
Xiao Ziya langsung pergi dari arena ke ruangan tempat Jie Yan berada. Ia tidak takut dengan Gong Fang karena ia tau bahwa Gong Fang tidak akan berani menyerangnya di dalam alat transportasi antar bintang.
Ketika masuk ke dalam ruangan, Xiao Ziya menatap dengan kosong ke arah Xia Yue'er yang tertidur pulas di atas kursi yang empuk. Air liurnya menetes terus-menerus.
Walaupun untuk eksistensi yang telah mencapai tingkat Penguasa Abadi tidak membutuhkan tidur selama berbulan-bulan, Xia Yue'er berbeda karena dia sangat suka tertidur ketika memiliki waktu luang.
Lalu tatapan Xiao Ziya tertuju pada Xiao Xiao kecil yang sedang bermeditasi, mencoba menerobos tingkat kultivasinya terus-menerus.
“Anak kecil ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus menjadi bunga yang tumbuh di rumah kaca. Dia harus memiliki pengalaman pertempuran nyata. Ketika Xiao Xiao berusia 12 tahun, dia harus melakukannya dan tidak bisa terus-menerus berada di bawah perlindungan kami.” Batin Xiao Ziya.
Umur Xiao Xiao saat ini hampir mencapai 7 tahun, di usia ini tidak masalah untuk Xiao Xiao terus berlindung.
Xiao Ziya tau bahwa ketika Xiao Xiao berumur 12 tahun, Kultivasinya mungkin telah mencapai tingkat Jiwa Abadi paling tidak sehingga dia harus melatih dirinya diluar seorang diri.
Walaupun terlihat kejam, itu sudah suatu keharusan. Akan sangat berbahaya jika Xiao Xiao tidak memperluas pengalaman ketika mencapai tingkat Jiwa Abadi di umur 12 tahun.
Merasakan kedatangan Xiao Ziya, Xiao Xiao kecil membuka matanya dan melompat turun dari kursi yang empuk. Ia langsung berlari dengan kaki kecilnya menghampiri Xiao Ziya.
“Bibi, kau telah kembali.” ucap Xiao Xiao kecil saat memeluk paha Xiao Ziya.
Xiao Ziya sebenarnya sedikit tidak nyaman awalnya saat Xiao Xiao melakukan hal itu ketika ia pertama kali melatihnya. Tetapi, lambat laun ia tidak merasa risih lagi.
“Baiklah, makanlah dahulu. Tubuhmu harus diisi dengan banyak gizi agar pertumbuhanmu bagus. Karena kau meningkatkan kultivasi tanpa adanya pertempuran, semua makanan yang kau cerna akan mengkompensasinya.” ujar Xiao Ziya saat menepuk kepala kecil Xiao Xiao.
“Um...” Xiao Xiao mengangguk patuh dengan senyum diwajahnya. Awalnya ia selalu takut dengan Xiao Ziya yang menatapnya dengan dingin. Tetapi setelah lebih dari setahun, ia sudah terbiasa dan ia bahkan sangat lengket dengan Xiao Ziya.
Setelah Xiao Ziya memberikan makanan kepada Xiao Xiao, ia kembali bermeditasi untuk meningkatkan kekuatannya dalam waktu kurang dari setengah tahun. Setelah Jie Yan bangun dari kultivasi, ia yakin akan mencapai tingkat Penguasa Abadi tahap menengah.
Untuk Xia Yue'er, walaupun ia lebih sering tidur, dengan warisan yang ia miliki serta sumber daya dari Jie Yan, ia tidak akan kesulitan mencapai prestasi Xiao Ziya untuk menerobos ke tingkat Penguasa Abadi tahap menengah.
Alat Transportasi Antar Bintang terus terbang ke arah Bintang Brahma. Waktu terus berlalu, tanpa sadar, Bintang Brahma semakin dekat.
Setengah tahun kemudian
Jie Yan yang berada di ruang kultivasi walaupun terus mempelajari konsep Waktu, ia masih mengetahui waktu yang telah ia lewati selama berkultivasi.
Di waktu tertentu, Jie Yan membuka matanya dan tersenyum kecut.
Walaupun begitu, Jie Yan tidak kecewa sama sekali. Ia tidak memiliki Giok Pemahaman konsep Waktu sehingga ia akan memakan waktu lama mencapai konsep Waktu tingkat kedua. Jika ia mencapainya dalam satu tahun, itu sudah dianggap sangat luar biasa.
Meskipun Jie Yan tidak mencapai pemahaman konsep Waktu tingkat kedua, bukan berarti tidak ada perkembangan. Walaupun ia belum bisa menggunakan kemampuan Waktu yang nyata, setidaknya itu masih berpengaruh pada Mata Dewa miliknya.
Kemampuan Mata Dewa miliknya meningkat pesat ketika ia menggunakan konsep Waktu dimatanya.
Dan kemampuan pasif yang dimilikinya, ketika Jie Yan dalam pertarungan, ia bisa melihat gambaran samar pergerakan musuh selanjutnya. Awalnya Mata Dewa hanya bisa digunakan untuk memprediksi, itu seperti Mata Dewa miliknya merangsang otaknya lalu memerintahkan tubuhnya untuk bergerak ke tempat yang lebih baik ketika berada di dalam pertarungan.
Namun kini, Jie Yan sudah mampu melihat secara samar pergerakan musuh selanjutnya. Tidak seperti sebelumnya yang tampak seperti mengandalkan insting.
“Beberapa hari lagi kemungkinan Alat Transportasi Antar Bintang akan mencapai Bintang Brahma.” Batin Jie Yan dan perlahan berdiri. Ia pun langsung keluar dari ruang kultivasi karena tidak ada gunanya melanjutkan memahami konsep Waktu saat ini.
Selain dari itu, dalam beberapa bulan lagi ia akan mampu berkultivasi secara normal, yang artinya dalam waktu lebih dari satu bulan, ia akan dapat mengambil langkah terobosan ke tingkat Penguasa Abadi tahap menengah.
Ketika keluar dari ruang berkultivasi, Jie Yan menatap Xiao Ziya dan Xia Yue'er dan menghela nafas panjang karena keduanya sudah mencapai tingkat kultivasi Penguasa Abadi tahap menengah.
“Guru...” Xiao Xiao kecil yang kini berusia 7 tahun langsung berlari ke arah Jie Yan lalu memeluknya. Setelah hampir dua tahun meninggalkan Bintang Tianyu, ia sudah hampir melupakan kejadian di masa lalu.
“Oh? Xiao Xiao kecil? Kultivasimu telah mencapai Alam Raja? Luar biasa!” Jie Yan sedikit terkejut karena ia ingat bahwa Tang Yueha mencapai tingkat Alam Raja ketika berusia hampir sepuluh tahun.
Xiao Xiao kecil tampak malu-malu ketika Jie Yan memujinya. Tentu ia sangat senang karena hanya Jie Yan yang memujinya. Untuk Xiao Ziya, dia tidak mengatakan apa-apa sementara Xia Yue'er yang tidak mau kalah, selalu membanggakan dirinya sendiri.
“Jie Yan, dalam waktu tiga hari, Alat Transportasi Antar Bintang akan mencapai Bintang Brahma. Apakah kau sudah merencanakan sesuatu tentang hal itu? Aku merasa bahwa jika kita ikut mendarat bersama alat transportasi antar bintang ini, kita akan disergap oleh banyak kultivator.” ucap Xiao Ziya.
Xiao Xiao kecil yang mendengar itu, sedikit pucat karena ia ingat bahwa mereka terus-menerus di buru oleh musuh.
“Ya, aku telah membuat rencana. Beberapa jam sebelum Alat Transportasi Antar Bintang mendarat di Bintang Brahma, kita akan bergerak di kekosongan. Aku ingin kau mempersiapkan formasi terkuat yang kau miliki untuk bisa membuatku bertahan di Ruang Hampa. Selain dari itu, ketika hendak mencapai Bintang Brahma, aku harus menahan gesekan tubuhku dengan atmosfer Bintang Brahma.”
“Xiao Xiao kecil akan pergi bersamaku, jika tidak ada perlindungan ketika mendarat, sesuatu yang buruk akan terjadi.” ucap Jie Yan dengan wajah serius.
“Aku tau kau akan memintaku melakukan itu. Aku sudah menciptakan formasi baru untuk melindungi tubuhmu ketika memasuki atmosfer Bintang Brahma. Tanpa perlindungan qi Kaisar Abadi, kau tidak akan terluka, begitu juga dengan Xiao Xiao.” ujar Xiao Ziya.
“Layak untuk Roh Dewi Kematian yang melegenda.” Batin Jie Yan karena kemampuan formasi Xiao Ziya bisa dikatakan sebagai nomor satu bahkan di Alam Roh.