Sekte Cahaya Suci. Ia melihat ke arah Tiga Tetua Klan Naga lalu memberi perintah, “Bereskan yang lainnya dengan cepat! Serahkan dia kepadaku!”
“Ya, Yang Mulia!” Tiga Tetua Naga menjawab dengan hormat dan langsung pergi ke tempat lainnya untuk membereskan pasukan Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit.
“Kau ingin melawanku seorang diri menggunakan tingkat kekuatan seperti itu? Kau terlalu menganggap dirimu tinggi bocah!” ucap Tetua Agung Sekte Cahaya Suci. Ia awalnya mengira bahwa tidak akan ada kesempatan untuk kabur ketika melihat formasi yang dibuat oleh Yao Shen dan Zhu Feng. Tetapi tampaknya ia masih memiliki kesempatan dan itu adalah membunuh Raja Naga yang masih lemah dimatanya.
Jie Yan yang saat ini telah mencapai tingkat Alam Sage tahap kedelapan, memang lebih lemah satu tingkat dari para kultivator puncak. Tetapi, ia tidak bodoh dalam melawan seseorang. Ia juga sangat tau tentang batasannya sendiri.
“Kau akan tau apakah aku menganggap diriku selalu tinggi atau tidak!” Balas Jie Yan acuh tak acuh saat qi-nya merembes keluar.
Tetua Agung Sekte Cahaya Suci hanya mendengus jijik lalu langsung menyerang ke arah Jie Yan.
“Bocah! Aku akan memperlihatkan perbedaan diantara kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan dan kesembilan!” Teriak Tetua Agung Sekte Cahaya Suci saat ia muncul tiba-tiba di depan Jie Yan dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Matilah!”
Mata Dewa milik Jie Yan telah melihat pergerakan Tetua Agung Sekte Cahaya Suci dengan sangat mudah. Tubuhnya pun langsung menghilang dalam sekejap dari depan mata Tetua Agung Sekte Cahaya Suci dan muncul di belakangnya dalam sekejap.
“Seni Rahasia, Bilah Pemisah Ruang!”
“Apa?” Tetua Agung Sekte Cahaya Suci terkejut ketika melihat bahwa Jie Yan menghilang begitu saja lalu muncul tepat di belakangnya. Ia dapat melacaknya karena ia adalah pengguna konsep Cahaya, Kecepatan reaksinya sangat tinggi, inilah keunggulan para anggota Klan Su selain dari Kecepatannya yang tidak masuk akal.
“Perpindahan Cahaya!”
Wusssh!
Tetua Agung Sekte Cahaya Suci langsung melesat seperti sebuah cahaya untuk menghindari tebasan Jie Yan yang lumayan kuat menurutnya.
Menatap itu dengan Mata Dewa, Jie Yan menaikkan sudut bibirnya. Saat ini, terlihat di matanya bahwa kecepatannya melihat ke arah lain sangat tinggi.
Selain dari itu, tubuh Jie Yan juga diselimuti oleh aura tak kasat mata, ini adalah konsep yang telah dipelajari oleh Jie Yan dalam waktu satu hari, yaitu konsep Waktu.
Dengan kecepatan reaksi yang lebih tinggi, Jie Yan pun membelokkan sedikit tebasannya.
Sraing!
Jrezh!
Ketika Tetua Agung Sekte Cahaya Suci berhasil berpindah tempat, ia tiba-tiba meraksasa sakit di dadanya dan menatap bahwa ada darah yang menetes. Selain dari itu, ketika ia melihat kembali ke arah tebasan Jie Yan, ruang telah robek sepenuhnya.
“Bagaimana bisa?”