Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Melawan Humanoid Hiu


Istana Bawah Laut


Wujud humanoid hiu biru pucat yang saat ini sedang mengambang di tengah air pun menatap ke arah Jie Yan, Gu Yuena dan Gu Yin dengan tatapan acuh tak acuh.


Ketika Gu Yuena ingin berbicara kembali, wajahnya pucat seketika saat humanoid hiu tersebut melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi layaknya seekor hiu. Ia pun mengayunkan sirip ikan yang ada di sekitar sikunya. Sirip tersebut tampak mengeras seperti logam dan ketika diayunkan, itu memiliki efek yang tidak terbayangkan karena terlihat bisa membelah air ke tempat yang sangat jauh.


Mata Jie Yan sedikit dingin karena hiu tersebut mencoba untuk membelah Gu Yuena yang tepat berada di sampingnya.


“Teleportasi!”


Bam!


Tendangan super kuat pun dilancarkan oleh Jie Yan. Ia sangat yakin bahwa jika ia menggunakan pedang, keuntungannya akan turun drastis karena tekanan yang ada di dalam air. Serangannya pasti akan melambat cukup signifikan jika menggunakan pedang. Itulah sebabnya ia langsung menyerang menggunakan tubuh.


Wusssh!


Tendangan tersebut menghempaskan humanoid tersebut ke tempat yang lumayan jauh lalu menyetabilkan tubuhnya kembali.


“Gu Yuena, Gu Yin! Jangan lengah! Tempat ini adalah daerah kekuasaannya! Ketika kita bertarung di dalam air, kita akan mengalami kerugian sementara dia memiliki keuntungan!” Jie Yan pun memperingati dengan nada sedikit keras.


Gu Yuena dan Gu Yin langsung mengangguk serius. Keduanya merasa sangat aneh karena mendengarkan perintah Jie Yan seolah-olah mereka sudah pernah mengalaminya sebelumnya dan ini adalah insting dibawah alam sadar mereka sendiri.


Humanoid hiu tersebut pun merenggangkan kedua lengannya lalu langsung menyilangkannya ke arah depan. Di saat itu juga, bilah air yang sangat padat melesat ke tempat Jie Yan, Gu Yuena dan Gu Yin berada.


Wajah Jie Yan semakin serius karena ia dapat merasakan bahwa serangan bilah air tersebut dapat membelah tubuhnya yang kuat sekalipun. Ia tidak bisa ceroboh sama sekali di saat seperti ini.


Jie Yan pun mengarahkan telapak tangannya ke arah depan dan langsung membuat tekniknya untuk bertahan.


“Seni Rahasia, Kekacauan Ruang!”


Qi berwarna ungu berkumpul dalam sekejap dan membentuk kubus besar. Bilah air yang menyerang ke arah kelompok Jie Yan pun langsung masuk. Dan di saat itu juga, Jie Yan mengepalkan telapak tangannya.


Bom!


Air serta bilah air di tempat ruang kubus ungu sebelumnya langsung lenyap seketika.


Gu Yuena dan Gu Yin melebarkan mata mereka karena tidak menyangka bahwa akan ada teknik seperti itu. Jika sebuah teknik tertentu digunakan di dalam air, itu pasti akan terkena tekanan air yang membuatnya sangat lemah. Tetapi saat ini teknik yang digunakan oleh Jie Yan bahkan menghilangkan air tersebut dalam jumlah yang besar bersamaan dengan bilah air yang dilancarkan oleh humanoid hiu.


Humanoid hiu tersebut tampak tidak terkejut sama sekali. Ekspresi tersebut membuat Jie Yan menyipitkan matanya karena dari hal itupun ia sangat sadar bahwa humanoid hiu tersebut adalah binatang roh, bukan spesies campuran manusia.


Tap!


Kedua telapak tangan humanoid hiu yang memiliki selaput pun di satukan lalu di renggangkan sedikit dan diarahkan ke arah Jie Yan.


Ketika air yang telah menghilang sebelumnya terisi kembali, tekanan yang sangat kuat pun terpancar dari humanoid hiu. Qi tampak berkumpul di kedua telapak tangannya dan di saat itu juga ledakan qi terjadi.


Bussssh!


Qi tersebut meledak lalu membentuk hiu raksasa yang terbuat dari air dan berenang dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Jie Yan, Gu Yuena dan Gu Yin sambil membuka rahangnya lebar-lebar.


Mata Jie Yan menyusut tajam. Ia pun langsung mengepalkan tangannya dan otot-otot di lengan kanannya tampak membengkak. Qi berwarna ungu langsung menyelimuti kepala tangan kanannya.


“Gu Yuena, Gu Yin! Gunakan kemampuan es kalian untuk menahan sisa serangan itu!” Teriak Jie Yan saat ia mengayunkan tinjunya.


“Tinju Penghancur, Gelombang Kejut Qi!”


Bam!


Sementara untuk Gu Yuena dan Gu Yin, keduanya langsung mengaliri qi ke kedua tangan mereka lalu mengarahkannya ke depan.


“Dinding Es!”


Wusssh!


Karena tempat tersebut adalah air, Gu Yuena dan Gu Yin memiliki keuntungan, keduanya hanya perlu membekukan air di depan mereka membentuk perisai dinding es.


Duar!


Ketika gelombang kejut bertabrakan dengan hiu qi raksasa, itu tampak memudar dalam jumlah yang sangat besar lalu menabrak penghalang dinding es.


Duar!


Krak! Krak! Krak!


Retakan terjadi di dinding es dan itu tampak hendak hancur tetapi tekanan terhenti sepenuhnya karena hiu raksasa air menghilang seketika.


Jie Yan yang menatap itu, langsung bergerak kembali karena kedua wanita telah aman. Ia bisa saja menghindar dengan mudah, tetapi tidak untuk Gu Yuena dan Gu Yin.


“Teleportasi!”


Jie Yan muncul dalam sekejap tepat di belakang humanoid hiu dan langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


“Tinju Penghancur Ruang!”


Humanoid hiu tersebut sangat sensitif jika berada di dalam air sehingga ia dapat merasakan pergerakan musuh di jarak lima meter dari tubuhnya. Bahkan jika kecepatan musuh sangat tinggi, ia masih dapat menyainginya. Ia pun langsung mengayunkan lengannya ke arah belakang sambil memutar sedikit tubuhnya.


Trang!


Zrrrrt!


Percikan petir merah terlihat dengan jelas saat tinju dan sirip hiu yang tampak seperti sebuah sabit berbenturan.


Humanoid hiu tampak melemah dalam sekejap karena dipengaruhi oleh qi Raja milik Jie Yan. Karena merasakan bahaya besar, ia pun langsung mengaliri qi-nya di seluruh tubuhnya.


Jie Yan yang awalnya merasa kemenangan telah tiba, merasakan bahaya juga. Awalnya ia juga terkejut bahwa qi Teleportasi miliknya bisa dihancurkan hanya dengan sirip. Tetapi, mengingat kembali perbedaan kekuatan, ia tidak kecewa sama sekali walaupun ia terkejut.


“Teleportasi!”


Zhep!


Jie Yan muncul di tempat yang jauh, dan di saat itu juga, semua air disekitar humanoid hiu meledak.


Bom!


Jie Yan meringis sedikit karena merasakan sakit di tubuhnya. Bahkan dengan kecepatan pelepasan teknik Teleportasi miliknya, kecepatan teknik musuh masih lebih cepat sehingga ia masih menerima luka disaat saat teleportasi sedang berlangsung.


Di tempat yang tidak terlalu jauh, Gu Yuena dan Gu Yin membeku ketika melihat pertarungan tersebut. Apa yang membuat keduanya sangat terkejut adalah petir hitam kemerahan yang meledak sebelumnya.


“Yin’er... Katakan padaku bahwa apa yang aku lihat sebelumnya salah.” Gu Yuena berkata dengan nada sedikit gugup dan campur aduk. Bukan karena qi Raja, tetapi karena aura yang terpancar dari qi Raja tersebut.


Setiap pemilik qi Raja, akan memiliki aura mereka masing-masing dan itu tidak bisa ditiru dan tidak pernah ada kultivator yang memiliki aura qi Raja yang sama. Ini adalah peraturan mutlak.


Gu Yin yang mendengar pertanyaan sepupunya tidak memhalas sama sekali. Matanya saat ini berkaca-kaca karena tentu ia sangat kenal dengan aura qi Raja tersebut, yaitu qi Raja suaminya yang dikabarkan telah tewas.