Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Tingkat Jiwa Abadi Tahap Akhir


Bintang Tianyu, Sekte Pedang


Suasana di Sekte Pedang semakin lama semakin ramai. Ini dikarenakan kompetisi babak ketiga yang tidak lama lagi berlangsung.


Banyak tamu dari kekuatan tingkat menengah yang telah datang ke Sekte Pedang. Mereka semua diundang agar memperlihatkan seperti apa kejeniusan dari murid Sekte Pedang.


Selain dari itu, Sekte Pedang mengundang kekuatan seperti itu di Bintang Tianyu agar terjalinnya kerja sama di beberapa aspek. Walaupun Sekte Pedang sangat kuat, dia harus memiliki banyak aliansi. Jika Sekte Pedang tidak melakukan itu, bisa dipastikan Sekte Pedang akan berumur pendek.


Selain dari itu, kali ini ada satu kekuatan tingkat tinggi yang diundang ke Bintang Tianyu, walaupun itu sedikit lebih rendah dari pada Sekte Pedang, tidak diragukan lagi bahwa kekuatan itu memiliki pemimpin yang setara dengan Master Sekte Pedang.


Saat ini Master Sekte Pedang, Qing Long berada di depan gerbang Sekte Pedang sedang menunggu kedatangan tamu terhormat.


Di belakang Qing Long, Tetua Pertama sampai Tetua Kelima yang merupakan Tetua Utama, dengan patuh berdiri.


Tidak lama kemudian, alat transportasi yang cukup besar mendekat ke arah gerbang Sekte Pedang.


“Mereka akhirnya datang.” Gumam Qing Long saat menatap ke arah alat transportasi yang memiliki bendera berkibar di salah satu sudut alat transportasi tersebut. Bendera tersebut berwarna merah dengan tulisan yang bertuliskan Shi.


Itu adalah alat transportasi terbaik yang dimiliki oleh salah satu Kekaisaran terbesar yang ada di Bintang Tianyu, Kekaisaran Shi, dan juga merupakan aliansi terbesar Sekte Pedang yang merupakan mantan Kekaisaran di zaman kuno.


Dahulu kala, ada tiga Kekaisaran di Bintang Tianyu, tetapi salah satunya telah hancur, dan itu disebabkan oleh Kekaisaran Qing dan Shi. Tetapi pada akhirnya, Sekte Pedang Utama datang ke Bintang Tianyu dan merubah Kekaisaran Qing menjadi Sekte Pedang Cabang. Meskipun begitu, aliansi Klan Qing dan Klan Shi tidak hilang sampai saat ini.


Setelah alat transportasi tersebut mendarat, rombongan Klan Shi yang di pimpin oleh Patriak Klan Shi saat ini turun dari alat transportasi.


“Lama tidak bertemu, saudaraku...” Patriak Klan Shi langsung berbicara dengan nada sedikit tertawa ketika mendekat ke arah Qing Long.


Qing Long tersenyum sedikit lalu membalas, “Selamat datang di Sekte Pedang saudaraku... Ayo masuk, kompetisi tahap ketiga akan diadakan setengah hari lagi. Aku akan menemanimu untuk berkeliling.”


“Bagus, aku tidak sabar melihat seperti apa Supernova Bintang Kembar yang dirumorkan muncul di Sekte Pedang sehingga Sekte Pedang harus mengundang banyak kekuatan tingkat menengah saat ini!” Patriak Klan Shi berkata dengan lugas ketika memikirkan tentang rumor yang beredar.


Supernova Bintang Kembar merujuk pada dua murid baru yang masuk secara bersamaan dan memiliki kekuatan serta peningkatan kultivasi yang berada diluar akal sehat. Selain dari itu, kemampuan bertarung keduanya sangat kuat. Dan itu merujuk pada Jie Yan dan Yun Che.


“Besok di kompetisi kalian akan melihatnya.” Qing Long membalas dengan sedikit tawa kecil.


Patriak Klan Shi mengangguk lalu berjalan mengikuti Qing Long ke dalam Sekte Pedang diikuti oleh semua anggota Klan yang ia bawa.


Bahkan Tetua Pertama sampai Tetua Kelima harus menunjukkan rasa hormat saat ini ketika melihat Patriak Klan Shi.


Kedatangan Kekaisaran Shi juga membuat Sekte Pedang semakin ramai. Mereka tentu sangat kenal dengan Kekaisaran Shi, yang memiliki banyak Sekte dan Klan di bawahnya. Selain dari itu, salah satu murid inti Sekte Pedang juga berasal dari Kekaisaran Shi.


**


Sementara itu, Jie Yan yang masih berkultivasi terlihat memancarkan fluktuasi qi yang sangat besar disekitarnya.


Pil Jiwa Agung yang Jie Yan cerna sangat bagus, bisa dikatakan sebagai sumber daya paling sesuai untuk para kultivator tingkat Jiwa Abadi.


Tidak lama kemudian, ledakan kecil terdengar dari dalam tubuh Jie Yan. Qi yang sangat besar menyebar ke segala arah. Selain dari itu, konsep Ruang dan Waktu serta konsep Kehancuran meraung liar disekitarnya.


Jika fluktuasi konsep Ruang dan Waktu lebih kuat lagi dan menyebar keluar dari ruangan itu, bahkan mungkin Patriak Klan Shi dan Qing Long tidak akan bisa tenang karena konsep Ruang dan Waktu itu sangatlah langka, dan bisa dikatakan bahwa di 33 Surga, jumlah kultivator yang menguasainya dalam kurun waktu jutaan tahun dapat dihitung dengan jari.


Qi di dalam tubuh Jie Yan tidak henti-hentinya naik, dan itu mendekat ke ambang terobosan tingkat Jiwa Abadi tahap puncak walaupun baru saja menerobos. Itulah betapa berharganya Pil Jiwa Agung yang dikonsumsi olehnya.


Satu jam kemudian, Jie Yan pun membuka matanya lalu tersenyum kecil. Walaupun jumlah qi di dalam tubuhnya sangat dekat dengan terobosan, ia tidak akan melakukan terobosan selanjutnya saat ini karena itu hanya akan membuat tubuhnya tidak stabil.


“Tingkat Jiwa Abadi tahap akhir! Dengan ini maka aku memiliki modal melawan para murid dengan tingkat kultivasi Jiwa Abadi tahap puncak!” Jie Yan mengepalkan tangannya dan suara renyah terdengar saat qi tampak dihancurkan ditangannya.


Jie Yan tau masih ada waktu setengah hari lagi sebelum kompetisi tahap ketiga dimulai. Ia pun mengeluarkan Giok Pemahaman Niat Pedang yang ia terima dari hadiah peringkat pertama kompetisi tahap kedua.


“Giok ini berisi pemahaman, atau lebih tepatnya esensi murni niat pedang yang dapat dipelajari jika diserap. Tubuh akan secara otomatis mempelajarinya tetapi aku yakin bahwa mempelajarinya dengan tubuh sendiri akan memakan waktu seminggu.”


“Ini membuktikan bahwa Sekte Pedang ingin melihat apakah aku memilih untuk meningkatkan kultivasiku atau niat pedang milikku sehingga mereka memberi kedua hadiah murah hati ini.” Jie Yan bergumam kecil saat menatap giok pemahaman Niat Pedang di tangannya.


Senyum kecil muncul di wajah Jie Yan atau lebih tepatnya seringai lebar karena tampaknya Sekte Pedang terlalu meremehkannya. Ia pun mengeluarkan pedang miliknya lalu menusuk Giok Pemahaman Niat Pedang tersebut secara langsung.


Esensi Niat Pedang pun langsung diserap oleh pedang Jie Yan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Jika Qing Long serta lima Tetua Utama melihat hal itu, mereka akan memuntahkan seteguk darah karena merasa ditipu oleh Jie Yan.


Mereka semua tidak ingin Jie Yan meningkatkan kultivasi serta niat pedang secara bersamaan kali ini karena kemungkinan kekuatan Jie Yan akan tidak terkendali.


Ini juga ujian yang diberikan oleh Sekte Pedang, yaitu ingin memastikan apakah Jie Yan lebih memilih meningkatkan niat pedang sehingga mereka akan merekomendasikan Jie Yan ke Sekte Pedang Utama untuk berlatih.


Dan ini memang rencana yang diberikan oleh Sekte Pedang Utama. Namun mereka tidak akan pernah mengangkat bahwa Jie Yan akan memiliki pedang yang merupakan Artefak menantang surga ditangannya.


Ketika esensi Niat Pedang diserap oleh pedang, itu langsung disalurkan ke dalam tubuh Jie Yan. Niat pedang yang bisa dihasilkan oleh tubuhnya tampak melahap pengetahuan tersebut dengan liar yang membuat niat pedang Jie Yan meningkat drastis mencapai puncak Niat Pedang Esensi Pedang, dan hanya satu garis tipis ke tingkat niat pedang Mata Pedang.