Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Mata Air Api dan Es


Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Mata Jie Yan saat ini terfokus ke arah segel dan membuang pemikiran tentang pemimpin Klan Kelelawar Iblis Kegelapan.


“Kalian tunggulah di sini. Aku akan mencoba masuk. Jika benar bahwa naga mampu keluar masuk dengan mudah ke dalam sana, maka karena aku memiliki darah naga, maka sudah pasti aku memiliki perlawanan tertentu terhadap segel.” ujar Jie Yan saa menatap kelompoknya.


“Apakah kau yakin Yan’er?” Tanya Lin Ming sedikit ragu.


“Ya.” Jie Yan mengangguk kecil. Walaupun segel itu kuat, dengan Mata Dewa, ia masih dapat melihat sedikit kekurangannya.


Yang lainnya hanya diam dan ingin melihat seperti apa cara Jie Yan untuk masuk ke dalam sana.


Setelah itu, Jie Yan pun perlahan melayang ke arah depan segel. Ia langsung menggunakan teknik tertentu agar dirinya tidak terluka. Selain dari itu, ia mencoba menekan garis darah Kaisar Surgawi agar tidak terlalu terdeteksi dan mengeluarkan semua potensi garis darah Naga Hitam Kehancuran.


“Seni Kehancuran, Perisai Yin-Yang!”


Beberapa Perisai Yin-Yang muncul dan mengelilingi Jie Yan. Itu akan menolak segala jenis kekuatan agar tidak mendekat ke tubuhnya. Tanpa membuang waktu, ia pun melesat ke arah penghalang dengan kecepatan penuhnya.


Wusssh!


Ketika Jie Yan memasuki kabut aneh, Perisai Yin-Yang perlahan-lahan retak dan ia menyalurkan qi dan konsep Kehancuran dengan gila-gilaan agar Perisai Yin-Yang tidak hancur.


“Segel ini memang sangat kuat! Tetapi...” Mata Jie Yan berkilat aneh dan bergerak ke arah tertentu di dalam kabut karena ia menemukan tempat di mana segel tampak sedikit lemah dari pada bagian lainnya.


Konsumsi qi dan konsep Jie Yan sangat tinggi saat mempertahankan Perisai Yin-Yang. Dan ketika mendekat ke tempat yang ia perkirakan sebagai bagian segel paling lemah, konsumsi qi dan konsep pun menurun cukup banyak.


Dalam waktu kurang dari tiga menit, Jie Yan merasakan qi dan konsep miliknya hampir habis dan wajahnya sedikit muram.


“Sudah dekat!” Batin Jie Yan dan langsung melepaskan Perisai Yin-Yang lalu berubah ke bentuk mode setengah naga.


Tekanan yang sangat mengerikan dapat dirasakan oleh Jie Yan tetapi ia hanya menggerakkan giginya. Ia dapat merasakan bahwa tubuhnya seperti dibekukan sekaligus dibakar. Tetapi karena ia memiliki darah naga, pertahanannya terhadap segel jauh lebih ringan dari pada kultivator manapun.


Jika itu kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap puncak lainnya, mereka tidak akan pernah bertahan dalam waktu kurang dari 10 detik di tempat itu yang menandakan bahwa segel yang melindungi puncak gunung sangat kuat.


Di saat skala naga yang menutupi tubuh Jie Yan hampir dihancurkan, ia pun langsung menggunakan qi dan konsep Kehancuran miliknya yang tersisa.


Itu membuat tekanan yang diterima oleh tubuh Jie Yan sekali lagi menurun.


“Di sana!” Teriak Jie Yan saat ia melihat dengan Mata Dewa ujung dari segel. Ia pun langsung menggunakan semua kekuatannya yang tersisa untuk bergerak dengan kecepatan tinggi. Ia telah mencoba menggunakan kekuatan Ruang tetapi itu tampaknya di segel di tempat tersebut.


Wusssh!


“Sial! Jika itu lebih lama 5 detik saja, mungkin aku sudah habis dibakar! Jika tidak ada bagian segel yang melemah, aku juga pasti akan tewas!” ucap Jie Yan dengan wajah kusam saat melihat banyak bagian permukaan kulitnya yang hangus melepuh dan beberapa lainnya terkena radang dingin.


Jie Yan buru-buru duduk lalu menarik qi dari langit dan bumi. Ia menggunakan qi untuk mempercepat proses penyembuhan tubuhnya.


Saat menyerap qi sana, Jie Yan menemukan satu fakta bahwa qi di puncak gunung sangat melimpah. Selain dari itu, ia merasakan konsep luar biasa, dan itu adalah salah satu konsep puncak yang setara dengan konsep Ruang dan Waktu, yaitu konsep Yin-Yang.


Tetapi Jie Yan tidak langsung memeriksa situasi tempat tersebut dan fokus pada pemulihan tubuhnya yang terluka.


“Luka ini mungkin pulih cukup lama.” Batin Jie Yan dan mengeluarkan pil penyembuhan lalu melemparnya ke dalam mulutnya. Pemulihannya semakin cepat tetapi ada bagian yang tidak bisa disembuhkan, yaitu karena adanya invasi dari konsep Yin-Yang.


Tidak sampai 15 menit kemudian, Jie Yan membuka matanya karena 90% dari tubuhnya telah pulih dari luka.


“Konsep Yin-Yang.. ini memang konsep yang sangat berbahaya! Tidak mengherankan Bahwa Naga Yin-Yang itu disebut sebagai Dewa Naga karena kemampuan konsep Yin-Yang memang memiliki modal untuk membuat seseorang menjadi Sombong.” Gumam Jie Yan saat ia mengalirkan konsep Ruang dan Waktu secara berkala ke seluruh tubuh untuk menahan konsep Yin-Yang yang masih meninggalkan jejak di dalam tubuhnya.


“Lalu...” Jie Yan pun menatap ke arah kejauhan dan ia tidak bisa menahan senyum diwajahnya.


“Mata Air Api dan Es! Aku tidak menyangka bahwa akan menemukan tempat legenda ini di Dimensi Kecil!” ucap Jie Yan dengan senyum kecil diwajahnya saat menatap sebuah danau yang terdiri dari dua warna yang berbeda dan membagi danau menjadi dua suhu.


Pengetahuan tentang Mata Air Api dan Es sudah ada sejak zaman kuno. Bahkan di Alam Fana terdapat beberapa walaupun tidak sebagus Mata Air Api dan Es dihadapannya.


Dan tentu saja pengetahuan tentang Mata Air Api dan Es didapatkan olehnya dari neneknya Lin Xi.


Mata Air Api dan Es adalah sebuah tempat yang dianggap surga oleh para alkemis dan para tabib tingkat tinggi seperti Lin Xi.


Jie Yan bertanya-tanya apakah neneknya Lin Xi akan merasa iri kepadanya ketika ia menceritakan tentang penemuan Mata Air Api dan Es.


“Ha-ha-ha! Dewa Naga itu tidak akan pernah menyangka bahwa seseorang akan bisa masuk ke dalam sini tanpa menjadi keturunan dari Dewa Naga sebelumnya! Dan sekarang, semua benda yang ada di sini akan menjadi milikku!” Jie Yan tertawa sedikit lepas saat menatap semua herbal-herbal luar biasa yang tumbuh di sekitar Mata Air Api dan Es.


Matanya membara karena Jie Yan tau bahwa semua herbal itu, meksipun umurnya tidak ada yang mencapai 10.000 tahun, tetap saja semuanya memiliki kualitas yang lebih tinggi dari pada herbal abadi berusia 100.000 tahun.


Dan itulah mengapa semua herbal itu disebut sebagai Herbal Peri.


Jie Yan dengan senyum riang mengeluarkan kayu besar yang tampaknya menahan qi lalu membuat banyak kotak untuk menyimpan herbal peri.


Dan setelah membuat kotak sebanyak 100 buah, Jie Yan pun langsung mengelilingi Mata Air Api dan Es memanen semua Herbal Peri tanpa menyisakan satupun.