
Bintang Brahma, Dimensi Kecil
Bom! Bom! Bom!
Ledakan api dan aura hitam terus-menerus terjadi di dalam goa.
“Tumbuhan rendahan! Matilah!” Teriak Kelelawar Iblis Kegelapan saat ia mengepakkan kedua sayapnya ke arah tempat Yu Mei berada.
“Hujan Bilah Kegelapan!”
Wusssh!
Puluhan bilah berwarna hitam seperti bulan sabit melesat ke arah Yu Mei yang berada di bawah.
“Sinar Api Pemusnah!”
Puluhan tumbuhan mawar yang tampak terbakar muncul, semua arah mawar itu diarahkan ke arah atas lalu menembakkan sinar api yang sangat panas.
Bom! Bom! Bom!
Kedua teknik bentrok secara langsung yang membuat Kelelawar Iblis Kegelapan semakin marah karena hampir semua kemampuannya seimbang dengan Yu Mei.
“Jika seperti ini, aku terpaksa menggunakannya!” ucap Kelelawar Iblis Kegelapan dengan nada muram. Ia membuka rahangnya lalu aura abu-abu bercampur hitam yang mendekati bentuk ciaran perlahan keluar.
Dung!
Sinar merah terlihat di mata Kelelawar Iblis Kegelapan saat ia mengunakan tekniknya.
“Kutukan Iblis Kegelapan!”
Bussssh!
Cairan mendekati bentuk gas itu pun meledak lalu menyebar ke segala arah. Itu langsung melelahkan semua yang ada di sana, itu bahkan lebih kuat dari pelelehan cairan magma.
Jie Yan yang sudah mengeluarkan pedangnya, menatap hal itu dengan wajah dingin. Ia pun langsung menusuk pedangnya ke permukaan tanah lalu mengerahkan konsep Ruang dalam jumlah yang sangat besar.
“Seni Rahasia, Kabut Ungu Teleportasi!”
Bussssh!
Aura berwana ungu meledak dari dalam tanah, melesat ke udara lalu menelan semua kabut yang diciptakan oleh Kelelawar Iblis Kegelapan.
“Apa?” Kelelawar Iblis Kegelapan terkejut melihat kabut ungu yang mengasikkan konsep Ruang luar biasa dan mencoba memindahkan semua aura berbahaya yang ia keluarkan.
“Kesempatan!” Batin Yu Mei saat ia mengangkat kedua telapak tangannya ke udara seolah-olah sedang mengangkat sesuatu.
“Hutan Mawar Berduri!”
Jrezzh!
Mawar berapi dengan duri tak terhitung jumlahnya meledak dari dalam tanah, itu melesat ke arah Kelelawar Iblis Kegelapan yang berada di udara.
Melihat semua akar dengan mawar di ujungnya yang mengepungnya dari segala arah, Kelelawar Iblis Kegelapan memasang wajah sangat muram.
“Perisai Kegelapan!”
Seluruh tubuh Kelelawar Iblis Kegelapan diselimuti oleh aura hitam dan itu langsung memadat membentuk sebuah bola di udara.
Semua akar dengan mawar berapi di ujungnya pun meliliti bola hitam itu lalu mencoba meremukkannya.
Yu Mei menaikkan sedikit sudut bibirnya. Ia mengarahkan telapak tangannya ke arah tempat Kelelawar Iblis Kegelapan berada lalu mengepalkannya.
“Ledakan Api Surgawi!”
Mawar berapi itu bersinar terang lalu langsung meledak.
Bom! Bom! Bom!
Ledakan beruntun terjadi di udara yang membuat Gao terus-menerus bergetar keras.
Sementara itu, Jie Yan yang berada di pinggir goa, mengarahkan telapak tangannya ke arah ledakan beruntun tersebut.
“Busur Waktu - Masa Lalu!”
Bussssh!
Aura emas meledak di sekitar ledakan lalu semua ledakan yang dibuat oleh Yu Mei kembali seperti semula lalu Jie Yan melepaskan tekniknya.
Bom! Bom! Bom!
Ledakan beruntun terjadi sekali lagi.
“Arrrrrgggh!”
Kelelawar Iblis Kegelapan berteriak keras. Semula, sedangan Yu Mei menghancurkan pertahanannya dan ia hanya terluka sedikit. Tetapi karena ledakan beruntun sekali lagi, tubuhnya langsung terkena ledakan secara langsung. Pertahanan pasif qi dan konsep di tubuhnya di robek begitu saja karena itu tidak diubah menjadi sebuah teknik pertahanan seperti sebelumnya.
“Teknik luar biasa!” Yu Mei kagum melihat kemampuan Jie Yan. Itu bisa membuat serangan menjadi serangan beruntun.
Sementara itu, Jie Yan pun mengeluarkan Tombak Pembunuh Naga. Ia langsung membuat kuda-kuda melempar dari kejauhan.
“Belitan Qi Raja!”
“Bola Awal Kehancuran!”
Zrrrrt! Zrrrrt!
Tombak Pembunuh Naga berdengung keras saat dilapisi oleh kekuatan dan konsep Kehancuran yang sangat padat bercampur dengan qi Raja, dan di ujung Tombak Pembunuh Naga terlihat bola kecil tidak beraturan memercikkan petir.
Wusssh!
Tanpa membuang waktu, Jie Yan pun langsung melemparnya sekuat tenaga ke arah tempat ledakan beruntun yang belum terhenti.
“Busur Waktu - Masa Depan!”
Bussssh!
Kecepatan Tombak Pembunuh Naga melesat meningkat menjadi dua kali lipat. Bisa dipastikan bahwa dikarenakan itu, kekuatan serangan akan berlipat ganda dalam sekejap.
Kelelawar Iblis Kegelapan yang masih melindungi tubuhnya menggunakan sayapnya, merasakan ancaman bahaya mendekat tetapi sudah terlambat untuk menghindar karena kecepatan serangan yang mendekat sangat tinggi.
Trang!
Suara benturan logam terdengar dan sosok Kelelawar Iblis Kegelapan melesat ke arah ujung goa di hawa oleh Tombak Pembunuh Naga yang terus mencoba menusuk tubuh Kelelawar Iblis Kegelapan.
Kekuatan Kehancuran yang berada di ujung Tombak Pembunuh Naga terus-menerus menghancurkan qi dan konsep milik Kelelawar Iblis Kegelapan.
Yu Mei yang melihat itu, tentu tidak membuang waktu dan menggunakan tekniknya juga.
“Teknik Pemotongan Kayu Api Surgawi!”
Di kedua telapak tangan Yu Mei, muncul kayu berduri tajam diselimuti api ungu lalu ia menembakkannya ke arah tempat Kelelawar Iblis Kegelapan.
Bom!
Tubuh Kelelawar Iblis Kegelapan di paku di ujung goa oleh Tombak Pembunuh Naga karena itu sudah menembus pertahanannya.
“Sial!” Kelelawar Iblis Kegelapan memasang wajah muram saat melihat dua tombak kayu diselimuti oleh api sudah tiba di depannya.
Jleb! Jleb!
Kedua tombak kayu itu menusuk tubuh Kelelawar Iblis Kegelapan. Dengan itu, tiga lubang telah tercetak di tubuhnya.
Namun, dengan semua serangan itu, Kelelawar Iblis Kegelapan belum tewas.
Wusssh!
Jie Yan dan Yu Mei muncul di depan Kelelawar Iblis Kegelapan bersama-sama lalu menusuk ke arah Kelelawar Iblis Kegelapan menggunakan senjata masing-masing.
Jleb! Jleb!
Pedang Jie Yan menusuk kepala Kelelawar Iblis Kegelapan sementara senjata Yu Mei menusuk tepat di inti binatang roh Kelelawar Iblis Kegelapan.
“Akhirnya beres juga. Tetapi sangat disayangkan bahwa intinya hancur.” ucap Jie Yan sedikit menyesal. Tetapi ia tau bahwa jika tidak melakukan itu, mungkin Kelelawar Iblis Kegelapan akan melakukan sesuatu yang tidak mereka inginkan.
Yu Mei tidak berbicara dan mencabut senjatanya lalu itu kembali menyatu dengan tubuhnya.
Untuk Jie Yan, ia menarik pedang dan Tombak Pembunuh Naga lalu melihat ke arah tubuh Kelelawar Iblis Kegelapan yang telah tewas terjatuh ke arah bawah.
“Ayo pergi ke tempat selanjutnya.” ucap Yu Mei dan mengendalikan akar seperti biasa bersama dengan Jie Yan lalu mengendalikannya ke arah luar meninggalkan mayat Kelelawar Iblis Kegelapan.
Setelah kepergian Jie Yan, aura aneh menyelimuti mayat Kelelawar Iblis Kegelapan. Semua luka di tubuhnya perlahan pulih, bahkan inti binatang roh itupun perlahan terbentuk.
Deg! Deg!
Suara jantung terdengar cukup keras di seluruh goa lalu tubuh Kelelawar Iblis Kegelapan perlahan bangkit.
“Huft.. Huft.. Huft..” Nafas Kelelawar Iblis Kegelapan tiba-tiba muncul. Matanya sangat merah dan ia sangat ketakutan saat ini.
“Sial! Aku hampir tewas di tangan keduanya! Jika saja aku tidak melakukan teknik terlarang untuk bisa hidup kembali, mungkin aku benar-benar memasuki Tanah Suci!” ucap Kelelawar Iblis Kegelapan dengan nada ketakutan. Ia pun menoleh ke arah tertentu dengan wajah garang.
“Dewa Naga! Tampaknya kali ini kita harus bekerja sama untuk menghancurkan manusia sekali lagi!” ucap Kelelawar Iblis Kegelapan dan langsung menghilang menjadi kabut hitam pergi ke suatu tempat.