Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Patriak Klan Xiao Generasi Kedua


Pertarungan di kota pertama untuk memburu kultivator dari Alam Abadi telah selesai dengan cepat. Jie Yan saat ini menatap ke arah mayat Wang Chi yang masih melayang di udara karena ditikam oleh sabit milik Xiao Ziya. Ia pun bergegas menghampiri mayat lalu mengambil cincin ruang milik Wang Chi.


Di dalam cincin ruang tersebut, terdapat banyak benda walaupun hanya sedikit yang berharga. Salah satu dari benda berharga adalah sesuatu yang mirip dengan batu roh, walaupun ada perbedaan yang mencolok. Selain dari itu, aura yang terpancar darinya juga berbeda.


“Qi Abadi?” Batin Jie Yan saat ia mengeluarkan satu batu roh yang ada di dalam cincin ruang.


“Ini adalah batu roh kelas bawah di Alam Abadi. Mengandung qi abadi, sama seperti batu roh pada umumnya walaupun perbedaannya ada dalam qi.” ucap Xiao Ziya.


“Apakah menggunakan ini aku dapat mengubah qi di dalam tubuhku menjadi qi Abadi?” Tanya Jie Yan penasaran.


“Ya. Tetapi aku menyarankan bahwa kau lebih baik menembus ke tingkat Abadi sehingga kau tidak perlu memulai dari awal karena ketika kau menerobos, qi di dalam tubuhmu akan berubah dengan sendirinya menjadi qi abadi. Jika kau mencoba mengubah qi-mu dari nol, maka kau harus memulai dari awal jalan kultivasi walaupun tidak ada hambatan dalam terobosan. Namun, untuk melakukan itu dibutuhkan sumber daya yang cukup besar dan aku menduga bahwa batu roh di dalam cincin ruang itu pasti tidak banyak.” ujar Xiao Ziya.


Jie Yan juga paham apa yang dimaksud oleh Xiao Ziya. Ia menyimpan kembali batu roh lalu mengeluarkan benda lainnya yang telah ia duga sebagai batu giok komunikasi.


“Batu giok komunikasi ini hanya bisa dibuka menggunakan qi orang ini.” Jie Yan sedikit tidak puas saat mencoba menyalurkan qi-nya ke dalam batu giok komunikasi. Jika itu bisa dibuka, kemungkinkan ia akan bisa membaca semua pesan yang ada di dalamnya.


“Ini bukanlah hal sulit untuk membukanya.” Xiao Ziya langsung membuat formasi pada mayat Wang Chi. Formasi itu menyerap sejumlah qi dari Akar Spiritual Wang Chi yang hampir redup.


Walaupun kultivator telah tewas, Akar Spiritual mereka pasti akan menyimpan sejumlah qi sebelum itu menguap sepenuhnya ke udara.


Setelah itu, Xiao Ziya menyalurkan qi yang ia tarik menggunakan formasi ke batu giok komunikasi. Ketika batu giok komunikasi dibuka, Jie Yan pun langsung membaca semua isi pesan yang ada di dalamnya.


“Ini...” Kilatan tertentu terlihat di wajah Jie Yan saat ia membaca semua pesan yang ada di dalamnya. Informasi yang tercatat memungkinkannya untuk melacak semua tempat pemimpin kultivator dari Alam Abadi sebelum mereka berkumpul ke satu titik.


“Ziya, apakah kau masih bisa menyimpan sejumlah qi dari mayat ini?” Tanya Jie Yan karena menggunakan qi Wang Chi, maka mereka akan lebih muda menentukan di mana musuh karena adanya batu giok komunikasi.


“Ini bukanlah hal yang sulit.” Xiao Ziya langsung membuat formasi lalu menarik semua qi di Akar Spiritual Wang Chi sebelum lenyap sepenuhnya.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya, Jie Yan pun tersenyum lalu menatap ke arah Huan Caiyi, Dai Mubai dan Canglan yang baru saja selesai membereskan semua musuh. Ia tau bahwa kali ini sudah saatnya untuk bergerak kembali.


**


Klan Xiao


Empat sosok terlihat terbang di atas Klan Xiao, bergerak ke arah tertentu di Klan tersebut. Saat ini suasana di Klan Xiao sangat sunyi karena semua kultivator yang ada di sana telah pergi untuk membereskan musuh yang datang ke Benua Saint.


Keempatnya adalah Lin Ming, Lin Xi, Xiao Long dan Leluhur Tua Klan Xiao yang bernama Xiao Li.


Tidak lama kemudian, keempatnya pun perlahan turun ke arah bawah. Tempat yang di datangi oleh keempatnya adalah sebuah jurang yang sangat dalam.


Ketika keempatnya berhenti di atas tebing dan menatap ke arah bawah, Xiao Long pun berbicara, “Apakah dia akan menuruti perkataanmu? Aku sudah pernah berbicara dengannya sebelumnya. Dia bukan sesuatu yang bisa diajak berkompromi dengan cara apapun. Walaupun kau memiliki hubungan dengannya...”


Xiao Li hanya melirik ke arah Lin Xi untuk beberapa saat lalu menggelengkan kepalanya. Ia masih ingat di masa lalu bahwa dirinya pernah dirugikan oleh wanita itu.


Hanya untuk eselon atas Klan Kuno yang mengetahui sesuatu yang tersembunyi di Klan Kuno. Dan ada rahasia tertentu tentang Lin Xi.


Lin Xi sebenarnya adalah darah campuran antara Klan Lin dan Klan Xiao. Itulah mengapa Xiao Long sangat benci dengan Lin Xi karena ini terkait dengan masa lalu ketika ia masih sangat muda.


Juga, kekuatan yang ada di tubuh Lin Xi yang di segel adalah kekuatan yang terkait dengan Klan Xiao yang memiliki darah binatang roh di dalam tubuhnya. Dan itu berasal dari orangtuanya, salah satu anggota Klan Xiao terkemuka di zaman kuno yang masih hidup sampai sekarang.


Bisa dikatakan, seseorang yang tersegel di tempat yang dijaga oleh Klan Xiao adalah Patriak generasi kedua Klan Xiao ketika tinggal di Benua Saint. Dan alasan mengapa dia masih hidup, itu terkait dengan kekuatan yang dia bawa dalam tubuhnya dan itu diwariskan ke Lin Xi.


Xiao Long mendengus saat membuat beberapa gerakan karena hanya Patriak Klan Xiao yang memiliki kunci membuka tempat tersebut. “Jangan mati di sana! Aku ingat di masa lalu bahwa aku berjanji akan mengalahkanmu, nenek tua!”


Wajah Lin Ming dan Xiao Li sedikit berkedut karena tentu ingat tentang sejarah Lin Xi dan Xiao Long.


Di masa lalu ketika Lin Xi masih tinggal di Klan Xiao karena dia merupakan campuran antara kedua Klan, Lin Xi selalu menginjak-injak Xiao Long yang masih sangat muda. Di saat itu, Xiao Li masih menjabat sebagai Patriak Klan Xiao, jadi ia ingat dengan jelas penderitaan Xiao Long.


“Terlalu dini 1.000 tahun bagimu untuk menantangku!” Balas Lin Xi jijik ketika melirik ke arah Xiao Long yang langsung berwajah gelap. Tetapi Xiao Long tidak lagi membalas dan membuka tempat tersebut.


Ketika Xiao Long membuka tempat tersebut, aura berwana hitam meledak ke udara yang membuat keempatnya memasang wajah serius.


“Sudah ratusan tahun aku tidak merasakannya, aura yang dia keluarkan pun tetap mengancam seperti biasa!” Batin Lin Ming. Ia tentu pernah masuk ke dalam sana karena membawa Lin Xi menjadi istrinya. Akibatnya, ketika ia keluar ia harus berbaring di kasur selama lebih dari dua bulan.


“Baiklah, aku akan masuk ke dalam sana. Tunggulah di sini!” ucap Lin Xi.


“Berhati-hatilah.” Lin Ming memperingati.


Lin Xi tau bahwa ia harus berhati-hati karena ayahnya bukan seseorang seperti dirinya yang memiliki segel khusus untuk menekan kekuatan garis darah yang ia bawa bersamanya. Dan inilah alasan mengapa ayahnya di segel di sana menurut wasiat Kaisar Manusia.


Setiap kali generasi mereka yang kehilangan kendali harus di segel karena itu bisa membawa petaka ke Benua Saint. Bahkan Lin Xi di masa lalu hampir pernah memusnahkan Benua Saint ketika kekuatannya tidak lagi terkendali. Dibutuhkan semua eselon atas Klan Kuno untuk membuat segel di dalam tubuhnya walaupun segel itu tidak bisa menekan kekuatan garis darahnya, hanya menghalanginya agar tidak kehilangan akal sehat.


Dan Patriak Klan Kuno Xiao generasi kedua, memiliki garis darah menakutkan itu yang lebih tebal di dalam tubuhnya sehingga segel seperti yang dimiliki Lin Xi tidak akan berpengaruh padanya.


“Ya.” Lin Xi mengangguk kecil lalu tubuhnya langsung diselimuti oleh aura hitam kemerahan dan setelah itu ia langsung terbang ke dalam segel yang telah dibuka oleh Xiao Long.


“Semoga ini tidak menjadi malapetaka di Benua Saint. Kalian berdua harus tau bahwa musuh saat ini sangat banyak. Jika dia menyerap terlalu banyak darah, aku tidak tau apa yang akan terjadi.” ucap Xiao Li. Ia juga sedikit ragu saat ini ketika melihat betapa banyaknya musuh yang ada. Selain dari itu, ada juga iblis dalam jumlah yang tak terhitung.


“Ya, kekuatan garis darah mereka memang sungguh keterlaluan. Tetapi itu tidak terkendali. Aku harap dia bisa mengendalikan diri kali ini.” Balas Lin Ming karena ia tentu tau seperti apa kekuatan ayah mertuanya yang bisa dikatakan telah berumur sangat tua. Dibandingkan dengan dirinya yang hidup hampir 1.000 tahun, itu tidak layak disebut sama sekali karena ia hanya terlihat seperti manusia dengan umur bayi.