
Bintang Brahma, Dimensi Kecil
Dalam ingatan yang ada pecahan batu meteor, Jie Yan melihat dua sosok yang mendekat, ia mengenal keduanya karena ingatan tentang keduanya ada di dalam kepalanya, terutama untuk wanita yang pernah memanggilnya tuan muda.
Kedua wanita itu berbicara beberapa patah kata, lalu melakukan beberapa gerakan untuk menyegel batu meteor yang merupakan bencana alam untuk dunia tersebut.
Lalu Jie Yan melihat di dalam ingatan yang disimpan di dalam batu bahwa salah satu dari wanita itupun melahirkan tepat di samping Pohon Kehidupan.
Setelah itu, bayi yang baru lahir itu kemudian perlahan menyatu ke dalam Pohon Kehidupan, sangat terlihat bahwa Vitalis bayi lemah perlahan meningkat.
“Ternyata seperti itu.” Batin Jie Yan dan ia tau alasan kenapa dirinya hibernasi dan menggunakan energi Pohon Kehidupan untuk tetap bertahan hidup, sama seperti untuk tumbuhan kecil yang ada di samping Pohon Kehidupan.
Setelah itu, banyak gambar samar yang terlihat, banyak sosok yang muncul setiap waktu di tempat itu.
Sosok yang pertama muncul sangat dikenal oleh Jie Yan, yaitu Xiao Bai yang juga menggunakan Kekuatan Kehancuran agar tubuhnya pulih lebih cepat, ini juga dikarenakan tubuhnya mengandung kekuatan Kehancuran.
Selain dari Xiao Bai, semua keluarganya juga datang ke tempat itu dari waktu ke waktu. Dari hal inipun, Jie Yan sangat sadar bahwa ia memang tidak di tinggalkan. Tetapi dirinya sendiri yang tidak mampu bertahan hidup, memiliki tubuh yang sangat lemah.
Juga, Jie Yan melihat melalui ingatan yang ada di batu meteorit aneh itu sosok yang pernah ia temui walaupun itu adalah patung, yaitu Kaisar Manusia generasi pertama.
Hanya satu sosok yang terus-menerus berada di sekitar Jie Yan di masa itu, dan dia adalah Sheng Qi'er, yang memanggilnya sebagai tuan muda.
Waktu terus berlalu, dan suatu hari di sangat jauh, di ingatan yang jauh lebih buram, beberapa sosok muncul.
Mata Jie Yan menyipit melihat ingatan itu, terutama ketika melihat seorang wanita yang menatapnya dengan penuh kasih sayang.
Lalu sesuatu yang sangat aneh terjadi, pemimpin kelompok itu yang tidak lain adalah pemuda tampan dengan aura kekerasan di seluruh tubuhnya, tampak mengalami sesuatu yang aneh.
Dari dalam tubuh pemuda itu, aura aneh di serap oleh tubuhnya sendiri yang membuat pemuda itu mengutuk dengan keras.
Dan kutukan itu ditujukan kepada Kaisar Manusia generasi pertama, jika wanita yang berada di samping pria itu tidak menghentikannya, mungkin saja pria itu akan bentrok dengan Sheng Qi'er.
Namun, ketika kekuatan pria itu meledak, ingatan yang diserap oleh batu meteor semakin jelas.
Hanya dari gerakan bibir saja, Jie Yan langsung paham apa yang mereka semua bicarakan.
“Kau telah memenuhi tugasmu sebagai Kaisar Manusia generasi kedua! Pergilah dari tempat ini, jangan lupa bahwa semua yang kau miliki berasal darinya!” Sheng Qi'er dengan postur mengerikan, mengeluarkan auranya dan mencoba menekan pria muda yang disebut sebagai Kaisar Manusia Kedua.
Kaisar Manusia Generasi Kedua memasang mata ganas karena suatu hal, yaitu sesuatu di dalam tubuhnya yang cukup penting diserap oleh Jie Yan yang sedang hibernasi.
“Jika kau ingin marah, datanglah kepadanya! Jangan tunjukkan taringmu di sini! Jangan lupa bahwa kakakmu adalah adik dari tuan muda, mereka adalah saudara satu ayah dan satu ibu!” Sheng Qi'er berkata dengan nada dingin ke arah pemuda tersebut dan menatap ke arah wanita yang sedang berdiri di depan Jie Yan yang masih dalam kondisi hibernasi tanpa memperhatikan situasi yang lainnya.
Jie Yan tidak tau apa yang dikatakan oleh wanita yang menghampirinya karena ia melihat melalui ingatan batu meteor berbahaya.
Jie Yan berlutut di permukaan tanah karena tampaknya masih ada ingatan lain yang mengalir ke kepalannya.
Dan itu adalah lanjutan ingatan yang Jie Yan lihat melalui batu meteor.
Ketika wanita mengalirkan qi-nya, Jie Yan yang masih dalam kondisi hibernasi perlahan membuka matanya dan menatap wanita itu.
Saat ini, terlihat sosok wanita cantik, berambut hitam panjang, memiliki fitur wajah yang sangat indah dan sangat mirip dengan seseorang yang seharusnya ia panggil sebagai ibu. Ini adalah ingatan yang buram bagi Jie Yan.
“Aku tidak menyangka akan memiliki kakak sepertimu. Aku sudah dewasa dan kau bahkan belum tumbuh. Karena kekuatanku sudah bangkit, aku akan mempercepat proses kebangkitanmu. Dan jangan lupakan aku, suatu hari nanti kita akan bertemu kembali. Dan kau bisa memanggilku Yan Chenyu, atau nama yang diberikan ayah kita kepadaku, Ren Xue-Yu.” ucap wanita itu dengan nada sangat lembut serta senyum hangat diwajahnya.
Di saat itu juga, aura yang sangat hangat perlahan mengalir dari tubuh wanita itu, merasuki tubuh Jie Yan, Pohon Kehidupan juga tampak menumbuhkan Vitalis yang jauh lebih kuat.
Sheng Qi'er yang menatap itu, hanya tetap diam karena ia tau bahwa wanita itu adalah Nona muda Klan Sheng, sama seperti tuan mudanya yang masih hibernasi.
Sementara itu, pemuda yang disebut sebagai Kaisar Manusia generasi kedua memasang wajah tidak puas setiap saat. Dia selalu menggumamkan bahwa dia telah mengumpulkan semua Poin yang ia miliki di Benih Permintaan, tetapi itu diserap oleh Jie Yan hingga kering.
Oleh karena itu, karena Kaisar Manusia generasi kedua yang sedang dalam rasa marah, menghampiri sebuah meteor besar yang terletak tidak jauh dari Pohon Kehidupan lalu menendangnya sekuat tenaga.
Batu meteorit itu langsung melesat keluar dari itu, berubah menjadi beberapa pecahan, menyebar ke banyak tempat di 33 Surga.
Setelah itu, rombongan Kaisar Manusia Kedua pun pergi dari dunia tempat Pohon Kehidupan berada.
Waktu terus berlalu dan pada akhirnya, dalam waktu yang tidak terhitung jumlahnya, Jie Yan yang hibernasi kembali membuka matanya.
Jie Yan menatap ke arah Sheng Qi'er yang langsung berhenti bermeditasi lalu berkata dengan senyum diwajahnya ke arahnya.
“Tuan muda, akhirnya sudah waktunya bagimu untuk menjalani hidupmu. Untuk menjaga agar tubuhmu tidak mengalami luka, semua ingatan yang kau serap selama ini harus disegel. Tubuhmu baru pulih, dan tidak cocok lagi tinggal di dunia ini. Aku akan mengirimmu ke suatu tempat, yaitu Dunia yang diciptakan oleh ayahmu secara pribadi.” ucap Sheng Qi'er dengan nada lembut lalu membuat beberapa gerakan.
Api dahysat meledak lalu memasuki tubuh Jie Yan, dan di saat itu juga, tubuh mungil Jie Yan terlepas dari gelembung yang ada di tengah Pohon Kehidupan.
Sheng Qi'er mengendalikan api itu lalu tubuh Jie Yan pun langsung melesat seperti meteror ke suatu tempat di 33 Surga.
Selain dari itu, ingatan yang tidak ada pada Jie Yan saat ini adalah, ketika Jie Yan pergi, Sheng Qi'er melihat ke arah tumbuhan aneh yang berada di sebelah Pohon Kehidupan.
“Aku tidak mengerti bagaimana kau bisa bertahan sampai saat ini. Karena kau tampaknya merasa nyaman dengan tuan muda dan bahkan memiliki sedikit kecerdasan untuk menghiburnya, aku akan memberikanmu hadiah. Suatu hari nanti kalian berdua akan berkumpul kembali ketika kau bisa mengambil wujud manusia.” ucap Sheng Qi'er saat benih api luar biasa merasuki tubuh tumbuhan kecil yang tampak bertahan selama jutaan tahun walaupun itu bertahan karena adanya Pohon Kehidupan.
Saat benih itu memasuki tumbuhan, tumbuhan kecil itu berevolusi menjadi sebuah herbal tingkat tertinggi, mulai berubah ke wujud manusia walaupun belum sempurna. Dan selain dari itu, dia menjadi pengguna elemen api bawaan sama seperti Sheng Qi'er.
Setelah itu, pusaran yang tampak terbakar muncul di belakang tumbuhan itu lalu menarik tumbuhan yang tidak lain adalah Yu Mei yang belum selesai berevolusi pergi dari dunia tersebut.