
Sraing!
Srak!
Jie Yan tanpa ampun mengayunkan pedangnya ke arah pemuda anggota Klan Wang tersebut. Namun, ketika ia melewatinya dalam sekejap, ia masih terkejut karena musuh masih mampu bereaksi dengan kecepatannya mengayunkan pedang serta dengan gabungan teknik teleportasi.
Pemuda itupun langsung menjaga jarak dari Jie Yan karena merasakan bahaya yang sangat ekstrim. Butiran keringat terlihat jelas di dahinya karena satu detik yang lalu, ia baru saja merasakan sebuah sensasi yang tidak lain adalah kematian.
“Kau..” Pemuda itu menatap Jie Yan dingin saat ia menyentuh lehernya yang mengeluarkan darah. Jika saja ia tidak menggunakan qi dan konsep untuk bertahan, luka yang ia terima pasti jauh lebih parah dari pada saat ini.
“Tidak di duga bahwa akan ada seseorang sekuat kau di dunia fana ini! Kau pasti pengguna konsep tingkat pertama bukan? Dan konsep yang kau gunakan adalah konsep Ruang! Namun...” Pemuda itu berkata dingin lalu menghentikan kata-katanya saat ia memenangkan dirinya. Di saat itu juga, qi dan konsep meledak dari tubuhnya.
Jie Yan yang menatap itu menyipitkan matanya. Untuk konsep yang digunakan oleh pemuda dihadapannya, ia tidak heran bahwa musuh akan menguasai konsep tingkat pertama. Tetapi apa yang membuatnya menyipitkan matanya adalah qi yang meledak dari tubuh pemuda tersebut.
“Aku akan menunjukkan kenapa qi fana dan qi abadi itu berbeda! Ketika kau memasuki neraka, ingatlah bahwa jenius Klan Wang yang membunuhmu adalah Wang Chi!” ucap Wang Chi saat ia melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Jie Yan. Konsep Angin tampak memadat di kedua siku lengannya membentuk sebuah sabit yang sangat pajang. Selain dari itu, di kedua tumit kakinya juga terlihat bilah yang sangat pajang terbentuk.
“Tarian Bilah Angin!”
Wang Chi yang telah bergerak menggunakan konsep Angin untuk meningkatkan kecepatannya, berputar-putar dengan cara yang aneh ketika mendekat ke tempat Jie Yan berada.
“Teleportasi!”
Sraing! Sraing!
Jrezh! Jrezzh!
Ketika Jie Yan muncul di tempat lain, matanya sedikit menyusut karena melihat bahwa dua jurang yang sangat dalam langsung tercipta ketika Wang Chi mencoba membelahnya.
“Seni Rahasia, Bilah Teleportasi Kekacauan!”
Sraing!
Di saat Jie Yan pindah, ia juga langsung menyerang sekuat tenaga.
“Dia berpindah?” Batin Wang Chi saat ia melihat sekelilingnya bahwa banyak bilah qi yang cukup kuat mencoba memotongnya. Ia pun langsung berputar 360° untuk menghentikan semua serangan dari Jie Yan.
“Tornado Bilah Angin!”
Bussssh!
Di saat Wang Chi berputar, itu langsung menciptakan angin tornado raksasa yang langsung mencabik-cabik semua bilah pedang yang dilancarkan oleh Jie Yan.
“Menyebar!” Wang Chi mengangkat tangannya ke depan lalu tangan yang terkepal langsung di renggangkan.
Bussssh!
Angin kencang yang mencoba membelah semua yang dilewatinya pun menyebar ke segala arah.
Bahkan Jie Yan yang menatap itu sedikit terkejut bahwa Wang Chi mampu menggunakan elemen angin ke tingkat seperti itu tanda bahwa dia memang seorang jenius yang sangat tinggi dari Klan Wang. Dari hal inipun, ia menyadari bahwa Wang Chi kemungkinan adalah salah satu dari pemimpin yang ditugaskan untuk memimpin pasukan dari Alam Abadi untuk menyerang Benua Saint.
Menatap badai angin yang menerjang dan menyayat segala sesuatu yang dilewatinya, Jie Yan hanya mengarahkan telapak tangannya ke depan lalu konsep Ruang perlahan tercipta. Itu langsung membentuk dinding berwarna ungu yang sangat tipis dan ketika angin yang terlihat seperti bilah-bilah kecil menabraknya, itu langsung menghilang.
“Pemuda itu cukup kuat!” Canglan yang sedang melawan tiga kultivator dari Alam Abadi, melirik sekilas ke arah pertempuran antara Jie Yan dan Wang Chi. Tetapi kekuatan seperti itu tidak akan cukup untuk melawan Jie Yan dan Canglan yang tau akan hal itu.
Gu Yin, Xia Yue'er, Huan Caiyi dan Dai Mubai juga tidak khawatir tentang Jie Yan karena Jie Yan tidak terlihat kerepotan.
“Bocah itu memang pengguna konsep Ruang yang sangat terampil. Aku tidak menyangka bahwa seseorang dari alam fana akan mampu mengembangkan konsep dan menggunakannya mencapai level ini. Bocah ini adalah salah satu penghalang terbesar menyelesaikan misi. Karena itu, aku akan membereskannya secara langsung!” Batin Wang Chi saat raut wajahnya berubah drastis ketika menatap apa yang dilakukan oleh Jie Yan.
Dung!
Di telapak tangan Wang Chi, angin perlahan-lahan berputar-putar membentuk sebuah bola yang semakin lama semakin besar hingga ia harus mengangkat telapak tangannya ke udara untuk mempertahankan bentuk angin yang di padatkan.
“Pusaran Badai Angin!”
“Apa yang dilakukan olehnya?” Jie Yan sedikit bingung. Walaupun serangan itu cukup cepat, ia pasti bisa menghindarinya menggunakan teknik teleportasi tanpa susah sama sekali.
“Meledaklah!”
Di saat bola angin itu belum sampai pada Jie Yan, itu langsung meledak dalam sekejap yang akhirnya menciptakan ledakan besar dalam satu wilayah. Dan itu terus melebar dalam sekejap.
Walaupun begitu, Jie Yan mampu menghindarinya. Di saat Jie Yan menggunakan teknik teleportasi, ia muncul dalam sekejap di jarak tertentu dari tempat ledakan terjadi.
“Bilah Angin, Tebasan Pembelah Langit!”
“Mati!”
Namun Jie Yan sangat terkejut bahwa Wang Chi langsung tau di mana posisinya berada. Ia merasakan bahwa bilah yang terbuat dari qi dan konsep Angin mencoba membelahnya dalam sekejap.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Sraing!
Jrezzh!
Wang Chi yang telah mengunci posisi Jie Yan dari semula menggunakan konsep Angin, langsung mengayunkan serangannya ketika ia mendekat dengan kecepatan tinggi. Tetapi ia terkejut karena serangannya tidak mengenai target. Hanya jurang yang cukup dalam yang terlihat membentang ke tempat yang cukup jauh karena ia menggunakan semua kekuatannya sedari awal untuk membunuh Jie Yan dalam satu gerakan.
Dung!
Tepat di belakang Wang Chi, lubang teleportasi tercipta dan Jie Yan keluar dari dalamnya sambil mengayunkan pedang di tangan kanannya sekuat tenaga.
“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”
Sraing!
“Sial!”
Wang Chi mengutuk kecerobohannya dan mencoba menghindar buru-buru saat pedang Jie Yan mencoba membelah lehernya dengan tebasan sedikit miring. Walaupun ia bisa menghindar, bisa dipastikan bahwa tubuhnya masih akan terkena tebasan.
“Gerbang Qi!”
Wusssh!
Karena tau bahwa tidak mungkin menghindar, Wang Chi tidak punya pilihan lain. Ia langsung membuka Gerbang Qi lalu sosok Burung Roc langsung muncul. Tentu ia menggunakan Hewan Roh Kontrak miliknya sebagai tameng menghentikan serangan dari Jie Yan.
“Wang Chi, apa yang...” Burung Roc yang belum selesai berbicara, langsung menatap ke arah bilah yang mengarah ke lehernya dengan mata melebar dan ia tau bahwa Wang Chi menggunakannya sebagai tameng.
Srak!
Jrezh!
Darah yang sangat banyak menyembur ke udara saat Jie Yan membelah Burung Roc dalam sekejap walaupun tebasannya hampir tidak membuat Burung Roc terpisah menjadi dua bagian. Tetapi dengan begitu, Wang Chi selamat dari kematian.
“Apa?” Mata Jie Yan menyusut tajam karena tidak menyangka bahwa Wang Chi akan selicik itu. Ia telah memperkirakan banyak gerakan Wang Chi menghindari serangannya tetapi memanggil Burung Roc bukan salah satu dari apa yang ia pikirkan.
“Matilah bocah sialan!” Teriak Wang Chi sekuat tenaga saat mengayunkan serangan mematikan kepada Jie Yan.
Tetapi, Jie Yan yang melihat Wang Chi menggunakan Burung Roc sebagai tameng, tentu sudah memanggil Xiao Ziya dari Ruang Roh miliknya. Ia bukanlah orang bodoh dan sudah tau apa yang ingin dilakukan oleh Wang Chi dengan mengorbankan Burung Roc.
Saat Wang Chi hendak mengayunkan bilah pedang yang tercipta dari qi dan konsep Angin, ia membeku di tempat saat lingkaran formasi tercipta tepat di depan wajahnya.
“Formasi Kematian, Sabit Kematian!”
Jleb!