
Gerakan Jie Yan sangatlah cepat sehingga para iblis dan kultivator dari Alam Abadi sama sekali tidak dapat melihatnya. Pergerakan Jie Yan hanya dapat dilihat secara samar oleh mereka semua.
“Berhati-hatilah! Musuh mendekat!” Salah satu Jendral Iblis berteriak keras kepada semua iblis lainnya agar waspada terhadap Jie Yan.
Para iblis dan kultivator dari Alam Abadi terlihat bersiap-siap menghadapi Jie Yan. Mereka semua meningkatkan kewaspadaan mereka ke tingkat ektrim untuk melacak keberadaan Jie Yan yang hanya bisa mereka rasakan secara samar.
“Kau yang pertama!” Jie Yan muncul tiba-tiba seperti sebuah Sambaran petir tepat di depan Jendral Iblis yang berteriak sebelumnya lalu mengayunkan cakarnya sekuat tenaga karena saat ini Jie Yan memang mencoba bertarung dan menghabisi semua musuh dengan cara yang bar-bar, yaitu metode yang digunakan oleh para naga sejati.
“Sial!” Jendral Iblis tersebut terkejut ketika menatap Jie Yan yang muncul tepat di depannya. Ia ingin mencoba menyerang tetapi tetap saja percuma setelah ia melihat percikan petir samar melewatinya.
Sraing!
Srak!
Saat Jie Yan melewatkan Jendral Iblis tersebut dan mengayunkan cakarnya, Jendral Iblis tersebut terpenggal dalam sekejap tanpa bisa melawan sama sekali. Selain dari itu, ayunan cakar Jie Yan juga menghasilkan efek tebasan tak kasat mata yang melesat ke tempat yang sangat jauh.
Srak!
Jrezh!
Puluhan iblis dan kultivator langsung dibelah seketika. Darah menyemprot dalam jumlah besar. Permukaan tanah langsung diwarnai oleh darah mereka semua.
“Sial! Dia sangat cepat!” Para Jendral Iblis dan kultivator kuat dari Alam Abadi memasang wajah muram. Mereka semua langsung menerjang ke arah Jie Yan yang baru saja berhenti bergerak. Mereka semua menyerang secara bersamaan tanpa memberikan kode apapun kepada yang lainnya. Ini memang inisiatif mereka sendiri untuk menyerang karena Jie Yan terlalu berbahaya.
Sraing! Sraing!
Puluhan bilah melesat ke arah tempat Jie Yan berada. Menatap itu, ia hanya menaikkan sudut bibirnya lalu menyilangkan kedua lengannya tepat di depan wajahnya. Petir hitam tampak memercik lebih kuat dari biasanya di sekitar tubuhnya dan itu tentu saja berfungsi untuk meningkatkan pertahanannya jika terkena serangan.
Trang! Trang! Trang!
Saat semua bilah mengenai Jie Yan, itu tidak dapat menggoresnya sama sekali karena ketebalan skala naga yang tampak pudar yang kini telah dilindungi oleh qi dan konsep Kehancuran.
“Apa?” Para iblis dan kultivator dari Alam Abadi berteriak tidak percaya saat menatap hal itu.
“Seni Kehancuran, Cakar Naga!”
Sraing!
Jrezh!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Jie Yan kembali bergerak lalu menyarungkan cakarnya beberapa kali dan langsung membunuh banyak iblis dan kultivator dari Alam Abadi.
“Kita tidak bisa melawannya sama sekali!” Salah satu kultivator dari Alam Abadi berkata dengan nada ketakutan serta keringat dingin yang membasahi dahinya.
Bukan hanya untuk kultivator tersebut yang berpikiran sama saat menatap Jie Yan yang bergerak ke semua tempat dengan kecepatan yang sangat tinggi. Saat Jie Yan bergerak, sudah pasti ada iblis atau kultivator dari Alam Abadi yang tewas di bawah ayunan cakar.
Para iblis juga memasang wajah pucat. Bahkan untuk Jendral Iblis lainnya yang cukup kuat dan lemah juga ketakutan saat ini karena mereka merasa bahwa Jie Yan lebih menakutkan dari pada Jin Gu dan Xiao Chen yang pernah mereka lawan sebelumnya.
Untuk Wang Lee, wajahnya sedikit muram ketika menatap Jie Yan yang bergerak ke sana ke mari. Ia tau dengan jelas bahwa pasukan sebanyak itu hanyalah angka di mata Jie Yan.
Tetapi, ketika Jin Gu menatap wujud Jie Yan, ia berpikir juga tentang wujud Xiao Chen yang merupakan darah campuran. Tetapi, apa yang membuatnya takut saat ini adalah, aura Jie Yan yang tidak turun sedikitpun setelah bergerak terus-menerus membantai pasukan iblis dan kultivator dari Alam Abadi.
Karena tau bahwa Jie Yan tidak bisa dilawan dengan cara yang biasa, Jin Gu bergerak ke samping Wang Lee lalu berbicara, “Kau juga pasti memikirkan hal yang sama bukan? Kekuatan bocah itu tidak menurun sama sekali setelah menyerang secara terus-menerus. Bisa dipastikan bahwa dia adalah ahli pengguna kekuatan tubuh. Dia hanya menggunakan sedikit qi dan konsep untuk menyerang dan menanggalkan kekuatan tubuhnya yang luar biasa.”
“Jika terus seperti ini, mungkin butuh waktu berhari-hari agar dia melemah. Sementara ada dua Roh berbahaya di luar sana! Jika kedua Roh itu lebih dulu pulih sebelum kita membereskan bocah itu, maka kita akan berada dalam bahaya!” ucap Jin Gu dengan wajah muram. Saat ini ia tidak lagi memikirkan tentang memusuhi Wang Lee, ia hanya ingin membunuh Jie Yan dengan semua kekuatannya karena Jie Yan adalah musuh utama yang harus dibasmi.
“Apakah kau memiliki rencana?” Tanya Wang Lee dingin langsung ke intinya. Ia tau bahwa Jin Gu telah memikirkan cara tertentu.
“Ya, aku memiliki cara. Tetapi untukmu, kau juga pasti memiliki cara lain dari pada membiarkan semua bawahanmu tewas di tangannya!” Balas Jin Gu.
Wang Lee mendengus dingin karena memang ia memiliki cara agar kematian semua bawahannya tidak percuma. Yaitu membuat semua bawahannya menjadi bom manusia.
“Lakukan apa yang ingin kau lakukan! Kita harus membereskan bocah itu! Benar apa yang kau katakan, jika kedua Roh itu memulihkan kekuatan mereka dan bergabung dalam pertarungan, maka kemungkinan besar kita akan kalah!” ucap Wang Lee dingin lalu ia membuat beberapa gerakan dengan tangannya.
“Segel Budak, Penghancuran Segel Jiwa!”
Ketika Jie Yan ingin membunuh beberapa kultivator dari Alam Abadi sekali lagi, wajahnya sedikit berkerut karena ada aura khusus yang tiba-tiba muncul di tubuh beberapa kultivator tersebut.
Blar!
Ledakan besar terjadi seketika. Sekitar delapan kultivator meledak dalam sekejap dan ledakan tersebut langsung menyapu Jie Yan bersama dengan beberapa iblis.
Jin Gu menatap hal itu dengan tatapan acuh tak acuh karena menggunakan bawahan menjadi senjata adalah hal yang biasa bagusnya.
Ketika ledakan terjadi, terlihat Jie Yan yang terpental dari arah ledakan. Ada beberapa luka terlihat di beberapa bagian skala naga miliknya walaupun luka itu adalah luka dangkal.
Tetapi untuk Wang Lee dan Jin Gu yang menatap itu, merasa bahwa itu adalah kesempatan untuk membuat Jie Yan menjadi lebih lemah.
“Ternyata ledakan qi dan konsep dari tubuh manusia yang mengobarkan Akar Spiritual mampu memberikannya luka!” Batin Wang Lee dengan senyum kejam diwajahnya. Ia tidak membuang waktu sama sekali dan langsung melakukan gerakan tertentu, di saat itu juga, aura aneh dan tulisan aneh muncul di telapak tangannya.
“Segel Budak, Kendali Jiwa!”
Para kultivator dari Alam Abadi yang menatap banyak rekan mereka mati, sedikit ketakutan karena mereka tau bahwa segel di jiwa mereka bisa meledakkan akar spiritual mereka yang membuat manusia menjadi bom manusia. Ketika mereka semua ingin melakukan sesuatu agar kendali Wang Lee tidak cukup besar untuk meledakkan mereka, semuanya telah terlambat.
Teknik segel budak yang digunakan oleh Wang Lee kini mengendalikan para kultivator sepenuhnya di bawah tangannya tanpa bisa melawan sama sekali.
“Tampaknya anggota Klan Wang dari Alam Abadi telah mengantisipasi hal seperti ini mungkin akan terjadi sehingga untuk memaksimalkan keberhasilan misi, mereka membuat segel agar semua kultivator yang mereka tangkap bisa dikendalikan ketika di kirim ke Benua Saint!” Batin Jin Gu dengan wajah sedikit muram. Tetapi memikirkan kembali apa yang ingin ia lakukan, semuanya itu mungkin sebanding dengan kekuatan miliknya nantinya.
Oleh karena itu, Jin Gu menyampingkan masalah itu untuk saat ini dan harus fokus untuk mengalahkan Jie Yan.
Tap!
Jin Gu menyentuh permukaan tanah lalu mengalirkan qi dan konsep Kerakusan dalam jumlah yang sangat besar.
“Seni Terlarang Iblis, Kerakusan Iblis!”