Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Pertahanan Terakhir Benua Saint (2)


Daratan Utara


Kedatangan Xiao Chen membuat semangat para kultivator Benua Saint naik sekali lagi karena identitas Xiao Chen yang terlalu kuar biasa. Tidak akan ada yang menyangka bahwa Leluhur Tua Klan Xiao yang merupakan Patriak Generasi Kedua akan masih hidup sampai saat ini.


Semua yang ada di sana telah mengetahui bahwa Patriak setiap Klan Kuno saat ini telah mencapai generasi ratusan. Untuk setiap generasi, mereka akan bertahan selama lebih dari 1.000 tahun. Bisa dipastikan bahwa umur Xiao Chen seperti sudah tak terhitung lagi jika dilihat oleh para kultivator fana.


“Aku tidak menyangka ayahnya nenek akan masih ada. Harus diketahui bahwa nenek adalah Leluhur Tua Klan Lin.” Huan Caiyi yang sedang berkumpul dengan Gu Yin, Xiao Yuu dan Lan Qinzhu, berkata dengan nada hampir tidak percaya.


“Um, aku juga hampir tidak percaya setelah mendengar dia adalah Patriak Generasi Kedua Klan Xiao!” Gu Yin mengangguk setuju.


“Kekuatannya pastilah sangat kuat! Dengan dia berada di sini, para Iblis pasti bisa di dorong mundur.” Xiao Yuu menambahkan.


Keempatnya berdiskusi banyak hal. Untuk Gu Yin, ia juga paling banyak berbicara saat ini karena telah mendengar dari Xiao Chen bahwa suaminya sedang berlatih untuk dapat melawan para musuh.


Memang benar bahwa akan sangat aneh karena Jie Yan berlatih di saat-saat genting seperti ini. Tetapi, ini adalah usul yang diberikan Xiao Chen karena tau bahwa hanya untuk dirinya dan sisa pasukan, tidak mungkin menang melawan empat Pangeran Iblis yang tersisa karena Xiao Chen sudah pernah melihat seperti apa cara Bi Luo bertarung.


Jika Pangeran Iblis lainnya memiliki skill yang sama, maka akibatnya akan sangat tidak bisa diperkirakan. Selain dari itu, Xiao Chen masih ingat kata-kata dari Bi Luo bahwa dia tidak tau betapa mengerikannya Jin Gu.


Untuk Xiao Chen, ia pernah melihat di masa lalu pertarungan antara seseorang dari Klan Lin melawan Jin Gu ketika ia masih sangat muda. Saat itu Patriak Klan Lin zaman kuno bertarung habis-habisan melawan Jin Gu. Harus ia akui bahwa Jin Gu sangat kuat saat itu. Tetapi saat ini kekuatannya sudah melebihi mereka semua dan itu tentu membuat Xiao Chen penasaran apa sebenarnya kartu truf Jin Gu sehingga Bi Luo yang bisa dikatakan perkasa harus mengakui bahwa Jin Gu sangat mengerikan.


“Ayah, Apakah menurutmu kita bisa menang?” Tanya Lin Xi yang berdiri di sebelah Xiao Chen menatap ke arah kejauhan. Sudah lebih dari enam jam waktu berlalu dan tidak lama lagi para iblis akan tiba di Dataran Utara.


“Dengan pasukan kita saat ini, mustahil untuk menang. Walaupun kita semua mati, itu tetap membuat pasukan gabungan iblis dan kultivator Alam Abadi hanya berkurang setengahnya. Alasan aku ingin mengulur waktu, ini tentu dikarenakan cucumu.” ucap Xiao Chen dengan tangan terlipat sambil menatap ke arah yang sama dengan yang di tatap oleh Lin Xi.


“Yan’er? Apakah mungkin mencapai terobosan di tempat itu dalam waktu singkat?” Tanya Lin Xi. Ia tentu sangat percaya bahwa suatu hari nanti cucunya itu akan mencapai ketinggian yang sangat mengerikan. Tetapi waktu saat ini sangat terbatas.


“Jika dia hanya menerobos seperti biasa, aku yakin kekuatannya paling banyak setara denganku. Tetapi tempat yang dia masuki berbeda. Selain dari itu...” Xiao Chen menghentikan kata-katanya saat memikirkan kembali tentang Xiao Ziya. Selain dari itu, ia juga memikirkan tentang Xia Yue'er. Ada sesuatu yang menurutnya memikirkan bahwa level Xia Yue'er setara dengan Xiao Ziya.


Xiao Chen tidak pernah bertemu dengan pendahulu Xia Yue'er di masa lalu sehingga ia tidak bisa menebak siapa Xia Yue'er. Yang ia ketahui, Xia Yue'er adalah Roh Peri unik yang memiliki tubuh sangat kecil. Setahunya, Roh Peri akan menjadi dewasa ketika mencapai tingkat kultivasi Alam Langit. Tetapi Xia Yue'er telah mencapai Alam Sage tetapi tubuhnya tidak berubah sama sekali yang artinya garis darahnya terlalu kuat sehingga pertumbuhannya sangat lambat.


Untuk Xiao Ziya, Xiao Chen pernah membaca sesuatu tentangnya bahkan ia pernah melihat gambarnya. Ia tau dengan pasti bahwa Xiao Ziya di masa itu berperang dengan Klan Kuno ketika berada di Alam Abadi lalu akhirnya dijatuhkan oleh Kaisar Manusia Generasi Kedua.


Tetapi ada satu hal yang terus mengganggu pikiran Xiao Chen. Kenapa empat Klan Kuno di masa itu, masa di mana mereka sangat berkuasa tiba-tiba pindah ke Benua Saint, tempat terpencil yang bahkan siapapun yang masuk ke sana tidak bisa menerobos belenggu ke tingkat Abadi.


“Dia akan berhasil di sana karena warisan di tempat itu terkait erat dengannya yang merupakan keturunan pembawa garis darah Naga Hitam Kehancuran. Aku saat ini sangat penasaran bagaimana bisa anak itu tiba-tiba dirawat olehmu. Harus diketahui bahwa kita sebenarnya bisa dihitung sebagai pelayannya karena Empat Klan Kuno tunduk pada orangtuanya.” ujar Xiao Chen.


“Kau menebak dengan benar walaupun aku penasaran bagaimana bisa dia mencapai Benua Saint bersama dengan kedua adiknya.” Balas Xiao Chen.


Keduanya tetap diam dalam waktu lama setelah membalas hal itu. Tidak lebih dari satu jam kemudian, Xiao Chen dan Lin Xi memasang wajah serius karena telah merasakan sejumlah aura yang mendekat.


“Semuanya! Bersiap-siaplah untuk bertarung!” Teriak Lin Xi sekuat tenaga.


Para kultivator yang ada di sana pun bersiap-siap secara langsung karena tau bahwa musuh kali ini sangatlah berbahaya, berbeda dari invasi sebelumnya karena pasukan iblis saat ini di pimpin oleh empat Pangeran Iblis secara langsung.


“Tampaknya sudah waktunya.” Gu Yin yang semula duduk, berdiri dan perlahan melayang ke samping Lin Xi dan Xiao Chen.


Gu Yin merubah raut wajahnya lalu membuat beberapa gerakan lalu menyentuh permukaan air laut.


“Teknik Pembunuh Iblis, Zaman Es!”


Bussssh!


Dari telapak tangan Gu Yin, sejumlah qi dan konsep serta aura jahat meledak lalu membekukan seluruh lautan. Permukaan es hitam tersebut sangatlah keras, lebih keras dari pada baja sekalipun.


Xiao Chen melirik ke arah Gu Yin lalu mengangguk kecil karena puas melihat gerakan Gu Yin. Ia tau tentang teknik tersebut di masa lalu, untuk para Pembunuh Iblis, beberapa dari mereka akan terlahir dapat membuat tempat bagi para iblis melemah.


Permukaan es hitam di sana bukan hanya untuk pajangan ataupun hanya dibuat untuk tempat berpijak, tetapi itu untuk melemahkan para iblis. Ini bisa disebut sebagai teknik Domain Es Pembunuh Iblis.


Dikejauhan, Jin Gu bersama dengan tiga Pangeran Iblis lainnya memimpin pasukan, memasang wajah serius ketika suhu menurun dengan drastis. Jika itu suhu dingin biasa, keempatnya tidak akan terlalu peduli. Tetapi keempatnya sadar bahwa uap dingin yang menyebar mampu melemahkan para iblis ke tingkat tertentu. Untuk para Jendral Iblis, mereka mungkin akan kehilangan 10% efektivitas tempur mereka.


Untuk bawahan lainnya, itu pasti kehilangan 20% efektivitas tempur. Kerugian seperti itu tentu sangat besar. Bahkan untuk Pangeran Iblis akan kehilangan hampir 5% daya tempur mereka jika terus terkena udara dingin tersebut.


“Teknik Pembunuh Iblis Klan Es? Aku tidak menyangka bahwa Klan Gu masih bisa menghasilkan seseorang sekaliber ini, seperti di masa lalu. Hanya Klan Gu yang pernah menghasilkan seseorang yang mampu memproduksi Es Hitam!” Bai Yi berkata dengan senyum diwajahnya walaupun nadanya sedikit dingin.


“Tidak peduli apa. Walaupun ada korps Pembunuh Iblis di sana, pasukan iblis tidak akan kalah! Pasukan kita telah terjaga selama ratusan ribu tahun, tidak akan bisa dihancurkan hanya dengan beberapa Pembunuh Iblis!” ucap Jin Gu.


Dua Pangeran Iblis lainnya setuju dengan perkataan Jin Gu. Sekuat apapun Pembunuh Iblis tersebut, jika mereka bukan Reinkarnasi Sang Iblis ataupun Penerus Iblis yang dianggap sebagai Dewa Iblis, tidak mungkin bagi mereka dapat menandingi Pangeran Iblis dalam pertarungan satu lawan satu. Walaupun mungkin mereka mampu, akhirnya Pangeran Iblis lah yang akan menang.


“Sama seperti sebelumnya, target kita adalah membereskan mereka semua, kita tidak perlu terburu-buru karena bawahan dari Wang Lee dan Wang Qi sedang mengerjakan pembukaan segel yang menyimpan Warisan Kaisar Manusia selain dari Cermin Tembaga! Kira tidak bisa membuat pasukan kita terbunuh lebih banyak karena setelah perang usia, lawan kita adalah Klan Wang!” ucap Jin Gu dengan nada dingin.