Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Menyusup Ke Kekaisaran Han


Jie Yan telah membuat pemikiran tertentu tentang siapa sebenarnya yang melakukan kerja sama dengan para kultivator dari Alam Abadi. Ia pun menatap ke arah semua yang ada di sana lalu berbicara, “Aku akan menyelidiki sesuatu. Kalian kembalilah ke Klan Lin terlebih dahulu. Juga, katakan tentang hal ini kepada kakek dan nenekku dan mereka akan mengerti apa yang harus dilakukan selanjutnya.”


“Bagaimana denganmu suami?” Tanya Gu Yin buru-buru kepada Jie Yan karena ia membuat spekulasi apa yang akan dilakukan oleh Jie Yan sebenarnya.


“Aku ingin pergi dan melihat ke tempat pertemuan para kultivator dari Alam Abadi.” Balas Jie Yan.


“Tidak! Itu sangat berbahaya Yan'er, jumlah musuh tidak diketahui. Namun, jumlah kekacauan yang mereka buat dapat mengatakan bahwa jumlah mereka sangatlah banyak, mungkin lebih banyak dari gabungan semua kultivator kuat di Benua Saint. Sangat berbahaya pergi ke tempat itu seorang diri!” ucap Huan Caiyi buru-buru menolak gagasan yang dikatakan oleh Jie Yan.


“Ya Tuan Muda. Lebih baik menyerang bersama karena kita sudah tau di mana tempat mereka berkumpul!” Lanjut Canglan mencoba membujuk Jie Yan karena sangat berbahaya pergi ke tempat musuh seorang diri.


Untuk Dai Mubai, Li Hao dan Patriak Klan Li, mereka hanya diam.


Xia Yue'er di sisi lain, ia tampak berpikir. Walaupun ia ingin pergi ke tempat bermain, tempat seperti itu terlalu berbahaya karena ia juga mengetahui bahwa musuh sangat banyak dan sangat kuat. Hanya dengan pasukan kecil yang mereka lawan, itu membuktikan pasukan musuh yang snagat tangguh. Walaupun ia terlihat ceroboh dan tidak bisa diandalkan, ia masih bisa memikirkan sesuatu jika itu sangat berbahaya.


“Tenang. Aku tidak akan bertindak dengan ceroboh. Aku hanya ingin melihat siapa sebenarnya yang membocorkan informasi dan mencoba bekerja sama dengan para kultivator dari Alam Abadi walaupun aku sudah menebak siapa mereka sebenarnya.” ujar Jie Yan.


“Siapa?” Tanya Huan Caiyi dengan wajah serius.


“Kekaisaran Han!” Jawab Jie Yan. Ia telah memikirkan tentang sikap Kaisar Han ketika pertemuan diadakan di Klan Lin. Ia tau bahwa Kaisar Han sedang merencanakan sesuatu pada saat seperti ini. Ia menduga bahwa Kaisar Han menginginkan kekuasaan mutlak ataupun yang lainnya agar selamat dari perang karena tidak percaya diri melawan semua kultivator dari Alam Abadi dan juga para iblis yang bahkan belum tiba di Benua Saint.


Banyak perbuatan Kaisar Han yang telah ia baca dari informasi yang ia kumpulkan terutama dari Canglan. Jie Yan tau bahwa ambisi Kaisar Han sangat besar sehingga kemungkinan besar melakukan itu mencapai persentase yang sangat tinggi.


Sekarang, Jie Yan merasa sedikit lega bahwa ia telah memusnahkan Sekte Cahaya Suci dan Organisasi Saint Langit karena keduanya mungkin memiliki pemikiran untuk bekerja sama dengan para kultivator Alam Abadi hanya untuk kata perdamaian yang tidak mungkin ada.


“Kekaisaran Han?” Gu Yin dan Huan Caiyi menyipitkan matanya dengan tajam.


Untuk Dai Mubai, Canglan, Li Hao dan Patriak Klan Li, mereka telah memikirkan hal ini juga. Apa lagi untuk Dai Mubai yang keluarganya dimusnahkan oleh Kaisar Han walaupun seharusnya mereka bisa dikatakan sebagai saudara karena Klan Han dan Klan Dai tunduk pada orang yang sama.


“Kalian tidak perlu khawatir. Tujuan pertamaku saat ini adalah Kekaisaran Han. Aku tidak akan bergerak dengan ceroboh dan langsung pergi ke kubu musuh tempat para kultivator Alam Abadi berkumpul. Kalian harus memberikan informasi ini bahwa lokasi tersebut ada di dekat Kekaisaran Han!” ucap Jie Yan.


“Jika tempat mereka berkumpul ada di sana, tidak peduli menebak-nebak lagi. Sudah pasti Kekaisaran Han mencoba menghubungi pemimpin musuh lalu membentuk kerja sama dengan mereka.” Canglan langsung berbicara setelah mengetahui lokasi titik bertemu semua kultivator dari Alam Abadi yang menyerang Benua Saint.


“Aku akan ikut denganmu.” Huan Caiyi langsung berbicara karena tentu ia tidak ingin adiknya pergi ke Kekaisaran Han walaupun itu bukan tempat bertemunya para musuh. Tetapi, Kekaisaran Han sangat dekat dengan tempat tersebut yang membuat Jie Yan mungkin akan dilacak.


“Aku juga.” Gu Yin juga tidak ingin suaminya pergi sendiri.


“Tidak, jika kita pergi bersama, kemungkinan ditemukan lebih besar. Aku akan pergi seorang diri. Lagi pula, aku memiliki teknik yang membuatku bisa berpindah dalam sekejap jika seseorang menemukanku.” Jie Yan menggelengkan kepalanya menolak permintaan Huan Caiyi dan Gu Yin.


Huan Caiyi langsung mengerti. Untuk dirinya, ia akan lebih mudah ditemukan. Ia pun menyetujui Jie Yan dengan enggan lalu menghentikan Gu Yin yang hendak ingin membantah.


“Kakak.. kau...” Gu Yin ingin mengatakan sesuatu tetapi Huan Caiyi menggelengkan kepalanya yang membuat Gu Yin diam.


“Jika begitu, kami akan pergi ke Klan Lin.” Melihat Jie Yan yang tidak ingin berdebat lagi, Canglan yang paling pintar pun berbicara.


“Ya. Yue'er, ayo pergi.” Jie Yan tidak membuang waktu lagi dan langsung membuka lubang teleportasi.


Xia Yue'er langsung terbang ke bahu Jie Yan lalu berdiri. Ia saat ini memasang wajah yang tampak serius dan terlihat sangat imut. Ia tidak tau mengapa bahwa ia memiliki perasaan bahwa mereka akan melakukan pertempuran besar nantinya.


Jie Yan dan Xia Yue'er pun masuk ke dalam lubang teleportasi lalu menghilang sepenuhnya.


Setelah kepergian Jie Yan, kelompok yang di pimpin oleh Huan Caiyi dan Canglan pun langsung memimpin semua anggota Klan Li pergi ke Klan Lin.


**


Kekaisaran Han


Tidak jauh dari perbatasan, satu sosok tampak terbang dengan kecepatan yang relatif lambat. Tidak lama kemudian, ia pun tiba di perbatasan dan menemukan bahwa ada tiga kultivator yang sedang bergerak seperti menyusuri area tertentu.


“Ada yang datang!” Salah satu dari tiga kultivator tingkat Alam Sage tahap ketujuh berbicara ketika menatap sosok yang terus terbang tanpa peduli terhadap area sekitarnya.


Ketiganya pun langsung bergerak dan menghalangi sosok yang mendekat.


“Berhenti di tempat nak! Tempat ini bukan tempat yang bisa kau kunjungi! Kembalilah dan jangan membuat kami berbuat kasar!” ucap salah satu anggota Kekaisaran Han.


Sosok yang dihadang itupun berhenti dan menatap ketiga kultivator di depannya dengan tatapan kosong penuh arti.


“Apa kau baru saja menyebutku sebagai bocah?” Tanya sosok tersebut dengan tenang.


Ketiganya memasang wajah jijik dan tentu mereka menganggap pria yang tampak sangat muda sebagai bocah walaupun ketiganya cukup heran dengan sepasang sayap pemuda itu.


“Jangan buat kami melakukan hal kasar! Pergilah!” Perintah salah satu dari ketiga kultivator tersebut dengan nada mengancam dan sangat tidak sabar.


Pemuda itu pun menyipitkan sedikit matanya karena sudah sangat lama ada seseorang yang berani berbicara dengan nada seperti itu padanya.


“Kekacauan Aliran Darah!”


Pria muda tersebut bergumam kecil saat aura hitam kemerahan muncul secara mendadak di sekitar ketiga kultivator tersebut.


Ketiga kultivator tersebut yang awalnya ingin menendang pemuda itu, melebarkan matanya mereka dan merasa tubuh mereka sangat sakit. Mereka mencoba untuk meredakan rasa sakit, tetapi itu tidak bisa dihentikan sama sekali.


Bom!


Ledakan teredam terdengar seketika dan di saat itu juga, ketiganya meledak dan semua darah yang melayang di udara diserap oleh aura hitam kemerahan tersebut.


Wusssh!


Aura tersebut lenyap seketika dan pemuda itu menatap ke arah tertentu dengan tatapan datar. Pemuda yang memiliki sayap di punggungnya tentu adalah Patriak generasi kedua Klan Xiao, Xiao Chen.


“Aku merasakan qi abadi dalam jumlah yang sangat besar berkumpul dekat dengan tempat ini. Jadi inilah Kekaisaran Han? Aku tidak menyangka bahwa bocah dari Klan Han akan menciptakan sebuah kekaisaran dikemudian hari.” Gumam Xiao Chen. Tetapi ia tidak terkejut sama sekali karena ia sangat tau sejarah Klan Han, terutama Klan Dai.


Xiao Chen yang tampak tenang sepanjang waktu, membuat lingkaran formasi di kedua tangannya. Lingkaran formasi tersebut tampak sangat unik, berbeda dengan semua lingkaran formasi yang pernah muncul. Tetapi, jika Xiao Ziya berada di tempat itu, dia akan tau apa yang digunakan oleh Xiao Chen.


Tap!


“Formasi Darah, Kloning Darah!”


Wusssh!


Dalam sekejap, tiga sosok muncul, dan ketiganya adalah sosok yang ia bunuh sebelumnya dalam sekejap.


“Pergilah, cari tau apa yang terjadi pada Kekaisaran Han. Aku tidak bisa membaca informasi dari darah mereka karena tampaknya seseorang dengan gelar Kaisar Han itu memiliki beberapa kemampuan yang membuat semua bawahannya tidak bisa memberikan informasi apapun.” Perintah Xiao Chen.


Ketiganya tidak berbicara dan langsung menghilang dalam sekejap.


“Klan Han, walaupun kalian adalah bawahan kepercayaan dari Kaisar Manusia Generasi Kedua, aku Xiao Chen sebagai keturunan langsung darinya tidak akan membiarkan kalian hidup jika merusak Benua Saint!” Gumam Xiao Chen saat ia perlahan turun untuk menunggu informasi. Ia bukan seseorang yang secara membabi-buta berkeliling tanpa persiapan.


Tetapi, tidak akan ada yang menduga bahwa di Klan Xiao terdapat keturunan langsung dari Kaisar Manusia Generasi Kedua. Dan Xiao Chen adalah salah satunya walaupun ia tidak tau siapa sebenarnya leluhurnya itu.