Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Kematian Wang Chi


Jleb!


Sebuah sabit muncul dalam sekejap dan langsung menusuk kepala Wang Chi tanpa bisa dihindari sama sekali. Ia tidak menyangka bahwa Jie Yan akan memiliki dua Roh Kontrak. Sedari awal, ia telah menyadari bahwa Xia Yue'er adalah roh kontrak milik Jie Yan sehingga ia tidak memikirkan hal seperti ini akan terjadi. Tetapi penyesalan selalu datang terlambat dan ia sangat menyesal meremehkan seseorang seperti Jie Yan.


“Terima kasih Ziya..” ucap Jie Yan. Ia menghela nafas panjang karena untuk menghadapi Wang Chi memang sedikit merepotkan. Ia sekarang sangat sadar bahwa semua kultivator dari Klan Wang yang telah mencapai tingkat Alam Sage tahap kesembilan pasti memiliki kekuatan sangat dekat dengan Master Bela Diri peringkat atas.


Ancaman seperti itu yang datang ke Benua Saint memang sungguh keterlaluan. Ia bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika para iblis datang di saat ini juga. Ia merasa bahwa Benua Saint akan segera jatuh.


“Ya. Tampaknya mereka adalah kultivator yang cukup unggul di kekuatan fana. Lagi pula, tampaknya mereka memang benar-benar berasal dari Klan Wang yang telah aku pikirkan.” ucap Xiao Ziya saat menatap Wang Chi yang masih tergantung di udara karena ia belum membatalkan formasi yang menciptakan sabit mengguna qi, kekuatan spiritual dan konsep.


“Apa kau tau Klan Wang?” Tanya Jie Yan terkejut. Ia tau bahwa Xiao Ziya telah dipenjara cukup lama. Dan jika ada yang dia kenal, sudah pasti itu bukan kekuatan yang kecil bahkan di Alam Abadi.


“Ya, aku tau Klan Wang ketika aku masih berkeliaran. Sebelumnya ketika kau memancing di Sungai Abadi, aku telah melacak keberadaan mereka sekilas. Awalnya aku ragu apakah itu Klan Wang atau tidak. Tetapi, setelah melihat penampilan Wang Long dan kali ini Wang Chi, aku yakin sepenuhnya.”


“Klan Wang adalah salah satu Klan kuat yang menguasai bagian Utara Alam Abadi. Di bagian Utara Alam Abadi, terdapat banyak kekuatan besar yang bersaing untuk menjadi hagemoni. Walaupun Klan Wang bukan puncak kekuatan di masa itu, mereka cukup terkenal.”


“Aku tidak tau apakah mereka masih sekuat dahulu atau tidak. Selain dari itu, apa kau ingat perkataan Wang Chi bahwa dia mengincar adikmu yang bernama Lan Qinzhu?” Xiao Ziya menjelaskan lalu bertanya sambil menatap ke arah Jie Yan.


Wajah Jie Yan sedikit kusam karena anggota keluarganya diincar oleh kultivator dari Alam Abadi tanpa diketahui. Apa lagi mereka adalah raksasa di Alam Abadi yang berjuang untuk menjadi penguasa di wilayah Utara.


“Ya, aku mengingatnya.” balas Jie Yan dengan wajah dingin.


“Pertama, biar aku memberi penjelasan. Ketika kau memasuki Dimensi Naga, aku berada diluar bersama dengan Xia Yue'er. Saat Dimensi Naga meledak, aku merasakan banyak kekuatan besar muncul di Benua Saint tetapi mereka langsung ditarik keluar menuju Alam Abadi.”


“Apakah ada seseorang yang kau kenal di Dimensi Naga yang terkait dengan Lan Qinzhu?” Tanya Xiao Ziya.


“Bing Rui!” Mata Jie Yan melebar seketika karena ia juga sedari awal penasaran kenapa anggota Klan Naga Es tidak ada di Klan Naga. Dari apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya, ia langsung sadar bahwa Klan Naga Es yang tidak pernah ikut dalam Festival Raja Naga memang sangat berbeda. Dan kekuatan mereka secara keseluruhan sudah mencapai kekuatan tingkat Abadi walaupun ditekan oleh Dimensi Naga. Ini juga menyebabkan ketika mereka muncul di Benua Saint, mereka langsung dipaksa naik ke Alam Abadi.


Dan yang terpenting, apa yang dipikirkan oleh Jie Yan saat ini. Jika Klan Wang kenal dengan Lan Qinzhu, maka bisa dipastikan bahwa Klan Naga Es pasti tiba di pintu Klan Wang lalu perang pun pecah seketika.


Untuk seseorang seperti Jie Yan, ia langsung menyadari bahwa Klan Wang pasti kalah melawan pasukan Bing Rui sehingga mereka mencari jalan pintas untuk melawan Klan Naga Es, yaitu dengan cara menangkap Bing Rui yang merupakan Guru Lan Qinzhu.


Walaupun sebenarnya Jie Yan tau bahwa Bing Rui adalah pelayan Lan Qinzhu karena Bing Rui mendapatkan perintah untuk menjaga Lan Qinzhu sampai Dimensi Naga hancur oleh seseorang yang tidak lain adalah ibu Lan Qinzhu, Dewi Es Lotus.


“Tiga?” Batin Jie Yan dan langsung memikirkan beberapa sosok walaupun ia sedikit tidak yakin. Yang pertama tentu adalah Bing Rui karena sudah pasti Bing Rui bentrok dengan salah satu raksasa di Alam Abadi.


Yang kedua adalah Naga Hukum atau Naga Pengetahuan. Walaupun dia terlihat biasa, ketika Jie Yan pertama kali melihatnya, ia langsung tau bahwa kekuatannya mungkin setara dengan Bing Rui ataupun mungkin lebih kuat.


Dan yang terakhir adalah yang membuat Jie Yan sedikit ragu walaupun ia merasa bahwa dialah yang salah satu naga yang dimaksud oleh Xiao Ziya.


“Xia Yuuxuan..” Batin Jie Yan. Ia langsung ingat cerita Xia Yuuxuan bahwa dia disegel oleh kakak tertua mereka Dewa Naga Asyura karena mencoba melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh keluarga mereka. Untuk membuat kakak tertuanya bergerak, sudah pasti Xia Yuuxuan memiliki kekuatan tempur yang luar biasa tangguh.


Sebelum naik ke Alam Abadi, Xia Yuuxuan juga berbicara dengan Xiao Yuu untuk beberapa saat. Dari hal itupun, Jie Yan sangat yakin bahwa salah satu naga terkuat yang naik ke Alam Abadi adalah Xia Yuuxuan.


Duar!


Ledakan besar terjadi seketika di tempat tertentu yang membuat Jie Yan sadar dari lamunannya. Ketika ia melihat ke arah tersebut, ia menemukan Xia Yue'er yang tertawa seperti orang gila karena baru saja meledakkan salah satu bawahan Wang Chi.


Dalam sekejap, Xia Yue'er terbang ke tempat Jie Yan lalu ketika sampai, ia pun langsung membanggakan dirinya seperti biasa. “Apa kau lihat barusan? Inilah kekuatan dari konsep Cahaya putri ini. Hebat bukan? Seseorang seperti mereka tidak akan bisa melawan putri ini. Jadi, cepat cari seseorang yang lebih kuat untuk bermain.”


Kelopak mata Jie Yan berkedut sedikit karena melihat Xia Yue'er yang membanggakan dirinya seperti anak kecil dengan wajah idiot.


“Hm? Kenapa dia muncul? Jie Yan, aku sudah lebih dari cukup membereskan semua musuh. Tidak perlu memanggil wanita yang tidak bisa dipercaya ini.” Xia Yue'er pun langsung duduk di Kursi VIP-nya sambil memegang Jie Yan saat mengatakan itu. Jika Jie Yan berada di sekitarnya, ia tidak akan lupa untuk menghina Xiao Ziya yang menjadi saingan abadinya.


Jika itu orang lain, mungkin dia akan berwajah hijau karena mendengar hinaan dari Xia Yue'er. Tetapi untuk Xiao Ziya, ia tidak peduli sama sekali dengan sikap kekanak-kanakan Xia Yue'er. Tetapi, ketika ada waktu, ia tentu memberikan pelajaran yang berharga kepada Roh Peri mungil tersebut.


“Ziya, apa kau tau sekuat apa mereka bertiga?” Tanya Jie Yan mengabaikan Xia Yue'er yang masih tampak memasang wajah konyol.


“Ya, walaupun kekuatanku masih lemah dan sangat jauh dari puncaknya, aku tentu dapat melacak kekuatan mereka bertiga. Bisa dikatakan, kekuatan mereka telah mencapai puncak di Alam Abadi.” ucap Xiao Ziya.


Mata Jie Yan hampir keluar dari rongganya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya. Jika seperti itu, bukankah mereka bertiga akan sekuat empat penguasa yang menjadi murid dari Dewi Laut yang telah menerima Yue-Yue dan Tang Yueha menjadi murid?


Tetapi Jie Yan tersenyum sedikit karena telah memikirkan hal tertentu. Yaitu ia telah mengalahkan Xia Yuuxuan ketika berada di Dimensi Naga.


“Suatu hari nanti aku akan pergi ke Alam Abadi! Xia Yuuxuan...! Ketika kita bertemu lagi, aku yakin kau pasti mencoba menantangku! Tetapi kau pasti akan kalah untuk kedua kalinya saat kita bertemu lagi!” Jie Yan membatin saat ia mengepalkan tangannya dengan kuat. Ia pun menatap ke arah lainnya karena saat ini ia harus membereskan semua musuh dan pergi ke Alam Abadi.