
Bintang Brahma, Dimensi Kecil
“Klan Wang?”
Sosok yang berada tidak jauh dari posisi anggota Klan Wang, mengerutkan keningnya saat mendengar percakapan mereka semua.
“Tampaknya Klan Wang ini memang sangat berbahaya. Apa tujuan mereka untuk menginvasi Bintang Brahma? Tampaknya Klan Wang ini adalah kekuatan yang setara dengan Kuil Buddha dan Istana Surgawi Mimpi Ilahi.” Sosok yang tidak lain adalah Xun Hai, memasang ekspresi serius. Ia tau apa arti dari salah satu Penguasa di Wilayah Utara Alam Abadi, dan itu adalah kekuatan yang setara dengan kekuatan tertinggi di Bintang Brahma.
Selain dari itu, Xun Hai juga mendapatkan poin kunci yang lainnya, yaitu Klan Naga Es.
“Dewa Naga Kehancuran, Dewi Naga Kehancuran.. apa sebenarnya rahasia yang terdapat di Dimensi Kecil ini? Apakah itu adalah sesuatu yang dapat membuat Klan Wang sangat ingin mendapatkannya? Jika Istana Surgawi Mimpi Ilahi atau Kuil Buddha mengetahuinya, mereka juga pasti akan mendapatkannya!” Batin Xun Hai dan ia pun langsung menghilang seketika dari tempat itu karena jika ia berlama-lama menguping, ia pasti akan ketahuan.
Para anggota Klan Wang yang berada di sana tidak mengetahui bahwa seseorang telah menguping. Jika mereka tau, mungkin mereka akan mengejar Xun Hai sampai ke ujung dunia agar apa yang mereka bahas tidak diketahui oleh siapapun karena konsekuensinya akan sangat tidak dapat di tanggung jika kekuatan tertinggi di Bintang Brahma mengetahui apa yang mereka rencanakan.
**
Sementara itu, pertempuran antara kultivator untuk memperebutkan posisi pemimpin pun terjadi.
Sraing!
Jrezzh!
Bilah angin yang sangat kuat melesat, lalu serangan itu langsung memberikan luka yang sangat dalam terhadap kultivator yang merupakan anggota dari Organisasi Kegelapan.
Blug!
“Kau menang..” ucap anggota Organisasi Kegelapan dengan wajah muram saat ia tergeletak di permukaan tanah.
Sosok yang tidak jauh dari anggota Organisasi Kegelapan itupun hanya mendengus lalu menatap ke arah yang lainnya.
Sosok tersebut adalah anggota Klan Wang, Wang Zi, yang telah merencanakan untuk mengendalikan Pegunungan Para Raja terlebih dahulu. Dan caranya sederhana, yaitu mendapatkan kepercayaan mereka semua agar ketika keluar dari Dimensi Kecil, mereka memiliki pijakan awal.
“Apakah ada yang lainnya yang ingin mencoba?” Tanya Wang Zi dengan wajah dingin.
Para kultivator yang semuanya ada di sana hanya diam. Mereka semua adalah kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap puncak, tetapi tidak ada yang mau menantang Wang Zi karena Wang Zi telah mengalahkan lebih dari 20 kultivator di tingkat tersebut tanpa mengalami luka sama sekali.
Tentu saja garis darah Klan Wang tidak akan semudah itu untuk di kalahkan di tingkat yang sama oleh kultivator yang tidak memiliki garis darah tinggi.
“Jika tidak ada yang ingin menantang lagi, maka aku akan memegang komando untuk melawan para binatang roh. Aku akan memimpin kalian menuju kemenangan! Beri pertolongan kepadanya, setelah itu kita akan mendiskusikan tentang cara menjatuhkan pasukan binatang roh!” Perintah Wang Zi.
Tidak ada lagi yang berkomentar tentang hal itu dan mereka pun langsung pergi ke tempat mereka akan melakukan rapat membahas cara melawan para binatang roh.
**
Jie Yan tidak tau bahwa para manusia telah membentuk aliansi dan mereka telah di pimpin oleh anggota Klan Wang, anggota yang sama dengan yang pernah mereka lawan di Bintang Saint dahulu.
Jika Jie Yan mengetahuinya, tentu saja ia tidak akan melepaskan anggota Klan Wang karena mereka pernah membuat keluarganya menderita dahulu, dan hampir membawa kepunahan manusia di Bintang Saint.
“Jangan langsung pergi ke sana. Cari tempat untuk membuat basis agar kita dapat membahas rencana tentang menyerang musuh. Mungkin para manusia juga akan menjadi musuh kita nantinya.” ucap Jie Yan dengan nada acuh tak acuh. Ia telah memprediksi bahwa selain dari binatang roh, para manusia akan menjadi lawannya kali ini.
“Baik, Raja!” ucap Naga itu dengan nada hormat dan langsung memimpin jalan ke tempat yang ia pikir jarang dikunjungi oleh para kultivator dan para binatang roh.
Tidak sampai dua jam kemudian, mereka pun akhirnya turun di tempat yang tidak terlalu jauh dari pinggiran reruntuhan tersebut.
Jie Yan tetap melayang di udara, menatap ke arah pusat Reruntuhan tetapi ia menggelengkan kepalanya karena Mata Dewa miliknya tidak mampu melihat ke tempat sejauh itu.
Setelah membuat basis sementara, Jie Yan dan yang lainnya diikuti oleh Xue Lingyi dan beberapa bawahan terkuatnya pun melakukan diskusi tentang apa yang akan dilakukan terhadap perang yang akan datang.
“Ini adalah peta dari Kota Kuno yang pernah di tinggali oleh manusia di Dimensi Kecil ini.” Xue Lingyi pertama yang membuka suara dan menaruh peta di meja tempat mereka berdiskusi.
Jie Yan dan yang lainnya menatap ke arah peta yang dikeluarkan oleh Xue Lingyi.
“Kemungkinan para binatang roh akan menetap di sini. Dan untuk para manusia, mungkin mereka akan bekerja sama karena jika mereka bekerja sendiri-sendiri, mereka tidak akan mampu melawan gabungan dari binatang roh, terutama untuk dua Klan terkuat. Jadi, mereka akan membuat basis di sekitar sini.” Lanjut Xue Lingyi saat menunjuk di arah tenggara peta Reruntuhan Kuno.
“Aku menduga bahwa kau memikirkan untuk membiarkan mereka berperang terlebih dahulu dan setelah itu kita membereskan sisanya. Apakah aku benar?” Tanya Xiao Chen menatap ke arah Jie Yan.
“Ya, kau benar kakek.” Jie Yan mengangguk kecil lalu melanjutkan, “Kita tidak perlu untuk menyerang mereka sekaligus karena mungkin jika kita memasuki perang lebih awal, kita akan kehilangan banyak anggota, dan itu merupakan perbuatan yang tidak memiliki untung sama sekali.”
Yang lainnya mengangguk dengan apa yang dikatakan oleh Jie Yan.
“Aku harus memberitahu kalian. Diantara anggota Klan Naga, terdapat tiga Naga yang disebut sebagai Naga Bencana, ketiganya adalah yang terkuat di bawah Dewa Naga. Salah satu dari mereka mampu melawan 6-7 Naga di tingkat yang sama. Dan untuk Kelelawar Iblis Kegelapan, diantara mereka juga ada tiga yang terkuat di bawah pemimpin mereka. Ketiganya disebut Kelelawar Iblis Kegelapan Malapetaka!” ujar Xue Lingyi.
“Dapat melawan 6-7 eksistensi di tingkat yang sama? Tampaknya mereka snagat kuat!” Lin Ming sedikit menyerit karena kekuatan tempur seperti itu sudah menjadi puncak di level yang sama.
Lin Ming juga dapat melawan tingkat yang sama lebih banyak sedikit. Tetapi jika ia bertemu sosok seperti itu, akan sangat sulit mengalahkannya.
“Tidak masalah sama sekali. Ketika perang antara binatang roh dan para manusia pecah, mungkin beberapa dari mereka akan tewas. Pasukan kita pasti akan dapat melawannya.” ucap Jie Yan saat menatap ke arah Xue Lingyi.
Karena Jie Yan menatapnya, ia sama sekali tidak menyembunyikannya. “Di Klan Rubah Salju, ada tiga Rubah Salju yang dapat melakukan hal yang sama. Jadi, ketika pasukan di bawah Dewa Naga dan pemimpin Kelelawar Iblis Kegelapan yang terkuat bentrok dengan manusia, pasti beberapa dari mereka akan jatuh. Sisanya akan diurus oleh bawahanku.”
Jie Yan mengangguk kecil lalu berkata, “Kemungkinan diantara para manusia, akan ada eksistensi seperti itu juga. Jadi, mereka akan diurus oleh kalian.”
Tatapan Jie Yan tertuju pada Xiao Chen dan yang lainnya, terutama Yu Mei karena Jie Yan ingin mereka melawan para manusia yang akan mencoba melawan pasukannya.
“Serahkan kepada kami.” ucap Xiao Chen. Ia sebenarnya ingin melawan Li Xiaogang, tetapi ia tau bahwa Jie Yan memiliki rencananya sendiri.
“Cobalah menghapus pemimpin Kelelawar Iblis Kegelapan.” Lanjut Jie Yan menatap ke arah Xue Lingyi.
Xue Lingyi terdiam untuk beberapa saat tetapi ia mengangguk. Semula, ia ingin melihat apakah Jie Yan dapat memasuki istana misterius. Tetapi saat melihat Wujud Naga Hitam Kehancuran, ia yakin Jie Yan pasti dapat masuk sehingga ia memilih untuk langsung bertempur.
“Dan aku akan mencoba untuk menghapus Dewa Naga!” ucap Jie Yan dengan mata menyipit.